NovelToon NovelToon
Dia Jodohku

Dia Jodohku

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintamanis / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:3.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: dianshen

Kisah ini menceritakan tentang seorang gadis yatim piatu bernama Ayla Khairani Putri berusia 19 tahun, ia dibesarkan oleh pamannya Emir Rahman dan isterinya Mira Rahman.


Emir dan Mira sendiri memiliki dua orang anak yaitu Laura Rahman seusia Ayla dan Luky Rahman 3 tahun lebih tua darinya.


Ayla adalah gadis yang periang dan mudah bergaul tapi satu kelemahannya dia terlalu polos dan ceroboh.

Di hari pertama Ayla magang di sebuah perusahaan yang cukup ternama, ia hampir datang terlambat karena taksi online yang dipesannya tidak juga kunjung datang.


Tanpa bertanya lagi Ayla yang sudah sangat cemas masuk ke dalam sebuah mobil yang tiba-tiba berhenti di depannya.


"Siapa kamu?"tanya sang pengemudi dengan datar


" Sudahlah pak supir jangan banyak tanya jalankan aja mobilnya, aku sudah hampir telat"sahut Ayla santai seraya merapihkan rambutnya yang berantakan


Siapakah pria dibalik kemudi tersebut?sebuah keberuntungan atau kesialan setelah Ayla bertemu dengan Alveer Erlangga Kusuma?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dianshen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak Akan Pernah Lupa

" Aaampp" Ayla yang hendak berteriak sudah lebih dulu dibekap dari belakang

" Kau benar-benar sudah gila!" umpat Ayla setelah Alveer melepaskan tangannya

" Kau yang membuat aku gila" jawab Alveer santai

" Mau mu apa sih?" kesal Ayla

" Kau yang sengaja memancingku untuk kembali datang ke kamarmu" sahut Alveer

" Aishah.... Kau benar-benar tidak waras, kapan aku memancing mu? kau terlalu pede"

" Kau mengabaikan pesanku"

" Apa itu penting?"

" Jelas penting, bukankah sudah aku bilang berkali-kali aku tidak mau kau mengabaikan jam makan mu, tadi kau belum makan malam jadi cepat pergi untuk makan malam atau aku yang akan memaksamu dengan caraku agar kau mau makan sekarang!" ancam Alveer

" Kau ini sungguh pemaksa"

" Karena itulah kau harus menurut!"

" Baiklah, tapi cepat kau pergi dari sini aku tidak mau calon istrimu itu mencurigai ku lagi menyangka menyembunyikan calon suaminya" ucap Ayla kesal

" Calon isteri, siapa?" tanya Alveer seperti orang amnesia saja bertanya hal tersebut pada Ayla

" Ya siapa lagi kalau bukan Laura" jawab Ayla malas

" Laura siapa?" Alveer lupa jika sepupu Ayla yang dijodohkan padanya bernama Laura

" Calon isterimu, Aish.. kau ini benar-benar keterlaluan, nama calon isteri mu sendiri saja sampai lupa"

" Siapa bilang aku lupa dengan nama calon istriku?" ucap Alveer tidak terima

" Itu tadi"

" Yang mana?"

" Kau lupa dengan nama Laura calon isterimu"

" Aku tidak akan mungkin lupa dengan nama calon isteriku, calon ibu dari anak-anakku, Ayla Khairani Putri" jawab Alveer yang seketika membuat Ayla terdiam

" Aku tidak akan mungkin pernah lupa dengan nama Ayla Khairani Putri" Alveer kembali mengulang kata-katanya

" Jangan bercanda lagi, sudah sana pergi aku akan segera turun" Ayla berjalan menuju pintu dan mengabaikan Alveer yang masih berdiri di samping tempat tidur

" Aku Alveer Erlangga Kusuma tidak pernah bercanda dengan ucapan ku tadi" ucap Alveer yang seketika membuat langkah Ayla terhenti namun saat Ayla berbalik badan Alveer sudah melesat lompat dari balkon kamarnya

" Aishhh... dia itu sebenarnya sopir apa pemain sirkus sih? lompat dari balkon yang cukup tinggi seperti itu sudah seperti orang yang sedang atraksi saja" gumam Ayla yang akhirnya memutuskan untuk menuruti kata-kata Alveer dari pada laki-laki kembali mendatangi kamarnya.

