NovelToon NovelToon
Pemilik Hati Tuan Muda Arogan

Pemilik Hati Tuan Muda Arogan

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta pada Pandangan Pertama / Keluarga & Kasih Sayang / Romansa
Popularitas:75.1k
Nilai: 4.9
Nama Author: rini sya

Alex patah hati karena wanita yang ia incar ternyata lebih memilih rival bisnisnya. Membuat pria ini putus asa dan memilih melampiaskan kesedihannya dengan minum minuman keras.

Dalam keadaan terpuruk, tak sengaja Alex bertemu dengan seorang gadis yang sangat mirip dengan wanita yang ia sukai.

Sayangnya kesalahpahaman sering terjadi di antara mereka. Meski begitu, tak dipungkiri bahwa Alex sebenarnya juga menyukai gadis itu.

Akankah Alex mampu merebut hati si gadis penolong? Ataukah malah menghindarinya gara-gara gadis itu berwajah mirip dengan wanita yang dia suka?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon rini sya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menikmati Rasa

Sebelum mereka turun dari mobil, Alex kembali mengajak Emma berciuman. Kali ini ciuman mereka lebih mesra dan panas. Bibir Emma serasa seperti candu untuk Alex, begitupun sebaliknya. Mereka berdua sangat menikmati apa yang saat ini sedang tersaji untuk mereka. Perihal hati, perihal perasaan dan penyatuan cinta. Hanya saja, Emma belum berani mengambil keputusan soal itu.

"Masuklah, istirahat kan ragamu. Jangan berpikir macam-macam. Soal hutang dan juga kakekmu biar aku yang urus. Kamu hanya perlu membuat omaku bahagia dan aku juga, tolong jangan patahkan hatiku! Karena aku terlanjur mencintaimu, Em," ucap Alex, sesaat sebelum melepaskan dekapannya.

"Aku akan coba memikirkan apa yang terjadi pada kita. Terima kasih banyak kamu sudah mempercayaiku untuk memiliki hatimu. Tanpa ku jawab, aku rasa kamu pun sudah tahu apa yang aku rasakan. Hanya saja, izinkan aku memastikannya sekali lagi," ucap Emma, lembut.

"Tentu saja, Sayang. Aku akan setia menunggu saat itu tiba. Percayalah, kita akan bahagia jika bisa saling menerima. Aku yakin kita bisa saling melengkapi satu sama lain. Tergantung kamu siapnya kapan. Ngomong-ngomong, terima kasih ciumannya. Ini adalah ciuman terbaik yang pernah aku rasakan," ucap Alex serius.

"Boleh aku meminta sesuatu?" tanya Emma.

"Ya, tentu saja. Apa? Kamu ingin apa?" balas Alex.

"Kamu selalu memintaku untuk menjaga hati, jiwa dan ragaku hanya untukmu. Lalu apakah aku boleh meminta hal yang sama?" jawab Emma, kali ini mulai serius membuka hati.

"Tentu saja, Sayang. Aku telah memilihmu menjadi pemilik utuh hatiku. Mana mungkin aku memberikan hatiku untuk yang lain," jawab Alex serius.

"Baik, aku percaya padamu. Tapi maukah kamu merahasiakan hubungan kita?"

"Tentu saja, Sayang. Tadi sudah bilang. Tapi aku nggak janji untuk selamanya aku merahasiakan hubungan kita. Karena aku nggak akan terima jika ada seseorang mendekatimu!" jawab Alex, santai namun serius.

"Baiklah kalo begitu. Aku masuk rumah dulu. Selamat malam."

"Selamat malam, Sayang. Jaga diri baik-baik."

"Oke, siap calon ratuku," jawab Alex dengan senyum paling tampan yang ia miliki. Sunguh hati Alex sangat berbunga-bunga. Cinta manis yang coba ia rajut bersama Emma ternyata jauh lebih membahagiakan di bandung dengan cinta yang pernah ia rasakan pada Kanaya.

Kini Alex menyadari jika cintanya pada Kanaya hanyalah sebuah obsesi belaka. Sebab pada kenyataannya ia bisa dengan mudah melupakan Kanaya tanpa proses yang rumit.

***

Di lain pihak..

Kanaya menangis menjadi-jadi karena sikap Steven langsung berubah seratus delapan puluh derajat semenjak mereka menikah.

Steven tidak semanis biasanya. Kini Kanaya ditinggal sendirian di hotel. Steven memilih pergi ke club dan bersenang-senang dengan wanita-wanita yang biasa menghiburnya.

"Dasar bajiangan, lihat saja nanti. Aku pasti akan menghancurkanmu, Steven. Kamu terlalu buruk bagiku. Aku membencimu Steven!!" ucap Kanaya marah.

Andai saat ini kamar di mana dia berada tidak dikunci dari luar, mungkin Kanaya akan memilih melarikan diri. Entah kemana terserah. Yang penting pergi jauh dari pria bajigan itu.

