NovelToon NovelToon
Sekedar Menikahi

Sekedar Menikahi

Status: tamat
Genre:Berbaikan / Pernikahan Kilat / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:176.2k
Nilai: 5
Nama Author: dianshen

Kendrick Nelendra Pramudya, seorang CEO muda yang terkenal atas kesuksesannya dalam dunia bisnis, pria tampan yang juga terkenal dingin dan tegas dalam menjalani bisnisnya, terpaksa harus menikahi gadis desa yang bernama Freya Kanaya


Freya Kanaya, gadis berusia 20 tahun putri dari Anggara seorang pria paruh baya yang menolong Ken yang mengalami luka cukup parah akibat perampokan yang dialaminya

Anggara yang kebetulan lewat dan melihat kondisi Ken yang sangat memprihatinkan akhirnya membawanya pulang untuk diobati


Sebagai balas budi Kendrick terpaksa menerima permintaan Anggara untuk menikahi Freya, padahal Ken sendiri sudah memiliki calon tunangan bahkan hatinya pun masih terpaut pada mantan kekasihnya


Freya pun tidak bisa menolak keinginan ayahnya dan terpaksa menerima pernikahannya dengan Ken walaupun sebenarnya dia pun sudah memiliki tambatan hati

Bagaimana kisah selanjutnya yuk ikuti terus kelanjutannya..!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dianshen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perasaan Yakin

" Kenapa anda bertanya seperti itu tuan Ken, apa teh herbal racikan aku itu mengingatkan anda dengan seseorang ?" bukan menjawab tapi Freya malah balik bertanya pada Ken

Deg

Ken tercekat, pertanyaan Freya benar-benar membuat pria itu langsung gelagapan

Freya menyunggingkan senyumnya sedangkan Ken dibuat semakin penasaran dengan sosok gadis yang ada di hadapannya saat ini

" Sayang kenapa kamu begitu penasaran dengan teh itu sih? aku rasa teh itu sama saja dengan teh pada umumnya tidak ada yang berbeda" ucap Veronica yang memang bukan penikmat teh jadi hanya orang-orang tertentu saja yang bisa merasakan sensasi berbeda dari teh buatan Freya Kanaya

" Kamu tidak mengerti apa-apa tentang teh Vero jadi tidak bisa merasakan sensasi yang berbeda dari teh racikan sahabat baikku ini" ucap Mayang

Veronica hanya memutar bola matanya malas karena dia memanglah bukan penikmat teh jadi menurutnya perbincangan mereka tentang teh sangatlah membosankan

Freya berusaha menekan perasaannya yang hampir membludak akibat panggilan sayang Veronica terhadap Ken dan juga sikap manjanya

Freya membuang pandangannya ke sembarang arah menghindari rasa sakit yang semakin dalam dan menganga

Nina diam-diam masih memperhatikan pergerakan Freya yang seperti sedang menahan sesuatu

" Naya!" panggil Derry yang juga merasa penasaran dengan sosok Kanaya gadis pembuat minuman viral di cafe milik Mayang

" Iya tuan " sahut Freya dengan sangat lembut

Entah kenapa tiba-tiba Ken merasakan hawa panas saat mendengar suara Kanaya yang begitu lembut berbicara pada Derry

" Jangan panggil tuan agar lebih akrab" ucap Derry membuat Gery dan Ken memutar bola matanya jengah

" Lalu panggilnya apa?" tanya Freya

" Panggil nama saja atau mas, kakak, abang ya apa sajalah terserah kamu aja enaknya panggil apa, kalau mau panggil sayang juga boleh" tuturnya seraya terkekeh

" Uhukk... uhukk..." Ken yang baru saja akan meneguk minumannya langsung tersedak mendengar ucapan Derry

" Kamu kenapa Ken, sampai tersedak begitu minumnya?" ledek Gery yang seolah menangkap ada sesuatu pada sahabatnya yang satu itu

"Hati-hati minumnya sayang" ucap Veronica dengan suara manja

David yang berada di dekat Ken dengan sigap langsung memberikan Ken air minum mendahului pergerakan Veronica yang sempat ingin memberikan Ken minum

