NovelToon NovelToon
Wanita Tawanan Tuan Grey

Wanita Tawanan Tuan Grey

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Beda Usia / Anak Kembar
Popularitas:168.9k
Nilai: 5
Nama Author: anggi (@ngie_an)

Alicia Delmora adalah wanita mandiri sejak kecil, dia menjadi tulang punggung keluarga semenjak ayahnya meninggal dunia dan hanya tinggal bersama ibu dan kakak tirinya yang hanya bisa mengandalkan Alicia untuk membayar hutang-hutang mereka.

Kehidupan Alicia berbanding terbalik dengan saudara kembarnya yang bernama Alice, kembarannya itu hidup bergelimang harta bersama kedua orangtuanya dan memiliki seorang kekasih yang sangat terkenal di kota tersebut bernama Nicholas.

Alicia yang tidak tahu bila dia memiliki saudara kembar begitu juga sebaliknya, kehidupannya berubah setelah orang asing masuk dalam kehidupannya dan menjadikan dia sebagai wanita tawanan dari Pria asing tersebut yang menganggap dirinya sebagai Alice.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon anggi (@ngie_an), isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

pertemuan singkat

"Sssuuuttss!" ucap Alicia sembari melihat ke arah depan ternyata Grey sudah tidak ada bersama Peter. Akhirnya dia bisa bernapas lega, ketika kakinya mulai lelah berusaha berlari sekuat tenaga untuk menghindar dari pria yang sangat dia benci.

"Ada yang bisa saya bantu?" tanya salah satu pelayan toko bunga yang menghampiri keduanya. Ada sedikit terkejut pada pelayan toko yang melihat ke arah Alicia dan juga Alice.

"Bisa buatkan pesanan saya yang tadi?" Alice berusaha memperlambat waktu agar mereka bisa lebih lama di dalam toko bunga tersebut.

"Tunggu sebentar!" pinta Pelayan toko bunga yang kemudian berlalu meninggalkan mereka.

Sementara itu, Alice masih terus menatap ke arah wanita yang begitu mirip dengannya tanpa berkedip sekalipun. Perlahan tangannya mendekat ke arah wajah Alicia, dia mengelus pipi lembut itu saat sang pemilik wajah ikut terhanyut dengan suasana momen sangat langka.

Untuk beberapa detik mereka terdiam sebelum akhirnya tatapan mereka saling bertemu, saat itu lah keduanya langsung melepas tawa mereka bersamaan.

"Eh, sssttt!" ujar Alicia yang mengingatkan wanita yang baru dia temui itu dan melirik ke arah depan memastikan bila Grey tidak ada di sana.

"Siapa mereka?" tanya Alice, sorot matanya pun mengikuti ke mana arah pandangan Alicia melihat.

"Orang gila, aneh!" sahut Alicia dengan asal.

"Orang gila? Aneh?" Alice mengulang ucapan Alicia, dia pun tersenyum ketika mulai paham dengan situasi yang dialami oleh wanita yang mirip dengannya, lantas berucap, "Apakah dia pacarmu?"

"Bukan!" jawab Alicia yang tersenyum, dia tersenyum bukan karena ucapan yang dilontarkan oleh Alice tetapi karena dirinya masih tidak percaya bila berbicara dengan wanita yang sangat mirip dengan dia.

"Terus?" Alice menanti jawaban dari Alicia, sembari menyenggol lengan wanita itu. Seakan-akan mereka sudah lama saling mengenal satu sama lain sehingga terlihat sangat akrab.

Alicia terkekeh baru pertama kali ini dia mengenal orang lain dan langsung hangat, entah rasa senang itu datangnya dari mana, yang jelas dia sangat bahagia ketika berbicara dengan wanita tersebut.

"Kok malah tertawa?" Alice mengerutkan keningnya sembari ikut tersenyum.

"Panjang ceritanya," jawab Alicia yang tiba-tiba teringat akan di mana masa kelam yang dia lalui bersama pria tersebut.

"Oh, oke! I'm sorry! Aku tidak bermaksud untuk—"

"It's okay, no problem!" jawab Alicia dengan cepat sebelum wanita itu melanjutkan ucapannya.

Tidak lama kemudian pelayanan toko bunga sudah menyiapkan satu buket bunga pada wanita kembar tersebut, dia pun bingung harus memberikannya pada siapa. Sehingga membuat kedua wanita yang begitu mirip saling tertawa melihat raut wajah kebingungan dari pelayan toko tersebut.

"Thanks!" Alice mengeluarkan uang beberapa lembar yang diberikan pada pelayan toko bunga dan mengambil bunga tersebut yang akan dia bawa.

Alicia mengingat tentang kue dan bunga yang hancur akibat ulahnya merasa menyesal, dia meminta maaf dan akan segera menggantinya. Akan tetapi, wanita yang begitu mirip dengannya sangat berbaik hati melarangnya untuk mengganti dan justru mengajak dia untuk ikut ke cafe terdekat sembari berbincang lebih lama.

