NovelToon NovelToon
Terpaksa Meminang

Terpaksa Meminang

Status: tamat
Genre:Romansa / Pernikahan Kilat / Tamat
Popularitas:274.7k
Nilai: 5
Nama Author: alya aziz

baru saja bertemu dengan seorang wanita asing tiba-tiba saja Firman diajak untuk menikah.

wanita itu bernama Laila Maharani, seorang gadis yang terus diteror oleh mantan pacarnya setelah mantanacarnya tersebut ketahuan berselingkuh.


bagaimanakah kisah cinta mereka selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon alya aziz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab.19

Di dalam kamar mandi Laila terus menatap pantulan tubuhnya yang sudah terbalut pakaian tipis. Dia terus meyakinkan diri untuk keluar dari kamar mandi dengan menggunakan pakaian tersebut meski tidak percaya diri namun dia nekat demi membayar hari-hari yang terlewatkan tanpa melaksanakan kewajibannya sebagai seorang istri.

"Laila, kenapa kamu harus malu dia itu suamimu dan dia berhak melihat semua yang ada pada dirimu. ini hanya sebagian kecil cara untuk menyenangkan seorang suami, Jika kamu melakukannya sepenuh hati maka akan bernilai ibadah untuk kamu dan suamimu, ayolah Laila, kamu bisa, kamu bisa."

Setelah mencoba untuk mengatur nafas, Laila berbalik meraih handle pintu lalu melangkah keluar. Terlihat sang suami sedang berada di balkon kamar menikmati pemandangan malam.

Sejenak Laila kembali nampak ragu hingga langkahnya terhenti. namun dia kembali meyakinkan diri lalu melanjutkan langkahnya menghampiri sang suami. "Bang Firman."

Firman yang terlihat begitu santai memandangi gedung-gedung pencakar langit yang ada di hadapannya, segera berbalik ketika mendengar suara panggilan dari sang istri. "Kamu su ...." kedua bola mata Firman membuat sempurna ketika melihat sekujur tubuh sang istri hanya dibalut kain tipis dan terawang pula.

Tiba-tiba Firman terlihat panik, dia menarik tangan sang istri agar segera masuk ke dalam kamar. Gerakannya pun terlihat cepat menutup jendela dan juga tirai. setelah mencoba untuk mengatur nafas dia kembali berbalik menatap sang istri. "Ka-kamu kenapa memakai pakaian seperti itu, bagaimana kalau tadi ada yang lihat."

Tanggapan sang Suami benar-benar di luar ekspektasi Laila. "Mana ada yang melihat ku di ketinggian ratusan kaki seperti ini, bang? Di sini hanya ada kita bedua. Apa aku terlihat aneh memakai ini, padahal aku berniat untuk menyenangkan Abang."

Melihat Layla yang tiba-tiba menunduk sedih, Firman pun mendekat dan langsung memeluknya. "Laila, kamu benar-benar mengagetkan Abang saja. sejak kapan pula kamu membeli pakaian seperti ini."

"Sejak Abang bertanya kapan aku berhenti datang bulan. sebagai seorang istri aku belum pernah melakukan kewajibanku dan malam ini aku ingin kita melakukannya."

Firman melepaskan pelukannya dan menatap Laila dengan lekat. "Kamu benar-benar sudah siap, apa kamu yakin tidak akan menyesal?"

Tangan Laila membelai lembut wajah Firman. "Menyesal bagaimana? hal yang paling aku sesali adalah karena kita terlambat untuk melakukan ini, Aku mau Bang Firman tidak usah ragu karena malam ini aku milih abang seutuhnya."

Tanpa basa-basi Firman meraih sang istri dan mendaratkan sentuhan panas yang penuh tuntutan. Dia terus mendorong tubuh Laila hingga terbaring di atas ranjang.

Ditengah gelombang hasrat yang kian kuat Firman berhenti sebentar memejamkan mata sambil membaca dalam hati. Setelah selesai dia kembali menatap sang istri dan dengan satu gerakan tangan baju tipis itu terhempas begitu saja ke lantai.

Awalnya permainan mengalir begitu saja lembut dan tanpa tuntutan, namun semakin lama Firman semakin menunjukkan nalurinya sebagai seorang lelaki.

Dia merengkuh tubuh sang istri sambil terus menyatukan indra pengecap yang menimbulkan suara indah dari keduanya.

Ternyata rasanya seperti ini, bercinta setelah melepas perasaan pada pemiliknya. Sungguh begitu nikmat, hingga kedua orang itu tak berhenti untuk mengerang dan mendesaah.

Kedua tangan Firman berpegangan pada kedua tangan Laila, sementara pinggulnya terus bergerak. Menghentak semakin dalam dan keras. Dia tidak peduli pada keringat yang terus mengucur dera membasahi tubuhnya, kini ia tengah berusaha untuk menuntaskan hasrat yang selama ini ia tahan.

"Ini luar biasa," ungkap Firman dengan terengah-engah. Wajah pria itu nyaris tak bisa dikondisikan, karena saking hanyutnya dengan percintaan penuh gairah ini.