Ayla berjalan gontai menuruni anak tangga dan dari atas dia terkejut saat melihat Alveer yang sudah berada diantara keluarga pamannya bahkan Laura pun ada bersamanya. melihat Alveer yang sedang tersenyum pada Laura entah kenapa membuat hati Ayla sedikit terusik

" Dasar laki-laki mulutnya terlalu manis, baru saja menggodaku tapi lihatlah sekarang dia sudah menggoda wanita lain, sungguh menyebalkan" gumam Ayla sambil melangkahkan kakinya menuju dapur

" Apa-apaan dia, tadi memaksa ku untuk makan sok perhatian dan mencoba merayuku dengan candaannya yang sama sekali enggak lucu" kesal Ayla berjalan sambil mendumel dan tanpa sadar

Duggg

Tubuhnya menabrak seseorang yang tengah berdiri tegap dihadapannya, Ayla mengusap keningnya yang membentur dada yang terasa keras dan berotot, lalu ia pun mendongak dan seketika Ayla terkejut bukan main saat sadar siapa yang baru saja ditabraknya.

" Ka...kamu?" ucap Ayla tergagap

" Apa sudah menggerutunya?" ucap Alveer seraya menyentil kening Ayla

" Aww" Ayla mengerucutkan bibirnya sambil mengusap-usap keningnya

" Cepat makan kalau tidak kau yang akan aku makan!" ucap Alveer yang langsung pergi meninggalkan Ayla begitu saja

" Aishhh... apa-apaan dia itu, seenaknya saja datang dan pergi sesukanya" kesal Ayla

" Non Ayla!" sapa bibi yang sedang merapihkan meja makan

" Eh iya bi?"

" Non Ayla mau makan?" tanya bibi

" Iya bi"

" Yaudah kalau gitu bibi panasin dulu ya non"

" Enggak usah bi, saya langsung makan saja masih enak ko" sahut Ayla

" Ya sudah kalau begitu bibi tinggal ya non bibi masih ada kerjaan"

" Iya bi, terima kasih ya bi"

" Sama-sama non"

Ayla pun menyendok nasi dan lauk pauknya setelah itu ia makan dengan lahap karena memang dia sudah sangat lapar hanya saja dia tidak ingin berdebat dengan bibinya jika tau dia sedang makan

Selesai makan Ayla kembali ke kamarnya dan saat itu bertepatan dengan keluarga Alveer yang sedang berpamitan untuk pulang

Alveer menatap punggung Ayla yang sedang menaiki anak tangga

" Al bagaimana keputusan kamu, kapan kira-kira kalian akan bertunangan?" tanya Ambar

" Ma, aku tidak bisa memberi jawabannya sekarang, dan tentunya mama tidak lupa dengan janji mama kan" sahut Alveer membuat Ambar tersenyum kecut

" Maaf jeng Mira untuk kapan pastinya mereka akan bertunangan sepertinya menunggu keputusan putraku dulu karena akhir-akhir ini dia sangat sibuk di kantor" ucap Ambar pada Mira

" Kamu mau bersabar menunggu kan sayang!" ucap Ambar kali ini beralih pada Laura

" Iya tante, aku siap kapanpun kok, tidak usah terlalu terburu-buru tante sesuaikan dengan jadwal Kak Alveer saja kapan ada waktunya" jawab Laura dengan nada suara yang dibuat selembut mungkin

" Terima kasih sayang" ucap Ambar

Setelah mereka berpamitan Alveer langsung masuk ke dalam mobil, disusul dengan Ambar dan Kusuma

" Al sebaiknya kamu tidak menunda pertunangan kalian terlalu lama, mama rasa Laura itu anak yang baik, selain cantik dia juga gads, yang lembut" ucap Ambar begitu bersemangat menceritakan tentang Laura

" Mama sudah berjanji tidak akan memaksaku, jadi biar aku yang memutuskan mau atau tidak dengan wanita itu" ucap Alveer tegas

" Dia gadis yang cantik dan baik, tidak ada salahnya kamu mencoba untuk dekat dulu dengannya!"bujuk Ambar

" Apa yang mama suka belum tentu aku juga menyukainya mah, jadi jangan berdebat dengan ku soal ini, mama sudah berjanji tidak akan memaksaku" geram Alveer

" Mama belum begitu mengenal wanita itu, jangan terlalu memujinya berlebihan mah, jika mama tau apa yang terlihat baik belum tentu baik dalamnya kelak mama akan menyesal sendiri. Aku lebih suka wanita yang apa adanya tidak bersikap berlebihan dan penuh dengan kepura-puraan" terang Alveer

" Apa maksudmu?" Ambar bingung

" Maksudnya sudah sangat jelas mah, biarkan Alveer mengambil keputusannya sendiri memilih gadis yang benar-benar ia sukai" jawab Kusuma mewakili Alveer

Alveer menoleh ke arah papanya yang sedang menaik turunkan alisnya.

