NovelToon NovelToon
Lantunan Ayat Suci Zafirah

Lantunan Ayat Suci Zafirah

Status: sedang berlangsung
Genre:Spiritual / CEO / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Wanita Karir / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:252.4k
Nilai: 5
Nama Author: Gusliana Saputri

Zafirah Alfiani Putri berprofesi sebagai seorang bidan. Ia memiliki karakter yang baik, ramah, dan memiliki sifat kepedulian. Akan tetapi ia memiliki karakter yang tertutup disosial media dan juga cuek. Sejak ia hijrah dibangku menengah pertama ia begitu membatasi pergaulannya dengan lelaki yang bukan mahramnya. Zafirah bukan alumni pesantren tetapi ia berprinsip akhlak, kegiatan dan ibadahnya harus mencerminkan bahwa ia muslimah yang taat pada Allah.

Irsyad Akmali Fikri berprofesi sebagai seorang polisi, ia juga ikut dalam mengurus perusahaan ayahnya karena ia merupakan anak lelaki satu-satunya didalam keluarganya. Irsyad dari kalangan pesantren dan setelah lulus melanjutkan diakademi kepolisian. Ia memiliki sifat yang dingin dan tegas tetapi dibalik itu ia akan bersikap baik, ramah, perhatian pada orang terdekatnya.

Zara yang dari dulu takut dengan seorang polisi namun takdir jodoh membawanya menjadikan Irsyad menjadi suaminya.

Bismillah
yuk baca kisahnya!
Semoga kalian suka ya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Gusliana Saputri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Salah sangka

Tok tok tok

"Assalamu'alaikum ibuk, permisi" zulfa membuka pintu

"Wa'alaikumussalam" ucap anisa

" Bagaimana kabarnya buk?" tanya zulfa

" Alhamdulillah, baik buk" ucap anisa

"Sebelumnya perkenalkan buk, saya zulfa saya bidan yang akan mengecek keadaan ibu" ucap Zulfa dengan ramah Anisa yang mendengar penuturan Zulfa mengangguk mempersilahkan.

Setelah dilakukan pemantauan keadaan anisa. Anisa seperti ingin bertanya sesuatu.

"Keadaan ibuk Alhamdulillah membaik ya buk" ucap zulfa

"Apakah ibu ada merasakan keluhan?" tanya zulfa

"Alhamdulillah tidak ada buk"

"Baiklah kalau begitu, kalau begitu saya permisi ya buk" ucap zulfa ingin melangkah

"tunggu sebentar buk bidan, saya ingin bertanya sesuatu"

"Oh iya silahkan buk" ucap Zulfa

"Buk bidan zara mana ya, soalnya tadi dia bilang dia yang akan memeriksa saya" tanya Anisa

"Teman saya memang meminta tolong kepada saya untuk menggantikannya buk dalam tugas ini, karna zara lagi istirahat buk lagi tidak enak badan buk" ucap Zulfa membuat Anisa yang mengangguk

Sebenarnya Anisa sedikit kecewa, ia berharap zara yang memeriksanya, ia ingin berkenalan lebih dekat dengan calon adik iparnya.

" Jadi buk Zara sudah pulang ya buk?"

"Belum buk, dia masih disini saya memintanya untuk menunggu sebab saya yang akan mengantarkannya pulang" ucap zulfa

"Oh yaudah, titip salam ya sama ibuk zara nya" ucap Anisa

"Baik buk, saya permisi dulu ya buk"mengangguk.

Sementara Irsyad baru saja datang dan masuk keruangan rawat anisa. Zulfa telah tidak terlihat membuat mereka tidak bertemu.

"Syad, kamu dari mana sih?" tanya anisa

"Aku dari keluar sebentar kak, tadi ada klien yang menelpon" ucap Irsyad

"Gimana keadaan kakak, ada yang sakit nggak kak?"tanya Irsyad

" Tidak ada, tadi kakak udah diperiksa sama ibu bidannya" ucap anisa

"Jadi tadi zara udah datang kesini kak?"tanya Irsyad membuat anisa menggeleng

"Lalu?"

