NovelToon NovelToon
Hidup Bersama Kamu

Hidup Bersama Kamu

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Teen / Komedi
Popularitas:334.6k
Nilai: 5
Nama Author: Malam Sunyi

Rendy Jonathan Dirgantara seorang pengusaha muda yang sangat sukses, memiliki seorang adik perempuan yang sangat dia sayangi yang bernama Adinda Sherra Dirgantara.

Adinda adalah seorang mahasiswi cantik jurusan kedokteran semester 1, di usia dia yang masih muda, dia sudah menyandang status sebagai seorang istri dari Dokter terbaik di Asia.

Suami Adinda juga mengajar sebagai Dosen di kampus Adinda, dan dia juga di kenal sebagai pewaris satu satunya kampus tempat Adinda kuliah.

Kehidupan rumah tangga yang harus di sembunyikan dari halayak publik, karena suami adinda adalah Dosen dan Dokter yang sangat populer dan memiliki banyak sekali fans fanatik. di tambah usia adinda yang masih sangat muda untuk menikah, jadi kesepakatan mereka adalah menutupi status mereka sebagai suami istri saat berada di kampus, dan bersikap selayaknya dosen dan mahasiswa nya.

Sebelum membaca novel ini, di anjurkan untuk membaca novel ku dulu yang berjudul IBU UNTUK PUTRAKU, karena ini adalah kelanjutan dari novel tersebut

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Malam Sunyi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 17

setelah beberapa menit, adinda sampai di kampus nya, karena sudah telat, jadi dia langsung masuk ke dalam kelas, dan adinda lupa untuk ngasih kabar ke suaminya.

"haduhhh semoga tidak telat.... " ucap adinda sambil berlari ke kelas

Brakkk.... pintu kelas di buka dengan kencang sama adinda

semua mata menjadi tertuju dengan adinda yang terengah engah, karena dia berlari dari parkiran menuju ruang kelas.

"ini jam berapa adinda.... kenapa kamu terlambat " tanya dokter pras pada adinda

"hemmm maaf dok... tapi saya hanya telat 2 menit saja, di perjanjian kan kita telat 5 menit baru tidak boleh absen, " jawab adinda sambil mencoba mengatur kembali nafasnya

"yah sudah kamu absen sekarang... dan setelah itu duduk" ucap dokter pras

"iya dok... terima kasih " jawab adinda

adinda langsung absen dengan menggunakan sidik jarinya. dan setelah itu dia duduk di samping teman teman nya.

"kamu itu yah din... mentang mentang pengantin baru, datang ke kampus aja pakai telat" bidik jihan teman adinda

"iya tadi aku ada urusan sebentar" jawab adinda

"urusan apa emang? kasih tahu kita dong din... " tanya icha pada adinda

"iya nanti aku bakalan cerita sama kalian, tapi sekarang kita ikutin dulu kelas ini, nanti kalian aku ajak" jawab adinda

"beneran yah... awas kalau kamu bohong" ucap kiki sambil bisik bisik

"kalian ber 4 kalau masih ingin berbicara silahkan kalian keluar dari kelas, jangan membuat kelas gaduh" ucap dokter pras sambil melihat ke arah adinda

adinda dan teman temannya langsung mengerti kalau sedang di sindir dan mereka langsung menunduk karena malu.

"iya dok maaf... kami tidak akan berbicara lagi" jawab adinda

"oke.... saya akan melanjutkan kelas ini, saya harap kalian semua bisa memperhatikan dengan sesama, " ucap dokter pras

"iya dok.... " jawab semua mahasiswa

mereka semua mengikuti kelas dengan tenang selama kurang lebih 2 jam, setelah itu mereka ber 4 pergi ke kantin untuk makan siang bersama.

"din... bagaimana kehidupan kamu setelah menikah dengan dokter tampan kaya dokter reno" ucap jihan yang asal ceplos

"hussttt jangan keras keras... nanti kalau ketahuan bagaimana ... bisa kecau semua. " ucap adinda

"he he he he iya iya maaf... habisnya aku benar benar ingin dengan cerita kamu, tentang kebiasaan kalian berdua" ucap jihan sambil tertawa

"kebiasaan... kebiasaan apa yah... yang baru.... " jawab adinda dengan mencoba berfikir

"ayo... coba kamu ingat ingat kembali... masa tidak ada yang baru di antara kalian... seperti selalu kasih kabar sehari sekali atau apa gitu.... " ucap icha yang juga ikut penasaran

"ooohhhh astaga... aku lupa..... aku duluan yahhhh" ucap adinda yang sangat terkejut dan dia langsung berlari ke ruangan reno

"ehhh dinda... kamu kenapa.... " teriak kiki sambil melihat adinda lari dengan tergesa gesa

adinda tidak menghiraukan panggilan teman temannya itu, dia terus berlari menuju ruangan reno yang ada di dalam fakultas kedokteran.

