melakukan kontrak pernikahan dengan sesama korban selingkuhan..??
sama sama ceo perusahaan besar..
sama sama memiliki wajah yang rupawan.. namun di selingkuhi..
ini kesialan bagi mereka atau justru keuntungan bagi mereka..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon macil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
barter
Tak tak tak...
Suara hils Bulan menggema..
"nona Bulan.." sapa Asisten rumah tangga..
"sehat Bi.. Lagi pada di mana.." tanya Bulan.
"sehat non.. Lagi pada di ruang santai.. Masuk saja non.." Bulan mengangguk.. Berjalan memasuki area santai..
"selamat sore semua nya..." sapa Bulan..
"ooooh anak gadis Bunda.. Sini sini.." Bulan tersenyum.
"sehat nek.." sapa Bulan pada Nenek Lintang yang mendengus menatap nya.
"darah tinggi kalau ada kamu.." jawab nya ketus.. Bulan terkekeh Lantas duduk di samping Nenek Lintang..
"yah Nenek mah gitu... Ini cucu kesayangan Nenek Loh.. Nek mau tau satu rahasia nggak.." ucap Bulan.. Nenek Lintang menatap Bulan malas.
"nggak usah modus kamu sok mau deketin pake acara rahasia rahasia..." gerutu Nenek.
"iiih serius Nek.. Mau nggak.. Ini tentang josep Loh..." bisik Bulan.. Sontak Nenek Lintang menatap Bulan intens.
Sedang Bunda..dan Lintang hanya mengerut kan alis nya.. Sejak kapan kucing dan tikus itu akur..
"apa.." ujar Nenek sok sok an nolak..
"josep menghamili gadis Lain.. Bahkan saat masih berstatus pacar Nenek.." Nenek Bulan melotot menatap Bulan.
"jangan fitnah kamu.." bisik Nenek.
"Bulan nggak Fitnah.. mau Bulan kasih bukti nya..." Bulan mengambil ponsel nya..
Mata Nenek Lintang melebar kala melihat bukti yang Bulan tunjukan.. Dia menatap Bulan tajam
"ini Fitnah..." Bulan mendengus mendengar omongan Nenek Tua ini.
"ck... Seorang Bulan Maheswara main main soal Bukti.. Nenek.. Kau meremehkan ku.." tantang Bulan..
"tapi ini kejadian Lama.."
"Josep adalah pemilik perusahaan kecil.. Itupun berdiri karna dana dari mu bukan.. Lalu kenapa dia bisa keluar Kota.. Bahkan hampir setiap minggu kalau bukan untuk menemui istri siri nya... Kau Fikir laki laki kuat menahan gejolak nya dengan kurung waktu yang lama.." bisik Bulan.. Membuat Nenek Lintang tertegun.
"aku harus apa... Berikan aku cara balas dendam yang bagus.." pinta Nenek.
"sudah tua sepertimu tak pantas bermain trik.. Balas dendam yang tepat adalah putus nya koneksi apa pun dengan nya.. Jangan hubungi.. Temui atau berikan apa pun kepada nya.. Aku yakin dia akan kelabakan.." ucap Bulan tersenyum. Nenek Lin mengangguk.
"harcurkan mereka.." pinta Nenek Lin
"aku bisa saja dengan mudah nya menghancurkan mereka.. Tapi Nek.. Aku ini pemilik perusahaan besar.. Aku pandai memanfaat kan situasi.. Setidak nya dalam kerja sama harus saling menguntungkan ke dua belah pihak.. Barter lah yah.." cetus Bulan.. Nenek mendengus.
"aku ini juga akan jadi Nenek mu.. bukan kah kau ingin restu dari ku.." tantang Nenek.. Bulan terkekeh.
"tanpa restu Nenek pun aku akan tetap menikah dengan Lintang.. Ada atau tidak ada dirimu tak berpengaruh sama sekali Nenek.." jelas Bulan.
"apa mau mu.."
"nah ini baru Bulan suka.. Aku akan buat josep hancur Lebur.. Asal sebagai imbalan nya.. Nenek harus menghormati ada nya Bunda Luna di sini.. Jangan menyentak nya.. Jangan menjahili nya.. Atau bahkan sampai berucap kata kata yang menyakit kan untuk nya.. Jika Nenek melanggar.. Aku bisa membuang Nenek ke pelosok Negri tanpa ada yang tau.. Bahkan Lintang sekalipun.." bisik Bulan.
Glek..
Susah payah Nenek menelan Salivanya.. Dia mengangguk dengan Lemah.
Sedang Ayah yang baru saja sampai di sana menatapa heran kepada Bulan dan Nenek Lin. Lantas dia duduk di samping istri nya.
"mah mereka kenapa... yang satu muka nya jengkel.. Yang satu muka kemenangan.."ucap Ayah pada Bunda juga Lintang.
"entah Ayah.. Bunda juga nggak tau.." jawab Bunda.
"emang mereka bisik bisik apa sih Bun.." tanya Lintang penasaran.
"kamu yang muda saja nggak bisa dengar apa lagi Bunda yang sudah otw punya Cucu.." jawab Bunda..
"lah Bund nikah juga belum sudah otw minta cucu.." dengus Lintang.
"makan nya kamu bikin Dulu.. nikah kan dua minggu Lagi siapa tau jadi kan cepet Bunda punya cucu.." jawab Bunda enteng. Membuat Lintang juga Ayah nya mendelik.
"bisa yah ada modelan ibu seperti Bunda.." gerutu Lintang. Membuat Bunda dan Ayah terkekeh..
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
pagi pagi pagi..😘😘
Jangan tiru kelakuan Bunda yah...
vote sudah otewe yaa..
sehat dan sukses sll ya 😘