NovelToon NovelToon
Cinta Dan Rahasia

Cinta Dan Rahasia

Status: tamat
Genre:Romantis / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:926.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: BFK.11

Saat terbangun aku sudah berada di tempat yang asing. Aku memutar tubuhku untuk melihat lebih jelas dimana aku berada, aku merasa sedang diawasi, dia.. dia melihat kearah ku dengan mata merahnya. Dan dia tersenyum, terlihat dua buah taring keluar dari bibirnya..

Haloo semua... ini cerita pertamaku di MangaToon, Aku harap kalian seneng bacanya, semua cerita yang akan kutulis harus Happy Ending!
Why
Why
Why
Karena kopi pait adanya didunia nyata yaa, so aku bikin cerita yang bikin kalian senyum-senyum aja, just Have Fun in my Fantasi World ♥️♥️♥️

Oh yayayaa, jangan lupa love, like, kalo bisa comment juga, biar aku semangat gadang tiap malam 😆😆😆 demi kalian pencinta Fantasi World.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon BFK.11, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terlalu Marah

Hutan terlihat berbeda dengan saat siang hari. Saat ini terlihat gelap dan menakutkan, Alice memeluk punggung Kent dengan erat. Alice merasa hangat dan nyaman.

Kent melompati pohon demi pohon dengan cepat. Gerakannya sangat teratur dan seimbang.

Secara alamiah hutan adalah tempatnya tinggal.

Kegelapan tidak membuatnya berhenti, matanya bersinar terang dalam gelap. Seperti dua buah bulan yang berwarna kuning keemasan.

Terlihat cahaya lampu jauh didepan sana, Alice masih mengingat dengan jelas rumah Kent. Rumah Kent berada di atas pohon, dengan beberapa pohon yang menyangganya.

Kent lompat ke atas rumahnya. Alice memegang erat punggung Kent.

Huuup!!

Kemudian Kent menurunkan Alice dikursi,

Alice melihat berkeliling.

Susana malam sangat romantis disini, lampu-lampu kecil menerangi setiap sudut rumah Kent.

Kunang-kunang berterbangan diluar, suara jangkrik terdengar nyaring.

"Kau mau makan?" Tanya Kent.

"Harus kah aku makan?" Balas Alice.

Kent tersenyum, dia memberikan sebuah roti dan susu pada Alice.

"Kapan kau mendapatkan makanan ini? Apakah kau mencurinya?" Tanya Alice penasaran.

"Berhentilah berpikiran buruk tentangku, Ok?" Jawab Kent.

"Hmmm... Aku hanya penasaran, kau tauu.." Alice membela diri.

"Aku menukar buah-buahan yang kutemukan dengan 5 buah roti dan 5 botol susu di pertokoan. Aku tidak mencurinya." Jawab Kent.

"Ooh, baiklah aku percaya.." Alice mengeringkan matanya.

Alice terlihat gemas, Kent dengan cepat memeluknya.

"Aarrgh hentikaan Kent..! Aku bukan boneka!" Alice cemberut.

Kent melepaskan pelukannya, namun membuat rambut Alice berantakan.

"Hentikaaann, hentikaan Serigala bodooh..!" Alice kesal dengan kelakuan Kent yang jahil.

Kent berhenti mengganggunya dan mengambil sebotol susu.

Mereka berdua terdiam, sibuk dengan pikirannya masing-masing. Hanya terdengar suara-suara hewan diluar sana.

Krik krik

Krik krik krik

"Kent.." Alice memecah keheningan.

Kent melirik ke arah Alice, dia menunggunya berbicara.

"Kau tau Kakakku.. dia tidak akan berbuat hal seperti itu kau tau, hmm maksudku dia tidak mungkin akan melukaimu." Alice mencoba mencari kata-kata yang tepat.

"Aku tau, kemarin Hans datang menemui ku." Jawab Kent.

"Benarkah? Apakah kalian berbicara?" Tanya Alice.

Kent mengambil nafas, kemudian mulai bercerita.

"Aku minta maaf tentang orang tuamu. Aku tidak tau, sungguh. Jika hal seperti itu pernah terjadi, aku tidak akan pernah menemuimu."

"Aku terlahir dari seorang Manusia dan Werewolf. Ibuku adalah seorang Manusia, dia adalah seorang ilmuan, dan Ayahku seorang Werewolf yang sedang diteliti oleh ibuku. Ibuku menceritakan hal ini saat aku berumur 15 tahun, tak lama setelah itu ibuku diserang oleh Ayahku sendiri saat bulan purnama. Ibuku meninggal saat itu juga. Aku sangat membenci ayahku, namun kini tidak. Karena aku tau ayahku sangat mencintai ibuku, kau tau."