Setelah meneguk air minum pemberian David Ken merasa jauh lebih baik namun tenggorokannya masih terasa panas ditambah lagi ketika telinganya mendengar bualan yang baru saja keluar dari mulut Martin si pria Casanova

Entah bagaimana ceritanya gadis bernama Freya Kanaya itu begitu mudahnya berbaur sangat akrab dengan kedua sahabatnya itu Derry dan Martin

Freya dan Nina hanya tertawa saat kedua Casanova itu melemparkan rayuan mautnya pada mereka berdua, dengan keberadaan kedua orang tersebut perasaan sakit yang tengah melanda hati Freya sejak tadi setidaknya bisa sedikit terkikis.

Gadis itu tidak mau terus larut dengan kesedihan hatinya saat ini yang merasa sangat dikhianati apalagi di depan matanya saat ini laki-laki yang sudah berbulan-bulan ia nanti sedang bermesraan dengan kekasihnya , Freya merasa sangat dipermainkan oleh takdir mengapa harus ada pernikahan yang hanya sekedar menikahi lalu di tinggalkan tanpa kepastian.

" Naya kamu kenapa?" tanya Martin saat melihat gadis yang sudah mencuri perhatiannya nampak melamun

" Nay!" panggilnya lagi karena gadis itu masih nampak diam hingga senggolan di bahunya oleh Nina membuatnya langsung terperanjat

" Eh, iya ada apa Nin?" tanya Freya dengan wajah polosnya

" Itu kamu ditanya Martin" ucap Nina yang memanggil Martin dengan panggilan nama saja karena keinginan pria tersebut katanya agar lebih akrab

" Eh, iya maaf ada apa Mart?" Freya menoleh ke arah Martin yang terlihat tengah tersenyum kearahnya

"Tidak apa-apa, aku hanya bertanya kamu kenapa melamun?"

Freya menggelengkan kepalanya " Tidak ada apa-apa" elaknya

Hari semakin larut kini waktunya mereka untuk pulang

" Naya, Nina kalian pulang naik apa?" tanya Mayang saat mereka hendak pulang

" Naik taksi online" jawab Nina

" Biar aku antar saja" ucap Derry dan Martin bersamaan membuat lagi-lagi Ken muak mendengarnya

" Ada apa dengan ku kenapa rasanya aku tidak suka dengan sikap mereka berdua kepada gadis yang aku yakini Freya" batin Ken

Ken merasa yakin kalau gadis yang ada di hadapannya itu adalah freya isterinya, walaupun wajah dan penampilannya sedikit berubah tapi ada rasa yang entah apa itu yang membuat dia yakin gadis yang bernama Naya adalah Freya Kanaya

" Tidak baik gadis secantik kalian pulang malam-malam naik taksi online" ucap Martin

" Benar itu" Seru Derry menimpali ucapan Martin

" Tapi pulang diantar dengan kalian juga aku merasa khawatir " ucap Mayang membuat kedua laki-laki itu menghembuskan nafasnya kasar

" Ger!" panggil Martin meminta pembelaan

" Apa? Mayang ada benarnya jika pulang dengan kalian belum tentu aman juga untuk mereka" ucap Gery terkekeh membuat kedua sahabatnya itu mendengus kesal mendengar ucapan Gery

Sedangkan Ken sedari tadi hanya diam saja sibuk dengan ponselnya yang diam-diam pria itu menyuruh David untuk menyelidiki gadis yang ia yakini adalah Freya isterinya

David yang mendapat tugas dari atasannya itu cukup kaget karena tidak biasanya Ken memerintahkan hal semacam itu tapi dengan cepat pria itu pun mengerahkan anak buahnya untuk menyelidiki tentang gadis yang atasannya itu inginkan

" Sayang ayo kita pulang!" ucap manja Veronica yang terdengar memuakkan di telinga Freya namun sebisanya gadis itu bersikap biasa-biasa saja walaupun sebenarnya ingin sekali ia menarik kerah baju Ken lalu melabuhkan bogeman mentah di wajahnya