"haduhhh mati aku mati aku... kenapa bisa lupa untuk ngadih kabar sih... kalau dia marah bagaimana... " gerutu adinda pada dirinya sendiri

"ohhh adinda adinda... kamu tenang dulu, kamu jangan berfikiran yang aneh aneh dulu... lebih baik kamu temui dia langdung, dan minta maaf lalu kamu jelaskan kenapa kamu sampai lupa" ucap adinda pada dirinya sendiri

"pak... apa dokter reno ada di ruangannya? " tanya adinda pada bagian akademik

"dokter reno ada di gedung tower A, baru saja dokter reno pergi... kalau ada yang ingin di sampaikan... langsung temui saja di sana, atau mau lewat saya juga boleh" jawab dosen penjaga akademik

"ohhh baiklah pak... saya mau langdung ketemu dokter reno nya aja, karena ini sangat penting, dan harus saya sampaikan sendiri sama orangnya... kalau begitu saya permisi" ucap adinda dan langsung pergi dari fakultas menuju gedung tower untuk menemui reno

"haduhhh bagaimana ini... atau aku telpon dia aja yah... biar dia tahu kalau aku sedang mencari dia" ucap adinda

"iya iya benar... aku telpon aja kalau begitu... siapa tahu dia tidak terlalu marah karena keteledoran ku ini" ucap adinda

adinda langsung mencoba menghubungi reno namun sama reno tidak di angkat dan adinda semakin puding akan nadib dia saat masuk ke dalam ruangan reno.

"ihhh kak reno... kenapa tidak di angkat sih... yah sudahlah aku pasrah aja... lagian yang salah juga aku jadi aku yang harus bertanggung jawab" ucap adinda

adinda langsung masuk ke dalam gedung, dia tidak minta ijin dulu ke resepsionis karena hal itu akan semakin lama, jadi adinda menyelundup masuk bersama rombongan dosen yang ada di gedung itu.

tokkk.... tokk.... tok... pentu ruangan reno di ketuk adinda

"masuk" jawab reno dari dalam

"Assalamualaikum.... " ucap adinda saat masuk ke dalam ruangan reno

"Waalaikum salam " jawab reno dengan ketus

"kakak kok tidak kasih tahu aku kalau kakak ada di gedung ini... aku tadi nyariin kakak di fakultas loh... " ucap adinda yang mencoba berbasa basi dengan reno

namun reni hanya diam, dia tidak menghiraukan omongan adinda bahkan reno tidak melirik adinda, dia hanya fokus dengan berkas dan juga laptop yang ada di depan dia.

(fixx ini mah dia marah sama aku... ayo adinda cobalah untuk minta maaf dan cobalah untuk mencari perhatian dia) suara hati adinda

"kak reno.... adinda minta maaf yah... adinda benar benar lupa tadi... " ucal adinda sambil mendekatkan wajahnya ke wajah reno

namun reno hanya diam dan tetap fokus pada dirinya sendiri dan kerjaan dia yang ada di depan, reno tidak memperdulikan adinda yang sedang minta maaf.

"iya.... iya... adinda salah sama kakak.... tapi tolong maafkan adinda dong... kak reno.... kakak... " ucap adinda lagi dengan memeluk reni dari belakang

(hemmm apa aku pura pura sakit aja yah, kalau aku sakit pasti kak reno akan lebih peduli dengan aku... iya benar... coba aja dulu... ) suara hati adinda

"ahhhhh.... aduh... aduh.. du... duh.. perut ku.... aduh... perut ku sakit banget.... " ucap adinda yang berpura pura sakit perut demi mencari perhatian reno

rencana adinda tidak sepenuhnya gagal, dia akhirnya berhasil mencari perhatian reno, karena kini reno melihat ke arah adinda dan dia berdiri dari tempat duduknya dan langsung menghampiri adinda.

"aduhhh kak... perut dinda... sakit..." ucap adinda sambil menyandarkan kepalanya di dada bidang milik reno

tanpa mengeluarkan suara reno langsung menggendong adinda dan dia langsung menidurkan adinda di soffa yang ada di ruangan dia.

"ehhh kakak... tunggu... " ucap adinda sambil memegang tangan reno saat reno ingin kembali duduk di kursi nya

reno hanya memandang adinda saja, tanpa mengeluarkan suara untuk menjawab semua omongan adinda, hal itu membuat adinda semakin tidak enak hati dan semakin merasa bersalah.

1
Nia Rizkia
tetep ditunggu kelanjutannya...
Siti D
ya jgn ada pelakor2 sm pebinor2nya donk konflik yg bikin ilfeel🤭
Maizuki Bintang
bgs
Lastisa Amelia
tetap semangat ya thor. mdh2an ide cerita dan imaginasinya bs kembali cemerlang hingga melanjutkan cerita ini sampai tamat ya thor.
gpp.. pelan2 aja. blh author review kmbli ceritanya Dr awal shg bs ketemu selah bt nerusinnya. apalg klo ide-idenya kemudian bermunculan satu per satu.
sehat dan sukses selalu ya thor
Umi Jasmine: setuju
total 1 replies
Fe
kangen kata2 kaka othor "yah".. jadi kangen vita hihi
king queen
semangat thorr..💪
visi Sembiring
thor kok ga ada lanjutannya lg
Rinjani
udah berapa lama gak up ilang lg kali fail nya🤣🤣😄😄😄
Trina Susanti
kapan lagi up-nya thor
Rinjani
lamaaa nih thornya lagi buntu...atau ilang lagii nih file🤣🤣👊🤣😢😢👏👏👏👏🤭🤭🤭
Neng Maya
Thor ko gak ada sambungan nya
Umi Jasmine
knp berhenti lagi
Yani Cuhayanih
Aku kepo dari awal thor
Rinjani
thor mana sambungan nya
niara
lama banget up nya apa pindah ke lapak sebelah y???
Rinjani
lama skali gak up yaa Thor lupa deh jalan ceritanyaa
Misih Laela Sari
kak.... ko blm up lagiiii...... ampe lupa lg sama alur nyaaa......
niara
kpn up-nya nich???
Rinjani
ih lama Thor sedang sibuk apa..tdk up2
Jeon Ratih Karyana Rayana
hadeuh reno reno, payah kamu, kesel gw aku 😤
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!