NovelToon NovelToon
Brother In Love

Brother In Love

Status: tamat
Genre:Cinta Terlarang / Teen School/College / Tamat
Popularitas:462.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Septira Wihartanti

Bertahun-tahun Ivy membenci kakaknya, Adam. Adam sempurna dalam segala hal, kedua orang tuanya mencurahkan perhatian lebih besar padanya, segala yang yang diungkapkan Adam dianggap serius oleh orang-orang sekitarnya, Adam begitu populer, dan semua suka padanya.
Kecuali Ivy.
Entah sejak kapan ia merasa kalau Adam adalah saingannya dalam segala kehidupan.
Sampai Ivy tahu kalau semua hal yang dilakukan Adam sebenarnya adalah untuk kebaikan Ivy.
Juga sebuah rahasia yang selama ini disimpan Adam rapat-rapat, membuat pandangan Ivy ke Kakak angkatnya itu berubah seratus delapan puluh derajat.

Ivy yang tadinya sangat benci kepada Adam, menjadi bersemangat...

Bersemangat untuk menggoda cowok itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Septira Wihartanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Akal Sehat Adam

Di dalam mobil keadaan malah lebih parah, Cassandra dan Adam berdebat tanpa henti dengan bahasa yang Ivy tidak mengerti. Mereka bertengkar akan banyak hal.

Seakan...

Mereka sudah saling mengenal lama satu sama lain.

Ivy merengut.

Bahasa yang digunakan Adam dan Cassandra tidak banyak yang dimengerti oleh Ivy. Campuran bahasa Inggris Bahasa Indonesia yang tidak ada di kamus mana pun, bahasa slang, sepertinya. Dan Cassandra mengumpat dengan kata-kata itu, Adam senantiasa membalasnya.

Hal itu membuat Ivy seakan bukan bagian dari mereka. Sekali lagi, Ivy tidak bisa membaur.

Dan gadis itu pun kesal.

Sepanjang perjalanan ia diam saja.

Matanya mulai kabur akibat air mata yang tergenang di pelupuk matanya.

Seketika, ia takut.

Takut kalau ditinggalkan lagi.

Walau pun Adam ketahuan menyimpan obsesi padanya, Tapi Ivy mengerti kalau Cassandra lah lawan terbaik kakaknya. Suatu saat Adam bisa saja tertarik pada Cassandra dan berbalik meninggalkan Ivy.

Ivy yang tidak menarik.

Kurang pintar, kurang ekspresif

Dan bukan wanita seksi.

Ivy pun terisak.

Suaranya terdengar oleh Adam.

Adam diam

Cassandra yang duduk di jok belakang juga diam.

Mereka saling lihat.

“Ivy,” panggil Adam lembut.

“Huk...! Hari ini ulang tahunku...” hanya itu yang sanggup Ivy ucapkan.

Seketika Adam dan Casandra saling lihat dengan terperangah.

“Maaf,” lirih Adam dan Cassandra.

Padahal Ivy sedang cemburu.

Tapi Adam dan Cassandra menangkap kalau Ivy tidak ingin di hari ulang tahunnya, orang-orang bertengkar.

Yang jelas, sampai di hotel, Cassandra berbisik pada Ivy.

“Shay, Ivy...” ujarnya lembut, “Karena sepertinya kakak kamu tidak menginginkan keberadaanku di sini, ia terlalu banyak berprasangka buruk, mungkin aku akan membatalkan proyek yang sedang berjalan dan mencari agency desain lain. Jadi aku akan kirim gaji kamu ke rekening aja ya Vy. Untuk sementara aku mungkin tidak akan menemui kamu,”

Adam hanya diam.

Ivy menoleh sambil menghapus air matanya.

“Itu yang dari tadi kalian ributkan?” tanya Ivy.

“Ya, dia curiga aku ada hubungan sama Andy,” tembak Cassandra.

“Aku hanya-“

“Diam dulu kak!” ujar Ivy. Adam langsung diam. Membuat Cassandra menaikkan alisnya.

“Kenapa kakak curiga sama tante dan Andy?” Ivy hanya ingin masing-masing bicara secara sendiri-sendiri, bukan timpa-timpaan seperti tadi, membuat kepala sakit yang mendengarnya.

