bertemunya gadis tomboy yang memiliki paras yang cantik dan ketua OSIS dingin yang menjadi idola di sekolahnya yang tidak sengaja yang membuat sang ketos merasakan jatuh cinta kembali
gadis yang mempunyai paras yang sama dengan mantan kekasih yang lama telah pergi membuat sang ketos tak ingin melepaskannya lagi, bagaimanakah sang ketos untuk menaklukkan hati sang gadis dengan sikap dinginnya ?? akankah sang gadis akan menjadi miliknya atau sebaliknya ??
ayo jangan sampai ketinggalan dengan kisah cinta sang Arga ketua OSIS dingin dengan Aleandra gadis tomboy berparas cantik jelita
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miftahul Ilmiya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
first kiss
Arga
"Gila ..... gue bisa beneran gila karena loe Aleandra!! kenapa hati dan bibir gue ngak bisa bekerjasama sih, hati gue ngerasa ingin sekali bicara padamu bahwa gue sayang sama loe Lea tapi kenapa bibir ini kaku saat di depan loe !! gue ngak rela loe di miliki orang lain Lea gue ngak rela"
aku meremas keras rambutku dan kupejamkan sejenak kedua mata ini namun bayangan Aleandra masih berputar dalam otak ini bayangannya selalu menghantui ku
ya gue sangat menyayangi Aleandra
Aleandra yang manis
Aleandra yang cantik
Aleandra yang emout
Aleandra yang penuh tantangan
Aleandra yang penuh semangat
Aleandra yang penuh genius
Aleandra yang jago masak
ya gue sangat ingin memilikinya meski sikapku sangat dingin padanya itu karena gue tak mau terlihat bucin didepannya
Bodoh emang bodoh sekali gue sudah tahu dia depan mata tapi kenapa nih bibir kaku, kenapa gue ngak bisa bilang padanya jika aku suka padanya bego banget emang gue, rasanya gue seperti lelaki pecundang dalam urusan cinta gue emang ngak ahli dalam urusan cinta
...----------------...
pagi di sekolah waktu istirahat gue di ruang OSIS gue dan temen-temen lagi sibuk semua untuk mempersiapkan pelantikan OSIS 2 hari lagi nanti,
kudengar dari dalam suara Aleandra memasuki ruang OSIS dia memanggil ku , lalu aku menghampirinya aku menatap wajahnya dalam , rasanya aku ingin sekali mencubit pipinya aku sangat gemas padanya namun itu dalam hati ku guys , aku tak seberani itu di depannya aku memang sangat jail padanya aku terkadang senang sekali jika dia marah-marah ngak jelas padaku karena ulahku,itu adalah salah satu hiburan untuk ku
" iya Lea ada apa nyari gue !! loe kangen ya sama gue !! ucapku jail padanya, aku ingin lihat bagaimana reaksi sikapnya padaku
" ini gue nyerahin yang semalam, " sewot Lea , dia terlihat kesal dengan ucapan ku barusan itu sangat terlihat jelas dari raut wajahnya yang mendadak merah seperti tomat
" Oooohw" kataku singkat!! ia beranjak mau pergi dari ruang OSIS namun lengannya ku pegang ia kutarik untuk mengikuti kemana arahku berjalan, egois ?? ya emang sedikit kulihat ia sangat marah ketika lengannya kutarik
" lepasin kak, "
" udah diem aja, kalau loe Masi berontak mau loe gue cium disini ?? ucapku asal yang langsung mendapat plototan darinya
" Oooh mau cium gue "?? ya udah cium aja kalo berani tantangnya, entah ngak ada angin ngak ada hujan dan setan apa yang baru merasuki gue tiba-tiba saja gue berjalan kedepan terus mendorong Aleandra hingga ia terpojok ke dinding dan mataku terasa terpejam merasakan sesuatu yang kenyal dan hangat menempel di bibir ku bahkan aku merasakan hangat nafasnya detak jantungku terasa cepat, aku ngak percaya jika aku senekat ini mencium bibirnya tanpa ada gerakan di depan umum itu tak pernah ku rencakan,
bibirnya yang sangat sexy yang selalu cerewet jika aku di dekatnya kini terdiam ia melototkan matanya, yah aku baru saja merebut first kiss darinya dan ini juga ciuman pertama ku , ia mendorong dadaku hingga bibir ku dan bibirnya terlepas ia sangat marah padaku karena ciuman pertamanya padaku ia berlari menuju rooftop sekolah aku mengejarnya hingga rooftop sekolah
ia berdiri tampak tetesan bening jatuh membasahi wajah cantiknya aku meraih tangannya kugenggam jemari-jemarinya dan kumenariknya dalam dekapanku aku berbisik di telinganya aku minta maaf atas kesalahan ku barusan yang tidak aku sengaja
" kamu jahat Arga !! kamu udah ngambil ciuman pertama ku" ucapnya yang bercampur tangisan di dadaku , aku memeluknya erat
" aku minta maaf Lea, aku ngak sengaja, itu semua diluar kendali ku Lea " bisikku di telinganya yang di dengar jelas olehnya
ia masih terus menangis dalam pelukanku hingga akhirnya yang selama ini aku pendam aku utarakan padanya bibirku terasa kaku dan tangan ku terasa bergetar serasa semua tenagaku ini hilang semua hingga akhirnya aku mantapkan niatku dan akhirnya kata itu pun aku utarakan padanya aku berlutut di depannya dengan memegang kedua tangannya
" Aleandra aku mencintaimu sejak awal kita bertemu saat kamu masuk ospek untuk pertama kali di sekolah ini apa kamu mau jadi pacarku ?? "
Aleandra melotot sekaligus kaget mendengar ungkapan hati ku barusan lalu ku ambil sebuah kotak merah berbentuk hati dan kubuka di depannya yang terlihat jelas sepasang cincin yang didesain khusus yang telah aku pesan 2 bulan lalu khusus untuknya dan itupun aku beli dengan uangku sendiri ya guys hasil dari usahaku sendiri dari Coffee shop gue mungkin buat kalian usiaku masih muda namun gue udah mempunyai beberapa usaha yang udah gue dirikan dengan hasil kerja keras gue sendiri , so ini bukan dari uang orang tua ya harus di ingat itu,.
, aku tak menyangka aku bisa berkata seperti itu didepannya, ntah aku sangat takut kehilangannya
" Lea jika kamu bersedia kamu pakai cincin ini tapi kalau tidak kamu tutup kotak perhiasan ini" ucapku serius padanya
tangisnya terhenti mungkin dia tak percaya dengan barusan yang kukatakan padanya, yah sejak semalam memang sudah kupikirkan dengan keputusan yang sangat matang ini hingga akhirnya aku membawa kotak merah berbentuk hati yang kini kuberikan padanya hatiku rasanya
dag
Dig
dug
tak karuan
hingga Aleandra membuka suara dan aku mulai bertanya-tanya apakah yang harus ia jawab atas pertanyaan ku apakah cintaku di terima olehnya ??
" Arga ...... ......