Namun, sayangnya Alicia tidak bisa mengabulkan permintaan Alice. Dia harus segera balik ke toko kue karena jam istirahatnya tidak terlalu banyak, rasa penyesalan semakin bertambah ketika sudah menghancurkan kue yang Alice beli dan juga menolak ajakannya.

"Nggak apa-apa, mungkin lain kali, mau aku antar?" tanya Alice dan saat itu juga mobil Nicholas telah bertengger di pinggir bahu jalan.

Alicia langsung mengerti bila itu adalah jemputan wanita yang mirip dengannya, hingga dia pun memaklumi dan menyuruh Alice untuk segera pergi menemui kekasihnya tersebut.

"Tapi kamu benaran nggak mau sekalian aku antar? Kalau mau, ayoo sekalian!" Alice masih terus saja memaksa agar Alicia ikut bersamanya, karena entah kenapa hatinya merasa tidak rela bila harus berpisah dari wanita yang begitu mirip dengannya.

"Nggak apa-apa, aku bisa jalan kaki kok, tinggal nyebrang udah deh, nyampe," ucap Alicia dengan lugu.

"Serius? Naik mobil lebih cepet loh!" Alice terus berupaya agar Alicia bisa mengubah pikirannya.

Suara klakson dari dalam mobil pun terus berbunyi ketika Alice masih saja belum beranjak dari dalam toko bunga, hingga perasaan kesal dalam hati Nicholas pun muncul. Tangannya menekan tombol pada tengah setir mobil, mengklakson berkali-kali sampai akhirnya Alice keluar juga.

"Aku duluan, ya! Bye!" ucap Alice yang masih belum rela berpisah dari Alicia.

"Bye! Hati-hati," ucap Alicia yang melambaikan tangan saat wanita itu masuk ke dalam mobil sport. "Hah, tunggu dulu! Namamu siapa?"

Alicia menjadi lesu ketika dia lupa menegur sapa dan juga meminta nomor teleponnya, agar mempermudah akses komunikasi..

"Al!" panggil Fiona ketika Alice berada di depan toko bunga.

"Astaga, maaf Fi! Aku sudah ninggalin kamu tadi," ucap Alicia yang merasa bersalah pada sahabatnya itu.

"Santai aja, lo nggak apa-apakan? Siapa sih yang ngejar Lo tadi? Rentenir baru?" tanya Fiona penasaran.

"Bu–bukan," jawab Alicia dengan gugup.

"Terus siapa?" tanya Fiona yang masih penasaran.

"Di–dia .... sudahlah, tidak usah dibahas! Mending langsung makan aja, aku sudah lapar, yuk!" Alicia langsung merangkul sahabatnya. Namun, baru beberapa langkah dia teringat sesuatu lantas berkata, "Eh, tunggu dulu! Bagaimana kalau kita makan di cafe nikmat? Kan lebih dekat dari sini, hemat waktu juga, iya kan?"

Alicia mencoba membujuk Fiona agar mau mengikuti sarannya karena dia tahu mobil Grey masih terparkir tempat di mana dia pertama dikejar oleh pria tersebut, beruntungnya lagi ketika teman satu kerjanya itu mau menerima ajakan Alicia untuk makan yang direkomendasikan olehnya.

***

Jam terus bergulir tak terasa waktu pun sudah berlalu dan sekarang hari sudah menjelang sore, karena Alicia hari ini kebagian shift pagi sehingga dia bisa pulang lebih awal.

Langkah kaki menuju halte bus ditemani oleh matahari berwarna oren kemerahan, mengikuti ke mana dia melangkah. Kaki mulus itu berhenti dikala tubuhnya ingin mendaratkan bokong pada kursi tunggu halte bus.

Namun, tiba-tiba suara mobil berhenti tepat di depan Alicia duduk, membuat sang empu bangun dari duduknya dan segera berlalu dari sana.

"Al!" panggil Marvel pada Alicia yang mengejar wanita itu. Dia langsung menarik tangan itu untuk berhenti. "Al, aku mohon ... maafkan aku! Aku ngaku aku salah, Al! Please, kita balikan lagi, ya?"

Marvel terus membujuk Alicia agar mau memaafkan kesalahannya, dia menatap ke arah wanita yang masih singgah di hatinya dengan penuh penyesalan. Berharap bila hubungan mereka bisa kembali seperti semula.

"Kita mulai semuanya dari awal, Al! Kasih aku kesempatan sekali lagi, agar aku bisa membuktikan pada kamu. Bahwa aku benar-benar tulus mencintaimu, Al!" ucap Marvel ketika tangannya tiba-tiba menarik tubuh Alicia agar masuk ke dalam pelukannya.

Alicia terdiam tidak mengomentari apapun yang diucapkan oleh Marvel, hatinya memang masih memiliki perasaan terhadap pria yang sudah hampir beberapa tahun ini mengisi hari-harinya.

Semua kenangan indah bersama Marvel membuat degup jantung itu mulai berdegup dengan kencang, apalagi suara yang selama ini dia rindukan saat ini berada di telinganya. untuk sesaat Alicia melupakan semua penghianatan yang dilakukan oleh Marvel, dia melampiaskan rasa rindunya sementara detik.