“Eeeeh,” sesaat Cassandra yang terkejut akan sikap Ivy merasa kaget dan, “Mungkin memang pada dasarnya dia udah benci aku kayaknya,” kata Cassandra kemudian, ”Semua yang kulakukan selalu salah,”

Ivy sempat mendengar sekilas di mobil mengenai Adam yang Curiga kenapa sepatu Andy ada di kamar hotel Cassandra.

“Kak Adam,” Ivy sekarang bicara ke Adam.

Adam hanya menatapnya dengan wajah sebal, “Bukannya bagus kalau Cassandra ada hubungan sama Andy setelah kontraknya selesai dengan Papa? Apalagi Mama udah putus sama pacarnya, loh,” Ivy tidak jadi sedih, Ia sadar sudah salah paham.

“Aku bisa cari pacar sendiri, walau pun kuakui Andy lumayan baik,” sahut Cassandra dengan cepat. Ia tak ingin ada orang lain yang terlibat dalam kisah cintanya, “Kalau kamu mau main ke hotelku, silakan saja, kapan pun pintuku terbuka untuk kamu Shay. Tapi, jangan bawa kakakmu!” ketus Cassandra sambil menutup pintu dan berjalan menuju ke dalam hotel.

“Ide yang bagus...” desis Adam ke arah Ivy.

“Aku sebenarnya juga merasa ganjil kalau Papa sampai berhubungan dengan orang semuda Tante Cassandra,” Ivy meringis tak enak.

Adam memutar mobilnya sampai keluar dari area hotel dan membuka sunroof. Lalu mengambil rokok di dashboard depan dan menyalakannya dengan pemanas di bawah layar GPS.

Pria itu menghembuskan asapnya ke atas dan duduk menyetir sambil bersandar ke kursinya.

Ivy melihatnya sambil terperangah.

“Sudah... berapa lama kakak merokok??” gadis itu sampai terbelalak.

Adam tidak menjawabnya.

“Kak-“ Ivy mau bertanya lagi, tapi ia melihat jalinan urat terukir dahi Adam, menandakan pria itu sedang menahan amarah.

Di dalam kamar Rahasia kakaknya, Ivy melihat tas hitam itu, juga tempat pensil ungunya saat kelas 8, dan banyak lagi benda-benda memorable lain miliknya, yang pasti keberadaannya membuat Ivy tercengang.

Kalau semua benda itu ada di etalase kamar kakaknya... apa yang terjadi dengan korbannya? Dan bisa jadi si guru kelas 8 itu sangat ketakutan saat melihat tempat pensil barunya, pasti karena hal yang dilakukan Adam padanya di luar batas kemanusiaan.

Ivy tidak ingin terjadi sesuatu pada Cassandra, jadi gadis itu berinisiatif untuk diam.

Sambil menatap jalanan dengan tegang, Ivy berpikir.

Bagaimana cara menenangkan emosi Adam.

Telunjuk Adam mengetuk-ketuk stirnya dengan gusar, sambil pria itu menyetir dengan kecepatan sedang.

Ivy memperhatikannya,

Bahkan telunjuk Adam bentuknya sempurna. Jemarinya panjang dengan kuku yang oval. Tapi tetap saja Ivy frustasi mendengar ketukan berulang-ulang seperti itu.

“Hem... kak,” panggil Ivy.

Adam belum menjawab.

“Aku haus, ngopi yuk?” ujar Ivy hati-hati.

Adam menghembuskan asap rokoknya sambil melirik Ivy sekilas. Lalu tanpa berkata-kata ia berbelok ke arah cafe terdekat di pinggir jalan.

**

Ivy hanya memperhatikan Adam sambil menyeruput minumnya. Kakaknya itu di lain pihak hanya diam sambil melihat ke arah Ivy.

Entah bagaimana mereka diam saja sambil saling menatap.

Ivy juga malas untuk bertanya ‘ada apa’ kalau kakaknya mau, Adam ujuga biasanya langsung mengutarakan isi hatinya.

Masalahnya sekarang, Ivy juga bingung.

Kenapa Kakaknya itu bertengkar dengan Cassandra padahal hal itu sebenarnya bukan ranahnya. Ini bukan kebiasaan kakaknya.

Biasanya Adam tak acuh dengan masalah orang lain.

Ditambah... rasa penasaran Ivy yang besar akan sikap kakaknya itu kepadanya.

“Kak,” tanya Ivy. Adam masih tak bereaksi. Jadi Ivy memutuskan untuk meneruskan pertanyaannya, kalau tak ada reaksi juga dari Adam, ia akan pergi dari sana sendirian. “Kadoku mana?”

