NovelToon NovelToon
The Noble

The Noble

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen School/College / Cinta Seiring Waktu / Kehidupan di Sekolah/Kampus
Popularitas:39.1k
Nilai: 5
Nama Author: Nevth

Hidup setelah ditinggalkan oleh ke dua orang tuanya, William hanya bisa bekerja keras dan belajar dengan tekun agar tidak tertinggal dari teman temannya. Walaupun hidup seorang diri dan dari kaluarga biasa, dia harus terbiasa dengan teman temannya yang dari kalangan atas.

Akan ada perubahan kata dari chapter 1 nanti tapi jalan cerita tetap sama.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nevth, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 18

Malam tiba dengan suhu yang dingin dengan awan yang sedikit mendung, Alarm dari ponselnya William berbunyi dan membuatnya bangun dari tidurnya. Dia bangun dari tidurnya dan mematikan ponselnya yang berbunyi tersebut, dia melihat jam yang ada di ponselnya yang menunjukan pukul 8 malam. Dia terkejut karena tidur sangat lama, dia buru buru bangun dari sofanya dan berjalan menuju pintu keluarnya. Dia memeriksa sekeliling rumahnya terlebih dahulu apakah ada hal aneh yang bisa ditemukan, dia memeriksa sekeliling dan tidak menemukan apapun sama sekali. William memutuskan untuk masuk kerumahnya, karena sudah larut malam dan merasa lapar, dia memutuskan untuk membuat makan malam terlebih dahulu. Dia mencuci muka terlebih dan mencuci tanganya sebelum membuat makan malam, dia akhirnya pergi ke kamar mandi terlebih dahulu. Setelah mencuci tangannya dan membasuh mukanya ia lalu berjalan menuju lemari esnya, dia melihat bahan yang ada dan ternyata bahan yang ada di lemari tersebut sudah menipis. Karena bahan tinggal seadaanya dia memutuskan untuk membuat makan malam yang sederhana, hanya beberapa telur dan beberapa sayur saja yang bisa dia sajikan. Dia mengeluarkan bahan tersebut dan mulai memasaknya, karena menunya sederhana dia hanya membutuhkan waktu yang sedikit.

“Yaa kurasa besok aku harus ke mini market..” katanya.

Selesai memeasak makan malamnya, dia meletakkannya di atas meja makan. Dia berjalan menuju ke kamarnya untuk mengambil pakaian yang bagus untuknya, dia kembali ke dapur dan meletakkan pakaian bersihnya di atas kursi yang kosong. Dia duduk di kursi dan mulai memakan makan malamnya, William memakan makanannya secara perlahan sambil memikirkan apa yang harus dia lakukan. Teapi saat memikirkan sesuatu dia teringat bahwa besok dia sudah masuk kerja kembali, dia jadi tidak bisa untuk pergi ke mini market pada pagi hari karena dia takut akan telat untuk berangkat kerja.

“Hahh.. mungkin aku juga tidak bisa membeli bahan masakan untuk besok.. mungkin aku akan makan di luar..” katanya degan nada penyesalan.

William melanjutkan makan malamnya tanpa memikirkan hal lain, selesai dengan makan makannya dia lalu menaruh piring kotonya di tempat pencuci. Dia mencuci piring kotornya dan mengeringkannya, setelah itu dia menginginkan untuk mandi karena dia sudah bekerja keras hari ini. Dia membawa pakaian kotornya dan mulai mandi, karena suhu dingin dia hanya mandi sebentar. Setelah mandi dia berjalan menuju kamarnya sambil mengeringkan rambutnya, sesampainya di kamar dia mengambil ponselnya. William membawa ponselnya ke depan dan duduk di sofanya, dia melihat ponselnya untuk mengetahui apakah ada pesan yang masuk atau panggilan yang tidak terjawab. Ada beberapa pesan yang dia terima dan dua panggilan tidak terjawab, dia membalas pesannya satu persatu yang berasal dari temannya itu terkecuali dari Nixie. Salah satu dari panggilan tidak terjawab berasal dari Nixie temannya, dia melihat pesannya Nixie dan mulai membacanya.

“William.. kenapa kamu seperti menjauh dari teman temanmu.. aku diberitau oleh Candy kalau kamu dan Melody mengajak dia pergi bersama.. dan hanya mereka berdua yang bersamamu.. apa aku berbuat salah kepadamu? Aku ingin bertemu denganmu untuk meminta maaf jika membuat masalah kepadamu..” pesannya Nixie.

