NovelToon NovelToon
KSATRIA LANGIT NUSANTARA

KSATRIA LANGIT NUSANTARA

Status: tamat
Genre:Komedi / Action / Petualangan / Pendekar / Dan perjuangan hegemoni / Barat / Tamat
Popularitas:135k
Nilai: 4.7
Nama Author: BE SA

Petualangan anak yang terlahir dari batu bintang bharatayudha yang jatuh dari langit, membawa malapetaka dan anugrah

Wijaya kusuma harus melawan saudara kembarnya sendiri yang menebar teror di benua nusantara.

Bahagia, senang, sedih, haru, penyesalan dan juga kemalangan semuanya menjadi satu di dalam hati Wijaya Kusuma.

Akankah berhasil mengalahkan saudara kembarnya atau bahkan dirinya ikut terjerumus sama seperti saudara kembarnya menebar teror.

Arc 1 kekosawaan Majapahit
Arc 2 kekosawaan Siliwangi
Arc 3 kekosawaan kutai kertanegara
Arc 4 kekosawaan papiva nagana
Arc 5 kekosawaan tri nusa dua bali
Arc 6 kekosawaan Sriwijaya
Arc 7 kekosawaan giwa pranala

Setiap arc rencana 100 chapter

update di usahakan sehari 1 kali pada pukul 20.00

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon BE SA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KEMBALI PULANG

Tiba-tiba ada petir berwarna kuning menyilaukan sangat besar menggelegar seperti auman naga besar mengamuk, menyambar tubuh Wijaya Kusuma.

JDAAAAAAAARRRRRRR...

Seluruh baju yang wijaya kenakan hancur luluh jadi debu, wijaya tidak memakai benang sehelai pun. Tubuh yang hitam gosong yang masih melayang, hanya mahkota emas berkilau yang masih ia kenakan.

Tanda segel bulatan kepala naga di punggung, kening dan punggungnya muncul bersinar terang. Aura kuning menyelimuti tubuh Wijaya, tomoe di pupil matanya kini bertambah warna dari dua warna, merah dan jingga, Kini tiga warna merah, jingga, serta Kuning. Bulu dikeningnya juga kini bertambah berwarna seperti warna tomoenya. Tubuhnya kembali memutih perlahan, seluruh luka bakar yang terkena petir kuning juga perlahan sembuh.

Tinggi badanya naik jadi 185 centimeter, otot-ototnya bertambah kuat dengan dada bidang dan perut eight pack. Pupil matanya kuning mengkilap ada garis vertikal hitam dikelilingi 7 tomoe berwarna kuning, Luzion aksa (mata ilusi) aktif.

Mahkota kurusetra bhrevara bersinar terang mengeluarkan aura emas dan menyelimuti tubuh Wijaya Kusuma,"SRIIING." Muncul jubah berwarna emas telah terpakai di tubuh Wijaya Kusuma, menambah kesan wibawa dan elegan serta berkharisma tinggi layaknya seorang kaisar semesta.

BAM...BAM...BAM...

Wijaya Kusuma naik tingkatan Bintara Asor.

Wijaya Kusuma naik tingkatan Bintara Baharu.

Wijaya Kusuma naik tingkatan Bintara Inggil.

Awan kembali cerah dan Wijaya pun kembali turun perlahan sangat berwibawa, aura maheswaranya terpancar kuat. Bukan hanya mengintimidasi namun juga menghangatkan.

Semua Maung Lodaya termasuk Maung Bodas berlutut dan menundukan kepala.

"HORMAT PADA YANG MULIA PRABU!, HIDUP YANG MULIA PRABU!, KAMI BERSUMPAH SETIA PADA YANG MULIA PRABU WIJAYA KUSUMA!" teriak Maung Lodaya penuh semangat dan hormat serentak.

"Berdirilah!" perintah Wijaya Kusuma.

Semua Maung Lodaya berdiri, " Ini adalah takdir dewata agung, Aku berjanji sumpah setia pada saudaraku semua, Aku Wijaya Kusuma akan membuat sebuah tempat yang bisa menjadikan kebahagiaan, keamanan, dan kesejahteraan untuk kita semua. Dan aku berjanji aku akan melindungi kalian semua saudaraku!" pidato Wijaya Kusuma.

"HAH, HIDUP YANG MULIA PRABU WIJAYA KUSUMA!" teriak para Maung Lodaya dengan penuh suka cita.

