Serenity Martinez adalah seorang gadis cantik yatim piatu yang menjalani kerasnya kehidupan sejak kecil. Berasal dari keluarga miskin, berantakan dan berakhir tragis. Sempurna sekali kan. Mendiang ayahnya meninggal tertabrak truk ketika mencoba merampok truk tersebut. Sedangkan ibunya bunuh diri karena lelah dengan kehidupannya yang miskin dan menderita.
Ada sesuatu yang unik dari Seren yaitu dia memiliki mata heterochromia. Itu artinya dia memiliki 2 warna mata yang berbeda, tetapi dia memilih menutup kelebihannya itu dengan menggunakan softlens agar tidak mencolok.
Regan Riley Robert, seorang pria tampan dengan kehidupan yang sempurna tanpa cela. Dilahirkan di keluarga kaya raya dan bahagia. Menjalankan bisnis warisan sang ayah dan merupakan putra tunggal. Dan dikelilingi oleh wanita wanita cantik yang ingin menjadi pendampingnya.
Mereka dipertemukan oleh takdir dan dipisahkan pula oleh takdir..bagaimana kisah mereka? yuk Ikuti kisah mereka ya...
Semua novel otor minim konflik seperti biasanya...jangan suruh otor untuk bikin konflik berat ya..semua tergantung otor mau dibuat apa cerita dan endingnya..skip aja kalau ga suka ya gaees...
ig author @zarin.violetta
(sedang proses revisi puebi dll)
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon zarin.violetta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#18
"Tidak sayang..hati aunty tidak akan tenang jika tidak ada yang menjagamu dan mengawasimu",
"Aunty..aku sudah terbiasa hidup sendiri jadi itu tidak masalah buatku", jawab Seren.
"Tidak bisa...kepalamu masih terluka..atau kau ikut aunty saja ke Paris..bagaimana?", Agatha masih kekeh.
"Tidak aunty..aku...",
"Dia akan tinggal denganku di penthouse mom..pergilah ke Paris", potong Regan.
"Okey...jika begitu mommy akan tenang..jangan macam macam padanya Regan..kau akan berhadapan dengan mommy", ancam Agatha.
"Aku benar benar takut ancamanmu mom", ucap Regan santai.
"Tapi aunty..aku...",
"Stop...ikuti perintahku Seren..ini yang terbaik untukmu", Agatha sudah mengeluarkan ultimatum.
'Tapi ini tidak baik untukku..tinggal bersama Regan?ya Tuhan...akan semakin susah untuk menghindarinya..dia pria baik hanya saja aku merasa gugup berada didekatnya', batin Seren.
Seren pun pasrah dengan keputusan Agatha. Dia hanya bisa menurut. Agatha terlalu baik padanya, jadi Seren tidak ingin membuatnya kecewa.
💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜💜
Agatha berangkat ke Paris keesokan harinya. Dia belum tahu sampai kapan berada di Paris. Robert, sang suami merengek seperti anak kecil memintanya untuk menemaninya di Paris.
Ya memang mereka berdua sudah berpisah terlalu lama yaitu 2 bulan. Wajar saja jika Robert sangat merindukan sang istri.
"Hmm.....apa aku bisa tetap tinggal di mansion saja?aku bisa berkebun disini..", Seren memohon pada Regan.
"Jika di penthousemu aku tidak akan bisa melakukan apapun..lagipula disini banyak pelayan yang menemaniku..nanti aku akan menelepon aunty dan memberinya pengertian", lanjut Seren panjang lebar.
"Apa kau takut tinggal hanya berdua denganku?", tanya Regan sembari tersenyum samar.
"Bukan begitu..hanya saja kurasa ini terlalu berlebihan..aku hanya seorang pelayan..aku tidak ingin di istimewakan", jawab Seren kekeh.
"Baiklah jika itu maumu...aku yang akan tinggal disini",.
"Tapi itu akan mengganggu kerjamu..sungguh aku tidak apa apa", Seren semakin tak enak hati.
"Ya Tuhan bisakah kau diam saja?tumben kau sangat berisik", ledek Regan.
Seren langsung terdiam dan menunduk mendengar hal itu.
"Hei..aku hanya bercanda", Regan mengacak rambut Seren.
Seren melangkah mundur. Dia tidak ingin terlalu dekat dengan Regan. Dan Regan menyadari hal itu.
"Kembalilah ke kamarmu", kata Regan.
Seren mengangguk dan berbalik pergi ke kamar sementaranya didalam mansion.
"Apa aku begitu menakutkan sehingga dia takut padaku?", gumam Regan lirih.
Regan memutuskan untuk pergi ke perusahaan sebentar karena ada meeting penting yang harus dihadirinya.
Sedangkan Seren mengisi waktunya untuk membaca buku di perpustakaan yang ada di mansion. Agatha menyuruh Seren untuk banyak banyak membaca buku agar pengetahuannya semakin luas.
Sore hari Seren menyempatkan diri pergi ke rumah hijau untuk melihat perkembangan tanamannya.
"Bibi Ester kau disini?", Seren melihat salah satu pelayan yang sedang menyiram tanaman.
"Iya sayang..nyonya yang menyuruhku kemari", bi Ester tersenyum.
"Terimakasih bibi", Seren tersenyum samar.
"Kau seharusnya didalam nak..bukankah lukamu masih belum sembuh?".
"Tidak apa apa bi...aku lebih suka disini", jawab Seren santai.
Menjelang malam Seren kembali masuk ke mansion. Dia tak melihat keberadaan Regan.
'Mungkin dia keluar...', batin Seren.
Lalu Seren pergi kekamarnya dan tidur. Seren sudah makan malam bersama para pelayan lainnya di area dapur belakang.
Regan kembali ke mansion setelah menghabiskan waktunya bersama teman temannya di Club. Sudah lama dia tidak ke Club jadi ketika Al mengajaknya dia langsung ikut saja.
Disana dia bertemu Angela dan Angela semakin gencar melakukan pendekatan pada Regan meskipun Regan mungkin masih menganggapnya sebagai teman.
sumpah ceritanya bagus banget, smua judul udah aku baca berulang2.
& ini paling penting GK ada PelakorNya.
suka karena part-nya juga GX terlalu bnyak GX bertelele 🤗👍👍👍