NovelToon NovelToon
Begitulah Takdir

Begitulah Takdir

Status: tamat
Genre:Cintamanis / Perjodohan / Romansa Modern / Romantis / Poligami / Tamat
Popularitas:666.2k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ai Bori

Tak saling kenal, Tak pernah bertemu. Namun Semesta yang menuntunmu. Itulah takdir, tak pernah ada yang tahu bagaimana kedepannya. Soal jodoh ada yang berwarna, ada yang kelam , ada yang penuh keseriusan, dan ada juga yang penuh dengan canda tawa.

Shazfa Aiysha Humaira atau sering dipanggil Sasa, seorang Mahasiswi yang memiliki tiga orang sahabat yaitu Safia (Sapi), Fathulila (Patul) dan Fifa (Pipa). Bukan sahabat namanya jika tidak mengganti nama asli sahabatnya.

Shazfa pernah jatuh cinta dengan seorang Ustadz bernama Sakha, tapi sayang takdir berkata lain karena Sakha dijodohkan dengan Patul. Mengikhlaskan adalah hal yang sulit sampai akhirnya datang seorang lelaki dengan gagahnya ingin menikahinya. Lelaki yang sebelumnya tidak ia kenali, tidak bertegur sapa namun ternyata ia lah jodohnya.

Ya, Begitulah Takdir. lalu, siapakah lelaki gagah itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ai Bori, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ke Pesantren milik Ustadz Sakha

Suasana kembali menjadi hening, hanya hembusan nafas yang terdengar, aku yang memang tidak sanggup menahan kecanggungan ini yang berada pas dibelakangnya ustadz Sakha pun mencari cara agar tidak ketahuan sedang deg-degan.

Aku melihat ke kiri terlihat Patul yang sudah tertidur, Pipa yang berada di sampingku sedang asik dengan game nya, sedangkan Sapi yang berada tepat dibelakang ku sedang asik melihat jalanan.

"pssttt sapi"

"hmmmm"

"loe gak telponan sama si Ucok?" tanyaku ngasal karena memang ga ada topik pembicaraan.

"tumben kau nanyak? ada apa gerangan?" sambil mendongakkan kepalanya

Aku melihat kebelakang dan menundukkan kepalanya "gak harus di dongakkan juga kepalanya bordam (Boru Damanik)"

Sapi menggaruk kepalanya "salah aja aku bah, lagian tumbenan kau nanya ayang beb ku, rindu kau dengar kami telponan?"

Pipa yang terganggu mainnya langsung nyeletuk "pelankan dikit volume suara lu sapi, gua gak konsen jadinya"

Mendengar Pipa ngomong, ustadz Fathan pun tak mau kalah ikutan ngomong "memangnya neng lagi ngapain?"

"main game bang hahahha" kata Pipa sambil tertawa sedangkan ustadz Fathan mendengus kesal sambil beristigfar.

Setelah beberapa menit menjadi hening, aku kembali memanggil Sapi, tapi belum lagi aku manggil sapi sudah terlebih dahulu membisikkan sesuatu "nervous kau kan?" tanyanya dan aku mengangguk.

Sepertinya saat ini sapi mengerti maksudku, lalu aku kembali bertanya "memangnya kalian sudah berapa lama pacaran?"

"dari SMA sih tapi kami kawan dari masih masa ingusan hahah"

"iyuwh jorok banget" celetukku dan pipa, juga terlihat samar-samar kalau kedua ustadz ingin tertawa

"pacaran itu enak gak sih?" tanyaku ngaur .

"pfttt hahahah, eh Sasa micin, kau nanyak kaya anak SD aja"

"memangnya pertanyaan anak SD kaya gitu?"

"bukan, tapi polosnya hahha" membuat seisi ruangan tertawa sehingga membuat Patul menjadi bangun sebentar

"ah tauk ah" kesalku sambil meletakkan kepala ke sandaran kursi.

"kau pulak nanya kek gitu, sementara kau udah pacaran sama si uqi hahaha *eh Ups"

Mendengar nama Uqi rasanya taringku meronta ronta ingin menerkam seseorang

"eh sapi gemblung, beda dong loe sama gue, loe karena cinta lah gue? karena terpaksa, jadi kaya status aja gitu sementara sikap gue biasa aja"

"jadi yang kau maksud enak itu apaan micin? ena-enaan gitu? enak aja, kau pikir aku cewek apaan?"

