NovelToon NovelToon
Bidadari Pak Letnan Minta Bercerai

Bidadari Pak Letnan Minta Bercerai

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Raja Tentara/Dewa Perang / Perjodohan
Popularitas:39.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ibah Ibah

"Rin mau kemana? kenapa diam-diam membawa koper begitu?" Tanya Aga merasa curiga pada istrinya, mendadak istrinya pamit pergi, padahal dia baru saja pulang dari pasar. Arin diam saja dan tetap memasukkan kopernya ke dalam bagasi mobil. "Rin aku nanya sama kamu? Kalau mau pergi, aku antar" "Tidak perlu mas, di dalam masih ada tamu" "Tamu Istimewa" Imbuh Arin dalam hati. Arin menyerah. Sejak kecil dia sudah mengabdi di keluarga suaminya karena mereka telah di jodohkan sejak kecil. Arin kira pengorbanan dan kesabarannya akan membuat suaminya luluh, namun dia salah. Suaminya bahkan membawa wanita idamannya ke dalam rumah. Arin sudah tidak tahu apa yang ingin dia pertahankan di rumah ini, bahkan setelah satu tahun menikah, tak sekalipun dia di sentuh. "Tunggu aku sebentar, keluarkan kopermu. Masukkan ke mobil ku, aku akan mengantarmu" Pinta Aga, namun Arin sudah mati rasa, dia langsung meminta supir melajukan mobilnya.Arin tak memperdulikan Aga yang berteriak sambil berlari mengejarnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ibah Ibah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

18

"Mau ke mana Rin?"

Mas Aga melihatku menata koper, dia langsung menghampiri ku saat melihat aku merapikan bajuku ke koper.

"Kamu nangis?" Tanyanya yang melihat sisa air mataku di pelupuk mata.

"Tidak mas, tadi cuma kemasukan debu, sekarang masih terasa perih, jadi terlihat merah" Dusta ku.

"Maaf ya kamu tadi nunggu aku lama di resto, tapi kenapa tidak makan? Bukankah aku minta kamu makan tadi?"

"Aris sudah kenyang mas, Arin juga kurang suka menu di sana, jadi Arin makan di warteg dekat resto tadi" Dia mengagguk pelan.

Aku tidak tahu kenapa hari ini dia sedikit banyak bicara dengan ku, biasanya dia juga enggan dan selalu pergi begitu saja saat aku mendekatinya.

"Oooh lain kali aku ajak makan di tempat langganan ku ya? Makanan di sana enak-enak, tapi sebelum itu, terima kasih sudah merawat mas selama di rumah sakit"

"Itu memang sudah kewajiban Arin mas"

Aku merasa mas Aga lebih lembut siang ini, apa dia sedang merayuku untuk mengizinkan dia poligami? Pagi tadi dia bicara begitu lama dengan Rahma dan juga keluarganya. Mungkin kah dia bersikap aneh untuk membuatku rela dia menikah lagi?

Aku tahu harusnya aku senang dengan sikap normal mas Aga, tapi hati ini terlanjur sakit dengan harapan ku sendiri. Pertemuan keluarga tadi benar-benar membuatku banyak berpikir tentang hubungan kami. Jika memang dia ingin bersama Rahma, aku tidak akan menghalangi, asal dia bicara dengan ibu dan ibu menyetujuinya, aku akan langsung pergi dari sini.

"Lho koh nangis lagi? Apa aku salah bicara?"

"Tidak mas, aku hanya kangen ibu, kata bapak ibu sedang tidak enak badan, jadi aku hawatir"

Dia menatapku, mungkinkah dia kasihan?

Mas Aga tak kunjung beranjak, aku memilih melanjutkan lagi menatap baju ku.

"Kamu mau pulang sekarang? kenapa kamu menata baju begitu?"