William membalas bahwa dia juga ingin meminta maaf karena beberapa hari ini dia menjauh darinya, dia memutuskan untuk menemuinya dan menjelaskan apa masalahnya. William setuju untuk bertemu dengannya, dia membuat pertemuan pada hari liburnya dan memutuskan untuk Nixie memilih tempatnya. Setelah dia membalas ceritanya dia melihat satu panggilan tidak terjawab lainnya dari kak Lia, karena sudah malam dan kemungkinan kak Lia sudah tidur dia hanya mengirim pesan kepadanya.

“Halo kak Lia.. ada apa memanggilku.. apakah ada masalah.. mungkin kakak sudah tidur.. jadi besok di tempat kerja saja aku akan bertanya..” pesannya.

Sesaat dia mengirim pesannya, dia menerima pesan balasan.

“Halo kak William.. ini Nia.. tadi Nia yang menelpon kakak.. kakak sedang tidur jadi Nia mengambil ponsel kakak..” isi pesan balasannya.

“Oh Nia… ada apa? Apakah ada masalah di sana?” balasnya.

“Tidak ada kak.. Nia cuman mencoba ponselnya kak Lia.. maaf ya kak kalau terganggu..” balasannya.

“Ahh tidak apa apa Nia.. oh iyaa.. Nia juga tidur saja bersama kak Lia.. Aku juga mau tidur..” balasnya.

“Iya kak.. selamat tidur.” Balasannya.

Selesai dengan pesannya bersama Nia, dia menutup jendela pesannya dan mencari sesuatu di internet. William mencari hal hal yang belum pernah dia tau maupun yang lewat di depan layarnya, dia melihat sebuah artikel tentang masakan. Dia membaca artikel tersebut dan dia tidak sadar selama ini dia membaca sampai tengah malam.

“Hm.. ehh.. sudah tengah malam… kurasa akan kulanjutkan besok aja jika ada waktu..” katanya.

Dia berjalan kembali ke kamarnya dan meletakan ponselnya di atas mejanya dan mulai tidur di kasurny. Melewati malam yang dingin, dia terbangun tiba tiba. Dia mengambil ponselnya dan ternyata sudah menunjukan jam lima pagi, dia bangun dari tidurnya dan melihat keluar dari jendelanya. Masih gelap dan tidak ada siapapun yang ada di sana, dia ingin sekali pergi ke mini market dan membeli bahan masakan namun mini market masih tutup dan buka jam enam. Sedangkan dia pergi kerja jam tujuh dan itupun jika dia tidak terlambat datang ke sana, dia memutuskan untuk keluar dari kamarnya dan berjalan ke ruangan depan. William duduk di sofanya sambil menyalakan televisinya, tidak banyak yang bisa di lihat di televisinya karena masih pagi dan hanya berita yang terlihat. Dia mengambil ponselnya dan melihat apakah ada yang masuk, tidak ada masuk sama sekali entah itu pesan atau panggilan. Karena tidak ada yang bisa dilakukan dia mencoba untuk mengirim pesan kepada Melody dan menanyakan tentang nasihat kak Lia kemarin, tanpa tunggu panjang pesannya terbalas dan William terkejut dengan balasan yang cepat tersebut.

“Oh William.. selamat pagi.. kamu sudah bangun ya? Tentang nasihat kak Lia kemarin aku mau membahasnya dengan ibuku nanti.” Pesannya.

“Ah iya… selamat pagi.. begitu ya. Oh iya kemarin aku bilang bahwa alat yang sudah tidak terpakai akan di berikan kepadamu bukan.. nanti kalau kamu ada waktu ambillah di restoran..” katanya.

“Terima kasih William.. tapi apa tidak apa apa? Karena hari ini buka bukan.. jadi mungkin saja mengganggu kamu.. atau mungkin pas tutup saja..” kata Melody.

“Ambilah pada siang saja jika waktumu tidak terganggu.. aku akan memesan meja untukmu.. bawa sekalian ibumu ke sana.. aku akan mentraktir tante sekalian..” kata William.

“Ehh tidak usah.. aku akan mengambilnya sendiri.. tidak usah mentraktirku .. aku akan membelikannya untuk ibuku..” katanya.

“Kamu yakin? Yaudah deh.. seperti biasa yaa.. lewat belakang jika kamu ingin mengambil alatnya..” katanya.

“Eh.. iya yakin kok… aku ada uang beberapa kok.. baiklah aku akan lewat belakang..”

