NovelToon NovelToon
BABY MY LOVE

BABY MY LOVE

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Poligami / Tamat
Popularitas:588.8k
Nilai: 4.7
Nama Author: FRESH NAZAR

Cerita 18+ Seru, Lucu bikin ngakak guling-guling. Banyak kalimat makian dan umpatan. Mohon bijak memilih bacaan.
Ini adalah kisah Tarisa yang menolak saat diminta Abram suaminya untuk menggugurkan kandungan. Lalu sang suami pergi menikahi janda kaya di kota lain. Namun kenapa belakangan Abram ingin kembali ke Tarisa? Apakah karena anaknya baby Rizki yang lucu dan tampan laris jadi bintang iklan? Lantas siapa seorang pemain sinetron yang gagah dan naksir Tarisa? Jangan lewatkan pula Nola Pagina tokoh menyebalkan yang sekaligus bikin pembaca suka padanya. Baca saja dan kamu akan ngakak sendiri mengikuti keseruan ulah Nola Pagina sang penyanyi ternama.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FRESH NAZAR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 18. Lelaki Bermodal Pisang

Abram melotot marah. “Aku meninggalkan istriku yang lagi hamil demi kamu. Aku ninggalin kerjaanku demi kamu! Tapi   kamu terlalu liar, gak pantas aku pertahankan!”

“Sama….” Jayanti menyahut cuek. “Apalagi kamu. Sudah miskin gak punya harta. Aku cuma ngarep punya anak dari kamu karena mukamu ganteng. Taunya aku gak hamil juga…!”

“Kamu gak hamil, karena rahimmu yang bermasalah. Bukan karena aku gak bisa bikinin kamu anak!” Abram meradang.

“Halaaahh…. Emang kamu gak bisa bikinin aku anak!”

“Heh! Istriku Risa hamil. Karena aku yang bikin. Kamu gak hamil karena gak subur kok aku yang disalahin? Dasar aja kamu gatel selalu nyari laki!”

“Terserah kamu deh mau ngomong apa! Aku sudah muak lihat mukamu yang kecakepan! Pergi dari rumah ini!”

“Oke, aku pergi! Tapi aku minta uang kompensasi selama jadi suami kamu! Uang 500 juta dan sebuah  mobil!”

“Enak bener minta 500 juta, minta mobil juga!  Preettt...! Yang nyari duit disini aku. Kamu tuh Cuma namanya doang seolah kerja di perusahaanku. Udah sana, pergi!” Jayanti mendorong Abram.

BRRUUKK! Abram jatuh.

Tapi  Abram semakin geram. “Kemarin kamu merayu aku minta nikahin kamu! Sekarang kamu usir aku kayak barang bekas!”

JREEENGG! Dicekiknya Jayanti….

Jayanti tersengal-sengal. Matanya mengernyit menahan sakit karena kuatnya cekikan Abram di lehernya.

“Kasih aku uang 500 juta dan sebuah mobil. Atau aku bikin kamu mampus…!”

DDUUUUGGG!

Tiba-tiba Jayanti menendangkan lututnya ke bagian bawah perut Abram. Tepat kena telor bebek Abram.

Abram meringis kesakitan. “uughhhh…!” Ia memegangi perabotannya yang ngilu.

“Rasain lo!” Jayanti girang karena berhasil membalas Abram.

Datang beberapa karyawan Jayanti ke ruangan itu.

“Bawa dia keluar! Lempar ke sawah di pinggir jalan!” Jayanti memerintahkan.

Abram dipegangi oleh 4 orang lelaki. Ia diseret paksa keluar rumah.

Abram meronta-ronta. Tapi keempat orang itu terlalu kuat menahannya. “Heh! Aku rela pergi dari rumah ini! Tapi aku tetap minta uang dan mobil!” Teriaknya ke Jayanti.

“Enggak bakal aku kasih! Emangnya aku perempuan bego mau diporotin laki lemes kayak kamu?!” Jayanti senyum sinis.

Keempat lelaki terus menyeret Abram menuju ke arah sawah di pinggir jalan raya yang tak jauh dari rumah Jayanti.

BRRUUUKK! Abram dilemparkan ke sawah. Baju, rambut, wajah dan sekujur tubuh Abram kotor belepotan lumpur.

“Jangan pernah lo kesini lagi!” Kata seorang lelaki bertubuh besar yang merupakan sepupu Jayanti. “Kalau lo berani ganggu Jayanti, lo akan berhadapan sama gue dan semua orang disini. Lo bakal gue bikin mampus kalo

masih berani kemari…!”