"Jika di izinkan Arin memang mau pulang sekarang mas"

Aku tidak tahu dia kenapa hari ini, tapi aku terkejut saat dia memeluk pundakku dari samping, dia bahkan mengelus pelan pundak ku agar aku merasa lebih tenang. Jujur aku tubuh ku menegang saat dia melakukannya. Kami jarang sekali melakukan kontak fisik, apalagi dia yang mulai duluan. Ini seperti mimpi bagiku.

"Maaf ya? Mas bukannya tidak mengizinkan, mas juga tidak berniat memanfaatkan kamu, tapi bisakah kamu nemenin mas lebih lama?"

Tutur lembutnya sungguh makin membuat aku curiga, ada apa dengan dia? dia seperti lelaki lain yang berbeda. Apa dia terbentur sesuatu di rumah sakit? kenapa dia jadi begitu ramah dan lembut? Aku harus lebih waspada dengan perubahan sikapnya ini. Bisa saja dia menyanjung ku setinggi langit lalu menjatuhkan ku begitu saja ke tanah. Aku tidak ingin sakit hati lebih dalam padanya, jadi aku tidak akan terpengaruh dengan kata-kata lembutnya.

"Iya Arin tahu, Arin akan pulang jika keadaan sudah memungkinkan. Tapi jika mas izinkan Arin pulang hari ini, Arin akan sangat bahagia sekali"

Mas Aga nampak menghembuskan nafas berat tangannya masih bersandar dengan santai di pundak ini.

"Kalau ibu pulang bagaimana? Mas bilang apa kalau ibu nanyain kamu?"

"Nanti Arin sendiri yang akan mengabari ibu mas"

Sikap lembut mas Aga benar-benar membuat ku curiga dan ingin pergi. Aku sudah membereskan semuanya tinggal berangkat saja.

"Rin mas masih sakit, mas belum bisa jalan tegak. Kamu tega ninggalin mas di sini sendiri?"

Aku menghela nafas berat, jika di butuhkan dia baru ingat aku, apa tadi dia ingat betapa hancurnya hati ku saat dia bertemu dengan keluarga Rahma? Wanita idaman hatinya. Kenapa tidak dia saja yang merawat mas Aga? Bukankah ini kesempatan bagus? Dia bisa berduaan dengan Rahma di rumah ini, Ibu tidak ada dan aku pergi. Bukankah ini kesempatan emas? Kenapa dia justru menahan ku? kenapa aku yang harus merawat nya sedangkan cinta dan perhatian nya selalu dia berikan ke wanita lain.

"Mas bisa bayar perawat kan? Aku hanya pulang menemui ibu ku"

Aku mengatakan itu sambil menangis, entah kenapa air mata ini harus jatuh di saat seperti ini.

Dia bangkit dan memelukku erat, rasanya hangat sekali, ini kali pertamanya kami sedekat ini. Aku bisa merasakan detak jantungnya. Rasanya aku ingin membalas pelukan dan menyandarkan kepala ini di pundaknya. Tapi aku tidak mau terperangkap makin dalam. Aku tidak mau lebih sakit lagi saat melihat mas Aga dengan wanita itu.

"Aku mau pergi mas"

Dia justru memelukku makin erat.

"Kamu marah ya waktu di resto tadi?" Tanyanya.

Deg

Aku terkejut karena dia bisa tahu apa yang membuat hati ini lara.

Aku hanya diam, tak menjawab. Aku tidak mau mendengar penjelasan nya, itu mungkin akan membuat hatiku makin sakit.

"Rin, aku dan keluarga Rahma sudah lama membuka bisnis Resto bersama. Resto yang tadi pagi kita datangi itu milik mas Rin, tapi penyumbang dana terbesar nya ya Papanya Rahma. Beliau ingin menyerahkan Resto itu seutuhnya sama mas. Jadi mas minta kamu ke tempat lain. Ibu tidak pernah mengizinkan mas terjun di dunia bisnis, dia ingin mas jadi seperti papa. Jadi mas melakukan ini diam-diam. Kamu jangan marah lagi ya?"