Dada Firman senantiasa kembang kempis. Tak berbeda dengan Laila yang terus membuka mulutnya dan mengeluarkan suara merdu.

"Bang ... bang " panggil Laila sambil meringis, menahan nikmat yang terus-menerus sang suami berikan.

"Apa sakit? Katakan jika kamu tidak kuat" ucap Firman, takut jika Laila tidak merasa nyaman percintaan mereka. Pria itu mengurangi tempo hentakannya.

"Katakan, Sayang. Apa saja yang membuatmu nyaman, aku akan melakukannya," sambung Firman sambil megusap peluh yang bercucuran dari dahi Laila.

Laila menggelengkan kepala. Dia bukannya tidak suka, tapi dia reflek memanggil sang suami saking tidak berdayanya. "Lanjutkan, jangan perdulikan ucapanku."

Mendengar itu, Firman tersenyum lebar. Dia kembali melanjutkan aktivitasnya yang baru saja di mulai. Dia menekan dan menghentak semakin dalam . Tidak paham apa yang harus ia lakukan selain menikmati semuanya.

Laila hanya bisa menggigit bibirnya menikmati apa yang suaminya berikan. Dia berusaha menahan suara namun apa daya suaranya tetap terdengar menggema, sementara Firman kembali mempercepat permainannya hingga Prilly memejamkan mata.

"Ught!" Terdengar suara rintihan manja yang tidak habis-habis keluar dari bibir Laila. Dan hal tersebut membuat Firman semakin bertambah semangat.

Apalagi ia merasakan gelombang pelepasan itu akan datang. Jadi, Firman menghujam tubuh Laila semakin dalam. Lalu detik selanjutnya dia merasakan sensasi yang begitu luar biasa.

Firman menunduk dan memeluk erat tubuh Laila, sementara cairan hangat itu masuk dengan sempurna.

Nafas keduanya terdengar menderu hebat. Namun, Laila belum mencapai pelepasan. Dia menggigit bibir, merasakan dada sang suami yang naik turun.

***

Pukul empat dini hari Laila dan Firman terbangun dari tidur mereka . Wajah penuh kelelahan nampak tergambar jelas, Bagaimana tidak setelah 3 bulan resmi menjadi seorang suami istri malam tadi menjadi puncak perayaan cinta keduanya.

Laila menutup wajahnya dengan kedua tangan ketika Firman menatapnya dengan begitu lekat. "Abang Jangan melihatku seperti itu Aku malu."

Firman menyingkirkan tangan Laila lalu mendaratkan satu kecupan di kening wanita yang telah membuatnya bahagia semalaman. "Terima kasih untuk yang kamu berikan malam ini. Aku tidak menyangka Jika kamu menyiapkan hal seperti ini untuk menyenangkan aku. Laila Aku harap kamu benar-benar tidak ragu lagi apalagi sekarang kamu telah menyerahkan segalanya kepadaku."

"Sama-sama Abang. Aku berjanji akan terus berusaha menjadi istri yang baik dan tentu saja kesetiaan adalah janji yang aku pegang teguh di pernikahan kita. sekarang kita mandi lalu shalat subuh bersama ya."

Firman tersenyum dan terlihat benar-benar bahagia. dia kembali memeluk Laila dan mencium pucuk kepalanya berkali-kali.

ternyata rasanya sebahagia ini setelah melepaskan semuanya. Aku berjanji akan menjaga wanita diperlukanku ini dengan sebaik-baiknya. mungkin kelak akan ada masalah kecil yang menjadi kerikil dalam rumah tangga kami tapi kuatkanlah kami ya Allah dan lindungilah keluarga hamba dengan sebaik-baiknya, batin Firman

"Apa Abang akan terus memeluk ku seperti ini? Nanti waktu shalat subuhnya habis lag," ucap Laila.

"Astaghfirullah, maafkan aku."

Bersambung 💕🙏

1
Yuningsih Nining
Hallooo authooor 🙏🙏
Yuningsih Nining
Thor Lanjutan cerita ini apa BEDA JUDUL klu IYA Spill dong judul nya
Yuningsih Nining
kalau gak salah syifa sm arman punya anak kembar ya satu laki satu perempuan?
Deswita
🙏
zhafieera
itu julukan dari kak devan saputra...🤣🤣
Zayn Titi
wkwkwkwkwkw aslihh nih part ini. ijin aku jungkir balik
dewi
🤣🤣🤣🤣🤣🤦
dewi
hamil tu
dewi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
dewi
aish 😂😂😂😂
dewi
baru terasa berharga kalo sudah tiada...
dewi
bagaimana dg Laila?....
dewi
kok ada Prilly yaaa?... 🤔🤔🤔
dewi
Laila memang luar biasa 😂😂😂😂
dewi
mlm ini harus jadi 🤣🤣🤣🤣
dewi
yg perempuan agresif banget 🤣🤣🤣🤣🤣
dewi
🤣🤣🤣🤣🤣
dewi
geleng geleng kepala dah
dewi
OOO, isi bisik2 mereka berdua tadi.... 🤭
dewi
parno 🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!