NovelToon NovelToon
Menjadi Pria Sejati Dengan Bantuan System

Menjadi Pria Sejati Dengan Bantuan System

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Supernatural / Badboy / System / Sistem / Tamat
Popularitas:2.4M
Nilai: 4.6
Nama Author: SuciptaYasha

(Sedang dalam proses perbaikan kata)

Ketika semua teman-temannya sudah menikah dan memiliki keluarga, Aldo seorang pria yang usianya hampir mencapai 30 tahun masih berjuang dalam urusan percintaannya. Ia telah bergonta-ganti pasangan lebih dari 100 kali dengan hubungan yang hanya berjalan selama beberapa Minggu dan tidak pernah lebih dari 1 bulan.

Di tengah sakit hatinya ketika kembali diputuskan oleh pacarnya yang entah sudah ke berapa kalinya, sebuah system kemudian datang untuk membantunya.

[Saya adalah system yang akan membantu Anda untuk menjadi seorang pria sejati, anda terpilih oleh system karena anda merupakan orang paling menyedihkan di dunia ini.]

Kedatangan system dengan banyak kemampuan spesial yang bisa ia dapatkan dengan mudah memanglah mengubah kehidupan Aldo 360 derajat, tapi misi yang diberikan oleh system juga sangatlah tidak masuk akal.

[Menikah dan membuat 10 anak. Hadiah: 1 miliyar Poin System, 1 miliyar Poin Kemampuan, 100 Miliyar Dollar, 100 tahun t

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SuciptaYasha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chp 18: Casting

Aria tidak percaya jika Aldo sudah menghafalkan naskahnya, tapi dia juga tidak ingin mengatur Aldo pasalnya waktu syuting masih sangat jauh.

Untuk sekarang dia harus menemukan seseorang yang cocok untuk pemeran utama wanita.

"Memangnya tidak ada aktris terkenal yang ingin ikut bergabung dalam Project ini? Bukankah dengan begitu kita tidak usah susah-susah melakukan casting lagi." tanya Aldo sedikit kebingungan.

FGC adalah perusahaan besar yang memiliki banyak aktris dan aktor terkenal, mereka sudah bermain banyak film dan serial drama di bawah naungan FGC.

Jadi menggunakan mereka untuk projek terbaru akan jauh lebih mudah daripada harus melakukan casting yang diisi oleh orang-orang amatiran yang bahkan belum pernah bermain film sama sekali.

"Sayangnya tidak ada seorangpun yang ingin bergabung dengan projek terbaru kita karena reputasi tim kita telah menurun semenjak kecelakaan itu, jadi mau tidak mau kita harus mencari orang-orang baru." kata Aria setelah menghela nafas panjang.

Aldo mengangguk paham, bisa dibilang jika tim mereka tengah berjuang keras untuk menyelesaikan Project saat ini karena minimnya bantuan dari aktor dan aktris lainnya.

"Kalau begitu biarkan aku membantumu memilih orang yang tepat." kata Aldo lalu duduk di sebelah Aria.

Aria mengangguk setuju dan menunggu kedatangan peserta berikutnya.

Ini adalah kesempatan yang bagus bagi orang-orang untuk bergabung dengan perusahaan FGC. Setelah Aria menyebarkan berita tentang casting yang akan diadakan olehnya di media sosial, sangat banyak orang yang datang untuk mendaftar.

Mereka tidak akan melewatkan kesempatan bagus ini untuk menjadi sukses di bawah naungan perusahaan besar seperti FGC.

Jadi hanya dalam beberapa jam saja sudah ada lebih dari 5000 orang yang mendaftar dalam casting karena persyaratannya yang dibuat mudah oleh Aria.

Wanita berkedudukan sebagai produser itu berharap bisa mendapatkan jenius diantara sekumpulan orang-orang biasa itu, namun nyatanya setelah melakukan casting selama seminggu yang dia dapatkan hanyalah seorang badut.

