NovelToon NovelToon
Air Mata Istri Ke Dua

Air Mata Istri Ke Dua

Status: tamat
Genre:Angst / Tamat
Popularitas:239.3k
Nilai: 4.7
Nama Author: Amallia

Arini harus merelakan masa mudanya dengan menikah. Terpaksa dia menerima tawaran menjadi istri ke dua demi mendapatkan biaya untuk operasi neneknya. Namun pengorbanannya sia-sia. Neneknya meninggal pasca operasi. Namun pernikahan yang sudah terjadi tidak bisa di sudahi. Karena Arini masih harus mengandung benih dari lelaki yang sudah menjadi suaminya. Jika dia sudah melahirkan, baru boleh pergi dari kehidupan Alex dan Mila sang istri pertamanya. Karena itu syarat yang Mila berikan kepadanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Amallia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode.18

Hari ini merupakan hari ke tujuh setelah kelahiran anak dari pasangan Alex dan Mila. Hari ini Alex mengadakan acara syukuran sekaligus pemberian nama untuk anaknya. Dia juga sudah mengundang anak yatim dan ibu-ibu muslimat dari masjid belakang kompleks perumahannya.

Arini membuka pintu kamarnya, dia hanya berdiri disana tanpa menginjakkan kakinya keluar. Karena Mila melarangnya untuk mengikuti acara syukuran itu. Mila tidak ingin jika semua orang tahu bahwa Arini adalah istri ke dua suaminya.

"Hei, ngapain kamu berdiri disitu? Cepat tutup kembali pintu itu dan masuk ke dalam," ucap Mila yang kebetulan lewat depan kamar Arini.

"Iya, Kak." Arini hanya menurut. Dia menutup pintu kamarnya dan tak berani keluar dari kamar lagi.

Acara syukuran berjalan dengan lancar. Bayi tampan dari pasangan Alex dan Mila diberi nama Randy Angkasa Wijaya. Nama yang begitu bagus seperti orangnya. Ketampanan Alex benar-benar menurun kepada anaknya itu.

Setelah semua tamu pulang dari rumah itu, Bi Ijah dan Linda sibuk membereskan ruang depan yang tadi di jadikan tempat syukuran.

Mila yang sedang menggendong baby Randy, tiba-tiba panik saat merasakan badan anaknya terasa panas.

"Aduh gimana ini, Mas Alex Mas .... " Mila berteriak memanggil suaminya.

"Kenapa, sayang?" tanya Alex.

"Ini badan Randy panas," ucapnya.

Alex mendekati Mila lalu mengecek suhu badan anaknya yang ternyata memang panas.

"Sayang, ayo kita bawa anak kita ke rumah sakit!" Ajak Alex.

Alex pergi ke kamar untuk mengambil kunci mobilnya. Sedangkan Mila keluar duluan dengan menggendong anaknya. Dia akan menunggu suaminya di depan rumah.

Alex mengemudikan mobilnya dengan cukup cepat. Dia begitu mengkhawatirkan anaknya. Sesekali Alex menatap anaknya yang berada di gendongan Mila.

Sesampainya di rumah sakit, Alex meminta dokter anak untuk segera memeriksa anaknya.

''Bapak, Ibu, silakan duduk dulu! Ada hal yang ingin saya sampaikan,'' ucap dokter setelah selesai memeriksa Randy.

Alex dan Mila duduk berhadapan dengan dokter.

''Apa Bu Mila sedang sakit atau tidak enak badan?'' Biasanya itu berpengaruh ke anak karena anak lewat ASI yang di minumnya,'' ujar dokter.

''Maaf, Dok. Tapi saya tidak sakit. Kebetulan anak saya itu mengonsumsi susu formula di karena kan ASI-nya tidak keluar,'' ucap Mila.

''Bisa jadi itu karena tidak cocok mengonsumsi susu formula jadi anaknya panas. Saya sarankan selama anaknya masih sakit, carikan ASI untuknya. Entah itu membeli ASI dari orang lain yang baru melahirkan juga atau bagaimana, terserah ibu dan bapak,'' ucap dokter.

''Baik, Dok. Nanti akan saya usahakan,'' ucap Alex.

Alex dan Mila saling berjabat tangan dengan dokter ketika mereka hendak pergi dari ruangan itu.

Sepanjang perjalanan Mila tampak diam memikirkan perkataan dokter tadi. Ternyata mengurus Randy hanya membuatnya susah saja. Jika bukan karena ingin terlihat sempurna di mata suaminya, malas sekali dia merawat anak yang bukan anaknya.

''Sayang, bagaimana jika kita meminta Arini memberikan ASI-nya untuk Randy. Mas yakin kok jika Arini tak mungkin keberatan,'' ucap Alex memberikan sarannya.

''Kenapa harus Arini? Kenapa tidak mencari orang lain saja?''

''Karena Arini itu orang terdekat kita, sayang.''

''Aku tidak setuju. Aku akan mencari orang lain saja untuk memberikan ASI untuk Randy'' ucap Mila.

Alex berpikiran jika istrinya itu tidak menyukai Arini. Namun entah apa alasannya. Namun yang pasti dia menurut dengan apa yang istrinya katakan. Alex setuju jika istrinya mencari orang lain untuk menyumbangkan ASI untuk anaknya.

....

....

Mila sudah mencari kesana-kemari, bahkan dia juga menawarkan harga yang sangat mahal untuk orang yang mau menyumbangkan ASI untuk anaknya. Namun tidak ada yang mau untuk menyumbangkan ASI untuk Randy. Dari beberapa ibu muda yang Mila temui, mereka mengatakan jika tak mungkin berbagi ASI, bisa-bisa anak mereka sendiri yang kekurangan ASI.

