NovelToon NovelToon
CEO Narsis: Kau Ditakdirkan Untukku

CEO Narsis: Kau Ditakdirkan Untukku

Status: tamat
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / CEO / Diam-Diam Cinta / Romansa / Tamat
Popularitas:486k
Nilai: 5
Nama Author: Santi Suki

Shine Andersson, pengusaha asal Amerika, yang tanpa sengaja tertabrak oleh seorang dokter anak yang bernama Amira. Dia mengalami patah tulang sehingga tidak bisa berjalan. Dia pun meminta Amira bertanggung jawab dengan menjadi asistennya selama dia lumpuh.

Suatu hari Amira melihat Shine sedang berbicara dengan seseorang sambil berdiri. Lalu, dia pun memukuli kepalanya dengan tas beberapa hari karena merasa sudah ditipu. Tanpa Amira tahu kalau dia adalah Sky, saudara kembar Shine. Selain itu, Shine dan Sky adalah kakak kandung dari Rain, laki-laki yang merupakan cinta pertamanya.

Hari-hari Amira sering direpotkan oleh si kembar yang terkenal jahil, punya kepercayaan diri yang sangat tinggi, dan yang paling membuatnya kesal adalah kedua laki-laki dewasa ini sangat overprotektif kepada mamanya.

Akankah Shine mampu meluluhkan hati Amira?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Santi Suki, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19.

Teman-teman baca sampai selesai, ya. Jangan di skip biar terbaca oleh sistem. Lalu, jangan lupa untuk selalu memberikan dukungan kepada aku dengan kasih like, komentar, bunga, kopi, vote, dan 🌟🌟🌟🌟🌟. Semoga hari ini kalian bahagia dan sehat selalu.

***

Bab 19

Shine memilih datang ke Indonesia. Kali ini dia mau mencoba mendekati Amira seperti yang disarankan oleh Rain.

"Selamat datang, Tuan Shine," sapa beberapa pegawai di kantor.

"Terima kasih," balas Shine.

Saat dia masuk ke dalam kantor yang disediakan untuknya, ternyata sudah ada Rain di sana. Dia memeluk tubuh adik bungsunya itu.

"Assalamualaikum, adikku tersayang," sapa Shine.

"Wa'alaikumsalam, Kak. Senang sekali Kakak memilih datang ke Indonesia. Meski aku akan senang, jika Kakak berkantor di Singapura," balas Rain.

Shine mendelikkan matanya. Dia punya misi mau mendekati Amira. Bagaimana mungkin bisa terjadi hal itu jika tempat mereka berbeda.

"Ingat akan janjimu, untuk membantu aku untuk mendapatkan Amira," ujar Shine.

"Iya ... iya, aku tahu. Kakak ikuti saja saran aku atau instruksi dari aku," kata Rain.

"Lalu, kamu sendiri mau apa sekarang?" tanya Shine melihat ke arah sebuah pigura foto yang ada di atas meja kerja.

'Amira.'

"Ya, mencari Rania 'lah. Aku mau menemukan dia sampai dapat dan bisa mengunjunginya sesekali, jika saat rindu padanya," jawab Rain.

"Yang ada, kamu malah nempel terus sama Rania nanti. Biarkan dia kuliah dengan tenang," ucap Shine sambil duduk di kursi kerjanya.

"Kakak seperti tidak pernah merasakan beratnya menahan rasa rindu pada orang yang kita cintai," ejek Rain dengan memasang raut wajah kesal.

Shine tahu perasaan itu, karena saat ini dia juga sedang merindukan seseorang. Dia sudah tidak sabar ingin bertemu dengan dirinya.

"Jadi, apa yang harus aku lakukan sekarang?" tanya Shine.

"Ya, datang bersilaturahmi ke rumah orang tua Kak Amira. Bawa uang sedekah untuk rumah Tahfiz milik Kiai Samsul," jawab Rain.

Shine pun mengangguk. Dia baru kepikiran itu saat ini. Dulu tidak pernah terpikirkan cara seperti ini.

