NovelToon NovelToon
Si Buruk Rupa Mengejar Cinta

Si Buruk Rupa Mengejar Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Perjodohan / Balas Dendam / Peningkatan diri-Perubahan dan Mengubah Takdir
Popularitas:48.8k
Nilai: 5
Nama Author: Arshie_ge

Tiara Simanjuntak merupakan wanita berbadan gemuk dan berkacamata tebal berusaha mengejar cinta Vino Sebastian yang tampan, dan cuek.

Sementara itu Vino Sebastian merasa dipermalukan dengan cinta Tiara Simanjuntak sehingga beberapa cara dia lakukan agar Tiara Simanjuntak berhenti mengejarnya dengan mempermalukannya di depan umum, acara pesta ulangtahun temannya.

Tiara Simanjuntak karena sakit hati dengan sikap Vino Sebastian bersumpah untuk merubah penampilannya dan berusaha menaklukan Vino Sebastian dalam pelukan cintanya. Namun di dalam perjalanan cintanya dirinya dipertemukan dengan Akmal Perkasa ceo tampan temannya Nadira Sanjaya yang selalu menolong dirinya dan mensuportnya untuk menjadi lebih baik.

Bisakah Tiara Simanjuntak mengejar cintanya untuk menaklukan cinta Vino Sebastian dan bagaimana cinta Akmal Perkasa? Siapakah diantara keduanya yang menjadi pendamping hidup Tiara Simanjuntak? Mari kita saksikan kisahnya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Arshie_ge, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Naira Bikin Ulah

Berita kedekatan Vino dengan Tiara sudah menyebar ke semua staff dan karyawan perusahaan pusat maupun perusahaan cabang. Bahkan Luna sahabatnya Naira memiliki video yang sengaja disebarkan oleh asistennya Vino yang mana bagian penolakan Tiara tidak dicantumkan bahkan Vidio sudah di edit sedemikian rupa sehingga yang ada justru Tiara menerima lamaran Vino.

“Lun…, ini berita yang kau bawa tidak hoax kan? Karena yang aku tahu Tiara itu dekatnya sama pak Akmal jadi mana mungkin mereka berdua ada hubungan perasaan?” ucap Naira yang belum mempercayai dengan video yang Luna share ke ponselnya.

“Naira…, kamu itu lugu apa dungu ya? Terus kenapa Vino tiba-tiba minta putus sama kamu pasti ada sesuatu kan?” tanya Luna kepada sahabatnya.

“Iya…, ya…! Benar-benar Vino itu tidak berperasaan! Bahkan kemarin minta putus hanya lewat ponsel,” ucap Naira kesal terhadap sikap Vino.

“Ya…, sudah kamu samperin aja tuh si pak Vino! Kalau perlu kau harus buat trik biar dia tidak melepaskanmu dan mengejar-ngejar si cupu itu!” ucap Luna yang sengaja bikin kompor untuk sahabatnya.

“Baiklah! Ayo kita samperin pak Vino di rumah dinas perusahaan!” ucap Naira sambil menggandeng Luna.

“Tok-Tok!” Naira dengan garang mengetuk pintu rumah dinas perusahaan dan tidak lama kemudian Vino membukakan pintu.

“Eh…, ada apa ini pagi-pagi sudah nyelonong masuk di rumah dinas laki-laki!” ucap Vino kesal. Namun  Naira dengan sengaja nyelonong masuk tanpa dipersilahkan masuk oleh Vino dan duduk di sofa diikuti oleh Luna.

“Kak aku tidak terima kalau kamu memutuskan hubungan kita sepihak. Aku nanti bagaimana harus menghadapi orang tuaku. Dulu aku menolak dijodohkan dengan anak teman papaku hanya karena kamu!” ucap Naira sambil melotot ke arah Vino.

“Itu bukan urusan aku! Aku bilang putus ya putus! Kita sudah tidak cocok lagi walaupun dipaksakan kita juga tidak bisa bersama lagi!” ucap Vino enteng sambil membetulkan dasinya karena mau berangkat rapat dengan klien.

“Aku tidak terima aku akan membalas rasa sakit hati ini! Kalau kamu memutuskan aku akan bunuh diri dan aku akan menyakiti Tiara si pelakor itu!” ucap Naira tegas di depan Vino.

Vino dengan cekatan langsung mengangkat kerah baju Naira dengan tangannya dan mengancamnya.

“Aku tidak peduli kalau kamu mau matipun terserah! Dan satu lagi Tiara tidak bersalah, kalau sampai terjadi sesuatu dengannya kamu yang harus bertanggung jawab,” ucap Vino sambil menghempaskan Naira ke sofa kembali. Sementara itu Luna hanya diam sebagai penonton saja.