"Werewolf memang tidak bisa mengontrol dirinya saat bulan purnama, bahkan pada kekasih maupun keluarganya sendiri. Kau lihat mukaku? Ini perbuatan ayahku saat aku memisahkan ibu darinya." Kent berhenti bercerita.

Alice tidak percaya bahwa Kent mengalami hal serupa dengannya. Alice memeluk Kent dengan lembut dan membisikkan sesuatu.

"Semua baik-baik sampai hari ini, kita tetap hidup dan bahagia."

Kent tersenyum, dia tau Alice mencoba menghiburnya.

"Jadi, apakah kau membenciku?" Tanya Kent.

"Tidak mungkin!!" Jawab Alice yakin.

"Jadi.. apakah kau menyukai ku?"

"Aku.. aku menyukaimu.." jawab Alice malu, mukanya memerah, dia memalingkan mukanya ke arah lain.

"Aku menyukaimu, karena kau telah menyelamatkan ku dan selalu baik padaku." Tambah Alice.

Kent tidak bisa menahan hasratnya untuk tidak memeluk Alice.

Alice tidak menolak saat Kent memeluknya, perlahan Kent membelai rambut Alice dan mencium bibirnya dengan lembut.

Alice tidak menolak ciuman Kent, dia tidak tau mengapa, mungkin karena Alice masih merasa sedih karena mendengar cerita Kent, Alice hanya mencoba menghiburnya dan terbawa suasana.

Kent mencium bibir Alice, membuka bibirnya dengan lidahnya, Alice merasa bagai tersengat listrik saat lidah Kent masuk kedalam mulutnya. Terasa manis seperti susu, Kent menarik lembut lidah Alice, Alice tidak melawannya.

Mereka berciuman lama, Alice berhenti mencium Kent saat Kent mulai membuka kancing bajunya. Alice mendorong Kent dengan segenap kekuatannya.

"Kent .. jangan .." Alice memohon.

Kent berhenti mencium Alice, dia melihat tangannya sudah berada diatas payudara Alice, Kent menjauh darinya.

"Maafkan aku.." Kent pergi menjauh.

Mereka sama-sama diam. Sementara waktu terus berputar Alice mencoba memikirkan Gara yang tidak kunjung mengejarnya.

Kent berdiri, dia berjalan menyusuri ruangan, mengambil sebuah selimut yang ada di kamarnya.

Alice tersentak kaget saat Kent memakaikan sebuah selimut padanya.

"Malam semakin dingin, pakailah.." ujar Kent.

Alice hanya mengangguk menyetujuinya.

"Apakah ada yang ingin kau katakan?" pertanyaan Kent memecah keheningan yang berlangsung cukup lama.

"Hmm..." Alice hanya bergumam.

"Aku tidak akan memaksa, kau tau.. dan kau bebas berada disini semaumu.." jawab Kent.

Alice menautkan jari-jarinya, dia membuang nafas dengan berat.

"Terimakasih Kent.. aku hanya merasa kecewa. Seperti itu." Ucap Alice dengan raut wajah sedih.

"Sejujurnya aku tidak mengerti apa yang kau bicarakan.. tapi kecewa adalah hal yang biasa terjadi. Jadi tidak usah terlalu dipikirkan." Jawab Kent.

Alice terkejut dengan perkataan Kent, dia tidak tau akan mendapatkan jawaban seperti itu.

"Kent.. apakah vampire mempunyai banyak pasangan?" Tanya Alice.

Kent berpikir lama, dia tidak tau harus bagaimana menjawab pertanyaan Alice.

"Ya.. kau tau, mereka hidup lama, sedangkan manusia tidak akan bisa mengimbanginya.."

Jawaban Kent membuat Alice menangis..

"Ahh.. ah, aku tidak bermaksud berkata seperti itu, maksudku tidak semua vampire seperti itu. " Kent mencoba memperbaiki jawabannya.

Kent menghapus air mata Alice, dia mengusap pipinya dengan lembut.

"Aku, aku tidak seperti itu.. '' Kent berkata lembut.

Alice menatapnya dan tersenyum.

"Terimakasih... aku merasa lebih baik." Alice memeluknya dengan lembut.

Kent merasakan dadanya sakit saat Alice mengingat tentang si penghisap darah itu. Dia merasa sedih Alice memikirkan nya sampai menangis.

