NovelToon NovelToon
DI KEJAR CINTA MAS DUDA

DI KEJAR CINTA MAS DUDA

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Wanita Karir / Duda
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: inirindu

Kehidupan Selia yang penuh dengan warna menjadi rumit semenjak pertemuannya dengan seorang laki-laki bernama Franz,pasalnya laki-laki berusia tiga puluh tahun itu memiliki perasaan cinta yang menggebu-gebu sejak pertemuan pertama mereka. Namun Selia tidak ingin terburu-buru menikah,meski ia juga memiliki teman laki-laki yang begitu dekat dengannya.
Tujuan hidupnya hanya satu ingin membanggakan orang tua tunggalnya dan memberikan hidup yang lebih bahagia kepada ibu dan adiknya itu,namun apakah Selia dapat mewujudkan mimpinya itu? atau justru cinta dan ambisi yang akan menang?
Simak terus ceritanya dan jangan sampai ketinggalan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon inirindu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PROPOSAL

Keesokan harinya seperti biasa,Dheo menjemput Selia untuk mengantarkannya bekerja. Ia menunggu dikursi yang ada didepan teras rumah Selia,saat sudah siap ia pun keluar dan tak lupa mengunci pintu.

"Sudah siap kakak pelaksana?" tanya Dheo dengan nada bercanda

"Apasih Dhe..."

"Ayo..."

Dengan motor matiknya Dheo memboncengkan Selia,saat perjalanan Selia memberitahu Dheo ntuk mampir ke kantor Sanjaya Konstruksi seperti permintaan pak Aryo kemarin

"Kita mampir ke kantor Sanjaya Konstruksi dulu ya Dhe" ucap Selia

Dheo yang panik dengan tiba-tiba menghentikan motornya hingga membuat Selia terkejut

"Sanjaya Konstruksi?" ucap Dheo dengan nada tak percaya

"Iya,kamu tahu kan?"

"Kamu mau ngapain kesana Sel?"

"Aku mau nganterin dokumen kontrak dari atasan,kemarin dia nitip karena memang searah dengan rumah"

"Kontrak apa?"

"Aku juga kurang tahu,sudah ayo nanti kesiangan malah"

"Iya iya"

Selama perjalanan menuju Sanjaya Konstruksi Dheo hanya diam tak seperti biasanya yang banyak mengajak Selia mengobrol,begitu sampai di halaman parkir Selia turun dan hendak masuk.

"Aku tunggu disini ya" ucap Dheo

"Ayo ikut saja,sekalian temani aku" ujar Selia

"Aku harus iikut?"

"Kenapa? Kamu gak mau menemaniku masuk kedalam?"

"Ya sudah ayo"

Akhirnya mereka berdua berjalan masuk kedalam,selama itu Dheo hanya bisa menundukkan kepala berharap tidak ada yang menyapanya,namun usahanya gagal karena resepsionis justru antusias melihat kedatangannya

"Selamat pagi,ada yang bisa saya bantu?" tanya resepsionis

"Pagi kak,saya mau mengantarkan dokumen kontrak atasa nama PT.Mitra Perkasa"

"Oh baik,bisa saya cek dulu?"

"Tuan Nadheo" ucap salah satu resepsionis

Selia memandang kearah Dhe o yang tersenyum

"Kok kakaknya kenal sama teman saya?" tanya Selia

"Iya kak jadi tuan Nadheo itu...."

"Saya pernah kerja disini,jadi kita saling kenal" ucap Dheo memotong ucapan resepsionis tersebut

"Benarkah? Sebagai apa?"

"Sebagai office boy"

"Office boy? Beneran?"

"Iya,bener kan kak?" tanya Dheo pada resepsionis

"Embbb benar kak,oh ya ini berkasnya sudah saya cek dan silahkan kakak bawa ke ruangan Manajemen kami di lantai tiga"

"Baik,terima kasih kak"

"Aku tunggu disini saja ya?" ucap Dheo

"Ayolah,temani aku sebentar saja. Nanti habis ini aku belikan kopi terenak yang pernah aku beli"

"Bukan begitu Sel..."

"Sudah ayo..."

Selia menarik tangan Dheo dan menggandengnya menuju lift,selama perjalanan menuju ruangan management seluruh mata memperhatikan mereka berdua. Meski bagi Selia nampak aneh namun ia berusaha untuk tetap tersenyum sebagai tanda menyapa. Sesampainya diruangan management Selia dipersilahkan duduk,bagian management kaget saat mengetahui yang ada dihadapannya adalah atasan mereka

"Tuan Nadheo"

Dheo menatap mata pria dihadapannya itu dan menggeleng seperti memberikan isyarat terhadapnya

"Tuan???" tanya Selia dengan nada bingung

"Maaf mungkin mbak salah dengar"

"Bapak juga kenal kan dengan teman saya ini,dia mantan office boy disini"

"Office Boy?"

