NovelToon NovelToon
Because I Love You

Because I Love You

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:4.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Eka July

"Baiklah saya langsung saja, saya Dean D, umur sembilan belasa tahun saya cerdas dan cantik, saya juga orang yang setia." gadis itu memperkenalkan dirinya sambil tersenyum lembut dan suarah yang mantap, Hermawan mengangguk sembil menahan senyumnya karena gadis itu sangat percaya diri.

'Apa hubungannya denganku?' pikir Hermawan, mencoba bersikap biasa saja, walau sebenarnya dirinya ingin tertawa sekeras-kerasanya, gadis kecil itu sangat mengemaskan.

"Saya datang kesini untuk melamar anda Hermawan untuk menjadi suami saya." gadis itu tersenyum setelah mengatakan hal itu senyum yang sangat lembut.

Hening sesaat.

'Apa aku di lamar gadis ini?' Hermawan melongo sesaat kemudian tertawa lepas. "Hahahah, anda salah orang nona, saya tidak mengenal anda dan saya tidak tertarik pada anda." Jawab Hermawan sambil tertawa bahkan memengangi perutnya, yang mulai terasa sakit, beberapa cairan keristal mulai muncul di sudut mata Hermawan, laki-laki itu tertawa sambil mengelap air matanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eka July, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 19 Bukan Pacar

Dean melangkahkan kakinya menuju apartemen sederhana itu, tubuhnya benar-benar terasa remuk sekarang bagaimana tidak Lucas terus memaksanya menemaninya, andai saja Dean bisa sedikit kejam pada Lucas mungkin wanita itu sudah meninggalkan Lucas di pinggir jalan.

“Dean!” Hermawan membeku menatap istrinya yang tiba-tiba membuka pintu apartemen itu.

“Hai,” gumam Dean pelan, lalu melangkah menujuh kamarnya, tapi belum sempat tanganya menyentu knop pintu tiba-tiba tubuhnya terasa di tarik seseorang, Hermawan memeluk tubuh mungil itu dengan erat. Dean hanya membeku, mencobah menguasai jantungnya yang berdetak cepat karena tindakkan Hermawan yang tiba-tiba.

“Aku sangat marah pada mu!” Bisik Hermawan yang masih memeluk Dean.

“Untuk apa?” jawab Dean dengan suara yang datar sambil berusaha melepaskan pelukan itu tapi Hermawan semakin erat memeluknya.

“Maksudmu?” Hermawan melepaskan pelukanya dia menatap Dean dengan tatapan bingun pada Dean, ‘Wanita ini sangat dingin sekarang.’

“Untuk apa kamu memeluk ku, dan untuk apa kamu marah?” tanya Dean.

***

“What, kamu tinggal di sini?” Lucas menatap Dean dengan penu selidik.

“Ya, ada yang salah?” Lucas mengeleng pelan mendengar pernyataan sepupuhnya itu.

“Apa kamu sakit, sayang?” Lucas menyentuh kening Dean, memastikan adik kesayanganya ini dalam keadaan sehat, mungkin Dean terlalu lelah menemainya berkeliling hingga otaknya menjadi sedikit terganggu.

Lucas merengek seperti anak kecil saat Dean menemuniya di hotel tadi sore, Lucas dan Meli baru saja pulang dari Kepulauan seribu tadi pagi, setelah menghabisakan waktu menyelam dan berkeliling di sana bahkan tadi malam mereka menginap di sana, tepatnya memancing sepanjang malam, bahkan Meli bercerita bahwa Lucas mendapatkan banyak ikan berukuran besar, mereka bahkan sarapan dengan membakar ikan hasil tangkapan mereka sendiri, bukan hanya itu Lucas dan Meli membagikan hasil tangkapan mereka pada penduduk sekitar.

“Aku lelah tapi menyenangkan, aku akan ketempatmu untuk istirahat.” berkali-kali Lucas mengatakan itu.

Dengan sangat terpaksa Dean mengajak Lucas ke apartemenya karena Lucas memaksa, lagi pula Dean tahu setengah jam lagi Hermawan akan pulang dan mereka akan bertemu.

Tiba-tiba pintu terbuka, Hermawan menatap Lucas dan Dean sedang duduk di meja makan, ‘Mengapa tangan bule, sialan itu menyentuh kening istruku?’

“Wan, kamu sudah pulang?” tanya Dean, Hermawan tersenyum lembut sambil mendekati istrinya.

“Iya, istriku sayang.” jawab Hermawan, Dean menautkan alisnya melihat perubahan sikap Hermawan yang di buat-buat.

“Hai.” sapa Lucas rama.

Hermawan menjawab dengan sebuah angukan sebelum mengeluarkan suara datarnya “What are you doing?”

“Berkunjung,” jawab Lucas santai, “Apartemenmu sangat sederhana sekali, aku akan membelikan Dean apartemen yang lebih bagus.” tambah Lucas.

Hermawan masih tercengang mendengar Lucas bisa berbahasa Indonesia dengan pasih walau masih ada logat Prancis dalam pelapasanya, Hermawan merasa ada yang aneh dari Lucas, ia tidak suka saat Lucas memandang Dean dengan penuh kasih sayang, bahkan keduanya saling melempar senyum di hadapan Hermawan setelah mengejek apartemenya.

“Apartemen saya memang sederhana tapi saya yakin Dean nyaman tinggal disini dan saya tidak perlu uang anda, saya bisa membeli apartemen dengan uang saya sendiri!” Tegas Hermawan.

“Benarkah?” Dean dan Lucas bersuara bersamaan.

