NovelToon NovelToon
Terjerat Perjodohan

Terjerat Perjodohan

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:904k
Nilai: 4.7
Nama Author: Alif Irma

Bagaimana jadinya jika kalian tiba-tiba di jodohkan oleh kedua orang tuamu, langkah apa yang akan kalian ambil. Menerima atau menolak perjodohan tersebut!

Yuk ikuti kisah Lexa dan David yang terpaksa menerima perjodohan tersebut demi kebahagiaan kedua orang tuanya. Hingga keduanya terjerat sendiri dengan perjodohannya

Para pemeran utamanya di ambil dari sekuel cerita Mafia vs Gadis Bercadar dan Mafia Couple Love. Semoga kalian suka

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alif Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Minta apaan

Lexa memilih bersiap-siap untuk menemui ponakan kembarnya, berhubung hari ini ia harus kembali ke Negara B. Terlihat Lexa sedang duduk di meja rias sambil merapikan hijabnya, setelah di rasa cukup baik dan terlihat sempurna, Lexa beranjak dari tempat duduknya, ia pun melangkahkan kakinya mencari keberadaan David di ruang kerja untuk berpamitan terlebih dahulu.

Tok

Tok

Tok

“Masuk”ucap David dari dalam sana.

Lexa lalu membuka pintu ruangan tersebut, kemudian berjalan masuk menghampiri David yang terlihat sibuk di meja kerja nya. David langsung mengalihkan pandangannya ke arah Lexa yang berjalan anggun menghampirinya. David langsung melongo menatap penampilan Lexa yang selalu saja membuatnya tertarik.

“Aku ingin meminta izin kepada mu, aku ingin menemui si kembar, bolehkah aku meminjam mobil mu?”ucap Lexa yang berdiri di samping nya.

“Hemm, aku mengizinkan mu menggunakan mobil ku, tapi aku tidak mengizinkan kamu berkendara sendiri, biar supir pribadi papa yang mengantar mu, nanti aku menyusul mu” ucap David dingin yang memilih tidak menatap Lexa.

“Oke, nanti sore kita ke rumah bunda untuk berpamitan dan kebetulan aku ingin mengambil beberapa barang-barang ku di mansion bunda”ucap Lexa tersenyum.

“Hemm”ucap David yang melirik Lexa. David merasa aneh setiap kali melihat Lexa tersenyum.

Dia semakin cantik saja, aku bahkan tidak sengaja memujinya. Batin David.

“Kalau begitu, aku permisi dulu. Assalamualaikum”ucap Lexa, lalu membungkuk untuk meraih tangan David kemudian mencium punggung tangannya.

David hanya mampu tercengang melihat tingkah laku istrinya. Ia langsung salting saat Lexa melepaskan tanggannya hingga mendongak menatapnya. Sebuah senyuman langsung menghiasi bibirnya. Lexa mengerutkan keningnya melihat David tersenyum kepada nya. Namun ia pun cepat-cepat beranjak dari tempat tersebut.

David terus saja menatap punggung Lexa hingga tak terlihat lagi di balik pintu.

“Ada apa dengan ku, mengapa aku merasa aneh melihat wanita licik dan super galak itu”ucap David tersenyum, kemudian kembali memeriksa email masuk di laptopnya.

Konsetrasi David teralihkan saat panggilan nomor tak di kenal sedang menghubunginya. David mengacuhkan panggilan tersebut, ia yakin yang menghubunginya pasti Hanum, karena hampir setiap jam Hanum terus menghubunginya namun David terus mengacuhkannya, ia tidak ingin lagi berurusan dengan wanita yang sudah menjadi mantan kekasihnya.

Tak terasa mobil yang membawa Lexa tiba di kediaman Alexander. Lexa lalu bergegas turun dari mobil.

“Terima kasih, sudah mengantar saya pak”ucap Lexa ramah.

“Sama-sama nona, kalau begitu saya permisi dulu” ucap Supir pribadi Tuan John. Kemudian kembali melajukan mobilnya meninggalkan kediaman Alexander.

Lexa kemudian melangkahkan kakinya memasuki kediaman Alexander. Terlihat dua pelayan wanita yang tengah bekerja hanya mampu tersenyum ramah melihat kedatangan Lexa.

