NovelToon NovelToon
Terpaksa Menjadi Simpanan CEO

Terpaksa Menjadi Simpanan CEO

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Balas Dendam / Badboy / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 5
Nama Author: Lintang

Karna ini adalah novel pendek jadi babnya gak terlalu panjang ya..

Mengandung cerita 21+

Ayunanda saputri harus terima kalau, mama yang ia cintai harus rela memilih lelaki yang baru saja menikahinya. Lelaki itu bernama Thomas Killer dia adalah sahabat papanya dahulu.

Dengan penuh perjuangan dia hidup sebatang kara, untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.

Suatu hari dia bekerja di sebuah Bank swasta dan terpaksa menjadi simpanan CEO untuk membalas dendam kepada lelaki yang sekarang menjadi suami mamanya.

Adakah cinta di antara keduanya, simak terus kelanjutannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lintang, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kebahagiaan Yuna dan Arya

Pagi menjelang tapi kedua insan yang sedang di mabuk asmara itu sibuk berbenah masing-masing, Arya sibuk menggunakan pakaian kerjanya begitu juga dengan Yuna sedang merapikan make upnya dan bersiap untuk pergi ke kantor bersama.

Karna mereka datang agak siangan maka Diego memilih mengirim pesan kepada Arya yang tujuannya agar segera di baca olehnya.

'Arya hari ini waktunya Tuan Thomas untuk membayar iuran pertama pinjamannya, dan ku lihat nominal yang di pinjam banyak sekali apa mereka bisa membayarnya?'

Notif itu segera di terima oleh Arya yang saat itu sedang menyetir mobilnya.

"Sayang bantu aku membuka pesan dari Diego ya, sepertinya penting."

Yuna segera meraih hape milik Arya dan membukanya, lalu membacanya agar Arya bisa mengetahuinya.

"Bagaimana sayang, selanjutnya apa rencana kamu?."

"Sesuai kesepakatan sayang, kalau mereka tidak bisa membayar iuran perbulannya apa yang akan harus mereka bayar sebagai penggantinya kepadaku." Arya begitu yakin kalau kali ini rencananya akan berhasil, karena ia berhasil menghasut para pemegang saham yang berada di kantor milik Thomas.

"Kamu yakin?!." Lagi-lagi Yuna mempertanyakannya.

"Percayalah perusahaan orang tuamu akan kembali kepadamu."

"Aku mencintaimu sayang." Yuna memeluk Arya sesaat.

"Aku mau kita merahasiakan hubungan kita sampai tujuan kita berhasil, bagaimana?."

"Tentu saja, aku akan tutup mulutku mulai dari sekarang." Yuna memperagakan tangannya untuk menutup mulutnya rapat-rapat.

Tak lama, mereka telah sampai di kantor. Lian sudah menunggu Arya di depan ruangannya, terlihat Rendi juga berada di sana dusuk manis di samping jendela.

"Jam berapa sekarang kalian baru sampai?."

"Ada apa Ren, kenapa tak mulai berkerja?." Arya masuk ke dalam ruangannya di susul oleh Rendi di belakangnya.

"Siapa wanita yang sedang bersamamu tadi, ku dengar dari sekretaris Lian kau mempunyai dua orang sekretaris. Boleh ku minta satu untuk membantu pekerjaanku."

"Ya dia memang sekretarisku, kalau begitu silahkan pilih aku akan memanggil mereka berdua." Arya memencet tombol yang berada di atas mejanya.

"Sekretaris Lian aku minta kalian masuk ke ruanganku, ajak Yuna sekalian."

Tak berapa lama mereka berdua masuk ke dalam ruangan Arya.

"Silahkan kamu memilih satu diantara mereka berdua." Arya menunjuk Lian dan Yuna.

"Aku mau dia yang memakai baju putih dan berkaca mata, siapa nama kamu?."

"Saya Ayuna Pak, anda memilih saya untuk apa kalau boleh tau?." Yuna tidak mengenal Rendi karna baru kali ini ia berjumpa dengannya.

"Saya adalah Rendi Direktur baru di sini, apa kamu gak tau kemarin acara penyambutan saya di laksanakan di kantor ini." Rendi menatap Yuna dari atas sampai bawah, sepertinya dia menyukai Yuna.

"Maaf kemarin saya sakit Pak." Yuna melirik Arya yang sedang duduk di bangku kebesarannya. Lirikannya mengisyaratkan sesuatu agar Rendi tidak memilihnya.

"Kamu biar di bantu sama Lian saja, bagaimana?. Selama ini dia bekerja begitu profesional dan tanpa kesalahan sedikitpun."

"Tidak Ar, saya akan memilih pilihan saya sendiri." Matanya sudah menemukan kecocokan kepada sosok Yuna.

"Siapa?."

"Yuna."

Arya memijat pelipisnya berulang-ulang, sebenarnya ia tidak mau berjauhan tapi apa mau di kata kalau Rendi sudah memutuskan. Bisa-bisa tantenya akan langsung memenggal kepalanya.

"Ya baiklah terserah kamu Ren, Yun mulai sekarang bantu Rendi. Kamu ku angkat sebagai sekretarisnya."