Abram menatap penuh kebencian kepada orang-orang yang sudah melemparkannya ke sawah.

“Huhh…!” Abram mendengus jengkel.

Ia berusaha bangkit dari sawah. Tapi lumpur sawah yang pekat dan lengket membuatnya susah melangkah. Bruukk! Abram kembali terjerembab jatuh ke sawah.

“Ha ha ha ha…” Orang-orang itu ketawa ngakak melihat Abram kembali belepotan lumpur.

*

“Alhamdulillah. Bayi ibu sudah saya periksa. Anak ini sehat dan kuat meski lahir prematur.”

“Alhamdulillah… Terima kasih, Dok.” Tarisa menatap dokter lelaki setengah baya di depannya. Ia sedang mengunjungi sebuah rumah sakit khusus ibu dan anak untuk memeriksakan bayinya. Karena Tarisa punya cukup uang untuk memeriksakan bayinya ke dokter.

“Enggak usah berterima kasih ke saya.” Kata si dokter. “Saya malah salut ibu bisa melahirkan normal di rumah  dibantu nenek bayi ini. Ibu berterima kasih kepada Allah yang sudah memberi anak yang sehat dan kuat…”

“Iya, Dok. Saya bersyukur banget anak ini lahir sehat dan selamat  meski lahir lebih cepat dari seharusnya….”

Usai si bayi diperiksa dokter, Tarisa lantas keluar ruangan sambil menggendong bayinya. Ternyata si bayi tidur.

“Rizki kok tidur anak Mama?”   Tarisa mengecup si bayi dengan sayang. Cup. Ia gemas dan kembali mencium pipi anaknya. Bau khas bayi dan wajah bayinya yang lucu membuat Tarisa gemas sendiri dengan anaknya.

Deegg! Tarisa baru sadar. Ia tadi ke rumah sakit bersama ibunya. Ia mencari ibunya yang tadi duduk di ruang tunggu.

Tarisa celingukan. Ia tak melihat ibunya. Banyak orang seliweran di ruang tunggu rumah sakit ibu dan anak ini. Tapi Bu Sumarni tak kelihatan.

“Maaf, Bu.” Seorang lelaki kurus memegang kamera dan di bahunya ada tas kamera mendekati Tarisa. “Boleh saya potret  bayinya?”

“Nnggg…” Tarisa menatap lelaki kurus di depannya. Lelaki itu membawa jenis kamera yang mahal harganya. Kamera yang hanya biasa dipakai fotografer profesional. “Buat apa fotonya Mas?”

“Saya sedang hunting  bayi  untuk iklan produk perawatan bayi yang baru lahir. Anak ibu kelihatan lucu banget. Kalau foto anak ini disetujui pemilik produk, nanti dia akan dikontrak jadi model iklan.”

“Oh….” Tarisa terkesima mendengarnya. “Tapi bayi saya belum bisa apa-apa mas. namanya juga bayi baru lahir.”

“Justru saya butuh ekspresi bayi yang alami, Bu. Ini saya foto buat tes kamera aja dulu. Nanti ibu saya hubungin kalau pemilik produk setuju anak ibu jadi model iklan.”

“Oh, iya Mas. silakan.” Tarisa mengangguk ke si fotografer.

KLIK! KLIK! KLIK!

Fotografer memotret bayi di gendongan Tarisa beberapa kali.

“Oke. Sepertinya bayi ini cocok untuk iklan. Nanti ibu saya kabari kelanjutannya.”

“Amin.” Tarisa tersenyum senang. “Semoga aja jadi rejeki bayi saya ya Mas.”

Tak lama kemudian si fotografer pamit setelah mencatat nomer hand phone Tarisa.

Dari arah sudut lobby rumah sakit Bu Sumarni muncul. Rupanya ia tadi mojok karena  menerima telpon.

“Ada apa, Bu?” Tarisa heran melihat ekspresi ibunya yang  sebal sambil memegang hand phone.

Bu Sumarni menatap anaknya. “Barusan Nola telpon. Suamimu Abram datang ke rumah."

DEEGG! Tarisa kaget.

"Abram bilang dia mau tinggal di rumah ibu dan mengurusi anakmu yang baru lahir!”

Weleeh. Sungguh Tarisa bingung mau bilang apa menimpali ucapan ibunya.

"Setelah anak kamu lahir baru dia nongol!" Omel Bu Sumarni.

*

Tarisa dan ibunya tiba di rumah.

