NovelToon NovelToon
Seluruh Hati Tertinggal

Seluruh Hati Tertinggal

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis
Popularitas:97k
Nilai: 5
Nama Author: AAH♥️

ANDI ALDA MAROLAH merupakan putri tunggal mantan Anggota DPRD. Ia terlahir dari garis keturunan bangsawan suku bugis. Andi Alda berprofesi sebagai ASN PNS. Guru di salah satu SMA di Kota Makassar.

Suatu hari ia dipertemukan dengan seorang pria yang bernama IBNU RAJAB. Keduanya jatuh cinta. Namun, orang tua Alda tidak merestui. Mereka memilih menjodohkan putrinya dengan ANDI PANGERANG ADAM. Seorang pria berusia 45 tahun dan menjabat sebagai Kepala Dinas Pariwisata.

Bagaimana akhirnya? Yuk mampir! Jangan lupa tinggalkan jejak like, vote dan komentar🥰

Salam

AAH❤️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon AAH♥️, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

TANAH WARISAN

Sore hari, Ibnu telah berada di lokasi. Ia duduk menanti Sang Pujaan. Pandangannya tak henti mengarah ke pintu masuk. Mengawasi setiap wajah-wajah yang melewati benda tersebut

Pelayan cafe telah menyambangi tapi ia tak memesan apa-apa dengan alasan menunggu seseorang.

Sekitar 15 menit, wanita cantik dengan dress biru muda tampak sangat tak asing. Senyum lembut terbit dari bibirnya kala wanita tersebut berjalan mendekat.

"Maaf lambat," ucapnya dengan rasa bersalah.

Ibnu menggeleng. "Tidak sama sekali."

Alda menyimpan tas dan duduk tepat di depan Ibnu. Mereka sama-sama terdiam dan saling menatap satu sama lain.

Namun satu yang disadari Ibnu, bahwa raut wajah Alda tampak mendung. Tak seperti biasanya. "Ada apa?"

Alda menipiskan bibir. "Tidak ada apa-apa."

Wanita itu enggan bercerita. Rasanya begitu berat jika harus membeberkan semua yang dialami hari ini. Lagi pula, ia tak mau merusak momen kebersamaannya dengan Ibnu.

Disela-sela pembicaraan, seorang pelayan mendatangi mereka berdua.

"Moccacino," ucap Alda seraya memberi kode kepada Ibnu.

"Sama."

"Oke! Dua, yah."

Pelayan tersebut mencatat pesanan keduanya ke dalam nota. "Masih ada yang lain, Kak?" tanyanya kembali.

"Kalau aku hanya itu."

"Aku juga," imbuh Ibnu.

*****

"Bagaimana keadaan ibu?" Alda mulai membuka kembali percakapan setelah pelayan meninggalkannya.

"Alhamdulillah ... baik."

Alda mengangguk. "Syukurlah ...."

Ibnu mencoba mengumpulkan keberanian untuk mengatakan niatnya. Dia tak mau menunda hal yang sangat penting.

"Andi Alda." Pria tampan dengan jambang menghiasi wajah memanggil nama pujaannya.

"Iya."

Ibnu menunduk dan memantapkan hatinya lalu kembali memandang wajah ayu itu. "Aku dan ibu ... akan berkunjung ke rumahmu dua hari lagi."

DEG!

Alda menelan ludah mendengar. Tubuhnya menegang. "U-untuk?"

"Aku dan ibu ingin bertemu dengan puang Shadam dan puang Erna."

Jantung Alda seakan berhenti berdetak. Dia tidak tahu harus berkata apa lagi. Jika orang tua Ibnu ingin bertemu dengan orang tua-nya tentu tujuannya hanya satu, yaitu ...

"Aku ingin ... melamarmu."

"I-ibnu ...."

Mata wanita itu mulai berkaca-kaca. Mendengar kata tersebut membuat dadanya semakin sesak.

Siapa wanita di dunia ini yang tak ingin bersatu dengan pria yang dicintainya?

Tentu hal tersebut merupakan impian semua orang.

"Maaf ... jika secepat ini. Tapi ... aku dan ibu tak ingin menunda-nunda hal tersebut."

*****

Ibu Hilda mengeluarkan berkas dari dalam laci lemari. Dia sudah memikirkan matang-matang bahwa ia akan menjual tanah warisan peninggalan orang tuanya.

Bukan tanpa Alasan.

Mengunjungi rumah Alda tidak mungkin hanya dengan tangan kosong. Dia perlu senjata untuk bertarung. Yah, bertarung mempertahankan harga dirinya dan puteranya.

Terlebih wanita paruh baya itu tahu, jika Alda berasal dari keluarga terpandang.

Tidak ada yang lebih penting bagi seorang ibu kecuali kebahagiaan anak semata wayangnya. Dia rela kehilangan apa pun. Bahkan, peninggalan satu-satunya dari orang tua tercinta demi Ibnu rajab.

"Semoga ini cukup."

Ibu Hilda melangkahkan kaki menuju salah satu rumah yang telah dianggapnya sebagai keluarga sendiri.

"Assalamualaikum ...," searaya mengetuk pintu.

Beberapa detik kemudian, sosok Nana muncul dari balik benda tersebut. "Waalaikumussalam ... Ibu." Wanita cantik itu membuka lebar pintu dan menyambut Bu Hilda dengan senyum hangat.

"Nana ... pak Mawan ada, Nak?"

Nana mengangguk. "Iya, Bu. Silahkan masuk, Bu!"

Keduanya berjalan beriringan menuju ruang tamu.

l

.

.

.

.

.

Salam rindu

AAH♥️

1
Rina Suci
aku nungguin thorr.. bntar lg gnti taon loh🤭
Indah Wirdianingsih
kak kok gak lanjut2 ceritanya🙏
Rina Suci
lanjutanya kk
Yusuf Bebek
crt real ya ini..yg kaya dapat orang kaya...jrg bgt keluarga kaya nerima menantu miskin..
Ikaaa1605
Lanjuttttt mba
Indah Wirdianingsih
semoga ibnu dan nana juga bahagia seperti alda dan adam
Indah Wirdianingsih
lanjut thor
Yusuf Bebek
ternyata judulnya ini seluruh hati tertinggal yg mngucapkan ibnu ya...
Ikaaa1605
Lanjutttt mba
Indah Wirdianingsih
sedihnya cinta tp tak bisa bersama
Ikaaa1605
Semangt up mba
Ikaaa1605
Setelah sekian lama akhirnya up jugaa mba, double dong
Ibu'e Anam Azka
kok lama up nya kak. ditunggu selalu
Yusuf Bebek
udah gx mngkin bersatu ya ibnu sm alda nya..si alda udh cinta sm adam
smg ibnu jg bisa mncintai nana
Rina Suci
nungguin ini tor💪
zuwariyah c
author koq blm update
Rina Suci
ini alda udh beneran kecintaan sama adam kah?
Ikaaa1605
Semangat up mba othor
Ikaaa1605
Lanjuttt dong
Erni Kusumawati
Inisial kk kan AAH jgn2 kepanjangan dr Andi Alda Marolah, jd nama tokoh itu adalah nama kk sendiri nih😁😁😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!