" Pulanglah duluan!" ucap Ken dengan nada dingin

" Tapi aku tidak bawa mobil Ken, aku tadi datang di antar Liyana asisten ku" ucap Veronica seraya bergelayut manja di lengan Ken

" Sudahlah Ken, antarkan saja calon istrimu itu pulang masa kau tega membiarkannya pulang sendirian malam-malam seperti ini" ucap Gery membuat Veronica bersorak dalam hati mendapat dukungan dari Gery

" Sangat tega, dia adalah pria paling tega dimuka bumi ini, meninggalkan isterinya saja berbulan-bulan tanpa kabar aja dia tega" batin Freya dan menatap penuh kebencian pada Ken

Ken menoleh ke arah Freya yang sangat kebetulan gadis itu pun sedang melihat ke arahnya sehingga pandangan mata mereka pun saling bertemu

Freya yang menyadari akan sesuatu pun langsung memutus tatapannya dan segera membuangnya kesembarang arah

" Baiklah, aku akan mengantar mu pulang!" ucap Ken yang sontak saja hal itu membuat Freya langsung membulatkan matanya dan menoleh kembali ke arah Ken yang ternyata pria itu sedang mendapat serangan dadakan dari wanitanya

Veronica yang mendengar Ken akan mengantarkannya pulang merasa sangat senang dan langsung mendaratkan kecupan di pipi Ken

Deg

Netra itu kembali bertemu namun ada tatapan kebencian yang kali ini Ken tangkap dari sorot mata gadis yang tengah menatap ke arahnya

Freya mengepalkan tangannya kuat, gemuruh di dadanya semakin kuat, rasa sesak itu semakin dominan.

" Freya, kamu kenapa?" bisik Nina yang melihat Freya mengepalkan tangannya dan gadis itu pun tidak ingin yang lainnya curiga dengan sikap Freya dengan cepat ia pun meraih tangan Freya lalu menggenggamnya

Freya tersentak lalu menoleh ke arah Nina yang berdiri di sampingnya

Nina menganggukkan kepalanya pelan seolah gadis itu berkata " Semua akan baik-baik saja, kamu pasti bisa"

Freya berusaha menyunggingkan senyumnya dan tanpa keduanya sadari semua pergerakannya itu tidak lepas dari tatapan mata seseorang

1
Anak Lanang
vero aja pya selingkuhan
Sinta aulia
bagus ceritanya 👍👍
Beauty JK
😍
Pena Hitam: mampir kakak karya novel yg sudah tamat

Jatuh Cinta Pada Mahasiswiku 🥰
terima kasih
total 1 replies
abg AL
next
Eridha Dewi
kok dah selesai thor
nuna jimin🧸🧸
ko amar thor ,aturan kan ken
nuna jimin🧸🧸
lanjut..
Sondang Sartika Lumbanraja
lanjut thor
nuna jimin🧸🧸
lnjut thor..
nuna jimin🧸🧸
allhmdlh akhirnya up jga thor...lnjut
efridaw995@gmail.com
ayolah Thor pertemukan jangan menunggu Ampe lahiran buat penjahat nya kasih karma aja
nuna jimin🧸🧸
lanjut ..
efridaw995@gmail.com
sudah banyak terjadi seperti ini biar Ken dan Freya berpisah jebakan obat perangsang di alur cerita nnti di pertemukan kembali setelah anak Freya lahir maaf Thor
nuna jimin🧸🧸
kayanya tu ibu tirnya ken deh ...lnjut
nuna jimin🧸🧸
semoga vero ga bikin masih sma freya ....lnjut
Hery Yufrizal
zs
nuna jimin🧸🧸
kayanya vero itu ya thor...lnjut smngt
nuna jimin🧸🧸
apkah vronica yg datang , jdi penasaran....lnjut thor
Erchapram
Veronika?
nuna jimin🧸🧸
aku jga iku senang ken liat kalian balikan ...lnjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!