Kanaya mencoba mencari ponsel miliknya. Sayangnya tidak ketemu. Ia yakin jika ponsel miliknya pasti dibawa oleh pria bajiangan itu.

"Apa yang kamu cari, Sayang? Apakah ini?" tanya Steven tiba-tiba datang dari arah belakang.

Kanaya menghentikan aktivitasnya. Lalu membalikkan tubuh dan menatap tajam ke arah Steven.

"Kembalikan ponselku, Brengsek!" ucap Kanaya berani.

"Kembalikan, ponselmu. Aduh aduh... sepertinya kamu gatal sekali ingin menghubungi kekasih bodohmu itu. Ayolah Sayang, bukankah sekarang dia sudah ada yang punya?" ledek Steven.

"Ada atau tidaknya gadis brengsek itu di samping Alex, sangat tidak berarti bagiku. Sekarang kembalikan ponselku, atau aku bongkar semua kebobrokan mu di media, Steven," ancam Kanaya berani.

"Coba saja kalo kamu berani buka mulut. Kita lihat, siapa yang akan hancur duluan. Aku atau kamu dan keluarga bodohmu itu!" balas Steven tak mau kalah.

"Aku peringatkan jangan pernah macam-macam dengan keluargaku, Steven atau aku akan berbuat hal yang sama. Kamu pikir aku takut dengan pria bodoh sepertimu ha?" balas Kanaya kesal.

"Siapa yang akan peduli denganmu sekarang ha? bahkan ibumu saja menjual mu padaku. Asal kamu tahu, sebelum pernikahan ini aku sudah memberikan sejumlah uang untuk ibumu. Dan lihatlah, kamu sekarang menjadi tawanan ku, Sayang. Jadi tidak usah macam-macam. Aku sudah membelimu dan aku pun punya hak untuk menjualmu," jawab Steven santai.

"Apa maksudmu?" tanya Kanaya, mulai gemetar. Sebab Steven adalah seorang psikopat. Dia tidak pernah main-main dalam ucapannya.

"Maksudnya adalah lihat siapa yang datang," ucap Steven sambil memecat tombol remote kontrol untuk mengendalikan pintu. Terlihat seorang pria jelek gendut dan hitam masuk ke dalam kamar hotel ini.

"Kamu jangan kurang aja, Steven. Aku bukan pelacur!" ucap Kanaya lebih gemetar dari pertama kali ia berdebat dengan Steven.

"Ayolah sayang, jangan begitu. Bos kita sudah jauh-jauh datang dari Eropa cuma pengen nyicipin kamu. Jangan begitu lah, Honey," rayu Steven.

Seketika Kanaya pun naik pitam. Dengan penuh emosi, Kanaya pun menyerang Steven. Namun sayang, Steven tak kurang cerdas. Dengan cepat ia pun mengambil jarum suntik yang sudah ia isi dengan obat bius. Tak ayal, Kanaya terjingkat. Diam tanpa kata sebab ia tahu, obat apa yang sedang dimasukkan ke dalam tubuhnya oleh Stevan.

"Kamu," ucap Kanaya, lirih.

Steven tersenyum lalu mendorong tubuh Kanaya ke ranjang. Setelah itu Kanaya tidak sadarkan diri.

Bersambung...

1
maredni Jiba
Alex bukan adam
Aas 1980
tunggu bucin nya alex
Aas 1980
waduh ema berani sekali marahin alex
baim yukha
up dunks
Asiah Erap
Aku suka karya mu thor
Asiah Erap
Waduh Emma galak amat, bagus jadi gadis yg tanguh
Asiah Erap
Seru ceritanya thor, semangat nulisnya
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
ka rini kok mengejar cinta mantan ilang
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
ka rini up atuh
Eva Karmita
👍
baim yukha
up dunks
baim yukha
up dunk
Arnissaicha
masalah nya alex kog jadi terpendam, gimana kelanjutan nya...
kog malah muncul masalah baru,...
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
akhirya up lagiiiiii
Siti Zuriah
udh lama baru up lg aku ampir lupa jln cerita nya thor
🍊𝐂𝕦𝕞𝕚
Alhamdulillah syukoooooorin kamu Steven akhirnya kamu kena batunya di tipu habis habisan sama orang yang kamu anggap sahabat ternyata malah membuat kamu semakin terperosok 😏😏😏😏
💜🌷halunya jimin n suga🌷💜
thor kok belum up up
Siti Zuriah
akhir nya km steven akan mendapat ganjaran dr sahabat mu sendiri yg akan menipu mu dan menghancurkn km steven siap" km steven jd gembel
ayani
bagus
Srie wibi
sungguh sadis Steven. dan sekarang kau dibohongi sm teman2 setiamu. kau akan jatuh lbih dalam kesasar tanah atas perbuatanmu Steven.
lanjut crazy up gtu kak😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!