Asyifa adalah wanita yang menyelamatkan Dewa saat jatuh dari balap motor dari pertemuan itu membuat Dewa jatuh cinta
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Risa sangat cantik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Lo Jangan Bikin Ribut Sama Dewa
Keesokan harinya
Asyifa dan Dewa sudah sampai di kampus, sebenarnya Dewa menyuruh Asyifa untuk tidak berangkat ke kampus gara gara bagian inti Asyifa yang pastinya merasa sakit, apalagi cara jalan Asyifa sudah di pastikan bahwa habis cetak goal semalam, alias habis melakukan hubungan intim untuk pertama kalinya, namun Asyifa ngotot ingin berangkat ke kampus.
Cristian dan Anabel juga kompak sudah ada di kampus, Anabel sebenarnya ingin berangkat pakai mobil sendiri ke kampus, namun Cristian tak membolehkan Anabel berangkat pakai mobil sendiri ke kampus, sehingga Anabel tadi berangkat bareng Cristian.
Anabel baru turun dari mobil, lalu Anabel berjalan dengan cepat masuk ke kampus, kedua matanya Anabel melihat sosok dua orang yang di kenal, hal itu membuat Anabel berjalan dengan cepat ke arah dua sosok tersebut, sementara Cristian langsung mengikuti jejak Anabel sang istri.
"Cristian" panggil Anabel membuat Cristian yang sedang merangkul pinggang Asyifa langsung menoleh ke arah Anabel, sementara Asyifa juga ikutan menatap ke arah Anabel, sedangkan Cristian langsung merangkul pinggang Anabel, namun Anabel berkali kali menepis tangan Cristian, namun Cristian tak menggubris sehingga kini tangan Cristian tetap setia ada di pinggang Anabel.
"Anabel" jawab Dewa ikutan menyapa Anabel, sementara Cristian langsung berkata.
"Dewa, kamu kenapa berangkat sama Asyifa ? jangan jangan kamu punya hubungan spesial dengan Asyifa ?" cerca Cristian sengaja meninggikan suaranya supaya dapat di dengar oleh Anabel, sementara Anabel menatap ke wajah Dewa dengan rasa yang di selimuti rasa penasaran, sedangkan Asyifa memberi kode lewat matanya kepada Dewa supaya jangan mengenalkan dirinya sebagai istrinya Dewa, namun Dewa tak menggubris kode yang di berikan oleh Asyifa.
"Cristian, gue sudah menikah sama Asyifa, dan sekarang Asyifa sudah resmi menjadi istri gue" jelas Dewa singkat, sementara Asyifa mendelik ke Dewa, sedangkan Anabel dan Cristian kompak membelalakkan kedua matanya mereka dengan sangat lebar dengan mulut yang menganga.
"Dewa, kamu bohong kan ? kamu belum menikah sama Asyifa kan ?" tanya Anabel memastikan pendengarannya, sementara Dewa langsung menyahut.
"Anabel aku ngga bohong, aku sama Asyifa sudah menikah" jawab Dewa dengan tegas.
"Anabel, coba kamu lihat ini bahwa cincin ini adalah sebagai bukti bahwa aku sama Asyifa itu bertunangan, apa perlu aku bawakan juga buku nikah aku supaya kamu percaya kalau aku sama Asyifa sudah menikah ?" tanya Dewa sambil mengangkat tangannya dan tangan Asyifa yang terselip cincin pertunangan mereka berdua.
Kedua mata Anabel membulat melihat itu, sedangkan Cristian menerbitkan senyum lebar di wajahnya, itu artinya Anabel tidak akan bisa mengejar Cristian lagi karena Cristian sudah resmi menikah dengan Asyifa.
"Dewa, gue percaya lo sudah menikah sama Asyifa, karena buktinya sudah gue lihat sendiri dengan cara jalan Asyifa yang menahan sakit di area intim, bahkan di leher Asyifa juga banyak terdapat kissmark lo beringas dan brutal banget pasti lo tempur sama Anabel sampai pagi" cerocos Cristian lagi dan lagi meninggikan suaranya, Anabel semakin kaget setelah melihat banyak tanda kissmark di leher Asyifa.
"Cristian, lo juga katanya sudah menikah dengan Anabel ?" tanya Dewa yang membuat Cristian menganggukkan kepalanya mantap.
"Iya, gue sudah resmi menikah sama Anabel, Dewa gue mau bicara berdua sama lo" ucap Cristian sambil menatap ke arah Dewa, sementara Dewa melirik ke arah Asyifa sekilas, sedangkan Asyifa sejak tadi menundukkan kepalanya karena malu bekas kissmark dari Dewa belum di tutupi oleh dirinya, sementara Anabel mendelik ke Cristian.
