NovelToon NovelToon
The Mafia Is My Hubby

The Mafia Is My Hubby

Status: tamat
Genre:Contest / Cintamanis / Mafia / Cintapertama / CEO / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:742.6k
Nilai: 4.3
Nama Author: flowr

Siapa yang menyangka jika seorang yang murah senyum adalah mafia.
dan siapa juga yang akan menyangka jika istri dari sang mafia itu hanyalah wanita yang polos juga lugu.

namun wanita yang polos dan lugu itulah yang dapat menggetarkan hati sang mafia. memuat sang raja mafia itu begitu kehilangan ketika istrinya menghilang dan baru di ketemukan setahun silam.

namun entah bagaimana istrinya yang telah hilang hilang setahun silam kini muncul menjadi istri dari salah satu rekan bisnis sang mafia yang berasal dari china.

di ketahui jika istrinya itu ternyata hilang ingatan dan di temukan oleh wisatawan dari china.

namun siapa yang menyangka jika wisatawan yang menemukan istrinya itu benar- benar keluarga asli dari sang istri.

dan setelah sang mafia mengakui perasaannya pada sang istri entah bagaimana jika sang mafia menemukan berbagai macam rahasia dari istrinya itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon flowr, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Henzie sakit2

setengah jam Gin kembali berkutat dengan dapur tidak sia- sia, semangkuk bubur di tambah kuah miso dan telur langsung habis.

Setelah makan bubur, Henzie tertidur melupakan obat yang harus di minumnya.

“ Henzie.” ucap Gin lembut. Ia mengelus rambut istrinya dan tersenyum hangat melihat wajah istrinya yang mulai kembali cerah setelah sebelumnya wajahnya sangat pucat, yang bahkan untuk membuka mata saja ia tak kuat. Namun wanita yang di kira lemah dan tak di anggap oleh Gin ini tetap menjalankan tugasnya memasak untuk Gin meski sakit, dan di akhiri dengan pingsan saat menuju kamar mandi.

Gin mengambil obat yang harus di minum Henzie, meminumnya dengan air yang memenuhi mulutnya dan menautkan bibirnya di bibir Henzie agar Henzie meminum obat melalui mulut Gin.

Gluk! Obat telah tertelan oleh Henzie, namun bibir Gin seolah enggan menjauh dari bibir istrinya yang terasa manis, meski tanpa pemoles sekalipun. Di basahi bibir istrinya yang mengering juga pecah- pecah karena sakit nya. Menyesapnya pelan. Setelah pria itu merasakan bibir Henzie pertama kali, bibir tipis milik istrinya itu seolah candu bagi Gin untuk meminta lagi dan lagi.

‘ ini manis sekali.’ ungkap Gin dengan senyum manis di bibirnya, ia mengusap bibir istrinya yang masih tertidur pulas, atau mungkin ia terbangun namun enggan membuka mata seperti sebelumnya?

Setelah menekan tombol otomatis di mesin cuci piring, Gin kembali ke lantai dua, namun yang di tuju bukan kamarnya melainkan kamar istrinya. Dia kembali tersenyum melihat istrinya yang masih tertidur, ada yang bilang sepandainya orang menutupi image di depan pria- akan terlihat kepribadian orang itu saat tidur.

Yang di lihatnya sekarang adalah Henzie yang tertidur dengan wajah tenang dan juga mulut tertutup bahkan suara berisik tak keluar dari mulutnya. Padahal wanita ini terlihat begitu kikkuk, orang akan mengira jika wanita kikkuk identik dengan suara dengkuran juga air liur yang menetes. Memikirkannya membuat Gin tertawa kecil. Semua yang di bayangkan ternyata berbanding terbalik, Henzie tertidur dengan damainya, hanya saja ia terkadang bergerak kecil kekanan dan kekiri.

“ bersama mu mengembalikan diriku kembali menjadi aku yang dulu.” ungkap Gin mulai berbaring di sisi istrinya yang memunggunginya. Gin memeluk Henzie dan mendekatkan wajahnya di ceruk leher istrinya. Menghirup dalam- dalam bau istrinya seolah merekam bau ini di memori otaknya agar nanti saat berjauhan ia tidak merindu kepada sosok istrinya yang belakangan mengisi hati dan pikirannya ini.

