NovelToon NovelToon
Rebirth Of The Duke'S Daughter

Rebirth Of The Duke'S Daughter

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Fantasi / Petualangan / Tamat
Popularitas:2.1M
Nilai: 4.8
Nama Author: Pelangizigzag

Putri bodoh yang satu ini berubah total dalam waktu semalam! Setelah ini dia bertekad untuk membalaskan semua rasa sakitnya satu-persatu. Lalu ditakdirkan hidup sebagai permaisuri? oh, tidak masalah karena ada pria tampan berkuasa yang akan membantunya sampai akhir.

NO PLAGIAT!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pelangizigzag, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Start the Journey

Bulan sabit sudah tampak jauh di atas kepala diikuti cahaya remang dari rasi bintang. Malam ini langit cukup berawan dengan suhu udara yang semakin turun. Suhu yang mampu menyihir seseorang untuk meringkuk di dalam selimut sampai besok pagi. Ditambah dengan secangkir teh hangat juga sup ikan, Mikayla rasa hal itu sangatlah istimewa untuk saat ini.

Gadis itu mendongak. Taburan bintang hanya tersisa sedikit di langit Aldergo. Tak seperti Eroshvent yang lebih maju dan berkuasa, Aldergo dapat diibaratkan sebagai ranting yang menempel pada pohon besar. Namun keistimewaan dari tempat ini sendiri ialah sumber daya manusianya yang memukau, di mana Aldergo dijadikan sebagai salah satu tempat berkumpulnya para penyihir setelah Negeri Magnolia.

"Sebaiknya kita beristirahat di sini. Terlalu larut untuk melanjutkan perjalanan yang kira-kira akan memakan waktu sampai besok pagi," ucap Javier setelah mengamati sekitar. Lahan kosong yang lumayan jauh dari titik kota menurutnya cocok untuk dijadikan sebagai tempat tinggal sementara. Laki-laki itu turun dari kuda, mengikat tali kekang di salah satu pohon yang juga diikuti oleh Mikayla dan Alphair.

"Kita akan tidur di mana?" tanya Alphair waspada. Selama ini ia tak pernah tidur di alam bebas. Selama ribuan tahun hidupnya, ia selalu tidur di dalam pedang Phoenix. Dan tentu saja, untuk pertama kalinya ia dibuat khawatir. "Tidak ada rumah atau apa pun di sekitar sini."

"Siapa yang akan tidur di dalam rumah?" Aidenloz balik bertanya, "Kita akan tidur di sini. Di bawah pohon," sambungnya santai seolah tak terjadi apa-apa.

"Lalu bagaimana denganku?" tanya Mikayla yang kebingungan. Rasanya tidak mungkin ia akan tidur dengan dua orang pria seperti ini.

"Aku akan berjaga, serahkan saja padaku," sambung Aidenloz tanpa ekspresi.

Wajah Mikayla memerah. Apa benar pria yang berdiri angkuh di depannya ini merupakan Kaisar Javier yang terkenal kejam tak berperasaan? Gadis itu rasa, ucapannya tadi menandakan bahwa ia peduli.

"Karena jauh dari sungai dan laut, kita akan memakan buah-buahan. Alphair, kau cari buah-buahan di sebelah Utara. Kau Mikayla, akan menjaga semua kuda-kuda kita di sini sampai kami kembali, dan biar aku yang pergi ke selatan untuk mendapatkan informasi penting Istana Aldergo."

Alphair mengangguk mengerti. Sedangkan Mikayla malah sebaliknya, gadis itu tampak tak puas.

"Kalian pergi sedangkan aku hanya berdiam diri di sini? Yang benar saja!"

"Tugasmu cukup sulit. Bagaimana jika nantinya ada bandit yang mengincar kuda-kuda ini?" Hasut Aidenloz agar Mikayla tak protes lebih banyak. Pria itu tahu bahwa Mikayla yang baru sangat menyukai tantangan dan menganggap remeh tugas menjaga kuda mereka. Sebenarnya tak terlalu salah saat Mikayla hampir menolak, karena daerah ini cukup tersembunyi, jadi bisa saja tak ada lagi para bandit yang masih berkeliaran di tengah malam dalam hutan yang sepi.

Mikayla terpaksa mengangguk lemah. Tak ada satupun kata yang keluar dari bibirnya sejak Alphair dan Aidenloz pergi menyelesaikan tugas masing-masing. Mikayla masih betah di posisinya, duduk di atas tanah dengan memeluk kedua lutut yang ditekuk.

Berada di alam terbuka selama ini tak pernah ia dambakan. Mikayla terlahir sebagai putri seorang Duke dari awal yang artinya dia hanya dipersiapkan untuk menikahi salah satu pangeran ataupun bangsawan lain yang sederajat atau lebih tinggi dari keluarganya. Menjadi salah satu keluarga Kekaisaran Eroshvent tak pernah sekalipun terlintas di benak Mikayla, yang ia pikirkan selama ini hanya cara-cara agar Duke Stanley dan keluarga lainnya melirik dan mempedulikan eksistensi dirinya walau sedikit. Ya, Mikayla dibesarkan tanpa kasih sayang dan perhatian dari keluarganya sendiri.

Mengingat kejadian beberapa hari yang lalu dimana saat Raja Armovin dan Ayahnya, Duke Stanley mendatangi Istana Utama Erosh dengan sikap penuh kasih sayang yang dulu sempat Mikayla dambakan. Sayangnya, kembali ke cerita awal. Itu hanya bayangan masa lalu, Mikayla tak mengharapkan hal itu lagi kepada Armovin.

