NovelToon NovelToon
Zhafira

Zhafira

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:368.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: zha...

Terlahir menjadi anak orang kaya raya pemilik Qolb Corporation pengusaha di bidang perhotelan. Zhafira Pradipta Qolb memilih hidup sendiri tanpa nama besar ayahnya menjalani kehidupan biasa.

Ketika menjalani kehidupan biasanya dia bertemu dengan Barra yang berhasil merebut hatinya namun bagaimana jika ada pria mapan dan tampan yang sudah mengincarnya sedari lama ingin memiliki Zhafira yang sempurna.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zha..., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

aku pulang

Zhafra menghempaskan cengkraman Federik, sedikit syok dengan tatapan mengrikan Federik dan berlari menjuh, namun tanpa basa basi Federik yang berbadan lebih besar langkah lebih panjang dengan mudah menangkap Zhafira dan membopong di bahunya untuk membawanya keluar ketempat yang aman, Federik tak mau ambil resiko untuk gadis yang ia cintai, Zhafira meronta memukul punggung Federik mengharapkan dilepas.

BBBUUUUUUAAAMB...........

Suara ledakan dari balik pintu terakhir dilihatnya Zhafira menghempaskan puing puing, reflek Derik menundukkan badan melindungi gadisnya, ledakan hebat menghancurkan bangunan di balik altar gereja menghancurkan dekorasi indah pernikahan nan suci.

"BARAAAA" teriak Zhafira berharap bisa lepas dari dekapan Derik yang sangat kuat, dan suara teriakan Zhafira menggema digedung yang runtuh.

Mata Zhafira berkaca-kaca tatkala dekapan sudah sedikit meregang namun masih sangat melindungi, terasa tetesan air dari atas Zhafira mengalir pelan warna merah, darah keluar dari balik rambut Derik, mata Zhafira menengdah khawatir.

"Tetaplah bersama ku" lirih Derik seraya membopong Zhafira di kedua tangnya Zhafira mengalungkan tangannya ke leher derik agar tak terlalu berat membopong nya keluar dari gedung itu.

Semua tamu undangan bertebaran di depan greja, mobil ambulan dan petugas keamanan silir berganti keluar masuk mengevakuai korban.

Zhafira didudkkan ditempat duduk penumpang dengan pintu masih terbuka, Zhafira memandang keriuhan suasana Derik mengambil nafas menghadapi kejadian ini dan mengusap darah yang tengah mengering dipelipisnya.

Terlihat Daniel berlari membawa tandu seorang tengah berbaring diatas tandu, dan Zhafra menghadang nya.

"Tenang lah, dia baik baik saja" ucap Daniel menenangkan.

Setelah mendengar itu Zhafira sadar ada lengan yang tengah merangkulnya dari belakang dan mendorong Zhafira memasuki mobilnya, Derik tanpa suara mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang.

"Apa kau baik baik saja derik," ucap Zhafira melihat bekas darah dipelipis Derik yang sudah mengering.

"terimakasih telah melindungi ku tadi" masih tanpa jawaban raut kaku Derik menghiasi wajahnya.

"Apa kau mash mencitainya" tanya Derik masih memandang lurus jalan dihadapannya.

"Aku tak tau, antara luka yang belum mengering atau cinta yang masih tinggal"

Seketika Derik melajukan ferari dengan kecepatan penuh hingga memasuki lobi apartemann Zhafira, Zhafira masih terheran kenapa Derik mengetahui segalanya bahkan sampai mantan dan apartemen tempat tinggalnya, Zhafira keluar mobil sebelum dan menunduk memandang Derik yang juga memperhatikannya.

"Mampirlah ku obati luka mu" tawar Zhafira

Tanpa jawaban Derik sudah menacapkan gas lagi hingga terdengar decitan mobil mewah itu ketika berbelok.

"Kenapa dia musti marah, apa aku salah berucap, kenapa aku jadi gak enak,ah,,," gerutu Zhafira bicara sendri sambil memasuki lift menuju apartemannya.

Zhafira Pov

"Papah" kejut ku melihat papa yang tengah duduk di sofa dalam apartemen, dan aku baru sadar ada 2 bodygard didepan apartemen ku tadi saat akan memasuki kamar apartemen.

"Kau terkejut papa bisa membobol aparteman anaknya"ucap papa masih diposisi duduk yang melingkarkan kedua tanganya didada.

Aku hampiri papa dan ku peluk ia, jujur rindu sekali selama ini meski sudah sering bertemu aku harus menahan diri untuk tidak memeluk nya demi misi ku, ku rasakan tangan papa membelai kepala ku menyambut pelukan ku.

"Kemana aja, liat papa sudah menua ini, apa kau tak ingin pulang sampai papa mati"

"Papah ,,,, papah hlo masih gagah masih bisa membanting pintu mobil, masih bisa nendang meja, bahkan membentak karyawan "ucap ku mengingat setiap kejadian dikantor saat papa nya tengah marah dengan stafnya yang tak disiplin atau melakulan kesalahan atau mukin emang lagi susana tak bagus.

"Dua tahun kau sudah diperusahaan, kenapa tak bilang papa heemb"

"Aku harus mendapatkan hak ku dengan tangan ku sendri, dengan begitu aku bisa menjalankannya suatu hari nanti" bela ku hehe

"Kau benar benar mirip mamahmu fira"

"Fira si penurut sudah mati papah,"

"Apa pun itu kau tetap anak ku, harus patuh sama papah" itu lah papa tak pernah mau dibantah.