***

Henzie mengerjapkan matanya. Di rasa kepalanya tidak terasa sakit, wanita itu hendak berdiri dari tidurnya menuju kamar mandi. Namun perutnya terasa berat seolah ada yang menindih perutnya. Di bukanya matanya untuk melihat apa yang ada di depannya. Sebuah dada bidang manusia? Henzie mendongak siapa gerangan orang yang di depannya. Nyawanya belum sepenuhnya kembali ke raganya. Sampai ia mendapati orang yang sedang tidur di sampingnya adalah suaminya.

Entah Henzie yang sedikit lola atau nyawanya belum sepenuhnya kembali. Ia tak mempedulikannya dan beranjak duduk untuk menuju kamar mandi di kamarnya karena ingin buang air. Dengan hati- hati Henzie berjalan menuju kekamar mandi di kamarnya.

“ kau mau kemana?” ucap sebuah suara. Henzie menengok ke sumber suara yang berasal dari kasurnya.

“ kamar mandi.” ucap Henzie.

“ butuh bantuan?” ungkap Gin. Henzie mengibaskan tangannya menandakan tidak.

Setelah menuntaskan panggilan alam nya, perlahan Henzie sadar jika yang sedari tadi tidur bersamanya adalah suami nya, Gin.

“g…gin.” ungkap Henzie terbata.

“ hem?” ucap Gin menjadikan tangannya bantal.

“ ke…, kenapa tidur di kamarku?”

“ hem? Aku takut jika kau jatuh lagi jadi aku tidur disini.” ungkap Gin. Henzie berjalan menuju tempat ia tidur semula.

“ kepala mu masih sakit?” ungkap Gin setelah Henzie terduduk di posisi nya semula.

“ sedikit, cuma masih berat di kepala bagian belakang.” ungkap Henzie memegang tengkuknya.

“ badanmu masih panas?” ungkap Gin mengulurkan tangannya menyentuh dahi Henzie.

“ hem…, sudah mendingan.” ungkap Gin membandingkan dengan suhu dirinya.

“ tidurlah lagi, nanti minum obat lagi.” ungkap Gin ikut berbaring di sisi Henzie.

“ kau tidak kekantor?” ungkap Henzie mulai berbaring dan membenarkan selimutnya.

“ mana mungkin aku meninggalkan orang sakit sendirian?” ungkap Gin memejamkan mata.

“ maaf.” ucap Henzie.

“ tidak apa- apa, kau istriku dan sebagai suami aku masih memiliki kewajiban merawatmu.” ungkap Gin. Namun tidak mendapat jawaban dari Henzie, di liriknya sekilas dan mendapati jika Henzie telah tertidur. Tak heran tensi darahnya sangat rendah hanya dengan memejamkan mata pasti sudah jatuh ke alam mimpi.

Gin mengulurkan tangannya, membelai rambut Henzie yang berantakan karena beberapa hari ini tidak bangun dari tempat tidur karena lemah, ia hanya bangun untuk memasak dan membantu Gin bersiap kekantor. Di tatapnya sebentar wajah istrinya yang tengah tertidur dalam damai dan mengecup dahi istrinya sekilas sebelum akhirnya menarik istrinya kedalam pelukannya. Memberi rasa damai untuk istri kecilnya.

---0o0--

1
Christina Panggabean
Lumayan
Sya'wanah
awas lho Zen entar Cherry d sembunyiin papa,d saat km sudah terluka akibat ula busuk dr lexia.
hati2 Zen....
Sya'wanah
kereeen abizzzz
like n semangat 1 vote just for u
Tri wahyuningsih
kenapa lama sekali tidak up?
Asri Angsela Melivina Potabuga
koq bukan interaksi tp byk pnjlsan
Rahayaan Nadila Firda Fakoubun
😨😨😨
Rahayaan Nadila Firda Fakoubun
gila sih tuh claudia
Alriani Hespiapi
lanjut
Alriani Hespiapi
saya mampir thor
Kartini💗💞
Beg* lu bang Luc,,coba tu liat muka ank2x Gaby pasti ngrsa nantix😜
zee
si gin juga ko bodoh banget, masa mafia bisa kejebak sama uler keket
Tri wahyuningsih
kok gak tebit-terbit ne novel
Baso Abil
lanjut
Baso Abil
up
Baso Abil
lanjut
Baso Abil
kasih tau sen
Baso Abil
lanjut
Baso Abil
up
Baso Abil
suka
Baso Abil
up
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!