Semua persediaan makanan dan harta perbendaharaan kerajaan menumpuk di depan halaman, sekarang Wijaya yang menjadi raja maka ia yang bertanggung jawab. Wijaya tak ingin merepotkan saudara Maung Lodayanya, maka harta itu Wijaya simpan semua di ripela aksanya.

"Mari kita menuju area perbatasan kerajaan Brabang Sari," perintah Wijaya.

"HAAH," Wijaya dan rombongan para Maung Lodaya berangkat menuju perbatasan, ada total 10001 maung Lodaya termasuk Maung Bodas dan 1 Wijaya.

Suara gemuruh terdengar keras sepanjang alas apuy penangsang layaknya gemuruh peperangan yang besar. Semua burung-burung kecil semuanya terbang dalam ketakutan.

"BRUG...BRUG..BRUG...BRUG...BRUG...BRUG...

Jarak antara perbatasan dan bagian luar alas apuy penangsang dipisahkan padang rumbut dengan luas 1 kilometer persegi.

Ketika berjarak 1 kilometer dari perbatasan, bergawa sura yang sedang mengintai dengan teropongnya terkagetkan dengan adanya ribuan Maung Lodaya keluar dari bagian luar alas apuy penangsang yang menuju pos penjagaan, bargawa sura langsung membunyikan kentongan.

TONG.TONG.TONG.TONG.TONG.TONG..

Pintu gerbang perbatasan di tutup, ksatria binting melaporkan pada balakosawa sarja apa yang terjadi.

"Sialan!, kenapa terjadi secepat ini. Seharusnya penyerangannya 5 hari lagi. Meminta bantuan ke istana pun tak akN sempat lagi. Siapkan diri kalian, meskipun kita mati tapi matilah sebagai seorang ksatria!" seru Sarja.

"Sendiko, gusti balakosawa!" ucap serentak para prajurit. Mereka sudah bersiap, para bargawa sura sudah siap membidik, jarak tembak panahnya 500 meter, bergawa slira sudah siap membidik, jarak tembak panahnya 300 meter dan bargawa pun juga sudah siap dengan jarak tembak panah 100 meter. Sarja pun naik ke atas menara pengintai melihat situasi yang terjadi dengan teropong pengintai.

Setelah jarak rombongan maung lodaya sudah sampai pada titik 550 meter, Wijaya yang di depan melambaikan tangannya sebagai isyarat untuk berhenti. Semua rombongan maung lodaya pun berhenti, karena dari jarak jauh Wijaya sudah memperhatikan para bergawa di menara sudah siap menembakan panah.

Sarja yang yang sedang meneropong pun kaget kenapa ribuan maung lodaya berhenti, kemudian ia memperhatikan ada seorang pemuda berjubah emas dan memakai mahkota emas, yang menaiki salah satu maung lodaya yang sangat besar melambaikan tangan dan turun dari punggung salah satu maung lodaya.

"Sepertinya itu pemimpin mereka, tapi seorang manusia sungguh aneh," gumam Sarja.

Para bergawa dan ksatria semuanya tetap bersiaga. Sarja turun dari menara pengintai, dan berdiri di depan pintu gerbang perbatasan.

Wijaya langsung melesat sangat cepat,"SHUA." Setelah energinya naik tahapan ke chi Chakranya naik 60% mana 40% dan Chi 20%, kecepatan, pertahanan, stamina dan daya rusaknya juga meningkat tajam. Ditambah wiel aksa sudah aktif automatis tanpa harus merapal ajian cukup dengan perintah pikiran aktif maka akan aktif sendiri.

Tiba-tiba muncul di depan Sarja, "kakek aku kembali!". Wijaya sambil langsung mencium punggung tangan Sarja.

"EEEEEEH, copot-copot eh copot anunya copot!" Sarja sangat terkejut sampai-sampai jantungnya seperti mau copot.

Sarja memperhatikan dari ujung kepala sampai ujung kaki mengingat-ingat siapa dirinya, begitu pula semua ksatria dan para bergawa juga bingung siapa yang berada di depan mereka.

Perubahan Wijaya Kusuma terlalu signifikan dengan rambut acak panjang, pupil mata kuning bergaris vertikal hitam, tubuhnya lebih tinggi dari sebelumnya, wajahnya juga semakin tampan dan kulit putih bersih mengkilap bagaikan dewa. Dengan mahkota emas dikepalanya menambah kesan bak raja sangat berwibawa dan berkharisma.

