Olivia Chalondra wanita cantik yang masih menempuh pendidikan SMA di salah satu sekolah favorit daerahnya harus menerima perjodohan dengan seorang pria bernama Abian Laksmana Nugroho seorang CEO muda, bertalenta dan berkharisma.
Setelah perjodohan selesai, Olivia dikejutkan dengan kepergian mama nya menuju kehidupan yang lain. Masalah demi masalah kian hadir, dari penghianatan dan kehilangan semua telah dilalui oleh Olivia dengan masalah yang terus menerus terjadi malah membuat keadaan rumah tangga Olivia dan Abian semakin membaik dan saling mendukung. Hingga tanpa mereka sadari Bumbu cinta telah hadir menemani.
-
Ada saatnya semua yang hilang akan digantikan dengan yang lebih baik berkali lipat, walau terkadang yang datang tidak akan pernah sama dengan yang telah pergi tetapi yang datang akan jauh lebih baik jika kita mau menghargainya, Aku Abian mencintaimu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dwi.msari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Malam Pertama Abian dan Olivia
Oliv membersihkan dirinya dan mengganti pakaian . Oliv merasa senang sekali karena kejutan tadi membuatnya tidak berhenti-henti nya tersenyum dan hingga ada seorang yang datang.
Tokk....
"Non ini ada paketan untuk non"kata bibi
"Dari siapa bi?" Tanya Oliv dari dalam kamar karena masih baru selesai mandi .
"Gak tau bibi, gak ada disini namanya "
Oliv berjalan ke arah pintu dan membukanya .
"Mana bi?
"Ini , coba aja dibuka non Oliv"
"Iyaudah bi , terimakasih ya" ucap Oliv tersenyum
Dan bibi mengangguk dan berlalu pergi meninggalkan Olivia yang masih berdiri memperhatikan paketan tersebut Olivia menutup pintunya dan berjalan ke arah kasur untuk membukanya .
Ada sebuah bunga indah beserta coklat dan boneka.
"Dari siapa sih ini ,eh ternyata ada suratnya"
Olivia mengambilnya dan membacanya
Happy birthday Olivia Chalondra ❤️
From :Arga
Oliv hanya memasang wajah datar ketika melihat ada gambar hati disuratnya.
"Apaansih Arga ,ternyata ini yang dimaksud nya kemarin tapi kok bisa dia tau ulang tahun gue ya" tanyanya pada diri sendiri .
Dan Oliv mengingat hadiah pemberian dari Abian dan mencari ditasnya setelah ketemu langsung ia bawa keatas kasur lagi dan membukanya.
"Wow cantik banget " ucap Oliv
Ada sebuah kalung indah dengan permata kecil sebagai hiasannya .
Oliv sangat menyukainya dan terus memandang kalung itu.
Tingg ...
Suara pertanda ada WhatsApp masuk, Oliv langsung buru-buru membukanya
Abian
Kalau suka dipakai! jangan dipandangi doang kek orang dungu!!.
Oliv kaget kenapa dia bisa tau kalau Oliv hanya terus memandanginya ,Oliv berjalan kesana kemari mengecek apa ada Abian dikamarnya ternyata tidak ada dan dia berjalan keluar kearah balkon kamar yang ternyata juga tidak ada .
"Hei dia tau dari mana ,astaga " ucap Olivia bergidik ngeri
Oliv
Siapa yang senyum pede banget masnya
Abian
Udah mas-mas aja nih ,ngebet ya pengen manggil mas
Oliv
Dih apaansi Lo ,dalah gue mau tidur
Eh tapi bye the way thankyou ya buat kejutannya tadi 😊
Sesudah mengetik pesan tersebut dan mengirimnya Olivia langsung memejamkan matanya dan tertidur dengan wajah tersenyum .
...----------------...
Abian berdiri diatas balkon kamarnya , menghirup udara yang kian semakin dingin karena waktu sudah menunjukkan pukul 23.15 . Abian masih memikirkan kejadian tadi , dia bingung dengan hatinya sendiri dia seperti merasa tidak ingin kehilangan senyuman Olivia , dan dia juga memikirkan apa yang harus dia lakukan ketika telah menikah dengannya nanti ,apa akan terus-menerus berdebat seperti biasanya ? Ah ntahlah.
Drrrrttt...
Drrrtt.....
Telephon Abian berbunyi yang merupakan panggilan dari Ansel
📞
Hallo Abian " ucap Ansel
"Hmmm" jawab Abian
"Elo ngapain? Gue ganggu gak?" Tanya Ansel
"Ada apa?"
"Elo yakin mau nikah sama Olivia?"
Abian mengernyitkan dahinya karena pertanyaan dari Ansel
"Yakin ,kenapa?"
"Kalau menurut gue Lo gak cocok sih sama Oliv apalagi dia masih sekolah dan terlalu muda buat Lo apalagi Oliv kurang pantes buat Lo "
"Jadi menurut Lo gue udah aki-aki gitu?"