Setiap peserta yang ikut dalam casting harus melalui serangkaian tes terlebih dahulu agar lolos, salah satunya adalah berakting sesuai naskah yang tertera dalam proposal pendaftaran.

Dalam satu adegan akting sudah meraup segala bentuk ekspresi manusia yaitu senang, sedih, marah, takut, depresi, dan lain sebagainya.

Jika peserta bisa melakukan semua itu dengan baik maka mereka akan lolos dan mendapatkan peran utama wanita dalam projek 'Cinta bersemi satu malam di Prancis'.

Tapi setelah beberapa jam berlalu, Aldo juga ikut bosan melihat penampilan para peserta yang sangat buruk dan sangat tidak natural.

Tidak ada emosi apapun yang diluapkan dalam ekspresi mereka yang membuat apa yang mereka perankan terasa sangat hampa dan memuakkan.

"Kau juga gagal." ucap Aria sambil mencoret nama wanita di depannya itu.

Seperti biasa wanita itu memberontak ketika di tolak dan berakhir diseret oleh petugas keamanan.

"Dengan kemampuan payah itu mereka masih bermimpi untuk bergabung dengan FGC?"

Aria mencibir para peserta payah barusan dan bangkit dari duduknya dengan malas, "Jadwal casting untuk hari ini sudah berakhir, dan seperti biasa yang kita dapatkan hanya orang-orang payah..." katanya.

"Itu benar..." imbuh Aldo lalu bangkit dari duduknya dan ingin segera pulang.

Dia benar-benar bosan dengan semua yang dia lihat tadi, Aldo tidak bisa membayangkan bagaimana perasaan Aria seminggu penuh ini ketika harus mengurus kegiatan membosankan itu.

"T- tunggu, tolong biarkan aku mencobanya sekali saja!"

Pekikan seorang gadis terdengar dari pintu tempat peserta datang membuat Aria dan Aldo sedikit kebingungan karena jadwal casting sudah selesai.

"Haloo!! Apa ada orang?! Maaf aku terlambat karena terjebak macet di jalan, jadi berikan aku kesempatan sekali lagi untuk melakukan casting untuk hari ini, kumohon..."

Wanita di seberang sana memelas kasihan, tapi bukannya tanggapan dari Aldo dan Aria yang dia dapatkan melainkan gertakan petugas keamanan.

"Hei! Apa kau tidak tahu kalau jadwal casting untuk hari ini sudah selesai?! Jadi kembalilah besok!"

"Tidak, aku tidak bisa kembali besok karena semua uangku sudah aku habiskan untuk naik bus ke tempat ini!"

"Dasar keras kepala!"

Pertengkaran diantara keduanya tidak terelakkan lagi yang membuat Aldo dan Aria menggeleng ringan.

"Bagaimana ini?"

"Kurasa tidak ada salahnya melihat penampilan satu orang lagi."

Karena Aria sudah mengizinkan, jadi Aldo tanpa pikir panjang lagi langsung berteriak kepada petugas keamanan untuk mengizinkan peserta terakhir itu masuk.

Pintu terbuka dan masuklah seorang wanita cantik, tidak, daripada disebut wanita dia lebih pantas disebut sebagai seorang gadis karena masih sangat muda, mungkin usianya hampir sama dengan Myra dan memiliki kecantikan yang tidak kalah darinya.

Gadis itu memiliki rambut coklat keemasan layaknya warna langit senja dengan mata hijau jernihnya, selain paras wajah yang cantik gadis itu juga memiliki postur tubuh yang sangat sempurna untuk gadis seusianya.

"Terima kasih telah memberikan saya sebuah kesempatan tuan dan nona, saya sangat menghargai hal ini." ucap gadis itu melihat Aldo dan Aria yang kembali duduk di depannya.

"Jadi, nona ... Katharine?" Aria menggerakkan matanya menelusuri sederet nama yang tertera di kertas putihnya hingga menemukan nama yang diduga adalah milik gadis di depannya itu.

"Itu benar nama saya." Gadis itu mengonfirmasi namanya.