" Pah" panggil Alveer

" Papah tau dan papah setuju dengan keputusan mu" jawab Kusuma yang tahu apa yang ada di benak putranya itu

"Serius pah?" Alveer begitu bersemangat

" Apa papa terlihat sedang bercanda?" Alveer menggeleng lalu tersenyum

" Itu yang papa cari, bukan gadis yang cantik, ataupun lemah lembut dan berkelas tapi gadis yang bisa membuat senyum dan tawa putra papa kembali lagi seperti dulu" sahut Kusuma

" Jadi papa setuju?" tanya Ambar yang sepertinya salah paham

" Tentu saja papa setuju" jawab Kusuma dengan yakin

" Kamu Al?" Ambar beralih pada putranya

" Al butuh waktu mah untuk mengambil keputusan ini dan semoga saja dia yang terakhir" ucap Alveer

" Mama yakin dia gadis yang paling cocok untuk kamu" ucap Ambar berseri membuat Alveer dan Kusuma saling melempar pandangannya lalu sedetik kemudian mereka tertawa bersama membuat Ambar seketika mengerutkan keningnya.

1
R baenah Yusof
yaa. suap kabur aja Alya
Qaisaa Nazarudin
Salah pahamnya terlalu bertele-tele..
Qaisaa Nazarudin
Nah benar tuh apa yg Ayla katakan dari tadi,Kalo Al terlalu ceroboh,Rumah tangga kamu yg jadi taruhan nya,Saat itu kamu jangan nyesel..
Qaisaa Nazarudin
Lagian Arlan ngapain mau2 aja di suruh2 Susan nemenin sekretaris nya ngambil berkas ke mobil,Kan Arlan bisa Nolak,Dan bisa aja kan Sekretaris nya itu pergi sendiri,Ternyata Arlan dan Alveer sama2 oon..
Qaisaa Nazarudin
SKAKMATT buat Al...👏👏👏👍👍👍
Qaisaa Nazarudin
Bijak berbisnis,belim tentu bijak dan peka dengan keadaan sekeliling,Penjebakan maksud ku..Untung ada isteri nya sekalian,Kalo Ayla gak ikut, Pasti Alveer udah jadi korbannya wanita gila ini..ckk..
Qaisaa Nazarudin
Ribet banget urusannya kayak gini,Lagian ya kenapa peran utama ceweknya tuh LEMAH banget,Aku suka yg BAR-BAR,JUDES,JUTEK,DAN GAK MUDAH DITINDAS..
Nikma: Permisi kakak Auhor ...

Halo kak Reader, kalau berkenan mampir novelku juga 'Kesayangan Tuan Sempurna' yaa..
Terima Kasih😊🙏
total 1 replies
Qaisaa Nazarudin
Cinta itu tdk bisa di paksa..Makanya Ambar jangan suka banget menjodoh-jodohin anak..kayak anak kalian gak laku aja..
Qaisaa Nazarudin
Senyum lah puas2 karena sebentar lagi kamu akan menangis..
Qaisaa Nazarudin
KENAPA AMBAR YG BICARA?? SEHARUSNYA INI URUSAN LELAKI,JADI SUAMINYA YG BERHAK BICARA, KENAPA KELIHATAN PEREMPUAN YG MENOMBINASI KEADAAN..🤔🤔
Mom Anet
🤣🤣🤣🤭
Ria Widarty
Luar biasa
Atik Bunga
mudah2an ayla jangan sampai keguguran
Atik Bunga
selamat ya ayla sekarang kebahagianmu memyertaimu
dan laura selamat ya terima karmamu sendiri 😂😂😂
Atik Bunga
pasti gara2 kebanyakan saos itu jadi perutnya gk ngenerima
Dewi Fajar
panas nggak tuh
Dewi Fajar
hahahaha pak sopir
Dewi Fajar
mampir ya
Ani Maryani Naryani
ayla terlalu cantik jd banyak yg suka
banyak yg iri lagi sabar ayla jodoh gak akan ke mn
GZone Reborn
judul hoax 😂😂😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!