NovelToon NovelToon
Kecanduan Sama Istri Kakakku

Kecanduan Sama Istri Kakakku

Status: sedang berlangsung
Genre:Dosen / Duniahiburan / Cintapertama / Berondong
Popularitas:111.7k
Nilai: 5
Nama Author: Qori Maret

Aku Reza, lelaki dewasa yang belum mau menikah karena terlanjur jatuh hati sama kakak iparku.

Sifatku tegas, ramah dan penyayang. Selain itu ketampanan aku yang membuat iparku tidak bisa menghindar setiap kali aku mendekati dia.
Akankah kakakku tahu akan hubungan terlarangku dan istrinya?

Hingga suatu saat, kakakku ketahuan memiliki wanita lain, dan hal itu membuat istrinya kecewa berat, tapi bagiku ini adalah awal yang baik buat aku dan iparku.

Nisa memiliki postur tubuh yang Semampai, ditambah rambut panjang dan senyumannya yang manis, membuat aku semakin yakin suatu saat bisa menggantikan posisi kakakku di hatinya. Akankah semua impianku tercapai?

Mari ikuti konflik percintaan yang menegangkan tapi indah ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Qori Maret, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19

"Apa yang mereka bicarakan? Kalau memang itu hal biasa, kenapa tidak di rumah saja. Saya rasa ada sesuatu yang disembunyikan sama Reza."

"Jadi sepupunya Hana itu mahasiswa saya di kampus. Cuma, yang saya herankan, kenapa dia mengirim foto Mereka. Apa dia tidak suka sama Hana, sehingga mau membuatnya berada di dalam posisi sulit? Tapi tidak papa, yang penting kita ambil positifnya Saja. Toh, tanpa dia, kita tak akan tahu mereka berdua bertemu secara diam-diam."

"Ya, kamu benar sekali. Oh, ya. Boleh saya minta nomor kontak sepupunya Hana?"

Risal pun memberikannya atas nama Gina.

Ia memandang Nisa dengan perasaan berkecamuk. Sebentar lagi mereka akan resmi bercerai. Ada rasa menyesal yang dalam, karena tidak pernah benar-benar mencintai wanita yang sudah memberikan dia anak ini dengan tulus. Namun, hal berbeda mulai terasa, yaitu perasaan cemburu dan cinta yang kini bertumbuh subur di hatinya, tapi sekali lagi, penyesalan memang selalu datang terlambat.

Risal menatap Nisa dengan intens, ada bara api cinta yang menyala di bola matanya. Nisa hanya menatap balik dengan senyuman tulus, seraya berusaha bersikap biasa. Ia sadar orang ini bukan lagi miliknya.

"Aku akan menemani kamu di sini sampai Reza pulang." Nisa hanya diam, juga tidak menolak. Itu artinya dia mengijinkan.

Risal berjalan ke belakang meja kasir dan duduk bersama Nisa.

Mereka ngobrol seperti biasa, tanpa ada rasa tegang. Meski sedang menunggu surat cerai dari pengadilan namun, keduanya terlihat tidak saling menyimpan dendam. Itu terbaca dari sikap mereka.

Dua jam berlalu tanpa terasa, Reza datang. Ia kelihatan terburu-buru memasuki toko namun, tiba-tiba berhenti di depan kasir begitu melihat Reza duduk berduaan dengan Nisa.

"Kak, sedang apa?"

"Nah, justru Kakak yang mau tanya, kamu dari mana?"

"Aku habis dari luar, ketemu teman."

"Oh, teman cewek atau cowok?"

Nisa ikut bertanya.

"Ya, cowok, lah, Yank."

Nisa Risal saling berpandangan, merasa ada sesuatu yang tengah disembunyikan, sehingga ia takut untuk berkata jujur.

Tanpa mereka sadari, Hana dan Gina sengaja mau membuat hubungan ke tiga orang ini menjadi kacau, karena tujuan Hana adalah ingin mengusir Nisa secara halus dari kehidupan keluarga mami Ati. Itu sebabnya ia sengaja meminta sepupunya untuk memotret mereka dan mengirimkannya ke Risal, karena dia tahu pasti Risal memberi tahu ibu dari anaknya. Ternyata benar, semua yang dipikirkan Hana matang-matang sudah terjadi.

Risal pamit pulang, dan lain halnya dengan Reza. Ia agak sedikit kesal dengan kedatangan Kakaknya, dengan alasan ia tidak sedang di tempat. Jujur, di lubuk hatinya yang paling dalam, ia takut Nisa tak bisa melepaskan Risal.

Notifikasi chat masuk di aplikasi WA Nisa. Ia membaca pesan yang datang dari Reza.

"Nis, jangan bertanya apapun soal pertemuan mereka di kafe. Takutnya kalian malah salah paham dan bertengkar. Biar nanti aku yang cari tahu Secara diam-diam."

Nisa pun balas mengiyakan, lalu menghapus pesan tersebut dari ponselnya.

Reza muncul dari dalam dengan tubuh yang sudah fresh sambil menyisir rambutnya dengan jari.

"Kamu mandi? Gerah sekali, ya?"

"Ya, gerah, Yank."

Ia duduk di samping Nisa dan bersandar di pundak kekasihnya itu, membuat yang disandari semakin penasaran dengan perihal pertemuan Hana dan kekasihnya ini.

"Aku sepertinya akan membajak akun Watsapp kamu juga, Yank. Maafkan kelancanganku, ya."

Bisik Nisa dalam hati sambil tersenyum getir.

Ia mulai menyusun rencana agar malam ini bisa menginap di tempat Reza

1
koen
ngasal aja ceritanya
Surati
bagus
Ulufi Dewi
maaf Thor cerita berbelit-belit
🅱︎𝐨𝐛
lanjut Thor
🅱︎𝐨𝐛
lanjut thor
🅱︎𝐨𝐛
Wow
🅱︎𝐨𝐛
wah
Nurul Adawiyah
wah ulat bulu
Aditya HP/bunda lia
dateng lagi ulat bulu
Nurul Adawiyah
nyaris
Qori Maret: Hehehe😃
total 1 replies
Aditya HP/bunda lia
untung saja
Aditya HP/bunda lia
heh .. Bobi jangan macem2 yah kan kamu udah punya pacar yang kerja di cafe itu
Nurul Adawiyah
Auto dijauhi sama Bobi tuh
Nurul Adawiyah
Ayi nggak selevel sama Bobi
Aditya HP/bunda lia
Nah ... ulah si ayi ternyata gimana tuh si Bobi pas nanti tau kelakuan si ayi ...
Aditya HP/bunda lia
si bobi kesambet apa sampe tergoda cewe modelan si ayi
Aditya HP/bunda lia
si Reza emang sangat keterlaluan amat sangat nisa juga gak mau kan anaknya hilang dan itu juga bukan sepenuhnya kesalahan Nisa tapi dia dengan emosi mengusir nisa dan melarang bisa kembali sama anaknya egois banget jadi laki pantas Nisa perlakukan si Reza begitu kurang malah Thor bikin lebih menderita lagi si Reza tuman gemes aku
Nurul Adawiyah
Namanya juga cowok.😂
Nurul Adawiyah
Lanjut, Thor.
Nurul Adawiyah
Semakin tua ya Nisa ku.😄😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!