NovelToon NovelToon
Jadi Bos Perusahaan Entertainment

Jadi Bos Perusahaan Entertainment

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Showbiz / Reinkarnasi
Popularitas:523
Nilai: 5
Nama Author: ILikeAll9

Pernah gak sih kamu lagi enak enaknya tidur, eh bangun bangun malah pindah dunia. Ini adalah kisah seorang pemuda yang baru saja lulus dari masa SMAnya, dia berusia 18 tahun, namanya Ethan Lucifer.

Dia anak yang hidup sederhana bersama orang tuanya, Ayahnya bekerja di bengkel, Ibunya bekerja di warung kecil depan rumah mereka. Alias warung mereka sendiri, warungnya berupa warung makanan.

Ethan kadang akan membantu orang tuanya berjualan, dia juga memiliki adik perempuan yang saat ini baru duduk di kelas satu SMP, dan adik laki laki yang baru masuk SD tahun ini. Keluarga mereka beranggotakan 5 orang, dan selalu harmonis.

Pesan Author: Mungkin sebagian akan berbeda dari awal alur, tapi semoga tetap bisa menikmatinya, karena di karya ini terdapat bantuan dari Ai, mohon dimaklumi

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ILikeAll9, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

C018: Wawancara Perdana Pertama Daniel

...Selamat Baca...

Siang, pukul 12.00 WAZ

Tanggal: 20 April

Hanya dalam waktu kurang dari 24 jam sejak video dokumenter "Lucifer Entertainment Episode 001: Before and After" diunggah di platform Metube, reaksi dari warganet negara Aurelia luar biasa besarnya.

Video yang diedit dengan sangat apik oleh Noah itu berhasil menyita perhatian banyak orang.

📊 STATISTIK VIDEO

- Jumlah Tayangan: 1,2 Juta Views ⬆️

- Subscriber: 450 Ribu Subscribers ⬆️

- Like: 980 Ribu Suka ❤️

Angka-angka itu terus bertambah setiap detiknya. Komentar-komentar di kolom balasan pun membanjiri video tersebut.

▪︎User: Aurelia_love"GILA?! Aku baru nonton videonya sampai habis. Dari yang hancur jadi sekeren ini?! Respect banget sama Bos Muda Ethan Lucifer! 💪🔥"

▪︎User: Apoplover01"Visual para trainee-nya semua standar tinggi banget sumpah! Felix sama Leo di posternya ganteng parah, Daniel Hart di trailer bikin mewek. Semoga sukses terus Lucifer Entertainment! ✨"

▪︎User: History_buff"Ternyata dulunya perusahaan besar ya... Sedih dengar sejarahnya, tapi senang lihat mereka bangkit lagi di tangan generasi muda. Semoga members nya semua bisa debut dengan lancar! 🥺"

▪︎User: Tech_Guy"Leo Whitmore model Gadget Hub kan?! Visualnya cocok banget sama konsep teknologi! Aku jadi makin percaya sama brand-nya karena dia 😎"

▪︎User: Anonymous "Bosnya muda terus ganteng lagi, investornya juga keren, stafnya kreatif. Tim yang solid banget! Penasaran banget sama proyek selanjutnya!!"

Melihat antusiasme yang begitu besar, Ethan, Arthur, dan Leonard tersenyum puas. Nama Lucifer Entertainment yang dulu hampir terlupakan, kini kembali bersinar bahkan lebih terang dari sebelumnya.

***

Hari Pelaksanaan Wawancara

Pukul 09.00 WAZ

Lokasi: Studio TV Nasional

Hari ini adalah hari yang ditunggu-tunggu. Sesuai janji, Ethan mendampingi Daniel Hart untuk menghadiri sesi Wawancara dan Konferensi Pers mini untuk mempromosikan drama Fake Love.

Mereka memasuki ruangan yang sudah dipenuhi kamera dan wartawan. Daniel tampil rapi dengan kemeja biru muda, wajahnya terlihat gugup tapi berusaha terlihat percaya diri. Di sebelahnya, Ethan berdiri tegap dengan aura tenang dan profesional.

"Tenang, kau sudah siap. Jawab saja dengan jujur dan sopan," bisik Ethan pelan.

"Baik, Kak Ethan," jawab Daniel mantap.

Wartawan pertama mengangkat tangan.

"Selamat pagi. Halo Daniel, halo Tuan Ethan. Pertanyaan untuk Daniel, bagaimana perasaanmu bisa bermain di drama sebesar Fake Love dan beradu akting dengan aktor senior?"

Daniel menarik napas pelan lalu menjawab dengan suara lantang,

"Pertama-tama saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pihak produksi yang sudah memberi kesempatan."

"Awalnya saya sangat gugup dan takut tidak bisa berbuat banyak, tapi semua kru dan pemain senior sangat baik dan membimbing saya. Rasanya sangat bahagia bisa menjadi bagian dari cerita ini."

Jawabannya disambut anggukan setuju. Wartawan kedua bertanya.