Mila tak punya pilihan lain selain meminta Arini untuk menyumbangkan ASI-nya untuk anaknya.

''Sayang, kenapa wajah kamu di tekuk seperti itu? Bukankah kamu sendiri sudah setuju jika Arini yang memberikan ASI untuk anak kita,'' Alex memperhatikan raut wajah istrinya yang terlihat cemberut.

''Ya karena terpaksa, habisnya tidak ada pilihan lain sih,'' ucap Mila.

Randy begitu lahap meminum ASI yang berada di dalam botol susu. Memang tak bisa di bohongi jika mereka berdua ada kecocokan, yaitu sebagai ibu dan anak. Jika saja Arini tahu kalau Randy adalah anaknya, pasti dia akan merasa senang. Sungguh Mila begitu jahat karena telah menukar anak Arini dengan bayi orang lain yang meninggal.

Linda memperhatikan Rany yang langsung menghabiskan satu botol susu. Sebelumnya Randy tak terlalu mau minum susu saat masih mengonsumsi susu formula. Tapi ini sungguh hal aneh, Randy begitu menyukai ASI yang di sumbangkan oleh Arini.

Mila dan Alex melihat Linda yang baru keluar dari kamar Randy.

''Lin, apa Randy sudah tidur?'' tanya Mila.

''Sudah, Kak. Tidurnya nyenyak sekali. Tadi Den Randy menghabiskan satu botol susu dan tampak lahap,'' ucap Linda.

Alex terlihat senang mendengar perkataan Linda. Karena ini pertama kalinya Randy begitu lahap saat meminum susu.

''Saya suka mendengarnya. Itu berarti ASI yang Arini berikan cocok dengan Randy,'' Alex terlihat senang. Dia menganggap jika Arini adalah dewi penolong untuk anaknya. Jika saja tidak ada Arini, entah bagaimana jadinya kondisi anaknya itu.

Mila terlihat tak suka, lagi-lagi Arini satu langkah lebih unggul darinya.

'Awas saja Arini, jika kondisi Randy sudah membaik, pasti aku akan langsung mengusirmu dari sini,' batin Mila sambil mengepalkan satu tangannya.

...

...

Mila melarang Arini untuk menemui anaknya secara langsung, jadi Arini selalu memberikan botol berisi ASI lewat Linda. Namun tanpa sepengetahuan Mila, terkadang Arini diam-diam menemui Randy. Entah kenapa hatinya begitu tenang saat melihat bayi tampan itu.

Tengah malam, Arini berjalan mengendap-endap keluar dari kamarnya. Dia menatap kanan kirinya memastikan bahwa keadaan sekitar cukup aman.

''Aduh,'' Arini bertabrakan dengan Alex yang hendak pergi ke dapur. ''Eh maaf, Kak. Saya tidak sengaja.''

''Tidak apa-apa. Lagian ngapain kamu malam-malam jalan mengendap-endap seperti itu?''

''Tidak kok, Kak.'' Arini yang hendak pergi ke kamar Randy, dia mengurungkan niatnya. Dia berbalik arah dan hendak kembali ke kamar. Namun Alex menghentikan langkahnya.

''Tunggu! Bicara saja sama saya jika memang ada yang ingin kamu bicarakan. Sebenarnya kamu itu mau ngapain?'' tanya Alex.

'''Maaf, Kak. Tadi saya ingin ke kamar Randy. Saya merindukan Randy,'' Arini berkata sambil menundukkan pandangannya. Sebenarnya dia sedikit takut jika saya Alex malah memarahinya.

''Oh mau ke kamar Randy. Silakan saja, saya tidak melarang kok. Lagian kamu itu penyelamatnya, karena kamu sudah mau menyumbangkan ASI untuknya,'' ucap Alex.

''Terima kasih, Kak. Kak Alex baik sekali sama saya.''

''Kamu jauh lebih baik, Rin.'' kata Alex.

Arini berpamitan kepada Alex, lalu dia bergegas pergi menuju ke kamar Randy. Mila merasa jika semakin hari Alex semakin baik kepadanya, beda dengan Mila yang terlihat angkuh jika bicara dengannya.

1
ayu cantik
suka
Misaza Sumiati
kenapa Arini tidak bilang ke alek mila yang menculiknya
Nurlaila Hasan
keren
Neneng Hasanah
1👍👍👍
Mutiara Adz Dzikri
kasian arini
Yunerty Blessa
Makasih kak thor buat cerita nya.. walaupun singkat tapi mantap.. sukses selalu dalam penulisan nya dan sehat hendaknya 😘😘
Yunerty Blessa: sama² kak thor
total 2 replies
Yunerty Blessa
akhirnya.. Alex hidup bahagia bersama Arini.... makasih kak thor cerita nya sungguh mantap sekali 👍👍
Yunerty Blessa
padan muka kau Mila..
Yunerty Blessa
yah.. senangnya jika Alex dan Arini bersatu sedangkan Devan dan Asila..
Yunerty Blessa
sabar Linda....Alex lagi jatuh cinta 🤣🤣
Yunerty Blessa
yes Alex bakal bersatu kembali dengan arini...
Yunerty Blessa
rasakan itu Mila.. kebusukan mu akan terbongkar..
Yunerty Blessa
mantap Linda
Yunerty Blessa
alasan saja Mila..
Yunerty Blessa
Mila jahat sekali..
Yunerty Blessa
bodoh nya Arini menolak lamaran Devan
Yunerty Blessa
ikatan antara ibu dan anak memang kuat
Yunerty Blessa
sabar Arini
Yunerty Blessa
suatu saat akan terbongkar juga kebusukan Mila dan bu Susan..
Yunerty Blessa
bilang saja Alex kalo kau juga mau miliki Arini......
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!