Alice terlalu lelah untuk berbicara, emosinya sedang tidak stabil, kadang dia menangis, lalu tersenyum, lalu menangis lagi, Kent yang melihatnya tidak tahan. Kent ingin mengajaknya berkeliling hutan.

"Alice.. mau berjalan-jalan bersamaku?" tanya Kent.

"Sekarang??" balas Alice.

"Jika kau mau.." ujar Kent.

"Bagaimana jika besok saja? aku terlalu lelah.." Alice menjawab.

"Baiklah.. kau tidur di kamarku, aku akan membersihkan nya.." Kent berjalan ke kamar tidurnya.

Beberapa saat kemudian dia kembali, Kent berjalan ke arah Alice dan mengajaknya kekamarnya.

"Tidurlah disini, aku akan tidur diluar.."

Alice masuk dan duduk ditempat tidur, kemudian Kent menutup pintunya dan tidur di kursi.

"Selamat tidur Kent.."

"Selamat tidur Alice.."

Alice menatap langit-langit kamar Kent..

Matanya sudah terpejam namun dia tidak bisa tertidur, pikirannya tidak bisa beristirahat, dia terus mengingat kejadian dikamar Gara.

Dadanya masih terasa sesak membayangkan Gara dengan perempuan itu, emosinya terus kembali, ingin rasanya Alice berteriak, melampiaskan kekesalannya. Namun siapa dia bagi Gara. Dia hanyalah seorang manusia biasa. Alice sangat kecewa. Gara selalu bersikap baik padanya, Alice tidak tau akan jadi seperti ini, apakah yang dia rasakan sekarang adalah hal yang pertama baginya. Dia tidak tau dinamakan apa perasaan ini, dan mengapa dia merasa sangat kesal dan kecewa.

Alice tidak tau.

Kent belum bisa tidur, dia masih memikirkan Alice yang menangis karena Gara, dia merasa sedih.

* * *

Malam telah berganti pagi. Matahari telah menunjukan cahayanya yang hangat. Burung-burung bernyanyi menyambut hari yang baru.

Alice terbangun, cahaya matahari memaksanya membuka kedua matanya. Alice menggosok kedua matanya, semalam dia tidur menjelang subuh, dia tertidur karena terlalu lelah untuk berpikir lagi.

Tok tok tok

Kent mengetuk pintu kamarnya.

"Alice, aku membuat roti dan susu hangat, keluarlah.."

Kent berjalan menjauh.

Alice turun dari tempat tidur dan merapikan pakaiannya. Dia membuka pintu dan berjalan ke arah Kent.

"Aku lapar..." Ucap Alice.

"Astaga, ada apa dengan matamu? kau seperti panda Alice..!" Kent terkejut melihat wajah Alice yang bengkak dan terlihat kurang tidur.

Alice mencubit lengan Kent dengan keras.

Awwww

"Ini masih pagi Kent, dan kau sudah membuatku kesal.." Alice terlihat kesal.

Kent tertawa pelan

"Maafkan aku, makanlah.." Jawab Kent.

Kent menatap Alice yang makan dengan lahap, tiba-tiba dia teringat sesuatu.

"Alice, aku sudah bilang kan dalam sebulan ada 3 purnama, 3 hari lagi akan ada purnama ke 3 terjadi.

Jangan keluar malam, aku mengingatkanmu sekarang." Kent berkata.

"Aku mengerti, terimakasih Kent." jawab Alice.

Kent bersiap-siap, dia berjanji akan mengajak Alice jalan-jalan pagi ini.

Mereka turun dari rumah.

Kent mengatakan pada Alice hari ini mereka akan melihat danau, pemandangan disana sangat indah. Alice langsung menyetujui ajakan Kent.

Kent berjalan didepan, Alice mengikutinya dari belakang, langkah Alice sangat pendek, sehingga Kent memperlambat langkahnya.

Terlihat Rusa dan anaknya sedang minum air di sungai yang jernih, Alice mengamatinya. Kent memperhatikan dari kejauhan.

Perjalanan lumayan memakan waktu, Alice terlihat kelelahan, dia berjalan sangat lambat. Keseimbangan nya menurun, dia terpeleset saat akan melompati sungai yang kecil.

Awww

Bruk

Kent berlari ke arah Alice, dia mencari tempat yang datar dan meluruskan kaki Alice.

Pergelangan Kaki Alice terkilir, lututnya terluka dan mengeluarkan darah.

Saat Kent akan menjilatnya Alice menghentikannya.

"Aku akan mencucinya terlebih dahulu, kau lihat, lututku penuh lumpur.." ujar Alice.

"Tidak apa-apa, aku akan menyembuhkannya.." Kent bersikukuh.