"Tadi temannya yang periksa kakak. Katanya zara istirahat tidak enak badan" jawab anisa

"Apa!" Kaget Irsyad

"Iya, lebih baik kamu lihat dulu deh keadaannya, zara masih disini"

"I-iya kak" segera pergi

Entah apa yang merasuki irsyad sehingga ia berlari tak tentu arah setenga panik, sedangkan ia tidak tahu ruangan zara.

" Maaf sus, ruangan kerja bidan zafirah dimana ya?" tanya Irsyad

"Disana pak, bapak lurus aja setelah itu belok kanan ya pak"

"Oh baik, terimakasih" lalu pergi begitu saja dengan langkah besar.

Tok tok tok

Zara yang masih didalam mimpi diposisi kepala berada diatas meja dengan bertumpu pada kedua tangannya, terusik karna mendengar suara ketukan pintu yang tiada hentinya. Kemudian ia berjalan kearah pintu dengan langkah lemah.

Kreeek

Saat membuka pintu zara seketika lunglai, membuat nya hampir terjatuh karna keadaan yang melemah. Irsyad yang melihat itu, refleks menangkap tubuh zara agar tidak terbentur kebawah. Hanya beberapa detik adegan terlihat romantis itu, sebab zara segera sadar dan membenarkan posisinya.

"Astagfirullah" ucap zara

"Maaf maaf zara, aku tidak bermaksud " ucap irsyad ia merasa bersalah sebab memegang zara yang hampir jatuh.

"Iya tidak apa, maaf aku juga tadi yang salah" ucap zara

"Ada apa ya pak?" tanya zara

"Hmm, kamu sakit?" Tanya Irsyad, seperti kaku mengatakannya tapi ia juga khawatir sebisanya ia menutupi eskpresi kekhawatirannya.

"Tidak kok pak, saya tidak kenapa-kenapa kok pak" jawab zara

"Kamu sudah diperiksa atau minum obat?" tanya Irsyad

Zara menggelengkan kepalanya sebagai jawaban, membuat Irsyad menghembuskan nafas dengan kasar

"Kamu ini gimana sih, kamu itu tenaga kesehatan. Orang lain diperhatikan kenapa diri sendiri tidak" ucap irsyad sedangkan zara yang mendengarkan kebawelan Irsyad hanya terdiam.

" Huff, ayok sekarang ikut saya" ucap Irsyad

Sementara orang yang diajak hanya berdiam diri didepan pintu tidak ada niatan untuk bergerak mengikuti Irsyad

"Zara, kamu dengar saya tidak. Ayo ikut saya" ajak irsyad

"Zara" kesal irsyad

"Ah iya pak, lebih baik tidak usah pak. Nanti saya bisa ambil obat sendiri" tolak zara

"Nurut zara" sebisa mungkin untuk membujuk zara

Jika sudah halal ia akan menarik tangan zara yang susah sekali diajak kompromi untuk bersama.

"Jangan sampai aku memegang diri mu zara" ucap irsyad sengaja mengancam zara

Zara yang mendengar itu hanya menghela nafas. Dengan terpaksa mengikuti langkah singa garang itu.

Zara mengikuti langkah Irsyad, namun berpapasan dengan dokter Rafael yang sudah lama mengenal Irsyad, dan Rafael juga mengetahui bahwa Irsyad donatur dirumah sakit ini.

"Eh Irsyad" sapa dokter rafael.

"Apa kabar?" tanya Rafael

"Alhamdulillah baik, kamu gimana?"

"Seperti yang kamu lihat baik"

"Zara" ketika Rafael mengalihkan pandangannya kebelakang irsyad

"Iya kak" ucap Zara

"Tatapan Rafael seperti mencurigakan. Seperti mengisyaratkan ketertarikan pada zara" batin Irsyad

“kalau begitu, kami permisi dulu ya" ucap Irsyad tidak tahan berlama-lama melihat Rafael terus memandang zara

"Ayo Zara" ucap Irsyad dengan tatapan tajam membuat zara hanya menurut.