Di ruang tamu Abram terlihat duduk dengan gelisah. Kala melihat Tarisa datang menggendong bayi, Abram langsung menghampiri Tarisa.

“Risa, maafin aku…”Suara Abram pelan.

Tarisa diam saja. Ia masih ingat ditinggal begitu saja berbulan-bulan tanpa pernah sekalipun ditengok Abram. Kini lelaki ini datang tiba-tiba. Tentu saja hati Tarisa tak langsung terbuka untuk memberinya maaf.

“Aku kesini mau nengokin anakku.” Abram menatap bayi di gendongan tarisa. Wajahnya tersenyum menatap si bayi. “ganteng anak ini. Kelihatan sekali dia mewarisi kegantengan aku…..”

“Halaaahh. Kalau ngewarisin mah jangan cuma ngewarisin muka. Lo modal pisang doang ngebuntingin Risa! Mestinya lo ngewarisin duit, ngasih uang yang banyak buat Risa. Bukan cuek ngilang kayak setan. Terus tiba-tiba

datang  ngakuin ini anak lo!” Suara jutek terdengar.

Semua menoleh melihat Nola muncul.

Wajah Abram memerah. Ia tak suka mendengar omongan perempuan berambut pirang berlipstik ungu ini.

Tapi Tarisa dan Bu Sumarni kali ini setuju dengan omongan Nola. Mereka senang melihat Abram tak berdaya dimaki Nola.

“Gue sih emang cuma iparnya Risa.” Kata Nola jutek. “Tapi kalo gue lagi hamil terus laki gue kabur nikah sama perempuan lain! Pas anak gue lahir, laki gue datang ngakuin ini anaknya. Pengen numpang tinggal juga sama bininya….. Terus terang gue gamparin laki yang kayak gitu!”

Nola mendekati Abram sambil melotot galak. “Ini gue udah mau gamparin  lo sebenarnya! Jadi suami kok gak ada gunanya! Gak ada tanggung jawabnya sama sekali ke istri lo!”

BERSAMBUNG…….

READERS. jangan lupa Like, vote dan komennya bila suka  cerita ini. kalian juga bisa  baca TERPAKSA MENIKAHI BIG BOSS (sudah tamat) dan ISTRI YANG TERSIKSA. Semuanya asik dan seru dari author Fresh Nazar. Happy always buat readers semua.

1
Ahyar 99
sebel ja ama Risa yg menye menye ga tegas ke lakinya yg ga tau diri ih pengen nampol ja laki ke gitu
R'vina
Luar biasa
Fara Mitha
nola2...
macil
nih cerita bagus kalau fokus ke risa ma glen karna udah dapet kemistrinya.. cuma yang bikin males baca tuh risa begok banget malah.. uang malah tf ke suami bejat.. uang di ambil ipar diem nangis doang.. di jahatin diem.. sori maaf mundur adalah pilihan aku dari pada enek bacanya... kamu bikin cerita bgus thor aslinya cuma ini peran nya di bikin gak wajar
macil
sebenernya ceritanya bagus loooh banget malah...cuma kesan nya risa bego.. trus nola terlalu jahat thor.. kayaknya separah parah nya ipar gak giru amat dek ke adik ipar ma mertua..

trus risa juga oon dah tau suami bejat ninggalin istri malah ga minta cerai..
💖my heart
😂😂😂 fakta gk pernah bohong..mak lampir Nola 😂😂😂🤪🤪🤪
Aqu Ajaah
abramnya msh kemudaan
Aqu Ajaah
si abram kena karma😁😁😁👍👍
Aqiyu
yaelah......
Glen kasih tahu Gani supaya seludiki Biji Zhakar
Aqiyu
hadeehhh ternyata peletnya kena
Aqiyu
harusnya itu rambut si Sari...😁 kan seru
Aqiyu
darah Maudi lah.Rizki selamat
Aqiyu
Rahmat Sarijo pisang ngomongin pisang ae
Aqiyu
bentar lagi masuk bui loe Abram
Aqiyu
si Abram gila.dulu lagi hamil disuruh gugurin sekarang mau diculik
Aqiyu
Gani istrinya jadi tontonan santuy ajah😞 ga cemburu gitu
Aqiyu
waooowww si Nola Pagina baek ternyata kalo banyak duit
Aqiyu
jiahhhh si Glen main sosor aja kaya bebek angsa🤣
Aqiyu
buset anu jenong🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Aqiyu
namanya kenapa Nola pagina bikin ngakakkkkkkkkkkkk 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!