Tanpa Alicia rasa, air matanya sudah jatuh mengenai pipi. Dirinya begitu bodoh hanya karena cinta dia bisa luluh dengan suara Isak tangisan Marvel yang memeluk tubuhnya.

"Kamu jahat sama aku, Marvel! Kamu jahat!" Alicia menangis di dalam pelukan pria yang dia cintai selama beberapa tahun terakhir.

"Maaf, Al! Aku janji, tidak akan aku ulangi semau kesalahan yang membuat kamu menjauh dariku, karena aku tidak sanggup bila harus jauh darimu!" ucap Marvel dengan jujur.

pasalnya Marvel sangat mencintai Alicia, tetapi karena godaan Veronica yang terus menggoda imannya membuat benteng pertahanan itu runtuh, ketika apa yang selama ini Marvel inginkan dari Alicia belum juga diberikan oleh wanita yang dia cinta.

Veronica memberikan yang Marvel butuhkan selama ini, tetapi semua itu hanyalah kenikmatan sesaat. Sebelum akhirnya, Marvel menyadari sungguh-sungguh, bahwa hanya Alicia lah yang bertatah atas hatinya.

"Aku benci sama kamu! Kamu jahat, Marvel! Aku benci sama kamu!" Alicia masih menangis merongrong dalam pelukan Marvel sembari memukul punggung pria tersebut.

"Hukumlah aku sepuasmu, Al! Akan aku terima dan akan aku jalani bila itu syarat agar kita tidak terpisah!" ucap Marvel yang mengecup kepala Alicia sembari mengeratkan pelukannya.

"Aku benci sama kamu, Vel! Kamu jahat!" Alicia masih terus memukul punggung Marvel disisa tenaganya yang sudah semakin melemah.

To be continued...

1
Mira Erlan Sopi Erlan
selingkuh boleh tp jgn smpi gituan ya.takutnya hamil bingung ank siapa
Rere Niae Cie'kecee
kok ga up"tour🙏🙏🙏
Amelia Harianja
thord kenapa belum up
bolak balik ke sini belum up juga
semangat thord
Ning Ning
kok aku kesal sama Alicia ya ga tau diri udah di tolongin sama keluarga nya selingkuh pula dan bibirnya udah di cium sama si Jacob sungguh menjijikan kalo aku jadi grey sih lebih baik cerai dari pada sama wanita murahan itu ga bisa jaga iman lebih baik Alice yang terus bersama sang kekasih
Megabaiq
ini bukn novel tp certa petak umpat,,,bkin crta yg msuk di akal knp torrr...trllu byk yg gk logis....
Ning Ning
aku mampir Kaka
Megabaiq
alahhhh crta novelmu trllu mmbosankn,,jeduluan bosen bca....maaf smpe sni jha...
Megabaiq
terllu byk liku2nya toorr
Megabaiq
cerita novelmu terllu lebay....masak 50 m,ak jg gk trllu suka dgn nma2nya,hmpir smua sma
Ema Sukmawati
👍
༄༅⃟𝐐Vita Shafira𝆯⃟ ଓε💞🌏
apa Dinda gk ada rasa rindu pada Alicia yg telah di tinggalkan bertaun tahun
Fatimah D'Ratu
kok Dinda dingin ke anak kandungnya sendiri
Coretan Kertas
Cemungut 😍
Sedang mengetik...
aduhh typo nya bnyak bgt.... 🤦🤦🤦
HIATUS: iya kak, maklum jumkat 😂 wait di perbaiki
total 1 replies
Sedang mengetik...
kira kira gimna ya reaksi Nicholas nanti ketika dia tau penyebab Alice tertembak karna data yg sudah dipalsukan grey,,,
mOnd3 ℘ꫀׁׅܻׅ݊꯱ꫀׁׅܻ݊ƙׁׅ🤗ᵇᵃˢᵉ
semangat selalu ka'... ini cerita sangat menarik sekali sayang kalo di lewatkan🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Sedang mengetik...
gak ada terima kasih nya sama sekali si dinda ,,, padahal udah di tolongin anak kesayangan nya ,,,
mOnd3 ℘ꫀׁׅܻׅ݊꯱ꫀׁׅܻ݊ƙׁׅ🤗ᵇᵃˢᵉ
q bahagia q juga sedih dan juga sakit hati... ini rasa'y nano" sekali, q bahagia kini Alicia tau dia kembaran Alice q terharu sama Nicholas yang mau menjatuhkan harga diri'y untuk Grey, dan q sakit hati karna ma" kandung Alicia dia masih egois bahkan tidak mengucapkan kata makasih pada Alicia yang telah mendonorkan darah buat Alice😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Sedang mengetik...
nah loh lagi keadaan gawat darurat aja Lo ingat sama Alicia kemaren kemaren kemana aja Lo Bu...
ummi_Շɧ𝐞𝐞ՐՏ🍻muneey☪️
ceritanya bagus kak.. cuman agak diperbaiki lagi ya kata2nya.. ada beberapa yang bikin bingung 🙏🙏.. tp aku suka ceritanya..
HIATUS: iya kak... hahah makasih ya jangan bosen ingetin 😂 lagi kejar jumkat
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!