"eh ia, gue kok nanya gitu ya hahahhaa absurd banget otak gue"

Ustadz Sakha yang sedari tadi diam jadi ikut bersuara "kenapa pacaran dengan alasan terpaksa?"

Aku masih tidak sadar jika pertanyaan itu untukku, sementara aku masih saja tertawa dan ngobrol dengan Sapi.

ekhemmm

Deheman itu membuatku melihat kedepan, ada apa? apa yang terjadi? .

"Shazfa" panggilnya pelan, tapi aku benar-benar tidak dengar

"teman" katanya lalu aku mendongak menatap kaca spion dengan menaikkan alisku

"pfttt hahahahhaha" tawa ustadz Fathan puas.

"kenapa a'?" tanyaku heran

"kamu teh dari tadi ditanya tuh sama si Sakha, tapi dianya malah dicuekin, kasian atuh"

"hah?"

"lupain" ucapnya dingin.

Aku berdengus kesal "dasar kulkas berjalan"

"hahahahahhahahsha" tawa ustadz Fathan, Pipa dan Sapi.

Ustadz Sakha yang sedang menyetir pun terlihat kesal sampai mengklakson kucing yang hampir nyebrang .

"kamu bilang apa tadi dek? huh?"

"ah enggak bang, bercanda"

"kalau begitu ,jawab"

"pertanyaannya?"

"kenapa pacaran kalau terpaksa?"

"oh itu, karena mau balas Budi, dia tuh dulu nolongin aku bang"

"yuhuuu udah aku kamu sekarang" ucap Pipa

Langsung disambut oleh ustadz Fathan "neng pipa mau dipanggil apa sama aa'?

"Abang mau gua tonjok?" ancam Pipa

"Opp, ampun lah "

lalu kami cekikikan semua.

Sementara Ustadz Sakha masih kesal karena jawabanku belum sesuai yang dia inginkan .

Akhirnya kami sampai di rumahnya Ustadz Sakha, aku melihat sekeliling, suasana yang masih asri banyaknya pepohonan menyejukkan tempat ini, pesantren milik orangtuanya sedikit lebih besar daripada punya Abah Kyai, namun keduanya sama-sama membuat hati menjadi tentram .

"Alhamdulillah" ucap kami serempak

"yuk turun" ajak ustadz Sakha kemudian kami turun, saat berjalan memasuki pekarangan tiba-tiba ustadz Sakha mensejajarkan jalannya denganku "dek, sudah siap?

Aku tersentak "siap apa bang?"

"siap ketemu calon mertua?"

"hah?" lalu Ustadz Sakha pergi begitu saja sambil tersenyum jahil .

Pertanyaannya membuatku kembali gugup, tapi aku harus bisa santai untuk menutupinya .

Didepan rumahnya sudah berdiri kedua orang tua paruh baya didepan pintu.

"assalamu'alaikum" kata kami sambil menundukkan kepala, lalu kami berempat mencium tangan seorang ibu yang berdiri disana, sedangkan Ustadz Sakha mencium keduanya juga Ustadz Fathan hanya mencium tangan seorang bapak - bapak yang pasti keduanya adalah orangtua dari ustadz Sakha.

"waalaikumussalam" jawab mereka.

"wah sudah sampai toh? Ayuk masuk nak" sambut mereka.

Kami duduk diruang tamunya dan berhadapan dengan ibunya membuatku semakin gugup sampai harus menundukkan pandanganku.

"panggil saya Abi saja ya nak, dan ini umi" kata Abi Kyai memperkenalkan dirinya.

"iya Abi" ucap kami serempak.

Tak lama kemudian seseorang mengantarkan teh dan beberapa cemilan..

"diminum dulu nduk, pasti lelah karena jauh" pinta umi

"iya umi" jawab kami serempak..

"oh iya umi, a'fathan mana ya? kok gak nampak?" kata Patul mencari abangnya.

"oh iya, mana Yo bi? ah paling di kamar Sakha, mau dipanggil toh?"

Patul menggeleng "oh ga usah umi, mungkin memang ada keperluan"

"oh iya umi sama Abi belum kenal sama anak gadis umi, siapa namanya?"

Patul menepuk jidatnya "astaghfirullah, Afwan umi, Lila lupa. kenalin umi, sebelah Lila ini namanya Safia, yang disana namanya Fifa dan yang sedang nunduk itu ekhem namanya Shazfa "

Umi dan Abi tersenyum melihat kami satu persatu, aku masih menunduk karena malu.

"Shazfa, coba umi lihat wajahnya" Kata umi membuatku menjadi salah tingkah .

