NovelToon NovelToon
Mahligai Cinta Zeda Humaira Emerson

Mahligai Cinta Zeda Humaira Emerson

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Cintamanis / Perjodohan / Romansa / Cinta Murni / Aliansi Pernikahan / Tamat
Popularitas:10.8M
Nilai: 4.9
Nama Author: SkySal

SEQUEL LENTERA DON GABRIEL EMERSON

Meskipun menikah atas dasar perjodohan, Zeda Humaira Emerson dan Arsyad Ibrahim menjalani pernikahan dengan cinta yang tulus.
Arsyad adalah seorang pria yang sholeh, pintar, dermawan, pendiri sekolah TK gratis, dan tentu Arsyad juga sangat tampan, tidak ada alasan bagi Aira untuk menolak perjodohan itu.
Cintanya pada Arsyad tumbuh semakin besar saat Arsyad tak mempermasalahkan Aira yang tak kunjung hamil setelah 5 tahun pernikahan mereka berjalan.
Namun, Aira tertampar sebuah kenyataan pahit saat ia menemukan fakta, bahwa sang suami telah menikah lagi dengan salah satu guru TK-nya, bahkan istri kedua suaminya itu kini tengah mengandung.

Sementara Arsyad, ia sangat mencintai Aira lebih dari apapun, Aira adalah wanita muslimah yang begitu taat pada agama, orang tua, dan suami. Namun, ia terpaksa menduakan Aira karena sebuah alasan yang tak bisa ia tolak.
Apakah karena Aira yang tak kunjung hamil?
Atau ada alasan yang lain?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SkySal, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

MC Zeda Humaira #17 - Kehancuran Menanti

Aira menatap keponakannya yang bernama Tanvir itu dengan sendu, karena bocah berusia 8 tahun itu enggan berkenalan dengan Via, bahkan ia menampilkan wajah tak sukanya pada Via.

Sementara Via masih mengulurkan tangannya pada Tanvir karena ia sangat ingin berkenalan dengan kakak sepupu angkatnya itu.

"Kenapa nggak mau kenalan? Semua orang mau kenalan sama Via," ucap Via cemberut.

"Aku nggak suka sama kamu, nanti Tante Aira nggak sayang lagi sama aku, huh!" Tanvir bersandekap dan memalingkan wajahnya dengan kasar.

"Tanvir...." Tanvir langsung menoleh saat mendengar suara ibunya. "Nggak boleh seperti itu, Sayang. Via sekarang adik Tanvir."

"Iya neh, Mbak Zenwa. Tanvir nggak mau kenalan sama adiknya, Tante Aira jadi sedih," ujar Aira sambil menatap Tanvir dengan sedih yang membuat hati Tanvir langsung luluh karena ia memang sangat menyayangi Tantenya itu.

"Ya sudah, Tanvir mau kenalan, asal Tante Aira jangan sedih, ya." Tanvir berbicara dengan lembut dan itu membuat Via dan Aira merasa senang.

"Iya, Sayang. Tante nggak jadi sedih, sekarang Tanvir mau ya kenalan sama adik Via?"

Tanvir langsung mengulurkan tangannya pada Via yang membuat Via langsung tersenyum sumringah, namun saat ia hendak menyambut tangan Tanvir, Tanvir justru menarik kembali tangannya.

"Kenapa?" Tanya Via kembali sedih.

"Kita bukan mahram, nggak boleh bersentuhan," tukas Tanvir.

"Apa itu mahram?" Tanya Via, mata bulatnya itu menatap Tanvir dengan penasaran yang membuat Tanvir langsung berkacak pinggang dan melotot padanya.

"Masak arti mahram saja nggak tahu? Katanya usianya sudah 6 tahun, huh, gimana sih," sinisnya yang membuat Via semakin sedih.

"Tanvir, nggak boleh seperti itu," tegur Zenwa pada putranya itu dengan tajam.

"Iya, nggak boleh begitu sama adiknya," sambung Aira. "Kalau adiknya nggak tahu, maka sebagai kakak, Tanvir harus kasih tahu, ya?" bujuknya.

"Via nggak suka punya kakak, Ummi. Hiksss...." air mata Via langsung mengalir deras di pipinya, bibirnya sudah bergetar dan hidungnya sudah kembang kempis.

Zenwa langsung menatap Tanvir dengan tajam, sementara Tanvir justru cengengesan sambil garuk-garuk kepalanya.