Ternyata Irsyad membawa zara keruangan dokter Lilis, Irsyad sengaja membawanya kedokteran wanita, entahlah ia tidak rela jika membawanya ke dokter Rafael untuk diperiksa padahal mereka kenal dekat.

"Pak, kok kita keruangan dokter Lilis? Untuk apa?" tanya zara

"Kamu masih bertanya" kesal Irsyad

"Iya kan kalau tidak bertanya sesat dijalan. Pak" ucap Irsyad

"Periksa kamu lah, siapa lagi" jawab Irsyad membuka pintu mempersilahkan zara masuk

"Selamat pagi pak Irsyad" sapa dokter Lilis

" Dokter Lilis kenapa bisa tau nama pak Irsyad?" Batin zara

Irsyad hanya menganggukkan kepala dan tersenyum tipis

"Eh Zafirah" melihat zara yang ikut bersama Irsyad.

"Iya dok" ucap zara

"Silahkan duduk, ada yang bisa saya bantu?" Tanya dokter Lilis.

"Dok, tolong periksa zara dia sedang sakit dok" ucap Irsyad

"Mari Zafirah" ucap dokter dengan tersenyum

Zara diperiksa oleh dokter lilis, sambil tersenyum seperti maksud lain.

"Ada apa dok? Tanya zara

"Tidak, kamu menikah tidak undang-undang saya ya Zafirah" ucap lilis

"Ha,menikah? Siapa yang menikah dok?" Tanya zara

"Kamulah"

"Kami belum menikah dok" ucap zara

"Berarti mau dong" tebak lilis membuat zara hanya diam

"Kamu hebat bisa dikhawatirkan sama pak Irsyad sebab jarang loh dia begini" ucap dokter Lilis. Sudah selesai memeriksa zara

"Bagaimana dok" tanya Irsyad

"Zafirah hanya kelelahan, dia kurang istirahat dan banyak pikiran jadi membuatnya sakit dan lemah. Ini saya kasih resep obatnya"

" Terimakasih dok. Kalau begitu kami permisi"

Diperjalanan Irsyad mengantarkan Zara ke ruangannya

"Sekarang masuk dan ambil tas mu. Kita tebus obat setelah itu saya antar pulang" ucap Irsyad

"Tidak pak, saya bisa ambil sendiri obatnya dan saya juga sudah janjian sama Zulfa untuk pulang bareng" ucap zara

" Tidak ada tapi-tapian" tegas Irsyad

" Maaf pak saya tidak bisa satu mobil dengan bapak yang bukan mahram saya

"Lalu bagaimana jika kita menikah saja hari ini" ucap Irsyad tidak tahu lagi bagaimana meluluhkan hati zara

Membuat zara membulatkan matanya.

"Pak Irsyad ini apaan sih, istri baru aja melahirkan, anak masih merah gitu malah ajak nikah. Aku harus mempertegas sesuatu sama pak Irsyad" batin zara

"Pak, sebaiknya perjodohan ini dibatalkan" ucap zara membuat Irsyad terkejut.

"Kenapa?" tanya Irsyad

"Saya tidak bisa bersama dengan bapak hidup bahagia diatas penderitaan orang lain" ucap zara

"Maksud kamu apa?" Irsyad tidak mengerti alur cerita

"Pokoknya saya tidak mau melanjutkannya, biar saya yang membicarakan pembatalan ini pada keluarga saya dan juga keluarga bapak" ucap Zara

" He, zara kamu bicara apa sih" tanya Irsyad yang sudah kalang kabut

"Tolong pak, jangan sakiti hati saya dan juga istri bapak" ucap zara

"Istri?" Jelas Irsyad bingung menikah saja belum

"Istri siapa zara?"

Arah pandangan zara melihat Zulfa yang telah keluar dari ruangannya.