Namun Alice tetap menolaknya, dan memilih untuk membersihkan nya terlebih dahulu.

Terdengar suara langkah kaki seseorang berlari mendekati mereka, dengan cepat Kent menggendong Alice dan melompat ke sebuah pohon yang tinggi.

Arrgh

Alice menjerit terkejut.

Terlihat seseorang yang familiar. Rambutnya berwarna coklat, William.

"William?? " ucap Alice.

Refleks William melihat ke arah suara, dan dia menemukan Alice sedang bersama Kent.

"Alice... kau, bersama dengan?" Tanya William.

"Dia Kent, temanku.." jawab Alice.

Kent kemudian turun dari atas pohon, merasa bahwa Alice tidak dalam bahaya Kent melepaskan pelukannya.

William memperhatikan Kent dari ujung rambut sampai ujung kaki.

"Will, sedang apa disini? " Tanya Alice penasaran.

"Alice.. kau tidak tau?" balas William.

"Apa??" Alice penasaran.

"Ikutlah dengan ku, William refleks mendekati luka Alice dan menjilatnya.

awww

Alice menjerit

Kent menarik Alice menjauh.

"Apa yang kau lakukan penghisap darah?!" Tanya Kent marah.

"Ah.. maafkan aku Alice, aromamu semakin kuat saja, aku tidak tahan.

Maafkan aku .." William menyesal.

"Hmm.. aku tidak tau, maaf Will.." jawab Alice.

Dengan cepat Kent menjilat luka Alice, seketika lukanya menghilang.

"Waaw.." William melihat dengan kagum.

"Nah.. sekarang ikutlah denganku.." ajak William.

Kent menatap Alice, dia tidak ingin Alice pergi.. Raut wajah Kent berubah sedih.

"Kent, aku harus ikut dengan William, kurasa ada sesuatu yang terjadi.." Ucap Alice.

Dengan berat hati Kent melepas Alice pergi, dia menatap punggung Alice sampai dia menghilang ditengah hutan.

1
arfan
up
Inyhhlstryyy
Klw Alice tingginya segitu di katakan mungil, apa kabar denganku yang tingginya hanya 154 cm
dineeeey: Hai , mampir yuk ke novelku yang berjudul
" WANITA SIMPANAN ( end ) , FIRST LOVE (end) , DI BALIK POLOSNYA ( end ) & DENDAM DI MASA LALU" dijamin seru dan bikin emosi
total 1 replies
mimi
ada gc sih di dunia nyata suami kek gni,klw ada sisakn satu aj Ya Allah
BFK.11: sulit yaa jawabnyaa😅😅
total 1 replies
Aisha Wijayanto
asemm deg deg an thor
BFK.11: hidup dong berartiii🤭🤭🤭
total 1 replies
Aisha awiya
wow..😱😱😱😱 bgus ceritanya ini cerita yg aku cari akhirnya.. masih Thor ☺️☺️✨❤️✨
Wine Widianti
next blom tamat kan ta
Adriana Bulan Juk Hat
Brrti si kembar eros dan freya bukan darah daging Garaa donk,klw dr kejauhan ad sseorg yg mmprhatikan alice,siapakh dia,,?? apakh kent,,??
Adriana Bulan Juk Hat
Kesanx cerita Alice trlalu tebar pesona dgn william,erick n kent bebas ciuman,pdhl garaa yg suamix,,
Anna Joanna John
a
Maliqa Effendy
Calon permaisuri itu harus kuat ,tegas,tdk lemah...
Maliqa Effendy
Alice tidur terus ya..
Maliqa Effendy
double bab ya
@shiha putri inayyah 3107
🤭😘🥰🥰🥰🥰
@shiha putri inayyah 3107
jd ngakak liat Will sm Kent kena damprat Alice,,,🤭🤣🤣🤣🤣🤣
karyaku
bagus ceritanya
Alikayus
setelah"pesona sang perompak"aku mampir kesini Thor taa kasih like tiap bab nya ma favorit..
Irna Salut
klo ada seasoan 2 pasti seru
bank sha one
cuma mpe sini doang thor ????
padahal ceritanya mantaaaaaaaf ...aku suka aku ssuka
lanjuuuuuuut thor sampai keistimewaan si kembar di perlihatkan .
keluarkan imajinasimu yg rrrruuuuuuuuuaaaaaaaaaaarrrrr biasaaaaaaaah ...
akuu tunguuuu...
bank sha one
kemampuan istiimewa tapi alice blm menyadari
Irna Salut
akhirnya ktemi jga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!