NovelToon NovelToon
Menjadi Ratu Genit

Menjadi Ratu Genit

Status: tamat
Genre:Poligami / Pelakor / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:157.5k
Nilai: 4.9
Nama Author: Elena Prasetyo

Dibiarkan, tidak dihiraukan, dimakzulkan. Hal itulah yang terjadi dalam kehidupan Keira yang seharusnya Ratu di kerajaan Galespire.

Dan setelah menjalani setengah hidupnya di penjara bawah tanah. Keira akhirnya menghadapi maut di depan matanya. Tubuh dan pikirannya tak sanggup lagi menanggung kesedihan. Membuat tubuh renta dan lemahnya menyerah.
Sebelum menghembuskan napas terakhir, Keira berjanji. Kalau bisa menjalani kehidupannya sekali lagi, dia tidak akan pernah mengabdikan diri untuk siapapun lagi. Apalagi untuk suaminya, Raja yang sama sekali tidak pernah mempedulikan dan menyentuhnya. Yang selalu menyiksanya dengan kesepian dan pengkhianatan. Dia akan menjadi Ratu yang menikmati hidup.
Setelah meninggal, Keira membuka mata. Ternyata dia kembali ke saat malam pernikahannya. Dia mengubah air mata yang menetes menjadi senyum. Dan mulai merencanakan kehidupan bahagianya. Menjadi seorang Ratu yang disukai banyak pria. Sehingga dia tidak akan pernah kesepian lagi.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elena Prasetyo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

"Yang Mulia, ini sudah lebih dari dua Minggu sejak Anda menikah. Tapi belum ada kabar Anda menghabiskan malam dengan Ratu atau Nona Mary" lapor penasehat saat William sibuk dengan berbagai laporan dari wilayah kerajaan.

"Apa menurutmu itu penting? Lebih penting daripada laporan Malone tentang perbatasan kerajaan? Dan masalah perdagangan wanita kerajaan Sphere?"

"Raja, ini adalah masalah kelangsungan kerajaan. Tentu saja ini lebih penting daripada masalah yang lainnya. Para bangsawan juga ingin mendengar tangisan pangeran dan putri di istana" kata penasehat.

"Benar, Raja. Saya pikir hal ini lebih penting daripada yang lainnya" tambah Malone yang menemaninya membahas beberapa masalah kerajaan.

"Menurutmu, apakah aku harus melakukannya dengan Ratu terlebih dahulu? Atau Mary?"

William memperhatikan reaksi Jenderal yang selalu berada di sisinya setiap kali berperang sejak masih sangat belia. Saat mendengar kata Ratu disebut, tangan kiri Malone lebih kencang memegang pedangnya.

Tidak hanya Malone. Baik Rupert atau Simon juga memiliki reaksi yang sama. Ketiganya selalu memberikan detail kecil yang aneh saat William menyebut Ratu.

Selama dua Minggu terakhir, sepertinya Ratu lebih sering bertemu ketiganya daripada William. Membuat ketiganya lebih dekat dengan Ratu daripada dirinya.

"Anda adalah suami dari keduanya, Raja. Siapapun yang Anda pilih akan merasa sangat bahagia"

"Benarkah?"

Mary, William sangat yakin akan bahagia menerima kunjungannya. Dan Ratu? William tidak yakin wanita asing itu akan senang.

Malam tiba. Dan sesuai paksaan penasehat selama berhari-hari, William berjalan ke lorong tempat kamar Ratu dan Mary berada. Baru saja dia berbelok, ternyata ujung matanya menangkap pergerakan di taman. Dia memeriksa siapa yang sedang berada di taman, malam-malam begini.

"Apa Ratu tidak pernah keluar saat malam hari di istana?"