Akhirnya Sarja ingat, "Wijaya Kusuma!, dasar bocah gemblung, baru kemarin kamu pergi malah berubah drastis seperti ini, bikin jantung kakek mau copot saja, mari masuk ke dalam!" seru Sarja.

Wijaya menyerahkan surat permintaan dari kerajaan siluman Maung Bodas, dan menceritakan dari awal sampai akhir, bahwa Wijaya telah menjadi raja mereka.

"Baik, kakek mengerti tapi-," ucap sarja ragu.

"Aku mengerti kakek, ini akan membuat penduduk Brabang Sari ketakutan. Percayalah jika ada yang macam macam aku akan membunuh mereka semua setelah itu kakek raja bisa memenggal kepalaku sebagai jaminannya," tegas Wijaya.

"Baik, kakek mengerti!" ucap Sarja.

Mereka pun kembali ke pintu gerbang perbatasan dan membuka pintunya,"KRIEEEETG".

Wijaya mengirimkan perintah melalui telepati pada Maung Bodas, " silahkan bergerak!". Setelah luzion aksa aktif Wijaya bisa mengirimkan telepati kepada hewan kontrak abadinya.

Para maung lodaya yang dipimpin Maung Bodas bergerak menuju pintu gerbang perbatasan, "GRUDUG...GRUDUG...GRUDUG..."

"Turunkan senjata kalian!" perintah sarja.

Para ksatria dan bergawa menurunkan senjata mereka namun masih ada rasa takut serta khawatir.

Seakan wijaya bisa membaca pikiran mereka berkata dengan mata yang tajam, "Tenanglah!, mereka semua saudaraku, jika mereka berani menyerang kita maka aku akan membunuh mereka, dan aku siap di penggal oleh kakek raja."

"Mengerikan sungguh mengerikan pangeran ini, mata itu, mata itu!" seru para ksatria serentak dalam batin mereka.

10.001 maung lodaya memasuki pintu gerbang perbatasan, Maung Bodas pertama kali melewati pintu gerbang perbatasan.

"Selamat,selamat!" gumam kedua ksatria binting.

Aura kuning menyelimuti tubuh Maung Bodas, disusul para mau lodaya yang telah melewati pintu gerbang perbatasan. Semua maung lodaya sudah melewati pintu gerbang perbatasan, tubuh mereka diselimuti aura kuning tebal, mereka semua telah berbaris rapi.

Tiba-tiba.

POFF...POFF...POFF...POFF...POFF...POFF...

Terima kasih para readers masih setia membaca Novel pertama author Ksatria langit nusantara.

mohon maaf jika tulisannya masih amburadul, masih terus memperbaiki.

Semoga para readers bisa menikmatinya.

Yuk nikmati membaca sambil minum kopi jeng gorengan singkong.

Mohon dukung author dengan memberikan like koment dan gift jika berkenan. jika suka silahkan klik tombol favorit.

1
Putra_Andalas
jujur... gua unyeng² baca NAMA JURUS-JURUS nya.. mana panjang² lagi...ora Mudeng aq 😵
Putra_Andalas
Makian emak-emak ini mah...😂
Putra_Andalas
Ajian AKSAMALA BAUREKSA 💥
hari hujianto
bagus
glanter
gmn akhirnya thor...
masih tanda tanya??????
glanter: semangat terus thor.....berjuanglah💪💪💪💪
total 2 replies
glanter
hehehe.....bukanya kamu udah pernah nyoba dian nitami
glanter
ajian meniru minato.....😂😂😂😂
glanter
jurus hokage ke4
glanter
thor....coba kurangi atau dihilangkan teks cerita sebelumnya untuk ep berikutnya....
glanter
carbarreus....
glanter
bakalan menjadi langka harimau dan tikus
glanter
byakugan....
glanter
lembah rawa
Wong kam fung: y k wkkkk
total 3 replies
glanter
menarik.....lanjut
glanter
aku teringat akan perjalan sabrang....pendekar naga emas
glanter
😂😂😂
glanter
semoga ketemu raden sabrang
glanter
semoga tetap semangat
glanter
👍👍👍👍💪💪💪💪
glanter
maklum dech ayahanda, selendangku disembunyikan jaka tarub.....😂😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!