"Kalau begitu silahkan langsung saja perlihatkan kemampuanmu Nona Katharine."

"Baik!"

Katharine menggepalkan tangannya erat-erat sambil menutup matanya pertanda kalau dia sedang serius berkonsentrasi.

Nafasnya yang dari awal terengah-engah karena panik mulai teratur bersamaan dengan matanya yang terbuka menampilkan tatapan yang sangat berbeda dari sebelumnya.

Aldo terkesiap, yang dia lihat dari pandangan aktor profesionalnya gadis di depannya itu terlihat seperti orang yang berbeda ketika dia berakting dengan begitu sempurna.

Katharine mulai bermonolog seperti yang tertera dalam proposal pendaftaran, Katharine memperlihatkan seluruh kemampuannya mulai dari kata-katanya yang baik dan ekspresi wajahnya yang natural ketika berakting marah ataupun sedih.

Seluruh emosi yang dia tampilkan seolah seperti dirinya memiliki banyak kepribadian saking naturalnya aktingnya.

"Terima kasih banyak atas waktu yang telah anda luangkan untuk saya..." ucap Katharine kembali pada dirinya sendiri setelah selesai berakting.

Katharine sangat gugup melihat Aria dan Aldo yang masih terdiam bengong setelah dia selesai dengan aktingnya, dia mengira kalau dirinya telah gagal dalam casting setelah melihat Aldo dan Aria yang terdiam.

Dengan perasaan hampa gadis itu menundukkan kepalanya sedih dan berniat untuk berbalik pergi.

Tapi sebelum dia bisa melakukannya Aldo dan Aria berdiri di tempatnya dan memberikan tepuk tangan meriah.

"Eh? Ada apa?" bingung Katharine.

"Kemampuanmu sangat luar biasa sampai-sampai membuat kami tertegun melihatnya, kau benar-benar di luar dugaan!" ucap Aldo.

"Dengan ini maka pemeran utama wanita telah ditentukan, selamat bekerja di perusahaan FGC Nona Katharine." imbuh Aria.

****************

[Ilustrasi Katharine]

1
Rino Wengi
dikit amat hadiahnya
heparta
biasa ini mah namanya juga aplikasi novel sukanya MENCURI UANG dari para pembaca
Zainal Patta
tanpa alur cerita 5000 kata terpenuhi hanya dengan penjelasan sistem.
Ihsan Rosyadi
magic chess
Yani Tama
kan si aldo pernah tinggal di rmh bapak si novita ya..apa dia ga pernah liat fotony..koq aneh ya😇😇😇
Riko Ardiansyah
baru juga mulai baca
Mak Gemoy
mo koreksi aja, Perancis itu negara, Paris itu salah satu kota di Perancis
Roynaldi Ananda
bukankah istrinya sudah ketemu 5 orang kenapa xibilang ketemu 4 orang?
syaeba salshabilla
👍
Naga Hitam
lupa wajah tapi masih ingat rasa
Naga Hitam
tolong jadi diri sendiri🤭
Didik Setyawan
bilangx aura emas bs menelan aura papun,skrg aura emas klah sama aura hitam hadech2🤭🤭🤭🤣🤣🤣
Didik Setyawan
ABG perawan musuh gede kok GK sakit y🤣🤣🤣🤣🤣
Didik Setyawan
it bukan fto muka gadis remaja,tp gadis belia🤣🤣🤣
Didik Setyawan
sistemx pelit,tiap misi dpt uangx cm segitu.kpn jd kayax🤣🤣🤣
eza
gak kebayang misinya ini ,
ekspektasiku gak sampe 🤣
eza
klise bgt alasannya ya
adi ambara
hei thor ko ingat pembaca nk layan imaginasi ko tu hah...bodoh punya thor..
adi ambara
lambat..tinggal cocok je..sampai 2 ke 3 chp..bodoh punya thor..hei thor ko bagus sangat ke bercocok tanam..bodoh
Agang Junior
wehhh...berarti sudah pernah lihat yg lain dunk...jika tahu besar kecil...🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!