NovelToon NovelToon
Gairah Cinta Tuan Posesif

Gairah Cinta Tuan Posesif

Status: tamat
Genre:Romantis / Cinta Seiring Waktu / Nikah Kontrak / One Night Stand / Tamat
Popularitas:32.1k
Nilai: 5
Nama Author: dina Auliya

Akibat perbuatan ibu tirinya, Aya harus rela meninggalkan semua harta yang dimiliki ayahnya dan angkat kaki keluar dari rumah tanpa membawa apapun.

Tak pernah mendapatkan kasih sayang dan selalu di sisihkan membuat Aya melampiaskan semua masalahnya dengan alkohol yang bisa membuatnya melupakan sejenak semua masalah yang menimpanya.

Akibat alkohol ia pun membuat kesalahan satu malam dengan seorang pria yang tak di kenal, yang membuat Aya terjerat dengan seorang pria yang tidur bersamanya.

Tak hanya itu, Aya yang salah satu mahasiswi di universitas swasta, harus pasrah saat mendapat skor akibat perbuatannya sendiri.

Bagaimana nasib Aya setelah semua mimpi dan harapannya hancur?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dina Auliya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

part 18

Malam berlalu begitu saja, tapi entah kenapa mentari enggan menampakkan wajahnya.

Aya terbangun dengan perasaan sedih dan kecewa. Sedih karena harus meninggalkan Elang, dan kecewa karena pria yang ia cintai lebih memilih wanita lain. Tapi perasaannya masih ingin lebih lama tinggal bersama Elang, namun apa daya itu sudah keputusan yang diambil Aya sendiri. Aya pun sudah mengemasi barang dan sudah siap untuk keluar dari rumah Elang.

Air mata mengalir di pipi diiringi bayangan kebahagiaan saat bersama Elang. Walau sebentar bersamanya Aya menyimpan banyak kenangan manis yang lalui bersama. Tak ingin terus larut dalam kesedihan, Aya pun langsung melangkahkan kaki untuk keluar kamar.

Saat pintu kamar dibukanya, berdiri seorang pria yang akan ia tinggalkan. Ternyata Elang sudah menunggu Aya di depan kamar tak berani mengetuk pintu.

"Mas Ealng ngapain berdiri di pintu." tanya Aya dengan suara serak.

"Sebelum pergi, bisakah beri aku waktu sebentar bersamamu.Sebelum nya kita sarapan dulu bibi sudah menyiapkan semuanya," ajak Elang. Aya pun tak banyak bicara hanya menuruti kemauan Elang sebelum pergi.

Elang menarik kursi dan mempersilahkan Aya duduk. Elang segera mengambilkan nasi dan lauk pauk kesukaan Aya.

"Sudah mas biar aku ngambil sendiri" tolak Aya .

"Biarkan aku yang menyuapimu, mungkin ini untuk yang terakhir kalinya aku bisa menyuapimu dan tak tahu kapan lagi bisa melakukan nya." Elang memaksa ingin menyuapi Aya.

"Mas....." Mata Aya pun berkaca-kaca.

"Sudah jangan bicara dulu, selesai kan makannya." kedua insan ini hanya bisa saling menatap tak mampu berbicara lagi apa.

Setelah selesai makan Elang mengambil sesuatu dari kantong sakunya.

"Aya, aku harap kamu mau memakainya, dan aku ingin kamu ingat tetap mengingatku selalu" Elang meraih tangan Aya dan melingkarkan cincin di jari manis. Cincin yang sebelumnya Rangga siapkan untuk cincin tunangan kini hanya jadi cincin hadiah untuk Aya.

"Terimakasih mas, untuk semua yang telah kamu berikan, aku akan selalu mengingat nya. Namamu akan selalu ada di hatiku. Aku gak nyangka kita akan berakhir seperti ini, tapi mungkin itu yang terbaik," Ucap Aya Sambil menggenggam tangan Elang.

"Sudah waktunya aku pamit."

"Biar aku antar sampai luar." Elang pun menggandeng tangan Aya menuju pintu luar.

"Sampai disini saja mas, biar pak Anton saja yang mengantarkan Aku." Mereka pun berpelukan untuk yang terakhir kalinya.

"Selamat tinggal mas👋👋"

Aya pun pergi meninggalkan rumah Elang dengan diantar pak Anton, pergi menuju ke tempat kontrakan Aya yang dulu.

"Non, kenapa harus pergi dari rumah pak Elang?" tanya pak Anton.

"Gak papa pak, mungkin ini yang terbaik buatku, benar kata Bella seorang pria dan wanita gak seharusnya tinggal satu atap sebelum ada ikatan pernikahan."

"Kenapa di ambil hati Non, ucapan Non Bella, dia ma orangnya gitu Non mulutnya pedas lebih pedas dari cabe rawit."

"Mungkin sudah jalannya pak, dari awal aku dan mas Elang bertemu adalah kesalahan."

Akhirnya Aya pun sampai di kontrakan lama yang sudah di bayarnya selama satu tahun dan sesampainya di sana Aya sudah ditunggu pemilik kontrakan.

"Selamat datang kembali neng Aya sambil nyerahkan kunci kontrakan." sambut pemilik kontrakan.

"Terimakasih Bu."

"Pak Anton terimakasih sudah mengantar sampai sini."

"Sama-sama non, kalau butuh saya hubungi saja Non. saya pasti kesini." ucap pak Anton sambil menurunkan barang-barang Aya.