Atau ini merupakan salah satu konspirasi?

Ditelisik lebih jauh, tampaknya Raja Peterson dan Duke Stanley tak menginginkan dirinya untuk pergi dari dunia Armovin. Sejak kecil ia selalu dikurung dan dijodohkan dengan putra mahkota untuk mengikat Mikayla di daratan itu, yaitu saat dimana Mikayla tak bisa menyuarakan pendapat tentang perjodohan kedua belah pihak tanpa campur tangan dirinya maupun putra mahkota Danial, kedua orang yang hidupnya akan dipertaruhkan.

Lalu Mikayla kembali mengenang saat Raja Peterson malah mempercepat proses pernikahannya dengan putra mahkota setelah mengetahui 'Mikayla baru'. Bukankah itu terlihat janggal?

"Nona?"

Mikayla tersentak setelah Alphair dengan enteng membawakan beberapa buah-buahan yang sudah matang dan segar. Pria bersurai cokelat itu mengernyit bingung, namun ia belum menyuarakan hatinya sampai ia benar-benar duduk dekat dengan Mikayla.

"Apa ada sesuatu yang mengganggu pikiran Nona?"

Mikayla terdiam. Sebenarnya ia masih menimbang-nimbang antara memberitahu yang sebenarnya atau merahasiakannya dulu sampai semuanya terlihat lebih jelas. Gadis itu memantapkan hati dan memilih opsi nomor dua.

"Hanya memikirkan sikap yang pantas saat berada di kerajaan Aldergo nanti," ucapnya dengan nada tenang. "Kau tahu, aku wanita. Cara penghormatan yang dilakukan pria dan wanita jelas berbeda dan aku belum bisa melakukannya."

Alphair terkekeh. "Sangat mudah," sahutnya tanpa menutupi sedikitpun nada congkaknya. "Anda hanya perlu menundukkan sedikit. Supaya penyamaran berhasil, sebaiknya jangan tatap mata lawan bicara yang Anda anggap cukup berkuasa. Tapi kalau mereka meminta, apa boleh buat?" Alphair mengedikkan bahunya acuh.

"Aku sempat mengira kalau hal itu akan sulit dilakukan," sahut Mikayla tenang. Suhu udara semakin turun saja rasanya. Ia menggosok-gosok telapak tangan dan menyapukan pandangan ke segala penjuru, tapi tanda-tanda Aidenloz akan kembali tak juga terlihat sejak tadi. "Ngomong-ngomong ke mana perginya Aidenloz? Lama sekali."

"Ah, ya, tentang beliau, saya juga ingin bertanya." Alphair menunjukkan wajah yang berseri-seri agar pertanyaannya kali ini akan dijawab. "Kaisar— ah, maksud saya Aidenloz dan Anda sedang merencanakan sesuatu?"

Semenjak bepergian, Kaisar sendiri yang memerintahkan mereka berdua untuk memanggil dirinya Aidenloz saja. Mikayla tak dapat menyembunyikan ekspresi terkejutnya. "Darimana kau tahu?"

"Mengingat bahwa Aidenloz bukanlah orang sembarangan dan Anda yang juga tak bisa dianggap remeh mau melakukan hal merepotkan seperti ini, bagaimana saya tak curiga? Tanpa kalian pergi pun, sebenarnya kalian bisa mendapatkan pedang Phoenix kembali hanya dengan menjentikkan jari." Alphair menatap mata majikannya dalam. "Sebenarnya ada apa?"

Mikayla kembali menguasai dirinya. Kembali bersikap tenang dan tak gegabah. "Kau benar sekali. Aidenloz kaisar di benua ini, tapi ia malah memilih untuk repot-repot  turun sendiri ke kerajaan Aldergo dengan alasan merebut pedang Phoenix kembali." Di setiap ucapan, Mikayla dapat melihat uap-uap putih yang mengepul keluar dari bibir mungilnya. "Ternyata abdiku ini memang cerdas!" Pujinya senang.

Alphair tetap diam seribu bahasa. Mikayla menjawab pertanyaannya, namun bukan itu jawaban yang Alphair tunggu-tunggu sejak awal perjalanan mereka dimulai.

1
Murni Murniati
kampret ini lama lama minta dikubur ini, apa tak sadar dia siapa, ini anak dewa dewi dia budak,apa tak sadar dia
Murni Murniati
kan dia udah dikasih dua kebebasan keinginan ini, jd kapan diminta
🌿wing2bo_27
Luar biasa
>AY<
cerita nya rumit, harus mengulang kata"nya supaya paham.
Ayu Mestari
Luar biasa
Yati Haryati
ceritanya terburu buru bgt min
Ayu Sari Murni
manggilnya adiden aja Thor susah q bacanya
ana azizah
bertele2
Hikam Sairi
baca
Dede Mila
/Proud//Joyful//Joyful//Joyful/
Inesya Qinan s
Luar biasa
Inesya Qinan s
Lumayan
Asmi Pandansari
aku mampir
Murni Dewita
sama2 penasaran kita mikayla/Grin/
Murni Dewita
mampir
Dang Antie
Luar biasa
Cancer👾
suka banget sama cerita, tapi epsonya sedikit heheh
Riska Mustikasari
putri tidur butuh make up baca dimana kak... kok ga ada aku cari
Ni Ketut Patmiari
Luar biasa
Querido🦋
yakin ingin menghukum tahta tertinggi diatas raja hm?
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!