Hermawan semakin kesal istrinya malah membelah Lucas di bandingkan dia suaminya sendiri, jelas Hermawan bisa melihat keraguan dari keduanya, tapi Hermawan benar-benar bisa membeli apartemen yang lebih layak untuk Dean nanti, walau harus menghabiskan semua uang tabunganya ia tidak perduli asal Dean nyaman tinggal diapartemen pilihanya nanti, maka Hermawan akan melakukanya. “Tentu!” Tegas Hermawan.

Lucas tertawa mendengar itu semua, Dean hanya mengankat bahu acuh masi dengan semua keraguanya mendengar ucapan Hermawan.

“Aku menyukaimu.” Lucas tiba-tiba memeluk Hermawan dan menepuk punggungnya “Jaga Dean, oke.” bisik Lucas.

Hermawan terdiam sesaat mendengar kalimat itu, ‘Jaga Dean, bukankah mereka pacaran?

“Kalian bukan-nya pa-caran?” Tanya Hermawan ragu. Lucas semakin terbahak mendengarnya, Dean hanya tersenyum sinis.

“No, aku rasa aku harus memperkenalkan diri lagi, aku Lucas Elgort tepatnya sepupuh Dean, ibuku dan Edmond adalah saudara kandung.” jelas Lucas, Dean hanya diam mendengarkan itu semua, lalu berlalu ke kamarnya.

Hermawan hanya bisa nyengir kuda, ia sudah salah menyangkah, setidaknya ada rasa legah dalam hatinya saat mengetahui Lucas hanya saudara Dean tepatnya sepupu, tapi jika bukan, Hermawan yakin Lucas benar-benar akan menjadi saingan terberatnya dalam hidup untuk mempertahankan Dean.

Jangtungnya kembali berdetak cepat, darahnya seakan berdesir saat Hermawan kembali memikirkan Dean, wanita itu sudah membuatnya berpikir yang tidak-tidak, bahkan Dean mampu hadir setiap saat di otaknya, melupakan cinta yang selama ini ia nantikan selama sepuluh tahun, hanya kerena seorang wanita yang baru hadir dalam hidupnya bahkan belum genap tiga bulan ini.

“Apa kita bisa berangkat sekarang?” suara Dean membuat Lucas dan Hermawan melihat pada sosok wanita yang sudah berpakaian rapi, dengan baju kaus hitam kebesaran dan jeans biru selutut, serta rambut yang sengaja di kuncir sembarangan.

Hermawan kembali terperangah, Dean terlihat sangat cantik, tapi bukan itu sebenarnya yang membuat jantung Hermawan berdetak sangat kencang, mata laki-laki itu terfokus pada benda yang ada di tangan Dean sebuah benda kotak panjang berukuran besar dengan roda di bawahnya, Istrinya sedang menarik subuah koper dengan sedikit tersengah.

Laki-laki itu menjadi sangat panik, Hermawan tahu Dean akan pergi, tapi ia tidak akan mengizinkan Dean pergi walau bersama Lucas yang berstatus dengan sepupunya. Hermawan lebih suka melihat Dean mengurung diri di kamar, laki-laki itu bersumpah akan melakukan apa saja asal istrinya tidak meninggalkanya lagi. Demi tuhan hubungan mereka baru saja membaik, dan Hermawan mulai menerima keberadaan Dean.

“Berangkat?” Gumam Hermawan.

“Ya, aku harus pulang malam ini, pesawatku berangkat pukul 21.15,” Jelas Lucas lalu mengambil koper yang Dean bawah, Lucas berterimah kasih pada Dean karena menyiapkan pesananya, berupa makan tradisional yeng beraneka ragam yang sengaja Dean kemas dalam koper tersebut, wanita itu membeli semuanya saat Lucas pergi bersama Meli.

Mendengar pembicaraan Lucas dan Dean, dengan cepat Hermawan menarik Lucas, karena sekarang sudah jam 19.00 ia tidak mau Lucas terlambat untuk pulang dan membawah istrinya pergi lagi tentunya, cukup koper sialan itu yang telah membuatnya berpikir Dean akan pergi meninggalkanya.

1
Katherina Ajawaila
waaaauuu, kejadian yg aneh aja 🙂
Wahyuni Yuni
Luar biasa
ICA
Menurut aku si hermawan nya ngg SEkejam itu sma si DEANNYA karna dean pun apa apa ngg bisa terkecuali si hermawan ada maki2 si deannya baru itu kejam flasback sma kejadian sebelum nya aja cara mereka ketemu smpai menikah kurasa masij normal aja nma jga orang yg ngg kita kenal tiba ajak nikah gimana perasaan klian ngg mingkin dong langsung akrab gitu aja
Hanifah Henny
paragrafnya buat sakit mata gk ada spasinya
Agle
Luar biasa
PANJUL MAN
suka skali ceritanya walaupun bacanya sambil kesal liat tulisannya tapi bikin penasaran
Nancy Bondan
Luar biasa
Fafaaa
👍🏻👍🏻👍🏻
Gita Risnawati
ko sakit yaa
Gita Risnawati
harus banget kya gitu ya dean??
Gita Risnawati
haduuhhh si wawan
Gita Risnawati
ko mau ya wawan masakin, nikahnya kan d jebak
Gita Risnawati
apa wawan gx penasaran sma dean sebenernya siapa yaa??
Gita Risnawati
gemes banget ama dean
Gita Risnawati
dean dean,...
Gita Risnawati
dean²,....
Gita Risnawati
haduh ada² aja dean
Gita Risnawati
baru baca 1 bab, kayaknya seru, jdi penasaran
FUZEIN
Dah tahu yg dtolong masa lalu...masih juga lupa dengan masa depan...wawannn ni..ishhh
Dewi Kurniawati
bagus walau akhirnya membosankan...🙇‍♀️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!