"Zulfa, tunggu sebentar" mengambil tas lalu menutup kembali ruangannya

"Zara, kamu mau kemana? Biar saya antar" ucap irsyad

" Tidak pak, saya sama zulfa saja. Bapak jangan cari saya, bapak fokus sama istri dan anak bapak" ucap zara yang berlalu dihadapan Irsyad

"Antar aku pulang ya zul" ucap zara, zulfa hanya mengangguk

Sementara Irsyad masih mematung didepan ruangan itu, ia masih mencerna perkataan zara

"Apa jangan-jangan yang dimaksud istri itu, kak Anisa?" Batin Irsyad

...---------------...

jangan lupa like, komen dan votenya ya agar author semangat lanjutinnya 🥰

Salam manis🫶

1
Rini berutu
lanjut thor, semangat.
Lala Kusumah
panik mas, sama kaya suamiku 😂🤭🙏
Lala Kusumah
oke 👍👍
Lala Kusumah
lanjuuuuuuuuut
Tini Uje
dah lupa pula jln cerita nya nih thor..
Lala Kusumah
Alhamdulillah akhirnya update juga, semangat sehat ya 💪💪😍
RaDja
lama sekali kirain Hiatus kayak yang lain
Alhamdulillah masih dibaca kak
masih suka nunggu notif
terimakasih sudah update sukses sehat selalu buat semuanya aamiin
Rini berutu
mana ni,kelanjutannya
Lala Kusumah
pesona Zara yg ga main-main, masyaallah....
Lala Kusumah
Alhamdulillah akhirnya junior segera hadir ya Allah 🤲🤲🙏🙏😍😍
Lala Kusumah
Alhamdulillah 😍😍
Susi Rahmawati
lama thor... baru up lagi
Gusliana Saputri: 😅iya kakak maaf ya, author Nana usahakan bagi waktu buat up lagi ya. soalnya memang lagi nyusun tugas kuliah. Sehat-sehat buat kita semua🤲🫶
total 1 replies
RaDja
bagus tulisannya saya suka baca sukses sehat selalu buat semuanya terimakasih
RaDja
terima kasih sudah update ditunggu kelanjutannya hingga happy ending ya
RaDja: insyaallah karena saya suka karya anda insyaallah saya sabar
total 2 replies
Umi Syafaah
sukses terus buat karyanya thor
Gusliana Saputri: aamiin ya mujibas sholihin🤲. Terimakasih orang baik 🤗 sukses juga ya kak
total 1 replies
RaDja
membuat karya tulis memang tidak mudah
cukup paham mungkin juga sibuk didunia nyata
atau kadang mood yang berantakan karna situasi yang ga kondusif
apalagi rating kurang memuaskan
hah
entah saya suka tulisannya
masih menunggu updatenya
mohon diselesaikan jangan gantung
yang ada saya sebagai pembaca jadi hantu penasaran
bisa saja sih nyambung cerita sendiri
atau ga peduli ah kan hanya sekedar bacaan tapi gimana
ah ya sudahlah ga bisa maksa juga terimakasih karyanya
semoga sukses sehat selalu aamiin
RaDja: ok saya tunggu terima kasih
total 2 replies
Heryta Herman
tdk begitu juga konsepnya pak pol...jngn memaksakan kehendak sendiri...walaupun ingin..harus bertanya dgn baik juga.../Chuckle/
snlsbms
fighting kak tetap semangat berkarya nya/Determined/
Gusliana Saputri: Iya kak, terima kasih 🫶 🥰
total 1 replies
Heryta Herman
definisi seorang pria arogan dan juga egois,pemaksa pula si pak polisi arsyad ini...se ganteng dan se kaya apapun klo sifatnya tdk baik...ogah ah.../Chuckle/
Gusliana Saputri: Karakternya agak ngebet ya Bun 🤣pemaksaan. Tapi, dia punya sisi lain yang jadi idaman wanita
total 1 replies
test terts
Luar biasa
Gusliana Saputri: 🤝🥰 Terimakasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!