"Papah tak pernah berubah,"

Dan malam ini akan jadi malam panjang, tak mungkin papa tak ingin tau kemana saja pelarian ku meski aku tau papa sudah mengorek informasi sedetailnya.

...

Setelah bercerita semuanya tak ada yang ku tutupi dari ku menyelesaikan pendidikan s2 hingga perjalanan ku masuk ke perusahan menjadi pegawai magang semuanya, kini ku berdiri kembali dihadapan batu nisan mama didampingi papa disebelah ku.

Hari ini papah minta ditemani jadi aku tak kekantor papa pun juga, telfon dari Faderiel tak ku angkat sedari pagi.

"Lihat anak mu pulang zahra, dia pembakanng sekarang sepertimu benar dia tumbuh dewasa sepertimu, wanita mandiri yang cerdik persis kamu"ucap papa seakan berbicara langsung dengan mama.

"aku pulang ma""

Setelah pulang dari pemakaman papa membawa ku ke mansionnya tempat dimana masa kanak kanak ku tinggal rumah kenangan dimana keluarga lengkap bahagia, papa mama kak ran, pernah tinggal bersama, hampir 10 tahun aku tak menginjak tempat ini tak ada yang berubah, masih sangat sama terlihat kuno karena barang barang dari ku kecil tak ada yang diubah dan diganti namun terkesan antik nan mewah masih terhias, papah terlahir sebagai keturunan Qolb yang kaya raya tak heran kemewahan selalu mengelilinginya, beberapa bodygoard berbaris didepan pintu beberpa staf rumah tangga menyambut kehadiran papa dan juga aku, sudah berganti wajah tak ada yang ku kenal teringat kembali susana rumah yang ceria dan harmonis.

"Love you pah "ucapku memeluk papah saat sampai diruang keluarga dan papah membalas pelukanku dengan senyum

Ruang kluarga yang berhadapan dengan kolam renang yang masih sama seprti dulu masih terjaga kebersihanya.

"Berenanglah, setelah selesai temui papah diruang kerja,oke" papah tau aja kalo aku ingin berenang.

...

Tok tok tok

Ku ketuk pintu ruang kerja papa, itu lah sopan santun yang diajarkan papa, yang tetap akan mengalir didiriku.

"Masuk "ucap papa dan ku masuk keruang kerja papa.

Beberapa rak buku menghiasai ruangan dan satu set sofa dan meja kerja dan ada tirai besar memperlihatkan pemandangan luar ya ruang kerja di lantai dua, terlihat papa duduk di meja kerja, ku hampiri dan kini ku berhadapan denganya.

"Kau sudah matang untuk beban ini zhaf, "ucap papa mengarah kan pandangannya ketumpukan map diatas meja" tugas papa selesai kini giliran mu meneruskan usaha keluarga turun temurun, Qolb Corporation sudah berdiri hampir 200 tahun meski awal mulanya tak sebesar sekarang, kita wajib menjaganya, "

"Pah,apa gak terlalu cepat membicarakan ini"ucapku menyilangkan kaki agar sedikit santai.

"Tidak, kau sudah harus mengurusnya,dengrkan papa,"menarik napas.

" papa hanya memiliki qolb, dan beberapa perusahan kecil yang papa peroleh dari jerih papa sendri tapi sudah papa limpahkan ke zhafran meski dia bukan anak kandung papa dia berhak atas itu, dan kau pemilik tunggal qolb ku serahkan padamu nak,"

"Iya pah, zhafira akan berusaha bertanggung jawab atas ribuan karyawan dibawah naungan QC"

"Satu hal lagi" ucap papa mendorong satu map yang berbeda dengan map lainya.

1
MomZiee
kereeen
Nona Bucin 18294
Hai kak aku mampir, semangat terus berkarya, salam dari Menikah muda 😊🤗👍💜
Yun'@_Miu
like
Yun'@_Miu
like 👍
Yanti Agejul
keder keder loe......
Hasni Ahsan
😍🥰
Hamba Allah
mampir Thor atas nama cinta Karya pertama kuuu niii
Nurul Masnunah
awal cerita bagus
pertengahan cerita sedikit bosan
dilanjut karena penasaran endingnya ternyata bagus ceritanya, mungkin karena kurang menikmati saja saya hehe...
tatanan bahasanya keren
Yun'@_Miu
like 👍
Nurul Masnunah
terlalu banyak lelaki yang menginginkan satu orang wanita..
ceritanya bagus tapi kayanya hanya berputar² di peran laki² yang memperebutkan zafira
agak bosan sedikit sampe sini hehe
Nurul Masnunah
ceritanya bagus.. baru singgah baca di novel ini, mungkin kurang promosi ya..jadi yang singggah belum banyak
semangat aja Thor berkarya
Ida Saidah
knp gk sembunyi d ats pohon nenk bos
Yun'@_Miu
like 👍
Putri ava
♥️
Jujuk
like like
Jujuk
like
Jujuk
lanjut kak
Chacha
lanjut tour cerita nya
Dhina ♑
Nasi gorengnya bikin gagal fokus, jadi laper
Dhina ♑
mengapa pensiun
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!