"Gak pak, Aku cuma titip tolong jaga kan mas Elang buatku." pesan Aya pada pak Anton

"Tentu saja non. Bapak harap pak Elang bisa segera menjemput Non kembali sebagai istri sahnya. kalau begitu bapak pamit dulu, Non baik-baik disini dan jaga kesehatan." pamit pak Anton dan berlalu meninggalkan Aya.

"Iya pak, terimakasih banyak pak."

Aya pun langsung membuka pintu rumah kontrakan dan segera masuk. rumah sederhana yang memiliki dua pintu atau satu rumah bisa ditempati dua keluarga makanya disebut kontrakan kembar. Yang Aya tempati pintu sebelah kiri dan pintu sebelah kanan masih kosong belum ada yang ngontrak.

Pelan-pelan Aya mulai merapikan kembali barang-barang miliknya. menata ulang barang yang sepat Aya simpan.

Berlahan Aya ingin mencoba melupakan semua kenangan bersama Elang dan mencoba hidup baru dengan kebahagian yang baru, Aya tak ingin begitu berharap Elang menjemputnya kembali.

Namun dimalam hari Aya masih selalu memikirkan Elang, belum bisa melupakan setiap kenangan bersamanya. Aya hanya bisa mengusap foto Elang yang ada di ponselnya, hanya itu yang bisa Aya lakukan untuk mengurangi rasa rindunya.

Di lain sisi Elang pun tak henti merindukan Aya yang telah pergi meninggalkannya, mungkin rasanya seperti sudah ditinggal mati.

"Aya, kenapa kamu gak bisa menunggu sebentar lagi, kenapa kamu harus pergi, kau bilang sayang padaku dan akan berusaha meluluhkan hatiku kenapa sekarang kamu malah pergi meninggalkan aku, apa kau lupa janji yang kau buat akan selalu bersamaku dan tak akan meninggalkan aku, Lila aku begitu rindu padamu." elang pun memeluk erat foto Aya yang sengaja Elang simpan, sembil di temani minuman beralkohol.

Tak terasa waktu cepat berlalu setengah bulan sudah mereka berpisah.

Aya mulai bangkit dan tak ingin larut lagi dalam kesedihan. Pagi ini Aya akan mencari pekerjaan untuk bertahan hidup, tak ingin lagi memakai uang yang diberikan Elang padanya.

Dengan perlahan dua pintu itu terbuka dan dua sosok manusia keluar secara bersamaan.

"Selamat pagi dunia, mudah-mudahan hari ini keberuntungan berpihak kepadaku." ucap Aya menyambut pagi dan tanpa sadari ada Seseorang sedang memandangi Aya.

"Selamat pagi Nona." sapa pria itu dan membuat Aya kaget.

"Pagi... anda orang baru ya..." tanya Aya spontan.

"Iya, baru tadi malam pindah kesini. Oya kalau boleh tahu siapa nama Nona?" Tanpa basa basi pria itu bertanya.

"Panggil saja aku Aya , semoga jadi tetangga yang baik."

"Aku Bimo, moga-moga jadi tetangga yang akur." keduanya pun Saling berjabat tangan.

Walau mereka baru berkenalan, sepertinya mereka akan jadi tetangga yang baik.

Bimo pria yang masih muda, berkumis tipis dan memakai kaca mata,tapi terlihat manis.

Bekerja menjadi seorang pelayan di salah satu restoran terkenal.

"Pagi- pagi gini mau kemana mbak?"tanya Bimo.

"Aku mau cari kerjaan, doakan saja dapat pekerjaan, Oya jangan panggil aku mbak panggil saja Aya ."

"Semoga saja kamu segera dapat pekerjaan."

"Terimakasih, semoga anda betah ya tinggal disini. kalau begitu saya pergi dulu,sudah siang." Aya pun pergi meninggalkan Bimo yang masih berdiri di teras rumah sambil memandangi Aya yang berlalu meninggalkan kontrak.

To Be Continued ☺️

1
Oshin Dwi Rafaizan
feeling ku klo ga arya ya bella ya thor. aq jdi curiga sama bimo jg
❤️⃟Wᵃf Nesia
Aya akhirnya hamil juga
Asni J Kasim
Kak Dina, aku bacanya sampai sini dulu. Suka, nanti aku mampir lagi 😍😍😍
Asni J Kasim
adu Babang Elang ... jujur langsung napa sih 😆😆
Asni J Kasim
Ada yang jeles ni 😆😆
Asni J Kasim
Maklum, masih labil 😁
Asni J Kasim
Benar juga 🤣🤣
Asni J Kasim
Ya Ampun Ayah 🤣🤣🤣. Bisa ya, masih sempa2nya minta ttd 😂
Asni J Kasim
Andai aku di posisi Ayah 💃
Asni J Kasim
500 ribu? Kalau mau peras ya jangan sampai 500 ribu juga kali, Pak 🤣🤣
Asni J Kasim
Hahahaha. Peras terus Aya 😆😆
Asni J Kasim
Kakak, ada typo di sini 🙏
Asni J Kasim
Sialan, ingin kutabok pria macam ini
Mutia Kim🍑
Lawan lawan lawan!
Mutia Kim🍑
Pria tampan😭
Mutia Kim🍑
Yuk Fina sini gelud sama aku😬
Shany Poppy Pipopapo
Sekali-kali pukul, sleding atau di smack down kek. biar remuk sekalian😂👍
Shany Poppy Pipopapo
Apa nih yg disensor👀😂
Shany Poppy Pipopapo
wewww.... menyanjung diri sendiri
Shany Poppy Pipopapo
Wkwk baru pembukaan langsung ternodai aja😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!