TRANSMIGRASI MELODY & AUDY
*****
gadis cantik bermata biru dan bibir tipis adalah PUTRI AUDY ADITAMA, adalah anak tunggal dari pasangan Gerry Aditama Dan Anisa Mawarni, Audy seorang ketua mafia dia juga terbunuh oleh kekasihnya sendri yaitu Alex
jllebb
" k-kau!
" hahaha,,, itulah akibat nya bila kau menentang ku, aku dan Aulia sudah berpacaran "ucap Alex
" tunggu pembalasanku " ucap Audy dan dia menutup matanya
*****
di Indonesia
ada gadis cupu berkacamata tebal baru saja di tabrak oleh mobil yang melintas dia di dorong oleh tunangannya sendri adalah Jimi
bruuaakkk
" bukan,,, bukan aku yang membunuhnya, dia yang menabraknya sendri " ucap Jimi dan langsung pergi dari kecelakaan tersebut
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Viie27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bertemu Marvel dan Marvin
...----------------...
" sudah lah Ra! Kita masuk saja ke kelas " ucap melody
" kesal gw tapi sama dia " ucap Naura
Melody menarik tangan Naura disana, mereka berdua di panggil oleh siswa sana adalah bad girl padahal mereka tidak mau di panggil seperti itu.
Dikelas mereka hanya mengikuti pelajaran seperti biasanya tidak menghiraukan kegaduhan di kelasnya.
Jimi yang di belakang melody pun merasakan kesepian tidak ada manja manja lagi, tidak ada yang buatnya kesal lagi, Jimi merindukan melody sekarang hanya ada penyesalan di sana.
" Lo keren tau saat balapan tadi malam Mel " bisik Naura
Jimi mendengar ucapan Naura pun terkejut sejak kapan melody bisa balapan dan paling mengejutkan adalah dia menang balapan itu
" dia memang balapan, sejak kapan dia bisa mengikuti area balap " batin Jimi
" jangan bicara disini Ra! nanti ada yang denger panas " ucap melody
Waktu terus berlalu waktu sudah menunjukkan waktu nya istirahat, dan melody dan Naura pun langsung menuju kantin disana.
Dikantin
Naura sudah memesan makanan mereka hingga mereka pun sudah mendapatkan tempat duduk mereka. Saat ingin menelan makanan nya melody tersedak karna Lia menepuk bahunya
Puuukkk
" uhhhukkk,,,!
" Anjing Lo, mau buat dia mati hah !
" iya kenapa " ucap Lia tanpa rasa bersalah
Bruukkk
Melody membalik badannya dan mendorong tubuh Lia hingga terbentur kursi disana, tatapan mata melody pun sangat tajam menatap lia
" kau itu selalu buat masalah sama gw hah, kau belum merasakan bagaimana aku membunuhmu bukan hah, atau kau ingin merasakan nya " ucap melody dengan tatapan dinginnya
" berhenti mengancam ku sialan, aku ngga akan takut dengan ancaman mu itu " ucap Lia menantang melody
Prokk,,, prookk
" berani benar kau,! Gadis murahan apa ingin aib mu aku bongkar di sekolah ini, kalau kau simpanan bokapnya Jimi " bisik melody di telinga lia
Deg!
Dari mana melody tahu tentang aibnya, yang pasti melody bisa membongkar semua kebusukan orang yang membully nya selama ini dan itu gampang dia ketahui.
" kenapa! Muka Lo terkejut gitu, aku benar bukan, kalau Lo itu simpanan Jonatan William" ucap melody dengan senyuman liciknya
" diam kau sialan, gw ngga ada urusannya sama Lo " ucap Lia
" waw,,,! Berani Sekali anda dengan saya hah, mau gw robek mulut busuk Lo itu hah " ucap melody
Naura hanya menyilang tanggannya di dadanya ingin tahu bagaimana Lia membela dirinya sendri itu.
" sudahlah,,! Buang buang waktu gw aja Lo, ngeladenin Lo kaya ngeladenin orang gila sama sama tidak waras " ucap melody
Akhirnya melody dan Naura pun pergi dari hadapan Lia, sedangkan Jimi menatap melody dengan harap dia menatap Jimi dengan penuh cinta lagi seperti dulu .
dikelas dia rencananya nanti pulang sekolah akan menuju kampus nya Marvel dan Marvin, sebenarnya dia tak tega dengan kedua abangnya tersebut.