“Assalamualaikum bibi”ucap Lexa yang melihat kedatangan Nyonya Ratu.

“Waalaikum salam, ayo masuk nak. Ziva sudah menunggu mu di kamar si kembar” ucap nyonya Ratu tersenyum.

“Baik bi, aku ke atas dulu”ucap Lexa tersenyum.

Nyonya Ratu hanya mengangguk sebagai jawabannya, kemudian memilih berjalan ke dapur untuk menemui para pelayan yang tengah sibuk menyiapkan makan siang untuk keluarganya.

Lexa bergegas memasuki lift yang akan membawanya ke lantai tiga. Pintu lift terbuka dengan cepat Lexa keluar dari lift tersebut, untuk segera menemui ponakan kembarnya.

“Permisi, assalamualaikum”ucap Lexa tersenyum yang berdiri diambang pintu kamar.

Ziva langsung tersenyum melihat kedatangannya. “Waalaikum salam aunty”ucap Ziva yang tengah menyusui baby lia. Lexa lalu menutup dengan hati-hati pintu kamar tersebut, kemudian menghampiri mereka. Lexa meletakkan bingkisan untuk ponakan kembarnya berupa baju baby dan perlengkapan bayi lainnya.

“Bagaimana kabar kalian”ucap Lexa yang duduk di samping Ziva.

“Alhamdulillah, kabar kami baik aunty, adelio dan adelia tidak rewel lagi dan sudah pandai menyusui. Selamat ya aunty atas pernikahannya, maaf kami tidak sempat datang d acara bahagia aunty”ucap Ziva tersenyum sambil mengusap rambut adelia.

Lexa hanya mampu tersenyum, ia pun memilih menggendong adelio yang tengah berbaring di tempat tidur. Lexa begitu pandai menggendong bayi dua bulan itu.

“Apa lio sudah kenyang bunda Ziva”ucap Lexa yang menatap baby lio yang terus mengusap wajahnya.

“Baby lio baru selesai menyusui, sekarang giliran adiknya yang menyusui” ucap Ziva tersenyum.

“Kamu sudah pandai menggendong baby lio, sepertinya kamu sudah cocok menjadi ibu dan tidak lama lagi adelio dan adelia punya sepupu” ucap Ziva diselingi gelak tawa.

Lexa hanya mampu tersenyum, kemudian mencium pipi gembul baby lio. Semua wanita pasti ingin menjadi seorang ibu, termasuk dirinya. Namun ia tidak ingin gegabah ataupun terburu-buru dalam menjalin hubungan rumah tangga bersama seorang lelaki play boy. Hanya sebuah perjodohan hingga akhirnya ia mengikat janji suci bersama lelaki tersebut yang sudah berstatus sebagai suaminya.

“Hari ini aku akan kembali ke Negara B, mungkin sebulan sekali aku akan menemui kalian”ucap Lexa yang tengah menatap wajah baby lio.

“Buru-buru sekali mbak, sempatkan lah waktu mbak untuk berbulan madu dan jalan-jalan bersama dengan kak David, agar rumah tangga kalian semakin harmonis, maklum kalian kan baru akrab dan sekalian sebagai awal pendekatan”ucap Ziva yang melirik Lexa yang sangat tahu betul tentang perihal Perjodohan kakaknya.

“Pekerjaan kantor begitu banyak dan kami belum merencanakan untuk memiliki momongan secepatnya. David juga tidak memiliki banyak waktu untuk merencanakan berbulan madu, apalagi sekedar jalan-jalan. Seiring berjalannya waktu, kami pasti mulai dekat” ucap Lexa sambil menatap adik angkatnya.

“Aku hanya doain mbak, agar rumah tangga mbak selalu diberikan kebahagian”ucap Ziva tersenyum yang tidak ingin ikut campur urusan rumah tangga kakak angkatnya.

“Makasih, semoga rumah tangga kalian juga selalu bahagia tanpa adanya masalah”ucap Lexa tersenyum. Ziva ikut tersenyum melihat raut wajah kakak angkatnya yang terrlihat biasa-biasa saja menjalani kehidupan barunya.

