NovelToon NovelToon
Pernikahan penuh luka

Pernikahan penuh luka

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Perjodohan / Poligami / Tamat
Popularitas:3.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: uma_bhie

Catherine Zeta Jones, sosok gadis pekerja keras yang hanya hidup sebatang kara.

Pekerjaan sebagai buruh pemetik anggur di salah satu perkebunan anggur terbesar di desanya.


Ia harus bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari dan untuk menyisihkan sebagian gajinya untuk bisa melanjutkan pendidikan di perguruan ke dokteran.


Nasih baik membawanya, pada keberuntungan, saat menyelamatkan nyawa seorang wanita setengah baya, yang ternyata nyonya besar dan pemilik perkebunan anggur tempatnya bekerja.

Nyonya Margaretha, wanita yang ia tolong menjodohkan dirinya dengan putra semata wayangnya.

Siapa yang menduga, kalau putra nyonya Margaretha sudah memiliki seorang istri yang dalam keadaan koma.


Bagaimana kah' nasib Catherine selanjutnya? Apakah kebahagiaan atau penderitaan yang ia dapat?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon uma_bhie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 19

Begitu terasa sakit dan nyeri di ulu hati mendengar ucapan menyakitkan dari seorang pria yang dia sebut sebagai seorang suami.

Sosok pria yang mengambil cinta pertamanya yang tak terbalaskan, yang hanya mendapatkan pandangan sebelah mata.

Sosok pria yang pertama kali membuatnya tertarik kepada lawan jenis, dan juga yang pertama memberi luka hati.

Catherine masih terdiam di tempatnya dengan wajah sedih yang terus menunduk menumpahkan tangisan tertahan yang begitu sakit. Pundak rapuhnya terlihat bergetar dengan seiring tangisan dalam diam yang begitu pilu.

Sementara Jeffin hanya bisa menampilkan wajah puas, karena bisa membunuh rasa kepercayaan istri kecilnya itu dengan kata-kata kasarnya.

Ia masih mendudukkan dirinya di sofa tunggal yang terlihat mewah, sambil memandangi tubuh lunglai istri kecilnya dengan senyum licik.

Ia begitu puas melihat istrinya itu menderita, seperti sekarang ini ia lihat. Wajah menyedihkan istri kecilnya, bagaikan sebuah bongkahan berlian yang mampu membuatnya tertarik. Isakan perih sang istri,. Bagaikan irama melodi yang begitu menenangkan.

Di dalam kamar luas dan mewah itu, Jeffin hanya mendengar isakan lirih Catherine, yang begitu pilu.

Pria dengan wajah rupawan itu, ingin sekali tertawa puas akan ker hasilnya menyudutkan dan menghina istrinya.

Ia pun bangkit dari duduknya dengan angkuh dan menitipkan tatapan cemoohan kepada istrinya yang berdiri di hadapan.

"Cih! Sungguh, hidupmu begitu menyedihkan," sindir Jeffin dengan wajah sinis.

Lalu melanjutkan langkahnya untuk membuka pintu dan keluar dari kamar mewah itu. Ia merasa jengah berada satu udara dengan istri keduanya itu.

Namun saat menggapai handle pintu, langkah kaki dan gerakan tangannya terhenti, saat … mendengar penuturan — Catherine.

"Apa, yang harus aku lakukan agar kamu bisa menerimaku? Aku, hanya ingin menjalankan kewajibanku sebagai seorang istri, memberikan rasa nyaman dan tenang untuk suaminya. Memberikan kebahagiaan dan juga memenuhi segala kebutuhan pun keperluannya. Aku, hanya ingin dianggap, itu saja. Apa, begitu berat menerima semuanya?" Tutur Catherine yang disertai tangisan pilu.

"Please, katakan, bagaimana caranya untuk bisa membuatmu bahagia," sambung gadis itu yang kini membalikkan badannya menghadap kepada sang suami.

"Katakan, apa yang harus aku lakukan," sambungnya kembali dengan tatapan nanar ia berikan kepada Jeffin yang hanya memberikan tatapan tajam.