"Tidak"

"Mari saya tunjukkan tempat paling indah saat malam hari di istana"

Itu Ratu, dengan Rupert. Anak penasehat itu berani sekali mengajak Ratu pergi malam-malam begini? Dan kemana sebenarnya mereka ingin pergi? William membatalkan niatnya untuk malam ini dan mengikuti kedua orang itu.

Ternyata, keduanya pergi ke sudut istana yang terbengkalai. Namun telah ditata begitu indah, tidak tahu oleh siapa.

"Indah sekali!!!" seru wanita itu.

"Saya menemukan tempat ini tahun lalu. Berusaha memperbaikinya menjadi lebih terawat dan indah sampai sekarang" kata Rupert merasa bangga dengan perbuatannya. Tapi tempat ini memang indah. William tidak menyangka anak penasehat memiliki bakat di tempat yang lain.

"Apa aku boleh kesini saat kesepian?" tanya Ratu membuat William menatap seorang wanita dengan rambut keemasan yang ditimpa sinar bulan putih. Membuat wanita itu tampak seperti peri yang baru saja turun ke dunia.

Berbeda dengan kesan awal William melihat Ratu sebelumnya. Kini wanita itu tidak seperti Ratu yang dewasa dan anggun. Hanya seperti wanita biasa yang menikmati suasana di sekitarnya. Sangat cantik dan mempesona.

William tidak dapat mengalihkan pandangan dari Ratu. Tiap gerakan yang wanita itu buat, nampak menakjubkan di mata William.

Malam semakin larut dan sebagai bangsawan yang terhormat, Rupert membawa Ratu kembali ke kamarnya. Seperti anak kecil yang terlalu senang, senyum tak pernah lepas dari wajah Ratu. Bahkan ketika keduanya berpisah.

William yang sedari tadi bersembunyi dalam bayangan, melangkah maju ke depan kamar Ratu. Tanpa perlu mengabarkan kedatangannya, William masuk ke dalam. Menangkap pinggang wanita yang menunjukkan punggung padanya. Mendekap Ratu erat dan menghirup kesegaran aroma wanita itu ke dalam relung hatinya.

Perlahan, William menyingkap rambut keemasan Ratu dan mengecup leher jenjang yang menggoda itu. Suara desahan pelan terdengar membuatnya semakin tidak tahan lagi.

William memutar badan wanita yang ada dalam dekapannya dan mencicipi bibir yang begitu hangat. Tangan kanan William bergerak pelan menyusuri tubuh wanita itu. Menemukan bahwa tubuh Ratu berkelok sempurna. Tidak pernah dia tahu kalau Ratu memiliki bentuk tubuh sesuai dengan seleranya.

Sesaat setelah ciuman itu selesai, William ingin segera memulai malam yang panas. Tapi ketika mata Ratu terbuka, senyum itu mendadak menghilang. Berubah menjadi ketakutan.

Wanita itu melepaskan diri dari dekapan William. Dan berusaha menjaga jarak dengannya.

"Kenapa Anda disini?" tanya wanita itu dengan suara parau.

"Seorang Raja masuk ke dalam kamar Ratunya. Apa harus menjelaskan alasannya?"

William kembali melangkah maju tapi Ratu memilih untuk mundur. Secara sadar menjauhkan diri darinya.

"Seharusnya tidak seperti ini"

"Apa?"

"Seharusnya Anda bersama Nona Mary. Bercinta dengannya dan memiliki anak"

Bagaimana bisa wanita itu mengharapkan William bercinta dengan Mary. Setelah ciuman panas mereka? Berarti kecurigaan William selama ini benar.

"Kau, menikah denganku hanya karena perjanjian Raja terdahulu?" tanyanya seakan menetapkan apa yang dipikirkannya benar.

"Apa?"

"Malone, Rupert dan Simon lebih menarik dariku"

"Raja, Anda ... "

"Asal kau tahu saja. Kau tidak akan menjadi lebih baik dibandingkan Mary. Dalam segi apapun! Di dalam penglihatan ku!" katanya lalu keluar tanpa mendengar penjelasan apapun.