"Iya office boy,dia pernah bekerja disini"

"Mungkin saya agak lupa dengan hal itu" tutur management

Pihak management segera mengkonfirmasi kontrak kerja yang dibawa oleh Selia,setelah semuanya selesai mereka segera keluar dari sana dan hendak pergi menuju kantor tempat Selia bekerja.

"Sel,kayaknya nanti aku gak bisa jemput kamu" ucap Dheo begitu sampai didepan gerbang kantor

"Gak apa-apa aku bisa naik ojek online nanti"

"Maaf ya"

"Kayak apa saja minta maaf,ya sudah aku masuk dulu ya"

"Iya"

Semenjak hari itu Dheo tidak mengantar jemput Selia,ia berkata bahwa harus tugas di Surabaya selama beberapa minggu kedepan. Namun ia berjanji bahwa sepulang dari sana ia akan datang kerumah untuk menyatakan perasaannya selama ini. Ternyata proyek renovasi kantor yang akan didirikan oleh Franz di Jakarta akan dinaungi oleh Franz dan tim dibawahnya,ia berharap setelah ini dia bisa mengutarakan niat baiknya untuk meminta perempuan yang ia cintai selama ini menjadi kekasihnya.

...****************...

Hari ini Selia menunggu kedatangan Dheo setelah kurang lebih dua bulan tidak bertemu,tepat pukul 19.00 sebuah mobil berhenti ditepi jalan depan rumahnya. Selia yang tak sabar segera berlari ke teras dan melihat Dheo berjalan menghampirinya sembari membawa beberapa totebag besar

"Hai Selia...." sapa Dheo

"Hai..."

"Gimana kabar kamu?"

"Aku baik-baik saja"

"Syukurlah"

"Kamu sendiri bagaimana?"

"Seperti yang kamu lihat,aku begitu merindukanmu"

Apasih,gombal deh. Ayo masuk,ibu sudah masak banyak buat kamu"

"Selamat malam bu?" ucap Dheo

"Malam nak Dheo,Lia cerita kamu kerja di Surabaya?"

"Iya bu"

"Ini sudah selesai?"

"Sudah bu,tiga hari lagi peresmiannya"

"Syukurlah,ayo kita makan"

Mereka semua menikmati hidangan yang sudah keluarga Selia sediakan,di malam itu Dheo berniat mengutarakan perasaannya dan niatnya untuk melamar Selia secara pribadi. Saat mereka berdua duduk di ruang tamu Dheo pun memulai percakapan

"Selia..."

"Kenapa Dhe?"

"Aku tahu mungkin ini moment yang kurang tepat,tapi aku merasa pertemanan kita sudah sangat lama dan kita sudah saling mengenal satu sama lain. Aku rasa ini saatnya untuk kita melangkah ke hal yang lebih dekat"

"Tunggu,lebih dekat? Maksudnya?"

"Aku ingin hubungan kita lebih dari sekedar teman,aku ingin kamu menjadi bagian dari hidupku. Menghabiskan setiap waktu dan mengisinya dengan cerita kita berdua,melangkah bersama menemaniku menata masa depan untuk kita"

"Maksud kamu pacaran?"

"Aku ingin lebih dari sekedar itu,aku ingin melamar kamu Selia"

"Dheo...."

Nadheo mengeluarkan sebuah kotak cincin dan berlutut di depan Selia

"Selia,maukah kamu menjadi pendamping hidupku?"

"Ini bukan mimpi kan? Ini nyata kan Dhe?"

"Iya Sel,jadi bagaimana?"

"Iya aku mau"

Dheo memasangkan cincin itu dijari manis Selia,ibu dan adik Selia yang diam-diam mendengarkan hal itu ikut bahagia.

"Selamat buat kalian" ucap ibu Selia

"Bu,setelah pekerjaan saya di Surabaya selesai. Saya akan membawa orang tua saya kemari untuk melamar Selia secara resmi"

"Baiklah,ibu akan menunggunya. Semoga pekerjaan kamu dilancarkan nak Dheo""

"Terima kasih atas doanya bu,berhubung ini sudah malam juga saya mau berpamitan"

"Iya hati-hati nak Dheo"

Selia mengantarkan Dheo kedepan,sebelum masuk kedalam mobil Dheo mengatakan sesuatu pada perempuan dihadapannya itu

"Satu minggu lagi aku akan datang melamar kamu,jaga diri kamu baik-baik Selia"

"Iya,kamu juga"

Mobil yang Dheo kendarai berlalu pergi,sembari berjalan masuk kedalam rumah Selia mengelus dan tersenyum menatap cincin yang melingkar dijari manisnya itu. Ia tak menduga bahwa Dheo akan langsung melamarnya tanpa mengutarakan perasaannya terlebih dahulu,merasa semuanya akhir-akhir ini berjalan dengan baik membuat Selia seolah-olah seperti sedang dihampiri oleh dewi keberuntungan.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!