"Ya bukan gitu maksud gue , kenapa Lo gak nyari yang seumuran sama Lo aja sih?" Tanya Ansel
"Tapi ini juga bukan urusan Lo si Ansel , dan apalagi gue gak butuh pendapat Lo " ketus Abian dan langsung mematikan telephonnya.
Wajah Abian saat ini sedang menunjukan wajah yang tidak bersahabat , dia sangat membenci ketika ada yang menyebutkan nama Olivia dengan mengkaitkannya dengan hal yang tidak baik , dia mengepalkan tangannya .
"*****"
Abian langsung masuk kedalam kamarnya dan menutup kuat pintu yang terhubung dengan balkon kamarnya itu .
Dan dia langsung menuju kamar mandi untuk mencuci muka dan meredakan emosinya , setelah itu ia langsung berjalan ke kasur dan tertidur .
...----------------...
Hari pernikahan berlangsung , karena Olivia masih sekolah maka acara dibuat sangat tertutup dan hanya melangsungkan akad saja dan tidak ada resepsi apapun , para orang tua setuju resepsi diselenggarakan besar-besaran ketika Olivia telah lulus .
Olivia tidak mengambil pusing tentang acara pernikahannya ini , dia hanya ingin pernikahan ini tertutup untuk publik dan beritanya tidak tersebar kemanapun dia tidak ingin disangka hamil diluar nikah ataupun cacian lainnya yang akan dilayangkan kepada dirinya .
Akad dilangsungkan di kediaman Olivia , dengan menghadirkan penghulu ,keluarga dekat dan saksi lainnya dan para sahabat Abian ataupun Olivia juga tidak hadir ,karena Mella yang harus sekolah karena alasan tertentu yaitu agar siswa siswi sekolah nya tidak ada yang curiga sedangkan Dion dan Helmi harus bekerja di perusahaan mereka masing-masing sebenernya mereka ingin datang hanya saja Abian melarangnya ,mereka hanya boleh datang di acara resepsinya aja .
...----------------...
Setelah acara akad tadi selesai maka sudah resmi Olivia menjadi istri dari Abian Laksmana Nugroho .
Olivia membersihkan dirinya didalam kamar mandi pribadinya dan setelah selesai ada yang mengetuk pintu kamarnya dan Olivia berjalan membuka pintunya dengan posisi Olivia masih memakai handuk saja untuk menutupi tubuhnya.
Ceklek ....
"Astaghfirullah , ngapain Lo kesini"ucap Oliv dengan spontan kembali menutup pintunya dan membantingnya .
"Ya gue mau tidur lah ,apaansih Lo" ucap Abian
"Ngapain tidur disini , dikamar tamu aja gila Lo ya" ucap Olivia masih dibalik pintu
"Lo mau didatengi papa karena nyuruh suami Lo tidur diruang tamu?" Tanya Abian
Oliv tersadar bahwa sekarang Bian telah menjadi suaminya dan menepuk jidatnya .
"Ah iya bentar ,gue mau pakai baju dulu"
"Cepetan " ujar Abian
Oliv cepat-cepat memakai bajunya dengan baju tidur yang panjang dan tertutup tidak seperti biasanya yang hanya memakai baju tidur dengan celana pendek karena ia takut Abian melakukan hal yang aneh-aneh padanya .
Setelah selesai Olivia langsung membuka pintunya dan terpampang jelas Abian dihadapannya ,Abian menatap datar Olivia dan langsung masuk kedalam kamarnya dan tertidur di atas kasur .
"Hei enak aja disofa, sana tidurnya ini kan kasur gue " ujar Olivia
Abian tidak menanggapinya yang membuat Olivia kebingungan , dan akhirnya Olivia mendorong tubuh Abian keujung kasur sebelah kanan dan membuat pembatas menggunakan guling setelah menurutnya aman akhirnya dia memutuskan untuk tidur juga karena telah merasa sangat kelelahan .
Olivia terbangun saat tubuhnya terasa berat , dan kaget saat mengetahui Abian memeluknya dari belakang yang sontak membuat Olivia membuang tangan Abian dan bangkit dari tempat tidur.
Karena tingkah Olivia akhirnya Abian terbangun dan mengucek-ngucek matanya . Dengan sedikit cahaya matahari mengenai wajah Abian membuat tingkat ketampanannya semakin tidak manusiawi yang membuat Olivia terus memandanginya .
"Ngapain mandangin gue seperti itu , kagum yaa " ucap Abian dengan tingkat pede yang luar biasa
"Dih ,yakali kagum" ucapnya seperti jijik dan langsung melengos pergi kekamar mandi .
Abian hanya tersenyum dan terus memandang Olivia yang berjalan ke arah kamar mandi hingga tidak terlihat lagi .
...----------------...
**Hai buat para Readers tersayang💖
Terimakasih telah membaca novel saya , mohon sarannya apabila ada yang kurang dan juga mohon dukungannya yaa
berupa Like , Komentar, Vote dan juga favorit nya yaah .
karena itu sangat berarti besar dan dapat memotivasi saya untuk terus berkembang ❤️🌹😊**
salam kenal
mampir baca ya
salam di batas cakrawala