"masyaallah, cantik-cantik Yo bi" kata umi dan Abi mengangguk.

"oh iya umi , Abi... Afwan ya kalau kedatangan kami teh jadi ngerepotin"

"ah enggak kok nak, umi malah senang, anak umi sekarang nambah tiga" gurau umi

Tak lama kemudian Ustadz Sakha dan Ustadz Fathan keluar dan duduk di ruang tamu juga sampai tiba-tiba ada seorang santri bilang kalau kamar kami sudah siap dan kami pun pergi ke kamar itu .

"assalamu'alaikum " ucap kami saat membuka pintu kamar. Kami melihat sekeliling kamar dan meletakkan barang kami

Kami memutuskan untuk beristirahat sejenak menunggu adzan Maghrib.

Patul yang lebih dulu bangun pun akhirnya menjadi alarm kami.

"sapi, bangun atuh.." sambil menggoyangkan badan Sapi

"ah bising kali kau, sudah bangun aku, ini aku golek-golek aja"

(golek-golek\= baring-baring)

"oh yaudah.." Patul beralih bangunin Pipa namun sialnya malah dapat tabokan "aw!" pekiknya.

Pipa mendengar itu langsung membuka matanya "mana malingnya? mana?"

1
Mama lilik Lilik
nama papa nya sama kaka nya suka ganti🤭
Rohma
seru
Siti Asiah
apakah hati ini yg terlalu sensitif atau memang ceritanya yg bikin sesak 😭😭
Siti Asiah
suka bgt sama kisah islami nya ga kolot,,tp ga terlalu bebas juga ...
ythksrh: eh wkkwkwk🤭
total 1 replies
Siti Asiah
aku mampir sini Thor 😀🤩
Oktaviyanti Farcy
ku tinggalkan 👣👣ku, terimakasih cerita nya sangat bagus kak ..... semangat berkarya terus ya .....🙏🙏💪💪💪💪💪👌
Aditia Aditia
9l
🌻Ruby Kejora
Q mampir thor 🌹
Ayu galih wulandari
Sy suka sekali alur ceritanya kak...mkc sdh up 🙏🙏🙏🤗🤗🤗🤗😘😘😘😘😘
Ayu galih wulandari
Mkc y kek sdh up pjg sampai ada season 2 ,tp...maaf jujur sy krg suka dg keputusan Nasya yg memasak suami untuk menikah lg ...Harusnya optomis percaya sm takdir ALLOH ..🙏🙏🙏🙏🙏
ythksrh: kembali kasih, kak🫰. iya, aku juga bingung sama Nasya, sudah di ingatin pun tetap nggak mau dengar. eh🤭
total 1 replies
Mochamad Adittya71
ceritanya ringan bahasanya santai.. ada komedinya jga jadi bisa buat obat stress..i like thor..
Ika Olivia
ortu merka yg dtng q yg nangis thor
Ika Olivia
ceritany bagus tpi knapa sepi y🥰
Lalu
bagus sih ceritanya tapi bahasanya kurang enak di dengar terlalu kasar untuk orang yang berada di lingkungan pesantren
ythksrh: hai, kak .

itu menceritakan empat sekawan yang berasal dari beda kota. jadi bahasanya sesuai kepribadian mereka kak🙏
total 1 replies
Lalu
masih nyimak
Sukarti
Thor,koj ortunya shaka manggilnya ndhuk,itu bukannya nama panggilan utk anak perempuan yaa..klo utk anak laki" biasanya lee..klo orang jaea
ythksrh: iya, author nya khilaf kak, makasih infonya. nanti di perbaiki☺️
total 1 replies
uyhull01
huuu gak krsa udah tamat aja padahal masih rame baca crita the guys,
insya allah mampir kak, ttp smbgat kak💪
ythksrh: hihi makasih, kak ... insya Allah nanti kapan-kapan buat sequel deh 🤭
total 1 replies
Natha
sekuat2nya istri pasti ada rasa tdk rela berbagi suami
Rena Rena
Itulah gk baikx klo ada org menyuruh berjanji atau apalah dan langsung fi iayakan
salah fatan jg knpa dia gak ngomong sma suami si indah klo dia itu udah tunangan kan pasti suami indah gak bakal nyuruh nikahin indah
Rena Rena
Kayakx fifa nggk jdi nikh sma patan, ataumgkin fatan itu alasan slama itu disna krn lagi ya taulah laki2
ythksrh: ikuti terus kak🥰
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!