NovelToon NovelToon
Merindukan Rembulan

Merindukan Rembulan

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Patahhati / Duda / Tamat
Popularitas:3.3M
Nilai: 4.7
Nama Author: Triyani

Rembulan Anandita Laksono(19th) harus menerima kenyataan pahit saat tanpa sengaja kehormatan nya direnggut paksa oleh Raditya baskoro Herlambang(25th) yang tak lain adalah kakak iparnya sendiri bahkan Bulan rela di usir dari rumah dalam keadaan hamil demi menyelamatkan pernikahan antara Mentari Anindi Laksono(25th) dan juga Raditya

Dalam keterpurukannya Bulan mencoba untuk kuat demi janin yang kini ada dalam rahim nya

Dan dengan bantuan dari Bu Asih si pemilik kontarakan yang Bulan tempati dan juga dukungan dari sahabat yang merupakan adik dari Radit sendiri yaitu Fabian Bagaskara Herlambang(20th) akhirnya Bulan pun mampu bangkit dan menjadi single mom yang kuat dan juga tangguh

Lalu bagaimana dengan rumah tangga Radit dan Tari saat kedua orang tua nya tahu kalau Radit adalah Ayah dari anak yang Bulan lahirkan?

Lalu siapakah yang akan Bulan pilih untuk menjadi ayah untuk Bintang putri kecilnya saat Bintang terus memintanya memberikan seorang ayah?

🌸 Happy Reading.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Triyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Stok Makanan

Bulan dan Radit pun berjala beriringan dengan Radit yang mengekori Bulan.

"Ini apa Kak?kok banyak banget?"tanya Bulan saat melihat empat tas belanjaan yanh dipenuhi oleh makanan ringan dan juga bahan msakan seperti sayuran dan juga buah buahan.

"Oh itu cucian Dek,aku mau ikut nyuci"jawab Radit santai sembari memasukan beberapa kotak susu dan juga jus yang dia beli saat akan menemui Ibu dari Calon Anaknya.

"Kakak ih...nyebelin banget"ucap Bulan berenggut karena Radit menjawab pertanyaan nya dengan asal asalan.

Radit pun tergelak melihat wajah berenggut Bulan yang kesel dengan jawaban yang dia berikan.

"Lagian kenapa masih nanya itu apa?kan Adek bisa lihat sendiri itu apa?"jawab Radit lagi sembari memboyong tas belanjaan yang dia bawa ke arah dapur milik Bulan dan menata semua keperluan untuk Bulan dan menatanya dengan cukup rapih.

Sedangkan Bulan sendiri hanya jadi penonton karena memang Bulan kurang mengerti dengan apapun yang berhubungan dengan dapur.

Hidup dan tumbuh dikeluarga yang berkecukupan membuat Bulan awam dengan kegiatan wajib para wanita apalagi yang sudah bersuami ini.

Semua kebutuhan nya selalu ada yang membantu menyiapkan hingga Bulan pun tidak tahu menahu dengan urusan dapur.

Berbeda dengan Radit yang sudah lama hidup mandiri jauh dari keluarga membuat Radit mandiri dan akrab dengan yang namanya dapur beserta isinya.

Makanya Radi begitu tahu betul apa yang dibutuhkan Bulan saat ini dan apa yang harus dia siapkan.

"Kakak nggak cape?"tanya Bulan pada Radit yang masih sibuk menyusun stok makanan untuk Bulan seandaianya Bulan akan merasa lapar pada malam hari jadi Bulan tidak perlu repot repot lagi keluar apartemen.

"Cape.Memang kenapa?"tanya Radit tanpa mengalihkan pandangan nya dari rak yang tadinya kosong kini terisi penuh dengan bahan makanan.

"Kalau cape kenapa tidak pulang?"

"Iya aku akan pulang tapi nanti ya setelah semua ini beres"

"mmm,mau aku buatkan kopi?"tanya Bulan yang mulai beranjak mendekati Radit yang masih asik dengan kegiatan nya menyusun stok makanan khitcenset milik Bulan.

"Bolah.Kopinya ada dikantong warna kuning,tolong ya"ujar Radit sembari menunjuk kantong belanjaan berwarna kuning yang ada di meja makan.