"Sudah, jangan menangis," Aira menghapus air mata Via dan memeluknya, mengusap punggung anak itu untuk menenangkannya. "Kak Tanvir sebenarnya baik kok, tadi itu cuam bercanda."

"Minta maaf, Sayang," kata Zenwa dengan lembut pada Tanvir. "Kan Mama selalu bilang, sebagai laki-laki, Tanvir nggak boleh menyakiti seorang wanita, apalagi wanita itu adiknya Tanvir. Lihat! Sekarang dia sedih dan menangis, padahal tadi dia tersenyum dan terlihat sangat bahagia karena punya kakak."

Mendengar ucapan panjang lebar ibunya itu seketika membuat Tanvir hati merasa bersalah, ia pun mendekati Via yang masih di pelukan Aira. Tanvir menepuk pundak Via dengan lembut.

"Dek, maafkan kakak, ya...." Tanvir berkata dengan lembut namun Via masih menangis sesegukan, ia semakin mengeratkan lingkaran tangannya di leher Aira.

"Kakak sudah minta maaf, Sayang. Sudah, jangan menangis lagi," bujuk Aira.

Via pun melepaskan pelukan ibunya itu, ia menatap Tanvir dengan matanya yang berkaca-kaca dan isakan kecil masih lolos dari bibirnya yang bergetar.

"Maaf, ya...." Tanvir menghapus sisa air mata di pipi Via. "Kalau adek maafin Kakak, nanti Kakak kasih mainan, cokelat, es krim, apapun yang Adek minta, Kakak kasih," bujuknya yang membuat Zenwa dan Aira hanya bisa geleng-geleng kepala.

Sementara Via kini kembali tersenyum setelah mendengar janji manis Tanvir yang di umbarnya itu. "Main, yuk!" ajak Tanvir kemudian dan Via langsung mengangguk antusias.

"Anak-anak selalu bikin pusing," kata Zenwa yang membuat Aira terkekeh.

"Tapi mereka sumber kebahagiaan 'kan, Mbak?"

"Iya sih."

Sementara di luar, Arsyad dan Micheal sedang sibuk membicarakan jalannya bisnis mereka sambil menikmati kopi dan cookies buatan Zenwa.

Banyak yang mereka bicarakan hingga akhirnya entah bagaimana topik itu mengarah pada Aira.

"Hari ini aku melihat kebahagiaan yang luar biasa terpancar di mata Aira, aku yakin itu karena kehadiran Via," tukas Michael sambil tersenyum bahagia karena sang adik bahagia.

"Baru punya anak adopsi saja Aira sudah sangat bahagia, apalagi jika dia melahirkan anaknya sendiri. Aku udah nggak sabar rasanya menunggu saat itu tiba," tutur Micheal.

"Kami sudah ber-ikhtiar semampu kami, tapi mungkin Allah masih ingin melihat ikhtiar kami lebih lama," kata Arsyad.

"Aku harap segera, Arsyad. Dan aku harap, kamu tetap mendukung Aira, apalagi kamu tahu sendiri orang-orang di sekitar kita itu seperti apa. Kalau belum menikah, mereka tanya kapan menikah, apalagi seorang wanita. Kalau sudah menikah, mereka tanya kapan punya momongan, dan terus akan di tanya sampai kita punya anak. Kalau sudah punya anak, pasti di tanya lagi, kapan nambah." Micheal menghela napas berat, apalagi ia juga sering mendengar secara langsung ada yang bertanya seperti itu pada Aira.

"Aku tahu Aira juga mendapatkan pertanyaan seperti itu dan aku nggak bisa terima itu sebenarnya, karena adikku pasti sedih. Tapi aku bisa apa? Menutup mulut mereka? Aku nggak bisa, aku cuma bisa bantu do'a."

Arsyad hanya bisa tersenyum tipis mendengar kata-kata Micheal Emerson kemudian ia menyesap kopinya.

Arsyad tahu, Aira adalah permata keluarga Emerson, kesayangan mereka semua.

Sekali Aira menangis, seluruh keluarganya akan sedih. Dan sekarang, Arsyad sedang dalam perjalanan menghancurkan hati Aira yang sudah pasti akan menghancurkan hati seluruh keluarga Aira.

TBC....