Kini lexa sudah duduk tenang di dalam mobil David, wajahnya terlihat di tekuk. David yang mengemudikan mobilnya sesekali melirik Lexa untuk menyaksikan langsung wajah kesal Lexa. Sebenarnya Lexa masih ingin berlama-lama bersama ponakan kembarnya, namun David begitu cepat menjemputnya di kediaman Alexander.

“Wajah mu tambah jelek jika di tekuk seperti itu”ucap David tersenyum sinis yang sengaja meledek Lexa.

“Biarin, aku senang jadi jelek agar orang-orang seperti mu tidak mengganggu ku”ucap Lexa yang mengalihkan pandangannya menatap keluar jendela.

David hanya mampu tersenyum tipis mendengar ucapan Lexa, Lexa benar-benar lawan bicara yang handal, apapun yang ia lontarkan pastinya jawaban Lexa selalu saja menentang atau menyindirnya.

Kini mobil yang membawa mereka tiba di mansion orang tua Lexa. Lexa bergegas turun dari mobil dan langsung melangkahkan kakinya memasuki kediaman orang tuanya. David segera menyusulnya, ia pun ingin terlihat harmonis di depan keluarga Lexa.

“Jangan seperti ini, perlihatkan acting mu nona Lexa”ucap David yang meraih tangan Lexa, seketika Lexa menghentikan langkahnya.

David lalu menggandeng tangannya dan berjalan bersama-sama menemui keluarga Lexa yang tengah asyik mengobrol bersama di ruang keluarga. Lexa hanya mampu mengikuti permainan David dan tidak ingin membantahnya lagi. Lexa kembali mengucapkan salam kepada orang tuanya.

“Kalian semakin akrab, ayah senang melihat kalian seperti ini. Ternyata ayah dan tuan John tidak salah menjodohkan kalian”ucap Tuan Alvin dengan senyum bahagia menghiasi bibirnya.

Lexa dan David hanya mampu tersenyum, kemudian memilih duduk di sofa untuk mengobrol bersama.

“Apa kalian tidak memiliki rencana untuk berbulan madu terlebih dahulu sebelum kembali ke negara B”ucap Tuan Alvin.

“Tidak ayah, pekerjaan kami tidak bisa di tinggalkan saat ini, iyakan mas David”ucap Lexa tersenyum yang berhasil memanggil David dengan embel-embel.

“Setelah ini, kalian memilih tinggal di mana?”ucap Nyonya Ira yang meletakkan cemilan di atas meja.

“Kami sudah putuskan bersama, Lexa akan tinggal di apartemen ku bunda”ucap David cepat. Padahal sama sekali ia tidak pernah membicarakan masalah tersebut.

Lexa langsung meliriknya dengan tatapan tajam, sedangkan David hanya mampu tersenyum kemenangan menatap istrinya.

“Oh baguslah, bunda sangat setuju. Sudah sepatutnya seorang istri mengikuti kemana pun suaminya pergi. Termasuk tinggal bersama untuk menjalin sebuah bahtera rumah tangga yang sakinah mawadah warohmah”ucap Nyonya Ira yang sangat setuju.

“Ayah juga sangat setuju, mulai sekarang suami mu yang akan menanggung semua kebutuhan mu nak. Kalian harus saling mengasihi dan saling percaya, tidak boleh ada yang namanya sikap egois di dalam hubungan rumah tangga kalian. Ayah sangat percaya kepada kalian bisa mengarungi bahtera rumah tangga kalian dengan baik dan hidup bahagia”ucap tuan Alvin dengan wejangannya.

“Baik ayah”ucap Lexa. Lalu menghambur memeluk ayahnya.

Lexa dan David bergantian memeluk kedua orang tua Lexa sebagai tanda perpisahan mereka. Kemudian mereka berjalan bersama-sama menuju pintu utama.

“Jangan lupa hubungi bunda jika kamu sudah sampai nak”ucap nyonya Ira yang merangkul putrinya.

“Iya bunda”ucap Lexa tersenyum dengan mata berkaca-kaca.

“Salam sama papa, aku tidak sempat bertemu dengan papa”ucap Lexa tersenyum.

“Nanti ayah sampaikan, papa mu ada urusan di luar kota, mungkin beberapa hari lagi ia akan kembali” ucap tuan Alvin.