Setelah pelajaran selesai mereka pun bubar, disini melody pun menjalankan motornya bersama Naura untuk ke kampus Marvel dan Marvin
broommmm,,,, broommmm
Disini di depan kampus melody melihat hanya tatapan kedepan tidak ada tanda tanda Marvel dan Marvin keluar
" Lo ngapain sih kesini Mel, kakak Lo aja ngga ngarep'n Lo dan kaya ya Lo udah ngga di anggap oleh mereka berdua" ucap Naura
" gw ngga tau Ra! Soalnya hati kecil melody yang asli ini merindukan sosok kedua kakaknya " ucap melody lirih
tiba tiba Marvel dan Marvin ada didepan matanya, rasanya ingin peluk tapi ngga mungkin, melody tidak akan luluh hatinya
" Dek,,,! " ucap Marvin
" gw hanya memberikan ini, semoga kalian bisa datang, dan maaf aku bukan adik kalian lagi, aku sudah mempunyai keluarga utuh tidak seperti di neraka" ucap melody
Deg!
Rasanya Marvel ingin melukai diri nya sendri, kebencian adiknya pun karna dirinya sendri menyiksanya dan menampar nya
" aku kesini hanya itu, kalian tidak perlu minta maaf ke gw, kalian mau nangis darah pun ngga akan gw maafkan sudah banyak luka yang kalian torehkan kepada gw, Ayo Ra cabut !
Mata Marvel rasanya ingin menangis disana, begitu benci kah Adiknya terhadap dirinya hingga dia tidak menganggap dirinya lagi
Broommmm,,, broommmm
Itulah suara knalpot milik melody, disana banyak yang melihat aksi melody dan mereka berdua, mahasiswa disana pun sangat kagum dengan siswa berseragam SMA itu.
" siapa bro tadi, cewek lo " ucap temannya ke arah Marvin
" Adek gw!
" oohhh,,,! Adik yang sering kau siksa itu " ucap nya mendapatkan tatapan tajam dari Marvel
Sreekkkk
" maksud Lo apa hah, kalau Lo ngg suka ngga usah ngebacot sialan " ucap Marvel yang sudah emosi
" biasa aja dong, Lo Lo juga sering nyiksa dia kan bersama bokap Lo itu, untung saja adek Lo mentalnya kuat, kalau ngga dia sudah mati " ucapnya lagi
Bugh
Bugh
Marvel pun langsung menghajar temannya itu, dia sangat emosi bila mengatakan adiknya tersebut
Ya namanya juga penyesalan, ngga mungkin kan datang nya awal pasti penyesalan datangnya akhir.
****
Melody pun mengantar Naura dulu kerumah baru dia balik kerumahnya, sekarang dirinya sudah tinggal dengan orang tua aslinya yang punya jiwa Audy. Haris dan kedua kakaknya hanya ada penyesalan saja membuang melody
Tok
Tok
Tok
Ceklekk
" sayang,,,! Sudah pulang, kamu mau ganti baju dulu atau mau makan dulu " ucap Anisa
" aku ganti baju dulu deh mom, biar ngga gerah " ucap melody
" baiklah, mommy tunggu ya sayang " ucap Anisa
Setelah itu melody pun naik ke atas dan berganti pakaian nya dengan baju rumahan, dia pun segera turun ke bawah untuk makan siang bersama mommy nya disana
Tap
Tap
Tap
" ayo sayang, sini makan bersama mommy" ucap Anisa
" ya mom " ucap melody
Mereka berdua pun langsung memakan makanan mereka dengan lahap tanpa tersisa, saat ingin membereskan piring tiba tiba ada seorang yang mengetuk pintu dengan keras
Tok
Tok
Tok
Ceklekk
" mau apa lagi kau kemari hah,! Mau menyiksaku lagi " ucap melody yang didepan nya adalah kedua kakaknya
" Mel, maafkan kita, kita menyesal tolong jangan jauhkan kami dengan adikku " ucap Marvin
" Adik! Setelah adik kalian mati sekarang baru menganggapnya adik, ckkk,,,! kalian itu bukan keluarga gw paham ngga Lo hah, gw hanya punya kedua orang tua yang sayang sama gw, dari pada punya kakak yang menyiksanya dari kecil " ucap melody yang menusuk jantung mereka berdua
Deg!
Brukkk
Marvin pun bersujud di kaki melody, dia tidak ingin kehilangan adik satu satunya, ya dia juga menyesal telah menyiksa adik nya itu.
" pergi kalian, Aku ngga butuh permintaan maaf kalian " ucap melody
Brakkkk
Akhirnya ngga mau mereka berdua harus menahan rasa pahitnya di tolak oleh adiknya sendri
" maaf kak,! Ini semua belum seberapa saat kalian dulu menyiksa ku " ucap melody di atas sana
Bersambung
buat author ny tolong d revisi ulang novel ny dan perbaiki kata kata ny
smngt thor