Adam menaikkan alisnya.

Berhasil,

Ada reaksi.

“Bunga yang tadi pagi nggak cukup loh kak,” dengus Ivy.

“Hm,” gumam Adam.

“Terus... linji-ku yang dikasih Tante Cassandra udah dikembaliin ya kak?” tanya Ivy lagi.

Adam tidak menjawab.

“Beliin lagi ya kak? Modelnya... yang kakak suka aja. Soalnya yang ngeliat kan cuma kak Adam,”

Raut wajah Adam langsung berubah.

Seakan terkejut sekaligus tertegun, Adam menatap Ivy lekat-lekat.

“Kalau aku lebih setuju kamu pake kaos aja, ngapain juga pake begituan,” ucap Adam selanjutnya.

“Karena... aku suka diriku saat cantik. Aku tahu aku ini cantik, dan aku suka wajah dan postur tubuhku. Tapi seringkali... orang-orang tidak setuju dengan pendapatku, jadi aku bisa berdandan tanpa dicemooh orang lain hanya di kamar,”

Masalah kepercayaan diri Ivy yang bertahun-tahun ditekan banyak orang.

Membuat ia sulit mencintai dirinya sendiri.

“Kamu suka melihat diri kamu sendiri dalam balutan pakaian seperti itu?”

“Memangnya kakak tidak suka?” pancing Ivy.

“Kalau kakak sampai suka, bisa gawat semuanya,”

Bulu kuduk Ivy langsung meremang.

Ucapan Adam membuatnya takut.

Dan ia tahu, Adam benar.

Mereka adalah kakak- beradik, walau pun angkat.

“Vy...” Adam mencondongkan tubuhnya. Ivy melirik di sekitar mereka, banyak cewek-cewek yang sedang curi-curi pandang ke arah Adam.

“Kamu harus menyadari kalau aku ini laki-laki normal, dan kita bukan saudara kandung. Jadi hal semacam itu bisa meruntuhkan pertahananku dalam sekejab. Kamu nggak ingin hal semacam itu terjadi, kan?”

Jadi...

Segala larangan itu sebenarnya untuk dirinya sendiri, untuk membantu akal sehatnya tetap berjalan. Bukan hanya untuk melindungi Ivy dari hal-hal tak baik.

Alih-alih terancam, ivy malah terkesima saat wajah Adam berdekatan dengannya.

Astaga kak... wajahmu sangat tampan ternyata. Kenapa aku baru menyadarinya sekarang?! Pantas saja semua wanita mengidolakanmu! Batin Ivy berkecamuk dan jantungnya berdebar kencang.

1
sukensri hardiati
he..he...he...tulll...
Mia Mustofa
kereen as always lah, udh no word word karya Tante mah
Sha_riesha
bagus
ayu irfan
🥰🥰🥰
☠𝒜𝐿𝓊𝓃🪡
astaga si adam ye, dia lagi hamil loh hyper banget dah
☠𝒜𝐿𝓊𝓃🪡
lah udah diperingati malah ngeyel, ambruk kan lu Rick
ahjuma80
tapi g jg gitu sih klo soal usaha, mending pedes drpd ngalor ngidul ga puguh
another Aquarian
dia emang bukan manusia 😅
another Aquarian
pak dokter apal banget dehhh, tukang reparasi korban adam bertahun-tahun ya dok 🤣🤣🤣
another Aquarian
the real psycho, habis dirusak dibetulin 🤣🤣🤣🤣🤣
another Aquarian
merangkap koki, tukang pel, tukang bersih2, kang angkat galon, kang sopir, kang satpam, pak RT RW Lurah Camat sekalian, borong semua noohhhhh Daaammmmm
another Aquarian
fakboi ketemu fakman 🤣🤣🤣
another Aquarian
kebanyakan cerita anak kok miris latar belakangnya ya..
another Aquarian
ivy masih polos, vs konspirasi 3 orang dewasa di rumahnya 🤣🤣🤣
another Aquarian
yokk gasss yookkkk... 🤣🤣🤣
another Aquarian
astagah papa sesomplak ini ternyata 🤣🤣🤣
another Aquarian
hafal si mama 🤣🤣🤣
another Aquarian
papa cosplay kompor nieh 🤣🤣🤣
another Aquarian
yang 2 cedera karena KDRT 🤣🤣🤣
another Aquarian
adam makin gendeng 🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!