1
Sandisalbiah
LUAR BIASA
Sandisalbiah
bakal seru kisah Thanvir dan Livia ini nantinya... sedari kecil aja Thanvir udah terlihat begitu posesif terhadap Via...
Sandisalbiah
emang keluarga toxic dan muka badak.. udah jelas terbongkar kedoknya pun masih kekeh dgn kesombongan mereka.. dan pak Arif tp sayang gak bijak sana sama sekali, sebagai seorang bapak.. ank salah bukan di ingatkan malah di dukung.. definisi org tua keblinger ini..
Sandisalbiah
Alhamdulillah.. bahkan kebusukan Anggun langsung terbongkar melalui dr. Tiya bahkan sebelum mereka melihat dan menemui Anggun di Bandung..
Sandisalbiah
sepertinya otak Tanvir dan otak Jibril ini ke tuker... 🤭
Sandisalbiah
detik deti mendekati eksekusi drama picisan yg Anggun ciptakan.. semoga gak ada episode tambahan yg bikin tegang otot leher karena ulahnya..
Sandisalbiah
diagnosa abi Gabriel jelas ngawur walau masuk di akal tp bagus krn dgn begitu tes DNA akan tetap di lakukan biar kebohongan Anggun segera terbongkar
Sandisalbiah
yg namanya kebohongan gak akan bisa di simpan utk selamanya... Anggun terlalu sombong kalau dia berfikir dapat memanfaatkan Arsyad dan menipunya lagi tp pasti bakal kebongkar itu kebusukannya mengingat dr. Tiya yg melakukan CS pdnya adalah sahabat ummi Firda.. kali ini harus di bui dia biar beneran jerah..
Sandisalbiah
hanya keledai bodoh yg bisa jatu di lubang yg sama dan lagi² Anggun menunjukan betapa bpdphnya dia krn egonya yg tinggi yg gampang terpancing emosinya.. tdk bercermin atau belajar dr kesalahannya di masa lalu dan kini dia akan mengulanginya lagi.. dasar keledai dungu..
Sandisalbiah
nah.. ada aroma² gak sedap plus galagat lain dr Anggun.. apa coba maksudnya bilang akalu ank adopsinya itu anaknya Arsyad dan kasih nama belakang Arsyad juga... modus baru dia ini buat menjerat Arsyad lagi.. awas aja
Sandisalbiah
pentingnya memiliki bahkan menjadi orang tua yg ber pemikirannya luas dan terbuka.. selalu memberi kesempatan buat anak utk mengungkapkan pendapat mereka bahkan memberi kesempatan mereka buat berusaha membuktikan keinginannya walau tetap harus di pantau dan di ingatkan krn emang itulah tugas org tua..dan sayang gak semua org tua bisa bersikap sebijak itu
Sandisalbiah
seorang perempuan mungkin merasa bangga kalau sudah bisa merebut perhatian, cinta dr seorang suami terhadap istri sahnya tp dia lupa.. hal papun yg di peroleh dgn cara menyakiti perasaan org lain tdk akn pernah membawanya pd kebahagiaan bahkan keberkahan... jika pun dia terlihat bahagia tp hatinya juga tdk akan pernah merasa tenang dan damai
Sandisalbiah
hanya perempuan berhati iblis yg dgn tega menyakiti perempuan lain, apa lagi ibu Arsyad ini.. jelas tau Aira itu menantu Sholeha dan sangat berbakti tp tetap menyakitinya... jelas mertua biadap yg tak berhati.. perkara cucu... ank adalah titipan , siapa dia yg bersikap seolah Tuhan menentukan nasib ank dan menantunya
Sandisalbiah
cinta tp nikah lagi...? pernikahan gak akan bisa terjadi tanpa persetujuan kedua belah pihak.. dasarnya kamu maruk, gak sabaran dan kurang bersyukur makanya tega menghianati istri sesholeha Aira... dasar plin plan..
Sandisalbiah
terkadang org ketiga dlm rumah tangga yg bisa jd penghancur justru ibu sendiri.. terlalu ikut campur urusan rumah tangga anak, ikut mengatur kehidupan ank krn merasa paling tau apa yg terbaik utk sang anak tp justru semua itu mala mendorong ank dlm jurang kehancuran..
Tatan Utari
Aduhh cerita nya menguras air mata, semangat Aira
Nova Nurdin
baaguuusss
Nova Nurdin
kok vak kenal si javeed ama arsad.... kandia pindah setwlah diownjara nusuk istrinya mikail
Saadah Rangkuti
ibu macam apa kamu, namanya aja yg bagus tp tak sesuai dgn sifat dan hatinya..😡😡
Saadah Rangkuti
padahal Aira sedang hamil jg tanpa disadarinya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!