"Untuk Tuan Ethan, Lucifer Entertainment terlihat sangat aktif belakangan ini. Mulai dari model fashion, iklan elektronik, hingga aktor drama. Apa visi utama perusahaan kalian?"

Ethan tersenyum lalu mengambil mikrofon. "Visi kami sederhana. Kami ingin menjadi wadah bagi anak-anak muda berbakat untuk menggapai mimpi mereka, sama seperti Daniel di sini."

"Kami ingin menunjukkan bahwa meski perusahaan ini baru bangkit, kami bekerja dengan serius, profesional, dan penuh dedikasi untuk memberikan karya terbaik bagi masyarakat."

Pertanyaan selanjutnya datang lagi, "Daniel, karakter Elvin yang kau bawakan digambarkan sangat lembut dan tulus. Ada pesan khusus apa yang ingin kau sampaikan lewat karakter ini?"

"Pesan saya... hargailah orang-orang di sekitar kalian selagi mereka masih ada. Jangan sampai ada penyesalan di kemudian hari."

"Karakter Elvin mengajarkan saya tentang kasih sayang yang tulus tanpa syarat," jawab Daniel dengan mata berbinar.

Jawaban itu membuat suasana ruangan menjadi haru. Para wartawan dan fotografer terus mengabadikan momen ini.

Wawancara berjalan lancar selama satu jam penuh. Daniel mampu menjawab semua pertanyaan dengan baik, didampingi sempurna oleh Ethan yang siap membantu jika ada pertanyaan sulit.

Langkah awal mereka di dunia media berjalan mulus. Nama Daniel Hart semakin dikenal, dan nama Lucifer Entertainment semakin kokoh di industri hiburan.

***

Setelah sesi wawancara, mereka kembali ke perusahaan dan Daniel mulai latihan aktingnya lagi. Lalu ia mendapat panggilan dari Direktur Utama Shine The Star.

Sore Harinya

Pukul 15.00 WAZ

Lokasi: Kantor Lucifer Entertainment

Setelah sesi wawancara selesai dan hasilnya mulai dipublikasikan di berbagai portal berita dan media sosial, antusiasme publik terhadap Daniel dan Lucifer Entertainment semakin meledak.

Artikel dengan judul "Bakat Muda Penuh Bakat, Daniel Hart Si Pencuri Hati" dan "Kebangkitan Lucifer Entertainment" menghiasi halaman depan berita hiburan.

Sesampainya di kantor, Ethan langsung meminta Daniel untuk tidak bersantai dulu.

"Daniel, karena responnya sangat bagus dan banyak yang memuji aktingmu, kita harus pertahankan kualitas itu."

"Ayo latihan lagi. Kita ulangi teknik vokal dan ekspresi wajah agar kamu semakin siap jika ada tawaran berikutnya," kata Ethan semangat.

"Aku mengerti, Kak Ethan!" jawab Daniel penuh energi.

Mereka pun masuk ke ruang latihan kecil. Daniel mulai berlatih menghafal naskah, melatih intonasi suara, dan ekspresi mata agar bisa memainkan berbagai karakter dengan baik.

Ethan dan Arthur kadang bergantian memberikan arahan, membuat suasana latihan terasa serius namun tetap menyenangkan.

***

Belum lama mereka berlatih, telepon di ruangan Ethan berdering. Nomor yang tertera adalah nomor pribadi Sutradara Kim, sutradara dari drama Fake Love.

Ethan mengangkat telepon itu. "Halo, Tuan Kim. Apa ada kabar baru?"

"Selamat sore, Tuan Ethan. Maaf mengganggu waktunya," suara Tuan Kim terdengar sangat ramah.

"Begini, soal penampilan Daniel di teaser tadi, responnya luar biasa bagus kan? Banyak yang terharu dan terpukau dengan aktingnya."

"Benar sekali, kami juga sangat bersyukur," jawab Ethan.

"Nah, karena saya melihat potensi besar di dalam diri Daniel, jadi saya sangat merekomendasikan nama dia kepada rekan sesama sutradara yang sedang membutuhkan aktor cilik untuk proyek barunya," jelas Tuan Kim.

"Mereka sangat tertarik setelah melihat cuplikan rekaman Daniel. Jadi tawarannya begini: Daniel diminta bermain sebagai teman masa kecil dari pemeran utama pria di drama tersebut."

"Ada total tiga adegan kilas balik yang sangat penting untuk membangun karakter tokoh utamanya. Bagaimana? Apakah Daniel bersedia menerima tawaran ini?"

Mata Ethan berbinar. Ini artinya reputasi Daniel sudah diakui oleh profesional, bahkan direkomendasikan langsung oleh senior.

"Tentu saja kami bersedia, Tuan Kim! Terima kasih banyak sudah mempercayai dan mempromosikan Daniel. Ini kesempatan yang sangat berharga," jawab Ethan antusias.

"Baguslah, nanti saya kirimkan kontak sutradara barunya. Bekerja sama dengan baik ya," ucap Tuan Kim sebelum menutup telepon.