Naira terhuyung terhempas di sofa berusaha bangkit dan mengejar Vino yang sudah berjalan ke mobilnya dan pergi meninggalkan Naira yang berteriak memanggilnya.

“Kak Vino jangan lakukan itu, aku mohon tetaplah bersamaku!” ucapnya lirih sambil berlinangan air mata namun tidak bisa lagi mengubah keadaan karena Vino sudah pergi menjauh.

“Naira…, sudahlah ayo kita cari jalan lain. Kalau Vino tidak mempan kita coba ancam Tiara dan kalau perlu kita celakai dia!” ucap Luna yang memang jahat otk semua kejahatan yang dilakukan Naira. Naira pun  dengan semangat menghapus air matanya kemudian kembali ke perusahaan dan menghampiri Tiara yang sedang mengerjakan laporan di ruangannya yang berada di luar ruangan pak Akmal.

Naira dengan Luna pengikut setianya langsung menghajar Tiara. Namun sayang Tiara sekarang bukanlah Tiara yang dulu yang dengan mudah bisa ditindas dan dipermalukan.

“Dasar wanita pelakor perebut laki orang!” ucap Naira tiba-tiba dan hendak menampar Tiara namun dengan cekatan Tiara menangkap tangan Naira dan menghempaskannya.

“Hai Naira ini kantor bukan pasar, kalau ada masalah tolong dibicarakan baik-baik. Apa maksudmu? Siapa yang kamu bilang pelakor?” ucap Tiara sambil memandang tajam ke arah Naira.

“Bukankah kamu sekarang jadian sama kak Vino? Perlu kau ingat Tiara Vino itu milikku? Dan satu lagi sampai kapanpun aku tidak akan pernah mengikhlaskan kak Vino untuk kamu!” ucap Naira berapi-api menahan marah.

“Hai…, dasar pecundang betina. Mana aku tahu kak Vino itu masih ada hubungan denganmu? Kak Vino selalu bilang kalau dirimu dan dirinya tidak bisa bersatu karena terhalang restu orang tua kamu. Bahkan kak Vino juga bilang kalau sudah putus denganmu!” ucap Tiara santai dan masih tetap duduk di kursinya sambil menyandarkan tubuhnya.

“Ha…, dasar pelakor! Kamu sih terlalu percaya dengan kak Vino. Aku tegaskan sekali lagi Vino itu sampai kapanpun tetap milikku titik! Kalau kamu tetap ngeyel denganya aku akan mencelakaimu!” ancam Naila kepada Tiara.

Suasana menjadi ramai tak kala Naira memberi kode kepada Luna untuk menyerangnya secara bersama-sama hingga perkelahian pun tak bisa dihindari bahkan beberapa karyawan datang hendak melerainya namun karena mereka sama-sama kuat sehingga sulit dikendalikan.

“Stop…, berhenti semuanya! Benar-benar memalukan, pagi-pagi sudah berebut kucing garong!” ucap pak Akmal membuat bingung seisi ruangan.

“Kucing garong? Maksud pak Vino siapa ya?” tanya salah satu karyawan ke karyawan yang lainnya.

“Itu tuh pak Vino yang belum putus dengan bu Naira tiba-tiba kemarin menembak bu Tiara. Aku dengar sih bu Tiara belum menerimanya tapi entah mengapa beredar video lamaran pak Vino kepada bu Tiara dimana bu Tiara mau menerimanya!” jawab salah satu karyawan yag lainnya.

“Sudahlah bukan urusan kita, ayo kerja lagi! Aku rasa pak Akmal pasti bisa menyelesaikannya!” ajak salah satu karyawan tersebut kepada temannya.

Sementara itu Akmal di dampingi Bayu berusaha melerai mereka bertiga dan yang membuat mereka jengkel ternyata Luna juga ikut-ikutan menyerang Tiara.

“Tiara…, Naira…, dan kamu Luna…, ayo masuk ke ruangan saya!” ucap pak Akmal setelah berhasil melerai mereka dengan bantuan Bayu. Mereka bertiga pun mengikuti pak Akmal dari belakang.

Setelah mereka bertiga duduk di sofa pak Akmal memberi wejangan kepada mereka bertiga. Akmal yang tahu betul situasinya akhirnya menyuruh Naila dan Luna untuk pergi. Mereka berdua untuk sentara dinonaktifkan dari perusahaan selama satu minggu dengan potongan gaji 20 % tidak dibayarkan.

“Pak ini tidak adil dong! Aku rasa Tiara juga layak menerima hukumannya, karena sumber masalah ini berasal darinya!” ucap Naira berusaha membela dirinya.

“Kenapa harus Tiara? Bukankah yang menyerang dulu kamu dan Luna. Dan apa kamu tidak dengar dari Tiara kalau dirinya tidak jadian sama Vino?” ucap Akmal membela Tiara yang sebenarnya memperkuat dirinya untuk memastikan Vino tidak jadian sama Tiara.