Lexa tersenyum dengan anggukan pelan, kemudian memilih masuk ke dalam mobil. David masih memasukkan koper Lexa di bagasi mobil, kemudian ia pun bergegas masuk ke dalam mobil untuk menyalakan mesin mobilnya. Terlihat David sudah siap mengemudikan mobilnya. David tersenyum ramah dengan sedikit anggukan melihat orang tua Lexa, lalu mulai melajukan mobilnya meninggalkan kediaman orang tua Lexa.

“Mengapa kamu berkata seperti itu di depan ayah dan bunda” ucap Lexa yang tengah bersandar.

“Terus aku harus jawab apa, lagian kamu tahu sendiri kita sepasang suami istri. Dan sekarang kamu menjadi tanggung jawab ku. Kemana pun aku pergi kamu sebagai istri harus ikut dengan ku, termasuk tinggal di apartemen ku”ucap David yang tampak fokus mengemudikan mobilnya.

“Aku tau, tapi jika kamu membawaku ke tempat maksiat aku tidak akan pernah ikut dengan mu” ucap Lexa tersenyum sinis yang kembali menyindir suaminya.

“Aku juga tidak akan pernah membawa mu ke tempat tersebut dan aku tidak akan lagi menginjakkan kaki ku di tempat tersebut. Kamu hanya perlu bersiap-siap untuk melakukan perjalanan surgawi bersamaku dan akan ku pastikan kamu tidak akan pernah bisa berjalan setelah itu ”ucap David dingin dengan seringai licik di wajahnya.

Lexa langsung terkejut dengan ucapan David yang mulai mengarah tidak jelas. Membuatnya jadi kesal ingin menjawab seperti apa.

“Jangan percaya diri dulu, belum tentu aku mau melakukan perjalanan seperti itu bersama mu” ucap Lexa berdengus kesal.

David tersenyum sambil menyentuh dagunya, kemudian kembali melirik Lexa.

“Kita lihat saja nanti, siapa yang meminta duluan” ucap David yang kembali memancing Lexa dengan ucapan konyolnya.

“Minta apaan, yang jelas aku tidak pernah meminta-minta kepada siapa pun”ucap Lexa ketus yang bermasa bodoh.

David hanya mampu tergelak tawa sambil terus mengemudikan mobilnya, sungguh membuat Lexa kesal membuatnya merasa senang.

"Minta itu loh, kamu pasti tau, masa wanita berpendidikan seperti mu tidak tau urusan hubungan suami istri"ucap David cepat yang kembali bertingkah jail.

Lexa langsung mengalihkan pandangannya dengan tatapan tajam sambil menaikkan kepalan tangannya. David langsung tertawa terbahak-bahak melihat reaksi Lexa yang begitu berlebihan namun terlihat menggemaskan.

Bersambung.....

1
Febby fadila
🤣🤣🤣🤣🤣 mantul betul Alexa,
David CEO bodoh nggak tau klw Hanum lagi enak² sama kekasih gelapnya
Febby fadila
semoga lexa nggakbkalah sama david
Febby fadila
keren suka kali sama karakternya lexa, jangan di ubah ya thor
Febby fadila
sungguh kasihan sekali lexa Thor 😭😭
Febby fadila
mantap lexa jangan pernah tunduk sama playboy cap gajah modelan David 🤣🤣🤣
Febby fadila
paling benci klw pemerannya lakinya playboy bgni, nanti waktu sdah mulai cinta masa datang bertubi² dari masa lalu alias pelakor
Febby fadila
David minta dihajar rupanya
Febby fadila
tunggu kau akan menyesal David jika tau kelakuan Hanum yg sebenarnya
Febby fadila
ya elah david mau main² sama tuan Alvin rupanya
fatin Rahman
28/12/2025 Ahad di Sandakan
fatin Rahman
16/12/2025 Isnin
only.me0309
Kandungan 5minggu , perut sudah menonjol ya?
only.me0309
apakah lexa hamil?
only.me0309
menjabat tangan.. emang pakai tangan kiri ya???
only.me0309
tuan alvin dan bunda.. keluarga angkat kah?? bukan ke riko itu pak supir??
Febby fadila: iya kak
total 1 replies
ngabdul salah
Lumayan
Kumala Sari
visual hanum kurang cocok thor
arzetti azra
Luar biasa
Ita sweet
seru banget thor
kinan kinan
Sukses thor...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!