Aku terdiam, kalau memang itu yang mereka bicarakan, kenapa mas Aga tidak mau mengakui ku sebagai istri di depan teman-temannya? Apa dia tengah merencanakan sesuatu? Duh gustiiii maafkan hambamu yang terlalu negatif thinking pada suami sendiri. Tapi hamba seperti ini juga karena dia.

"Jangan pergi ya? Jangan bilang ke ibu juga kalau mas punya usaha ini"

Apa dia sedang memintaku tutup mulut? untuk apa dia menyembunyikan usahanya? Atau dia hanya ingin menyembunyikan Rahma? Apa ini tujuannya bersikap lembut padaku? Dia tidak ingin perselingkuhan nya dengan Rahma ketahuan oleh Ibu.

Aku melepas pelukannya, aku masih kekeh ingin pergi, aku perlu menenangkan hati ku yang sudah hancur berkeping-keping.

"Aku ingin pulang mas"

Dia kembali menggenggam tanganku, kelihatannya dia masih tidak ingin aku pergi.

"Satu bulan lagi ku antar, Oke?"

"Aku kangennya sekarang, kenapa harus nunggu bulan depan?"

"Hanya satu bulan Rin, gimana kalau kita ke Monas? Kamu sangat ingin ke sana kan?"

Baru kali ini kau melihat mas Aga mencoba merayuku, dia sampai mengajak ku keluar atas dasar kemauan nya sendiri. Dulu saja saat ibu minta kamu jalan-jalan berdua, dia justru meninggalkan aku di toko swalayan. Sekarang tidak ada angin tidak ada hujan, dia mengajakku jalan-jalan. Apa dia takut aku bilang ke orang tuaku tentang sikapnya? Ini memang pertama kalinya aku meminta pulang semenjak pernikahan kami.

"Arin tetap ingin pulang mas"

Dia kembali menghela nafas, dia juga kembali memeluk pundakku dengan erat.

"Gimana kalau aku masakin kamu di resto ku? Kamu bisa lihat sendiri bagaimana mas masak"

Aku terdiam, sepertinya ajakan yang cukup langka, kapan lagi seorang Letnan TNI seperti dia mau memasak untuk ku?

"Baiklah, tapi satu Minggu lagi aku pulang"

Setelah berpikir lama, kamipun sepakat. Mas Aga kembali mengajak ku ke restoran tadi. Aku sangat penasaran sekali bagaimana rasa masakannya.