“Iya tapi semuanya terserah kamu percaya apa tidak. Aku sudah menjelaskan semuanya!” ucap Tiara lirih namun sebenarnya dirinya sangat sakit karena ternyata Vino belum putus dengan Naila namun menurutnya sudah putus namun sepihak.

“Ok…, aku tunggu apa yang kamu katakan itu benar apa tidak! Bukti yang menunjukan kalau kau sampai menikah dengan pak Vino, aku pastikan kalian berdua tidak selamat!” ancam Naira kepada Tiara dan berlalu meninggalkan Tiara yang diikuti oleh Luna.

Akmal menghela nafasnya tidak disangka Naira bikin ulah seperti itu. Dulu Naira yang dia kenal sewaktu kecil tidak berandalan seperti itu.

“Hik…, hik…,” tiba-tiba Tiara menangis meratapi nasibnya meskipun dirinya berhasil menaklukan Vino tapi dalam hati kecilnya dia tidak sanggup menyakiti Naila meskipun dulu jahat kepadanya.

“Tiara …, sudahlah! Yakinlah semuanya akan baik-baik saja!” ucap pak Akmal yang tiba-tiba langsung memeluknya. Tiara pun bingung dengan perasaannya karena jantungnya berdetak begitu kencang ketika dalam pelukan pak Akmal.

“Terimakasih pak! Aku izin mau pulang dulu dan untuk beberapa hari kedepan aku mau menenangkan diriku dulu pak! Tidak aku bayangkan semuanya menjadi rumit seperti ini!” ucap Tiara yang berusaha melepaskan pelukan Akmal dan menghapus air matanya.

“Ok.., pulanglah tapi biar kan aku yang mengantarmu!” ucap Akmal dan berusaha bangkit dari sofa dan mengambil kunci mobilnya yang tergeletak di meja.

“Terimakasih pak! Aku akan pulang sendiri saja!” ucap Tiara dan langsung pamitan ke luar menuju parkiran. Dan di sepanjang lorong ketika dia berjalan beberapa orang karyawati yang tidak tahu persoalannya langsung mencemooh Tiara.

Tiara menghela nafasnya, dia tidak ingin menjadi pusat perhatian semua orang dengan cepat Tiara langsung menuju mobilnya dan meluncur menuju rumahnya.

Terimakasih para pembaca yang setia, atas kontribusi anda dalam memberikan komentar,  like, hadiah dan votenya. Ikuti keseruannya ya?

1
Melly Amelya
akmal udh gk tahan tuuuh🤣🤣
with_mercii
Kiss jauh buat othor karena udah buat karya sekeren ini!
Arshie_ge: terimakasih kak
total 1 replies
BeijingBand
Meskipun alurnya simple, tapi aku suka banget dan bisa bikin penasaran
sunshinegyspy
Akhirnya dongggg update‾ Makasih Thor! Kamulah makhluk Tuhan paling debest :*
Winda Utami
Ceritanya makin seruuuu! Semangat Thor!
girlganggoodies
Thor ada lanjutannya kan? *Ada sayang ada!! Tuh kan si author bikin gemes deh! :*
Arshie_ge: Ada kak, bener? maaf terbentur pekerjaan
total 1 replies
Irfan Irfan
hadir semoga cerita nya baguuusss
Arshie_ge: terimakasih
total 1 replies
Arshie_ge
siap
Criss Cross
Sip karyanya udah masuk rak buku! Lanjut thor‾
floufrouu
thor, kita putus kalau lanjutannya lama
Arshie_ge: jangan. ntar ya ini bener2 repot ada tugas dari pekerjaan aku ntar udah kelar aku usahakan upload lagi
total 1 replies
thesunriseshack
Bener apa bener Thor, kalau digantung itu sakit. Kalau kamu ngerti perasaan aku, kamu enggak akan ngegantung cerita ini Thor!
Arshie_ge: iya kak karena banyak pekerjaan
total 1 replies
Cici Lina
lanjott thoor
Cici Lina
siip
Prasetya Wibowo
Duh, ini cerita bikin gemes!
Irma Purwanti
Sip karyanya udah masuk rak buku! Lanjut thor‾
Arshie_ge: siap kita usaha kan kak
total 1 replies
TickleStar
Malesnya aku jadi senyum-senyum sendiri baca ceritanya thor.. daku tunggu nextnya
Arshie_ge
iya terimakasih
Mila alpajeri
Tiara benar2 keras kepala
Arshie_ge: Iya kak
total 1 replies
Prasetya Wibowo
Akhirnya dongggg update‾ Makasih Thor! Kamulah makhluk Tuhan paling debest :*
Renny Maryani
lanjut ..thor ceritanya keren ,sederhana tapi menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!