***

Shine pun berkunjung ke desa tempat tinggal Kiai Samsul. Amira yang kerja di Jakarta hanya dua minggu sekali atau sebulan sekali pulang untuk mengunjungi kedua orang tuanya.

"Assalamualaikum, Abah ... Umma," salam Shine.

"Wa'alaikumsalam. Wah, ada Nak Shine datang ke sini. Mari masuk!" Umma Habibah senang dengan kedatangan Shine ke rumah mereka.

Shine pun masuk ke dalam ruangan yang luas tanpa ada kursi atau meja. Ruangan ini biasanya dipakai untuk berkumpul para murid sedang setor hafalan atau rapat warga desa yang sedang merencanakan program kegiatan masyarakat di sana.

"Abah, lihat siapa tamu yang datang hari ini!" teriak Umma Habibah pada Abah yang sedang naik ke atas genteng.

"Abah sedang apa di sana, Umma?" tanya Shine karena perempuan tua itu menengadah ke langit.

"Ada genteng yang bocor, tadi sudah menyuruh tukang, tapi semua pada sibuk. Jadi, Abah terpaksa naik untuk membetulkan genteng bocor itu," jawab Umma Habibah.

Lalu, Shine pun naik ke atas dan membantu Kiai Samsul membetulkan genteng yang bergeser dan ada juga yang pecah. Shine meski baru pertama kali melakukan hal seperti ini, tetapi sangat membantu Kiai Samsul dalam pekerjaannya.

"Alhamdulillah. Untung ada Nak Shine yang membantu, jadi cepat selesai," kata Kiai Samsul.

"Kebetulan saja, Abah. Aku datang ke sini atas seizin Allah, ternyata bisa membantu yang lainnya di sini," balas Shine.

Kedua laki-laki beda generasi itu saling berbicara dengan santai. Bahkan mereka punya pemikiran yang sejalan jadi menambah seru pembicaraan mereka.

"Hujan?" Shine mendengar suara yang jatuh di atas genteng.

Bau tanah basah juga dapat Shine cium. Hal yang jarang dia temui di tempat tinggalnya yang ada di Amerika, kecuali di mansion Andersson dan mansion Green yang sangat luas halamannya.

"Iya, kalau menjelang Ashar sampai Subuh sering turun hujan. Biasanya dari Ashar sampai Magrib itu hujan selalu deras bahkan kadang diikuti oleh kilat dan guntur," ucap Abah.

"Assalamualaikum," salam seseorang. Jika, di dengar dari suaranya itu milik seorang perempuan.

***

Siapa kira-kira yang datang ke rumah Kiai Samsul hujan-hujan begini? Tunggu kelanjutannya, ya!

1
Asih S Yekti
sebenernya ceritanya bagus tp terlalu lama dikonflik sehingga bab menuju tamat sedikit sekali cerita amira dan sine
Asih S Yekti
kok cerita ini bergulirnya lama bgt jadi cerita shine sm amira kurang terasa .
Maryami
trm ksh smg makin sukses
Maryami
kok dah tamat
Maryami
ya Allah
Maryami
teganggggggg
Maryami
💞💞💞💞💞💞💪💪💪💪💪💪🦾🦾🦾🦾🦾👍👍👍👍
Maryami
tegangggggggg
Maryami
wah seruuuuuu
Maryami
seru ni
Maryami
👍👍👍👍💞💞💞💞
Maryami
walau blm baca tp aku suka dr sinopsisnya👍👍👍👍👍👍👍👍smg makin sukses
ayu cantik
suka
selvysurya inten
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
Sadiah Suharti
🤣🤣🤣kasian sky di pukul pake tas...
Aneke Laoh
Luar biasa
Mama lilik Lilik
sepi maksudnya ya,banyak sekali Lo Thor typonya,maaf ya, cerita mu menarik untuk di baca
Mama lilik Lilik
ceritanya yang di buat author sebenarnya bagus dan menarik untuk di coba,namu. sayang banyak sekali typonya,dari saya baca cerita pertama sama sampai sekarang banyak typo dan kadang sudah di pahami,maafin ya KK,pertahankan ceritanya,semngat berkarya 🙏🏼
Yant08
Luar biasa
nina sulistyawati
cukup menghibur
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!