Mereka mengirim pesan satu sama lain dan William tidak sadar dengan waktunya, waktu sudah menunjukan pukul enam tanpa sadarnya. Dia yang sadar langsung meletakan ponselnya dan pergi ke kamarnya untuk mengambil keperluannya sekalian mengganti pakaiannya, karena tidak mau terlambat dia hanya mencuci mukanya tanpa mandi terlebih dahulu. Dia berlari menuju ke pintu depan sambil membawa ponselnya, dia membuka pintu yang terkunci tersebut dan akhirnya keluar dari rumah. Dia mengunci pintunya dan mulai berjalan ke restoran, saat menuju ke restoran dia melintasi rumahnya Melody dan terlihat ibunya Melody ada did depan sedang menjemur pakaiannya. Dia berhenti sebentar dan menyapanya.

“Selamat pagi tante…” sapanya.

“Ah selamat pagi nak William..” sapa ibunya Melody.

1
HandofNirvana
Semangatt thorr
BeijingBand
Thor-nim, aku kepo banget sama lanjutannya, nih. Ditunggu crazy upnya!
Nevth: terima kasih :D
total 1 replies
Zizi Suartini
Thor, please bagi tips gimana caranya biar bisa keren gini ceritanya!!
Nevth: tetap semangat
total 1 replies
Gadis Sandman
Permisi thor izin bertanya.. kapan kiranya ceritanya bisa lanjut? Saya sudah menunggu.. tapi akan terus saya tunggu hingga ribuan purnama huhu
Nevth: terima kasih
total 1 replies
Labuh Ardianto
Jujur aja, niatnya mampir buat baca sekilas.. eh kok malah bablas haha aku tunggu crazy upnya thor!
Nevth: terima kasih :D
total 1 replies
ruby sunn
alurnya jelas ceritanya menarik.. semangat buatmu thoor.. 5 star n like buatmu!!!! 😁
Nevth: terima kasih :D
total 1 replies
SnowySecret
Thor, dapet notifikasi dari update-an ceritamu itu kayak minum es di siang hari bolong!
Nevth: terima kasih :D
total 1 replies
Nightingale Soakage
Meskipun alurnya simple, tapi aku suka banget dan bisa bikin penasaran
Nevth: terima kasih :D
total 1 replies
RainbowSweety
Kamulah mimpiku setiap malam Thor :( lanjutkan!
Nevth: terima kasih sudah membaca :D
total 1 replies
HotBabe
Thor, kamu mau ngeluarin berapa karya pun pasti aku baca!
Nevth: terimakasih :D
total 1 replies
margo and me
si ceritanya sangat menarik dan bagus, semoga banyak yang lihat dan like, tetap semangat ya author😀
Nevth: terima kasih :D
total 2 replies
CandycaneMissy
lanjut thor ceritanya semakin seru dan meneganng kan heheh semangat thor
Criss Cross
Semisalnya aku tiba-tiba ada di rumah kamu enggak apa-apa ya Thor! Aku akan jadi alarmmu setiap hari untuk update hehehe. Habisnya bikin kangen sih ceritanya :(
Nevth: wah jangan XD
total 1 replies
Gadis Sandman
Karakternya jangan dibikin yang sedih sedih gitu dong thor.. aku jadi ikut sedih
Nevth: maaf karena memang seerti itu :D
total 1 replies
SizzlingTeapot
Kak authooor, demi ketenangan hatiku, aku mohon up bab selanjutnya uuyy
Nevth: ditunggu ya :D masih banyak urusan :(
total 1 replies
Jantung Taman
aku nangis nih kalau lama lanjutannya
Nevth: maaf karena lama update.. Karena hari lebaran jadi waktunya kurang.. :D
total 1 replies
CupcakeHugs
kapan update nya masak udah end 😬😬 update nya lamaaaaaa😫😫😫
Nevth: maaf.. persiapan lebaran, agak sibuk
total 1 replies
Girl Moon Maker
Up lgi yha.. bagus critanya... semoga kedepan nya gk ngebosenin😅 lope lope dah pokok nya😍
Nevth: terima kasih :D
total 1 replies
Garang Anggriawan
aku rela begadang demi nungguin karyamu, thor!
Nevth: terima kasih :D
total 1 replies
LiveChic
si ceritanya sangat menarik dan bagus, semoga banyak yang lihat dan like, tetap semangat ya author😀
Nevth: terimakasih
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!