Jeffin berjalan mendekati istrinya dengan wajah tak bersahabat, ia tak sedikitpun memalingkan pandangan tajam dari istri kecilnya disertai rahang wajah yang mengeras.

Catherine hanya bisa membalas tatapan suami dengan perasaan hancur dan kecewa. Ia tidak takut sedikitpun dengan tatapan intimidasi sang suami. Ia merasa tidak perlu takut, ia sangat yakin suaminya suatu saat bisa menerima dirinya.

Matanya terpejam dan menahan suara pekikan, ketika dengan kasarnya, Jeffin meraih lengannya dan meremasnya kuat. Catherine dapat merasakan kuku jari kokoh Jeffin melukai kulit lengannya yang tidak tertutup oleh lengan dress-nya.

"Kamu, ingin tahu cara membahagiakanku, hm?" Bisik Jeffin tepat di samping wajah merah menahan sakit — Catherine.

Istrinya hanya mengangguk bersamaan air mata lagi-lagi meluruh dengan derasnya bersamaan dengan tekanan tangan Jeffin di lengan mungilnya.

"Apa, kamu yakin bisa melakukannya?" Bisik Jeffin kembali.

"A-aku akan melakukan apapun, asalkan itu tentang mu dan kebahagiaan juga kenyamanan mu," sahut Catherine di tengah menahan rasa sakit di lengannya.

Jeffin tidak menjawab, ia kini terus menatap lekat wajah sembab Catherine, tanpa rasa kasihan sedikitpun, Jeffin menarik kasar lengan istrinya sambil berjalan dengan langkah panjang.

Kembali Catherine hanya bisa meringis kesakitan sambil berjalan tersaruk-saruk di balik punggung kekar Jeffin.

Jeffin kini menarik kasar istrinya itu, menuju sebuah kamar yang tidak jauh dari kamarnya.

Tatapan para pelayan yang ada disana begitu berbinar melihat Catherine diperlakukan kasar oleh tuan muda mereka.

Mereka merasa puas, melihat wajah derita Catherine, yang tampak angkuh tadi pagi dan sok penguasa di kediaman Abraham.

"Cih! Rasakan gadis desa sialan," gumam salah satu pelayan yang begitu membenci sosok — Catherine.

Sepanjang menuju kamar yang mereka tujukan, Jeffin tak sedikitpun melepaskan genggaman tangan besarnya di lengan kecil istri keduanya itu.

Ia bahkan sengaja menekan tangannya, sudah di pastikan akan terdapat luka bekas kukunya di sana dan memar. Bukannya merasa khawatir atau cemas, Jeffin merasa puas.

"Clek"

1
Ema
luar biasa
Leng Loy
Greget banget Lo Woy pergi aja sech Cath
Leng Loy
Dasar pria egois
Leng Loy
Buat Cath pergi dari kehidupan Jeffin
Leng Loy
Pergi aja sech Cath, lagi" kamu hanya dianggap angin saja
Leng Loy
Siapa sech Jeffrey sebenarnya
Leng Loy
Semakin keren Catherine
Leng Loy
Belum tau siapa Catherine 🤣🤣
Leng Loy
Balikin aja tuch kata" yang pernah Jeffin ucapkan
Leng Loy
Dasar labil si Jeffin
Leng Loy
Jangan jadi luluh begitu Cath,klo dia lagi kumat sungguh mengerikan
Leng Loy
Keterlaluan sekali Jeffin gimana mau meriksa Catherine megang aja ga boleh
Leng Loy
Saingan si Jeffin adalah Jeffrey
Leng Loy
Ada yang ngasih hadiah tidak terima, tapi kenapa kamu terus menyakiti Catherine
Leng Loy
Dasar laki" ga tau diri mulai lagi kebengisan nya
Leng Loy
Pastinya ulah dua ular itu
Leng Loy
Dasar Jeffin mau enaknya aja
Leng Loy
Dua wanita penuh kelicikan
Leng Loy
Ada yang Bucin nech sekarang 🤣🤣
Leng Loy
Katanya dulu jijik sama Catherine sekarang kok posesif
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!