NovelToon NovelToon
Boleh Aku Mencintaimu

Boleh Aku Mencintaimu

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / Tamat
Popularitas:229.9k
Nilai: 5
Nama Author: Febti Sela Santi

Karya ini adalah terusan dari cerita Orang Ketiga.
Menceritakan kisah Aditya yang di tinggalkan oleh cinta pertamanya.

Aditya yang sedikit trauma dengan cinta, harus bertemu dengan wanita yang kepribadiannya jauh seratus delapan puluh derajat dari cinta pertamanya.

Zaskia gadis manis berusia delapan belas tahun baru saja lulus dari SMA.

Mereka bertemu saat Zaskia melamar sebagai pelayan di kafe milik Aditya.

Apakah Aditya akan tertarik dengan Zaskia dan melupakan cinta pertama nya?

Yuk di ikutin setiap episodenya.
Semoga kalian suka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Febti Sela Santi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

" Wah, enak banget ya. Ada bibi yang selalu siap siaga." sindir Zaskia.

" Tuan, anda..." kata-kata Zaskia terhenti, seperti nya dia kehabisan bahan pembicaraan.

" Anda kenapa?" tanya Adit yang masih fokus pada makanan nya.

" Apakah anda bahagia hidup seperti ini?" tanya Zaskia.

" Hem..." jawab Adit.

" Hem lagi, itu artinya iya atau tidak? " desak Zaskia seraya memiringkan kepalanya melihat Adit.

" Kau tidak perlu tahu, sebaiknya habiskan makanan mu." kata Adit yang sudah selesai makan dan menaruh piring nya di wastafel.

" Ish, " hela nafas Zaskia dan bersandar di kursi makan nya seraya mengerucut kan bibirnya.

" Tuan mau kemana?" tanya Zaskia.

" Aku mau tidur." kata Adit yang sudah berlalu pergi meninggalkan dapur menuju kamarnya.

" Benar-benar orang aneh, moodnya cepet banget ilang." gerutu Zaskia.

Kemudian dia langsung menghabiskan makanan nya.

" Enak ya jadi orang kaya, semua serba nyuruh sana sini." gumam Zaskia yang sudah berdiri di depan wastafel mencuci bekas piringnya makan dan Adit.

" Nih piring gede banget lagi, kalo di rumah mah buat pajangan." Zaskia mengangkatnya.

" Ih, gelasnya lucu. Kayak yang di film-film itu. Oh iya, tadi aku mecahin satu. Pasti harganya mahal." ucap Zaskia sembari berpikir dan mengangkat gelasnya serta membolak-balik kannya.

Adit hanya memperhatikan Zaskia dari balik pintu dapurnya.

Selesai makan, Zaskia langsung menuju kamar yang tadi dia tiduri.

" Untung gue malam ini tidur di kasur empuk, jadi badan gue yang sakit jadi gak berasa. Hoaammm...." kata Zaskia yang mulai mengantuk lagi.

" Uda jam setengah lima pagi, bentar lagi azan. Gue mau siap-siap solat." gumam Zaskia yang langsung bangun dari duduknya dan menuju kamar Bi Inah.

Matanya menuju pintu kamar yang masih menyala. Pikirnya karena tadi Bi Inah mau ambil air wudhu, pasti mau sholat.

" Bi, " panggil Zaskia yang mengetuk pintu kamar Bi Inah, " Tok, tok, tok.."

" Iya, Non. Ada yang bisa bibi bantu?" tanya Bi Inah yang masih mengaji.

" Aku mau solat, ada mukena lagi gak Bi?" tanya Zaskia yang sudah berdiri di depan pintu kamar Bi Inah.

" Bentar Non, bibi ambilkan." kata Bi Inah yang bangun dari duduk nya dan mencari mukena di lemarinya.

" Ini, Non!" kata Bi Inah yang memberikan mukena kepada Zaskia.

" Bi, biasanya Tuan suka solat berjamaah?" tanya Zaskia.

" Den Adit biasanya solat di kamar nya, Non!" kata Bi Inah.

" Kamarnya dimana, Bi?" tanya Zaskia.

" Di lantai atas sebelah kiri." kata Bi Inah.

" Oke, Bi. Aku ke atas ya!" kata Zaskia.

" Eh, Non." panggil Bi Inah.

Zaskia tidak menghiraukan panggilan Bi Inah. Dia pun berjalan ke arah tangga, dan belok.kiri.

" Tok, tok, tok..."

Tangan nya mengetuk pintu kamar Adit yang tertutup rapat. Adit membukakkan pintu, dan sedang menggunakan sarung dan baju koko.

" Tuan, anda tampan sekali." gumamnya.

" Kenapa?" tanya Adit, " Kamu ngomong apa tadi?" tanya Adit.

" Enggak, Tuan. Maaf, aku hanya ingin mengajak anda solat berjamaah. Apa bisa?" tanya Zaskia sambil menggigit bibir bawahnya.

" Tunggu di ruang solat." perintah Adit.

" Ruang solat, dimana Tuan?" tanya Zaskia.

" Tanya Bi Inah, bilang padanya untuk menunggu ku di ruang solat " tutur Adit.

" Oh, oke Tuan." kata Zaskia yang memberi hormat dengan kedua jari telunjuk dan jari tengah menyatu dan langsung menuju kamar Bi Inah.

Adit pun tersenyum melihat sikap Zaskia, sikapnya yang hormat dengan kedua jarinya mengingatkan pada Sintya.

" Bi, kata Tuan suruh kumpul di ruang solat." kata Zaskia.

" Iya, Non. Bibi panggil Pak Asep, Udin sama Jaka juga ya." kata Bi Inah yang memanggil tukang kebun, satpam dan sopir.

" Iya, Bi. " kata Zaskia, " Ruang solat dimana Bi?" tanya Zaskia.

" Di dekat pintu belakang, Non disana." kata Bi Inah yang menunjukkan ruang solat.

" Oke, Bi. " kata Zaskia yang langsung menuju ruang solat.

-

-

Silakan like, dan berikan komentar mu.

1
Selamet Turipno
sori sori lah ya gua mau like cerita kek gini
Selamet Turipno
Nicole nama cowok?
holipah
lanjut dong Thor 😊
holipah
bagus ceritanya Thor 👍👍 semangat
Fikavindia
mampir juga
novytha
sukkkaaaaa bgt critax 😍
novytha
q mampir thor....bagus deh kayakx
Fa Rel
g suka karakter sintiaa sok.cantik bgt hmmmm
re
Lahiran
re
Adit kesempatan dalam kesempitan
re
Kasihan Adit
re
Yang sabar yah Dit
re
Ya hati hati
re
Sehat bumil
re
Wah ada yg jd pengusaha mie ayam
re
Sempat sempatnya Adit cemburu
re
Zaskia polos adit senang istrinya hamil jd tdk kuliah moga aja selesai melahirkan tdk minta kuliah
re
Adit sampai bingung saling paniknya
re
Hamil mungkin
re
Adit bisa aja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!