1
D_wiwied
woyy jahatnya kamu bu, kan terhitung masih keponakan kamu to main pukul aja untung Aga sdh terlatih jd bs tau klo ada bahaya/ serangan mendadak.. eling bu eling
Buruan Ga segera kejar si Arin smg blm sempat terbang pesawatnya
D_wiwied
kan kaaan.. sudah kudugong dr awal. pasti ada keterlibatan ibunya Dewa, niat banget ya bu nyingkirin Arin sampe ke luar negeri, berdoa sj bu jangan sampe terjadi apa2 sm kandungan Arin bisa diamuk si Aga nanti
D_wiwied
baru jg surat pengajuan perceraian, tp Dewa sdh ngajak nikah walaupun siri.. gatau jg sih hukumnya nanti jatuh ttp sah atau tidak, mana si Arin dlm kondisi hamil lg dan yg ngidam eeeh mlh si Aga 🤭😆
sunaryati jarum
😃😃😃 tugas beri cucu kok tugas apa?
sunaryati jarum
Makanya ibu Dewa kok langsung merestui ternyata ada maksud.Untuk Aga lagi dan lagi kamu terlambat menyadari kesalahan kamu pada Arin.Semoga Arin menemukan kedamaian di tempat barunya.Sialun jodohmu nanti yang penting buat kamu nyaman dan bahagia.Emak tadinya heran masih terikat status istri kok minta dinikahi dalam waktu seminggu.
mama
blm bercerai udh nikah lgi km rin,kyk perempuan gatal ajj..gk suka btg sm peran arin..
sunaryati jarum
Jangan sampai gagal pernikahan Dewa dan Arin
sunaryati jarum
Penyesalan kamu terlambat Ga,kau membiarkankan kesalahpahaman berlarut, apalagi kau pernah memperkosa Arin dalam keadaan mabuk.Dan kamu langsung melupakannya.Lepaskan Arin agar bahagia,itu yang kau harapkan sejak awal pernikahan kan mengharap Arin segera pergi darimu
sunaryati jarum
Belum cerai kok mau nikah, memang pernah dengar jika suami bilang lepas atau cerai jatuhnya telah cerai,apalagi mereka sudah lebih tiga bulan tidak bersama
D_wiwied
Arin Arin.. jd org koq plin plan, awalnya aja gayanya ogah2 an ky ga antusias tp giliran ada si Aga lgs deh manas2 in pake acara panggil sayang segala ke Dewa, jd makin curiga ini pasti ada sesuatu yg msh disembunyikan🤔
Ibah Ibah: hampir ....
total 3 replies
falea sezi
gatel jg lu rin cerai dlu lahh jd janda jangan jd istri orang lu gatel ke bujang🤣
D_wiwied
dr sejak Arin menerima lamaran dewa setelah menerima pesan, ak dah curiga ini pasti ada andil dr mamanya dewa pasti... hmm ada rencana apa kamu bu, feeling ku bukan sesuatu yg baik sih
Ambo Nai: ternyata si arin perempuan murahan,kasihan anak yg gak di ketahui ayahnya.semoga pernikahannya batal.dewa bukannya cinta tapi obsesi.
total 1 replies
sunaryati jarum
Benar mulai cintai dirimu sendiri, sebaiknya kau bikin kue saja,itu kan keahlian kamu.Siapa tahu rezeki anakmu kau bisa punya toko kue
Lee Mba Young
semua orang mudah nemuin km krn km pergi nya cm di situ situ saja. cm kabur kabur an gk niat kabur beneran.
kl kabur beneran pasti kluar kota Naik bus ganti kapal pesiar pasti gk Ada yg nemuin. ntah Arin itu goblok apa tolol jd wanita. pdhl dah dewasa dah pernh kawin tp ttp oon.
niat kabur Dr awal pergi jauh ganti nmr jng hub orang rumah lagi. kemarin mncing hub mertua oalah alah. cewek plin plan.
D_wiwied
pengennya sih ga mau komen tp tanganku koq gatel ya 🤭
terus aja Rin keraskan hatimu buat dirimu sama ky si Aga yg suka menyimpan dendam jd kamu ga ada bedanya sama si Aga kan
heran koq bisa si Dewa tau2 nongol bawa bunga bawa cincin, ntar pas mereka lg pandang2 an ato pegangan tangan si Aga nongol tuh, lanjut lg salah pahamnya gitu aja terus ga kelar2
Ibah Ibah: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
YuWie
sulit buk2..dewa cintanya sdh mendarah daging, krn kehadiran arin begitu membekas dijiwanya.
sunaryati jarum
Ternyata Dewa sudah cinta sama Arin sejak SMP karena orang yang mau berteman dengan Dewa hanya Arin,dan Arin penolongnya sejak itu
Noveni Lawasti Munte
ahhhhh pantas dewa kecintaan bgt sama arin😥
Ambo Nai
bukan cinta tapi opsesi,karena kamu pernah di tolong mana ada orang bisa bercerai saat hamil
sunaryati jarum
Kamu memang juga sedikit salah Arin, meminta tolong Dewa terus- terusan padahal kamu tahu dia mencintai kamu.Selesaikan dulu hubungan kamu dengan Aga , Jangan lari dan sembunyi dari masalah.Emak juga geram pada Aga atas tindakannya padamu selama ini,apalagi tidak ingat telah memperkosamu. Kamu memang korban dari perjodohan dan kesalahpahaman Aga, yang keterlaluan.Emak percaya dan iba padamu tapi kamu jangan deket dengan pria dulu sebelum hubungan pernikahan kamu dan Aga jelas sudah bercerai.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!