NovelToon NovelToon
Pernikahan CEO Tanpa Duga

Pernikahan CEO Tanpa Duga

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Perjodohan / Tamat
Popularitas:522.7k
Nilai: 5
Nama Author: Menik Kumalasari

Mengandung adegan dewasa, jadi mohon bijaklah dalam membaca ya ...!

Menceritakan tentang ketidak percayaan diri mengundang pernikahan yang tanpa diduga, pernikahan paksa dengan CEO Tampan yang posesif bernama, Xander.

Xander merasa sudah jatuh hati kepada seorang wanita cantik bernama, Sasya. Tetapi, akibat ketidak jujuran sang kakak, Sasya menjadi terjebak dalam ikatan yang tidak diinginkannya, sebab yang harus menikah dengan Xander adalah kakaknya yang bernama Rasya, bukan dengan dirinya.

Naas-nya, Sasya terpaksa menjalani pernikahan dengan Xander dan harus memutuskan hubungan dengan kekasihnya, akibat adanya ancaman.

Bagaimanakah cerita selanjutnya dari Sasya dan Xander?
Ikuti terus alur cerita selanjutnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Menik Kumalasari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian 16 (Menghilang Diculik)

Mata milik Sasya seketika membola, tatkala melihat orang-orang bertopeng tersebut mulai mendekatinya.

***

Sasya yang seperti dikepung sudah tidak bisa berlari kemana-mana lagi. "Siapa kalian? Dan a-apa yang kamu inginkan?" tanya Sasya gugup.

Tetapi mereka yang mengepung Sasya tidak menjawab dan malah menghampirinya, sontak ia pun menghindar hendak berlari menuju rumahnya, alhasil semua itu sia-sia saja karena pergerakan beberapa orang bertopeng tersebut lebih cepat untul menghadangnya.

Dari arah depan Sasya, terlihat ada mobil yang hendak melintas. Ia berpikir ingin meminta tolong, akan tetapi harapannya pupus begitu saja ketika melihat seseorang bertopeng lainnya keluar dari mobil tersebut. Sasya merasa terpojok yang membuatnya bingung harus berbuat apa. Lalu ia hendak mengeluarkan ponsel berniat untuk menelpon kakaknya yang berada di rumah namun terlambat. Dua orang bertopeng itu sudah menahan tangannya, dan satu orang berada di depannya langsung membius Sasya, tidak menunggu waktu lama penglihatannya mulai kabur dan mulai tak sadarkan diri.

***

Terlihat ruangan pengap dan penuh barang bekas, Sasya yang masih pingsan diikat di kursi yang ia duduki. Kemudian, seorang bertopeng itu menyiram air satu ember ke tubuh Sasya yang membuatnya terbangun dari pingsannya. Lalu, mereka pergi begitu saja meninggalkan Sasya sendiri, di tempat seperti gudang dengan keadaan basah kuyup, mulutnya juga disumpal menggunakan kain membuatnya tak bisa berucap satu kata pun.

Sasya yang tidak bisa menggerakkan tubuhnya, memohon untuk dilepaskan dengan suara yang tidak jelas lebih seperti raungan minta tolong. Sasya pun mulai menangis. Lambat laun hawa dingin menyeruak tubuhnya, mengingat hari sudah malam. Ia pun hanya bisa pasrah dan berdoa, berharap ada seseorang yang segera menolongnya.

Disisi lain, hari sudah pukul dua belas malam. Sadam yang tiba-tiba terus memikirkan Sasya tidak bisa tertidur. Ia heran karena Sasya tidak menghubunginya semenjak mengerjakan tugas bersama teman-temannya. Sadam pun sudah menelpon Sasya berkali-kali tetapi tidak kunjung diangkat juga.

Sita mama Sasya juga mulai kawatir dengannya yang tak kunjung pulang.

"Rasya, adik kamu kok belum pulang? Sudah larut malam begini. Kalau terlambat pulang biasanya kan mengabari Mama dulu. Coba kamu telpon Ceysa, tadi dia berpamitan mengerjakan tugas ke rumahnya," ujar Sita.

"Iya Ma, Mama tenang dulu ya," jawab Rasya sembari merogoh benda pipih di sakunya dan mulai menelpon.

"Ma, kata Ceysa ia sudah pulang bareng sama Belva. Sebentar, Rasya telpon Belva dulu, Ma." Sembari menelpon Belva.

"Ya, ampun ... dimana kamu, Nak. Apa mungkin masih jalan-jalan bersama Belva? Tetapi tidak mungkin sampai selarut ini," gumam Sita mengkawatirkan anaknya Sasya seraya berjalan mondar-mandir.

"Maa ...!! Gawat, Belva mengatakan bahwa dia sudah mengantar Sasya pulang. Awalnya Belva memang ingin mengantar sampai di depan rumah, tetapi Sasya menyangkal minta diturunkan di persimpangan jalan saja, karena Sasya takut jika Belva juga pulang kemalaman. Tetapi Sasya sampai sekarang tak kunjung pulang," ucap Rasya menjelaskan dengan nada kawatir.

"Baiklah, kamu mintalah nomor Sadam dan telpon dia untuk ke sini membantu mencari Sasya. Mama akan menelpon Papa kamu agar cepat pulang," titah Sita kepada Rasya.

Setelah itu, Sadam yang sudah mendapat kabar dari Rasya mulai ikut kawatir dan bergegas ke rumah Sasya. Surya, papa dari Sasya yang berniat untuk lembur pun langsung menghentikan semua pekerjaannya setelah mendengar kabar tersebut.

Sahabat Sasya yang juga mendapat kabar Sasya menghilang ikut kawatir. Mereka ingin ikut mencarinya, tetapi dicegah oleh Sita untuk di rumah saja karena sudah larut malam serta tidak mau membahayakan para sahabat Sasya, apalagi mereka semua cewek.

Sadam dibantu oleh ketiga temannya yaitu Abel, Brylee, dan Cyrill langsung bergegas ikut mencari. Sadam dengan Surya terlihat begitu kawatir, mereka bersama mencari Sasya dengan mobil yang dikemudikan oleh Sadam.

Setelah beberapa lama tak kunjung ketemu, waktu juga sudah menunjukkan pukul dua dini hari. Mereka teman-teman Sadam juga sudah mulai frustasi.

Di tengah genting-gentingnya, seketika Cyrill mendapat ide yang cemerlang....

1
Fiana Cantieq GimoGirl
kasihan sasya... mengorbankan perasaannya
Fiana Cantieq GimoGirl
knpa mau menyerah sama sadam... lawan dong sasya
Annisa Nisa
Mampir...
smoga seru.
Purnama
lanjut
Rozh
💓💓
Yenny_Rha
Keluarga Cees Be Strong hadir.
Vote Done.
Semangat
Misnengsih Sukmana
pl
Renjani
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
Renjani
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
pgri
⭐⭐⭐⭐⭐
pgri
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
pgri
♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️♥️
pgri
♥️♥️♥️♥️♥️♥️
Elisabeth Ratna Susanti
daratkan like yang tertingga 😍
👑Keluarga author
❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️
👑Keluarga author
❣️❣️❣️❣️❣️❣️
Sis Fauzi
cinta datang dari mata turun ke bawah 😀❤️
Sis Fauzi
dan mereka terkurung berdua di perpustakaan 😀❤️
Sis Fauzi
asyik nih ceritanya 😀❤️
Darah Biru (Bangsawan)
♥️♥️♥️♥️♥️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!