Bulan membulatkan matanya saat melihat banyaknya stok kopi didalam nya.

"Kakak mau buka warung kopi ya?kok banyak banget?"tanya Bulan sembari mengambil satu sachet kopi instan untuk da seduh.

"Itu untuk persediaan Dek.Kakak ini jarang ada waktu buat belanja kadang kalau nitip kurang sreg karena kadang tidak sesuai pesanan.Makanya Kakak akan siapin semua kebutuhan Kakak agar tidak kekurangan walaupun tidak punya waktu untuk belanja"jelas Radit yang membuat dahi Bulan mengernyit.

"Mamang Kak Tari tidak pernah menyiapkan ini untuk Kakak?"tanya Bulan lagi karena dari apa yang dia dengar sepertinya Radit selalu menyiapkan segala keperluan nya seorang diri.

Lalu kemana Mentari dan apa yang dilakukan nya sebagai seorang istri?hingga membuat suaminya harus menyiapkan segala kebutuhan nya sendiri.

"Pernah.Waktu awal awal nikah tapi begitu dia membuka kliniknya waktunya begitu tersita oleh pekerjaan.Jadi mau tidak mau Kakak harus menyiapkan semuanya sendiri"jawab Radit sendu.

Jujur Bulan kaget mendengar penjelasan dari Radit ternyata pernikahan yang selama ini terlihat baik baik saja itu menyimpan begitu banyak tanya bagi siapa saja yang tahu isi didalamnya bagaimana.

"Ini Kak kopi nya"ucap Bulan tak lagi banyak bertanya saat melihat raut wajah Radit yang berubah muram setiap membahas soal Mentari istrinya.

"Iya terima kasih ya.Maaf sudah merepotkanmu"ujar Radir sembari mengambik gelas kopi yang Bulan sodorkan padanya.

Sungguh perlakuan yang sangat sederhana namun begitu bermakna jika dilakuka oleh orang yang berarti.

Radit tersenyum menatap kopi buatan Bulan sebelum meminum nya.Dia begitu terharu dengan aoa yang Bulan lakukan.

Walaupun hanya membuat secangkir kopi saja sudah membuat hatinya bergetar hebat.Sejenak Radit termenung menikirkan apakah Tari pernah melakuka apa yang Bula lakukan saat ini??

Namun sepertinya Radit pun hampir lupa apakah Mentari pernah melakukan hal sama atau tidak saking cuek dan tidak sibuk nya Mentari saat ini.

1
Sri Ariyanti
Luar biasa
Nur Safira
salam kenal semuanya,salam manis dari saya semoga hari2 anda menyenangkan
Yulidar Yuli
Luar biasa
Emy Bundanya Aisyah
bian ketemu jodoh 🤭🤩
Eti Alifa
kasihan bngt bulan, kehormatannya hilang dan yg bikin nyesek laki2 yg menggagahinya mlh menyebut wanita lain wlpn itu kakaknya.😭
Sri Lestari
Luar biasa
Octa Neyland
Lumayan
Octa Neyland
Kecewa
Vadhlia
Luar biasa
Rahmawati
bagus ceritanya
meli andriyani
hadir disini setelah tamat sama nami kak
🌸 Triyani 🌸: terima kasih Kak 🙏🤗
total 1 replies
Dyah Oktina
gantian ya...kemarin mentari yg blm mau punya anak... setelah insaf malah suaminya yg k 2 yg blm siap.. tp kla ash d kasih pasti d terima dgn senang hati.. percaya lah 🤭
Dyah Oktina
Luar biasa
Dyah Oktina
wah... bisa mirip papahnya nih bintang.. lah wong mamah e .. begitu ngagumi ayahnya bintang.. 🤭
Dyah Oktina
maaf doang....ngak akan ngembaliin perawan bulan... radit... kasihan hancur masa depan bulan..
sweetpurple
Luar biasa
sweetpurple
Lumayan
Yantik Purwati
keren
Yantik Purwati
dan g mungkin juga kan Bian g cerita tentang radit dan mentari
Yantik Purwati
mesti now kui ujug² wes bertahun²
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!