Sebagai laki-laki, baru kali ini William merasa direndahkan. Karena merasa sangat kesal, William pergi ke kamar Mary. Akhirnya tidur dengan wanita yang dicintainya. Meski rasanya sangat berbeda dengan saat dia menyentuh Ratu tadi.

Tidak disangka, kabar dia bermalam di kamar Mary beredar dengan cepat. Penasehat hanya bisa memamerkan senyum ke arahnya. Sedangkan Malone menjaga wajahnya tetap datar.

"Kita akan membicarakan masalah kerajaan sekarang!" perintahnya tidak mendapatkan perlawanan sama sekali.

Tak lama terdengar kegaduhan di depan ruangan Raja. Semua pelayan sedang membicarakan Ratu yang marah dan ingin menghukum Mary. Karena seharusnya Raja menyentuh Ratu terlebih dahulu daripada selirnya.

Merasa tidak terima dengan kabar yang beredar, William segera pergi ke kamar wanita asing itu. Disana, dia melihat Mary menangis. Sedangkan Ratu duduk dengan angkuhnya.

"Apa yang terjadi?!" teriaknya mengejutkan semua orang. Ratu segera berdiri dan memberi hormat padanya. Tanpa alasan yang jelas, William mengangkat tangan dan menampar wajah Ratu dengan keras. Setelah melihat wanita itu tersungkur di lantai, ada penyesalan yang tergores dalam di dalam hatinya.

Tapi semua tidak bisa diputar kembali lagi. Apa yang sudah dia lakukan akan tetap terjadi. Dan wanita itu hanya bisa memegang pipinya yang mulai memerah.

"Raja!! Jangan marah"

Sesuatu yang merah keluar dari sudut bibir wanita itu. Darah.

"Jangan pernah kau membuat Mary menangis!!" katanya dengan suara keras. Menyembunyikan penyesalan dan rasa khawatir pada kondisi Ratu. Segera saja dia membawa Mary pergi, agar wanita itu bisa segera diobati.

Sial!!! Apa yang sudah dia lakukan? Kenapa dia melakukannya? Kalau seperti ini, Ratu pasti akan semakin tidak menyukainya. Bahkan mungkin membencinya. Padahal bukan ini yang William inginkan.

1
Idha Rahman
y
Nana Niez
hadeh
Nana Niez
mari qt santet online si raja itu,, masa mau menghujat othor yg g bikin ratunya pinter pinter,, tau gt g usah di hidupkan lg thoooorr
Nana Niez
asli tjor bikin emosi cewek. model ratu gini
Nana Niez
buat dia cerai sajalah Thor,, males banget lama lama kl ratu g pinter gini
Nana Niez
knp g pinter gt,, hrsnya elegan lah kei balasnya
Nana Niez
judulnya aj ratu genit,,, asli jian wooooww
Nana Niez
Keira,, km jangan omes yaaaa,,, yg elegan lhow yaa🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Linda Yani
so sweet bang Malone 🥰🥰🥰🥰🥰
Kakak Siregar
Luar biasa
Kakak Siregar
tak terasa air mata ku keluar 😭
Evy
pas pulang bisa saja Ratu hamil dan selirpun hamil...
Evy
Harusnya begitu...biar selir tersingkir nanti...
Evy
Ratu dilawan...
Evy
kenapa Ratu sampai punya pikiran untuk mencari pria buat memuaskan nya ...Ratu ini kenapa jadi murahan ya...
Evy
Ratu kok begitu sih... walaupun genit dan ingin menggoda jendral..tapi gak ngelendot gitu dong.mana harga diri mu wahai Ratu.
Aya Ozy
Biasa
Puch🍒❄
lagian selera lu jelek jelek luuuuuu raja tolollllllll
Assalamualaikum
sumpah jijik aku ma ini raja andai di sini ku racuni
sahabat pena
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!