"Oke Cristian" jawab Dewa menyetujui ajakan dari Cristian.
"Cristian, lo ngapain ngajak bicara berdua sama Dewa ? lo jangan bikin ribut sama Dewa, apalagi lo selalu bikin ribut sama Dewa, gue ngga mengizinkan lo bicara berdua sama Dewa" tegas Anabel dengan nada ketus sambil menatap nyalang ke Cristian, sementara Dewa menatap ke arah Anabel.
Cristian langsung mencium kening Anabel, hal itu membuat Anabel mengepalkan kedua tangannya, karena merasa Cristian mengambil kesempatan, kini Cristian langsung berkata.
"Sayang, aku mau bicara hal penting sama Dewa, kamu pasti rindu dan kangen sama aku makanya kamu ngga mengizinkan aku ngobrol berdua sama Dewa, tapi tenang saja aku bakal sebentar ngobrolnya sama Dewa" goda Cristian sambil menaik turunkan alisnya, sementara Anabel menatap nyalang ke Cristian.
"Cristian, gue ngga rindu dan ngga kangen sama lo" teriak Anabel dengan sangat lantang, sementara Cristian langsung mencium kening Anabel lagi, lalu Cristian berlari menjauh dari sang istri, sementara Dewa berpamitan kepada Asyifa, bahkan Dewa menyuruh Asyifa menunggu dirinya, setelah itu Dewa menyusul Cristian.
Cristian langsung mengatakan apa tujuan dirinya mengajak Dewa berbicara berdua, Cristian bertanya apa yang membuat Asyifa langsung mau melakukan hubungan intim dengan Dewa, bahkan Cristian meminta saran supaya bisa melakukan hubungan intim dengan wanita yang tidak mencintainya.
Dewa menjelaskan sebab dirinya dan Asyifa melakukan hubungan intim yaitu karena Dewa mencampur obat perangsang ke minuman Asyifa, Dewa juga memberi saran supaya Cristian mengikuti jejaknya yaitu mencampur obat perangsang ke minuman Asyifa, supaya Cristian bisa melakukan hubungan intim dengan Asyifa walau Asyifa tak mencintai Cristian.
Di tempat lain tak henti hentinya Anabel mengomeli dan memarahi Asyifa yang mendadak menikah dengan Dewa, bahkan Asyifa sampai di buat menangis akibat semua perkataan kasar dari Anabel.
Walau Anabel mengetahui Asyifa menangis sesenggukan tetap membuat Anabel menghentikan omelannya kepada Asyifa, namun saat Anabel melihat sosok kedua pria berjalan mendekat ke arahnya, membuat Anabel menyuruh Asyifa menghapus semua air matanya.
Bukan hanya itu saja Anabel juga menyuruh Asyifa supaya tidak mengadu kepada Cristian dan Dewa bahwa Anabel sejak tadi mengomeli dan memarahinya bahkan berkata kata kasar kepada Asyifa.
"Yuk Asyifa kita berdua ke kelas" ucap Dewa sambil memegang tangan Asyifa, sementara Asyifa menganggukkan kepalanya mantap.
"Iya Dewa" balas singkat Asyifa sambil menerbitkan senyum di wajahnya, Asyifa memasang wajah bahagia sehingga Dewa tak tahu bahwa Asyifa habis menangis.
Dewa menggandeng tangan Asyifa lalu berjalan ke arah kelas, sementara Anabel menatap tajam punggung Asyifa yang berjalan menjauh, sedangkan Cristian langsung merangkul pinggang Anabel lalu mengajak Anabel masuk ke dalam kelas mereka.
Cristian memikirkan saran dari Dewa, lalu saat pulang dari kampus dirinya mampir ke sebuah toko yang menyediakan obat perangsang, supaya tidak curiga Cristian izin pulang kampus terlebih dahulu, setelah Cristian mendapatkan obat perangsang lalu Cristian pulang ke rumah.
Cristian mengemudikan mobil miliknya ke kampus lagi setelah jam menunjukkan pukul satu siang, dirinya berniat menjemput Anabel.
Malam harinya Cristian mencampurkan obat perangsang ke minuman, lalu Cristian menyerahkan minuman tersebut ke Anabel, setelah menunggu beberapa menit kini Anabel langsung bersikap agresif kepada Cristian, karena mengira bahwa Cristian adalah pria yang sangat di cintainya yaitu Dewa.
Saat Cristian dan Anabel melakukan hubungan intim tak henti hentinya Anabel menyebut nama Dewa pria yang sangat di cintai Anabel, jujur Cristian sakit hati mendengar ocehan Anabel yang berkali kali menyebut nama Dewa.