Apa?? lagi-lagi Yuna yang di pilih kenapa semua orang memilihnya, padahal masalah cantik em.. cantik dia sih secara diakan bule. Tapi masalah penampilan dia biasa banget, tapi gak papalah mending dia yang di pilih. Aku bisa bersama terus dengan lelaki pujaanku. Lian.

"Iya Tuan saya akan mengemasi barang-barang saya dan mulai bekerja dengan Pak Rendi." Yuna langsung bergegas meninggalkan ruangan Arya.

Baru beberapa jam bekerja bersama Yuna, Rendi sudah salah fokus saat menatapnya. Sampai saat ini dia tidak bisa mengalihkan pandangannya ke arah lain, Yuna yang merasa di perhatikan tidak memperdulikan tatapan Rendi.

Ya Tuhan kenapa aku selalu di hadapkan kepada lelaki macam Rendi sih, salahku apa hingga kau selalu melakukan ini kepadaku. Yuna.

"Yuna apa kau sudah mempunyai kekasih?." Rendi berusaha megajak Yuna untuk mengobrol.

"Maaf Pak, saya tidak bisa menjawab hal yang bersifat pribadi di kantor." Elaknya sopan.

"Berarti kalau aku bertanya di luar kantor kau mau mengatakannya?, baiklah nanti pada saat makan siang aku akan menanyakannya kembali." Rendi berusaha mengajak Yuna makan siang bersama.

"Maaf Pak, pekerjaan baru saya begitu banyak, bukannya Bapak juga harus berkerja lebih extra lagi agar Tuan Arya tidak meminta jabatan anda?!." Yuna nenutup mulutnya yang menirukan gaya bicara Arya.

"Jadi Arya bilang begitu kepadamu?."

"Tidak Pak, saya hanya mendengarnya saat berbicara dengan Diego." Yuna segera mengerjakan pekerjaan lain untuk menghindari pertanyaan Rendi.

Saat Yuna keluar ruangan Direktur dia berpapasan dengan Thomas yang sedang menuju ruangan Arya.

"Yuna?." Teriak Thomas di kejauhan.

"Eh.. Iya Tuan, apa anda ingin bertemu Tuan Arya?."

"Iya di mana ya ruangannya, saya ingin bertemu."

"Mari saya antar Tuan." Yuna berbalik arah dan menuju ruangan Arya.

Tak lama mereka sampai di depan ruangan Arya, terlihat Lian menyambut kedatangan mereka berdua.

"Ada apa Yun?."

"Ada Tuan Thomas yang ingin bertemu Tuan Arya."

"Baiklah tunggu di sini." Lian mengetuk pintu ruangan Arya dan tak lama Arya menyuruh Lian untuk masuk.

Mereka berdua masuk dan membicarakan sesuatu yang serius mengenai pembayaran iuran yang begitu banyak, sedangkan kondisi keuangannya di kantor belum sepenuhnya stabil.

Sedangkan Yuna kembali berkutat dengan pekerjaannya, yang sedikit terbengkalai karna mengantar Thomas ke ruangan Arya.

\=\=\=\=\=\=\=

Malam hari di apartemen

Yuna sedang termenung di atas meja makaya, sedari tadi dia hanya mengaduk makanannya yang mulai dingin.

Hari ini dan seterusnya Arya tidak seapartemen lagi dengan Yuna, ia berniat akan menjadikan Yuna hanya satu-satunya. Ia juga berjanji tidak akan berbuat mesum lagi kepada wanita lainnya.

"Sayang, kamu gak datang ke apartemen?." Yuna menelpon Arya karna kesepian di apartemen sendiri.

"Enggak sayang, kenapa memangnya?. Jangan bilang kalau kamu rindu denganku ya?!." Godanya dengan menggoda Yuna.

"Aku sendirian kamu ke sini lagi ya?."

"Bukannya kamu lebih suka sendiri?."

"Iya tapi tidak saat ini."

Tanpa menjawab Arya langsung menuju ke apartemen Yuna, Arya bahagia karna Yuna bisa mempercayai dan mencintainya dengan tulus.

Setelah menunggu beberapa menit kemudian, Arya sudah datang sengan sejuta senyuman membuat Yuna bahagia.

1
Safa Almira
,yey
Wirda Wati
kerennn👍👍👍
Wirda Wati
mampuslah
Wirda Wati
semakinnn seru...👍👍👍👍
Wirda Wati
Luna,elena sama sama matrey
Wirda Wati
💪💪💪💪
Wirda Wati
syukur Arya cepat datang...
Dasar Mak lampir...
ngga bisa lihat orang bahagia.
Wirda Wati
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
visualnya thort
Wirda Wati
😂😂😂💪💪
Wirda Wati
😂😂😂😂😂
Wirda Wati
💪💪💪💪
Wirda Wati
👍👍👍
Wirda Wati
Syukron semoga tambah bangkrut.
Wirda Wati
visualnya thort...
Wirda Wati
Jangan mau yuna
Wirda Wati
kerennn
Wirda Wati
ceo-nya digudang....
Titik Novrianti
gudang t4 favorit seorang ceo🤣🤣🤣🤣🤣🤭
Yuli Silvy
d buat baik la Thor
Yuli Silvy
ceritanya bgus n keren ga' pnjg x ga' bertele2 jg suka dgn karya mu Thor👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!