Ethan langsung berlari ke ruang latihan memberitahu kabar baik itu.

"Daniel! Hebat sekali! Tuan Kim sangat puas dengan kerjamu, hingga dia merekomendasikan kamu ke proyek drama lain!"

"Hah? Benarkah, Kak Ethan?!" Daniel terbelalak kaget, jantungnya mulai berdebar kencang.

"Iya! Kali ini kamu akan main peran di drama yang berbeda, perannya sebagai teman masa kecil tokoh utama. Ada tiga adegan penting. Ini bukti kalau bakatmu sudah dilihat oleh banyak orang!"

"Wahhh! Terima kasih banyak! Aku janji tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini!" seru Daniel bersorak gembira.

Latihan pun menjadi lebih intens malam itu. Daniel sangat bersemangat mengasah kemampuannya, siap menerima tantangan peran baru tersebut.

***

Tepat saat matahari mulai terbenam, ponsel pribadi Ethan berdering sekali lagi. Kali ini nama yang tertera adalah Tuan Gerald.

Ethan segera mengangkatnya. "Selamat sore, Tuan Gerald. Ada apa?"

"Selamat sore, Tuan Ethan. Saya dengar wawancaranya berjalan lancar dan responnya bagus ya? Itu bagus, artinya pertanda baik akan datang pada kalian," suara Tuan Gerald terdengar ramah namun tegas.

"Saya menghubungi anda soal proyek Shine The Star."

"Iya, Tuan Gerald. Bagaimana persiapannya?" tanya Ethan.

"Semua sudah siap. Rekaman awal dan pembukaan acara akan dimulai pada tanggal 3 Mei nanti. Sekarang, saya butuh bantuan anda sebagai salah satu investor besar di sini."

Tuan Gerald melanjutkan, "Anda tahu kan Alfian Vale? Anak yang paling muda di trainee kalian, tingginya sudah mencapai 178 cm padahal usianya baru 13 tahun. Dia sangat menonjol."

"Iya, Alfian. Dia memang unik," jawab Ethan.

"Begini, dia akan kami tempatkan pada posisi terakhir. Juga karena dia masih sangat muda dan ini pertama kalinya dia tampil di acara sebesar ini, kami ingin anda yang mengantar dan menemaninya datang ke lokasi syuting nanti."

"Selain itu, kami juga ingin kehadiran anda secara resmi sebagai Investor Tamu di acara pembukaan nanti. Bagaimana?"

Ethan berpikir sejenak. Biasanya dia sangat sibuk mengatur urusan perusahaan, tapi kali ini...

"Tentu saja, Tuan Gerald. Saya akan datang dan mengantar Alfian. Tapi untuk tanggal 3 Mei itu..."

"Tenang saja," potong Tuan Gerald seolah tahu kesibukan Ethan.

"Saya tahu kalian sedang mempersiapkan banyak hal. Untuk urusan manajemen harian di kantor, anda bisa serahkan pada tim kan?"

Saat itu juga, pintu ruangan Ethan diketuk. Seorang pemuda dengan penampilan sangat rapi, kacamata, dan tatapan tajam namun lebih santai sedikit dari Leonard masuk.

"Maaf mengganggu, Kak Ethan. Ini laporan keuangan hari ini."

Itu adalah Levian Abigaille, saudara kedua dari keluarga Abigaille. Jika Leonard adalah tangan kanan yang mengatur jadwal dan operasional.

Levian adalah orang kepercayaan yang menangani administrasi, keuangan, dan logistik. Dia sangat teliti dan bisa diandalkan sama seperti kakaknya.

Leonard mulai kesulitan oleh pekerjaan Adminitrasi, jadi dia meminta bantuan adiknya yang hanya berbeda setahun. Karena selain Adminitrasi Leonard harus mengatur jadwal dan oprasional, jadi ia meminta bantuan adiknya Levian.

Ethan tersenyum melihat Levian. "Ah, Levian. Tepat sekali."

Ethan kembali ke telepon, "Seperti yang Anda dengar, Tuan Gerald. Manajer baru sudah ditugaskan untuk menangani jadwal harian para trainee, dan Levian di sini siap membantu Leonard mengurus semua administrasi."

"Jadi, saya bisa meninggalkan pekerjaan kantor sementara waktu tanpa khawatir."

"Baguslah kalau begitu. Jadi kesepakatan kita, tanggal 3 Mei kita bertemu di lokasi. Jangan lupa bawa Alfian," pesan Tuan Gerald.

"Baik, Tuan Gerald. Sampai jumpa," jawab Ethan lalu menutup telepon.

Ethan menatap Levian. "Levian, untuk urusan dalam negeri dan laporan selama aku pergi nanti, tolong bantu Leonard ya. Aku percayakan semuanya padamu."

Levian mengangguk sopan, "Tentu saja, Kak Ethan. Tenang saja, aku dan Kakak akan menjaga perusahaan tetap berjalan lancar seperti jam. Anda bisa fokus saja mengurus acara dan Alfian."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!