NovelToon NovelToon
Bayu Dan Aplikasi Toko Ajaib

Bayu Dan Aplikasi Toko Ajaib

Status: tamat
Genre:Sistem / Mengubah Takdir / Dikelilingi wanita cantik / Tamat
Popularitas:283k
Nilai: 5
Nama Author: ex

Bayu Alexander adalah seorang karyawan rendahan yang sedang berada di titik terendah hidupnya setelah difitnah dan gajinya dipotong semena-mena oleh atasannya. Nasib miskinnya berbalik seratus delapan puluh derajat ketika ia memindai sebuah barcode misterius di halte bus yang diam-diam menginstal Aplikasi Toko Ajaib di ponselnya.

Berbekal sisa saldo lima puluh ribu rupiah, Bayu memanfaatkan fitur diskon kilat aplikasi tersebut untuk membeli kacamata ajaib penilai barang antik, yang menjadi batu loncatan pertamanya meraup ratusan juta rupiah dari pasar loak.

Dari seorang budak korporat yang diinjak-injak, Bayu perlahan membangun kerajaan bisnisnya sendiri, menggunakan item-item tak masuk akal dari sistem untuk menghancurkan karir musuh-musuhnya, mendominasi pasar saham, hingga menumpas mafia kejam yang mencoba mengusiknya, semuanya ia lakukan dalam diam sebagai miliarder baru Jakarta yang rahasianya tidak akan pernah terbongkar.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ex, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17

Pak Slamet gemetar melihat seragam itu. Tari segera maju ke depan, mencoba menenangkan situasi.

"Saya Manajer Operasional di sini, Pak. Ada yang bisa dibantu?" tanya Tari dengan suara yang tetap dijaga profesional.

"Kami dari Dinas Cipta Karya. Berdasarkan laporan masyarakat dan hasil audit mendadak, bangunan ini terdeteksi melanggar IMB dan izin lingkungan. Kami diperintahkan untuk melakukan penyegelan sementara sampai proses investigasi selesai," kata petugas itu sambil mengeluarkan stiker segel merah yang besar.

"Laporannya baru kemarin? Proses auditnya kapan? Ini tidak masuk akal, Pak!" Tari protes dengan nada tinggi.

Anton Bison melangkah maju, berdiri di samping petugas.

"Aturan ya aturan, Mbak. Jangan sok pinter di depan aparat," ejek Anton, matanya menatap tajam mencari sosok Bayu.

Bayu berjalan keluar dari area bar. Ia tidak terlihat panik sedikit pun. Ia bahkan membawa sebuah tablet di tangannya.

"Penyegelan sementara karena masalah izin, ya?" tanya Bayu sambil menatap petugas tersebut.

"Benar. Silakan kosongkan tempat ini dalam tiga puluh menit," perintah petugas itu.

Bayu menatap tabletnya sebentar. Tadi malam, ia telah menggunakan 1000 Koin Sistem untuk membeli sebuah paket informasi khusus.

[Analisis Koneksi Korupsi dan Aset Musuh: Baskoro.]

[Hasil: Daftar aliran dana ilegal Baskoro ke pejabat dinas terkait dan sertifikat kepemilikan saham perusahaan pelindung Baskoro yang sedang di ambang kebangkrutan: PT Delta Sekuritas.]

Bayu menatap petugas tersebut dengan pandangan dingin.

"Pak, sebelum Bapak nempel stiker itu, mungkin Bapak mau lihat ini dulu," Bayu menyodorkan tabletnya kepada petugas pemimpin rombongan.

Di layar tablet itu, terpampang jelas foto bukti transfer dari perusahaan Baskoro ke rekening pribadi petugas tersebut yang dilakukan tadi malam. Lengkap dengan nominal dan catatan pesanan untuk menyegel Kafein Nusantara.

Wajah petugas itu seketika berubah dari kaku menjadi pucat pasi. Tangannya yang memegang map kuning mulai bergetar.

"Ini... dari mana kamu dapat ini?" bisik petugas itu dengan suara sangat pelan, hampir tak terdengar.

"Sistem informasi di zaman sekarang sangat terbuka bagi mereka yang tahu cara mencarinya, Pak," jawab Bayu dengan senyum yang tidak sampai ke mata. "Kalau Bapak mau lanjutin segel tempat ini, file ini akan langsung terkirim ke alamat email Komisi Pemberantasan Korupsi dan seluruh media massa di Jakarta dalam waktu lima menit. Pilihannya ada di tangan Bapak."

Petugas itu menelan ludah. Ia menoleh ke arah Anton Bison, lalu kembali ke arah Bayu. Ia tahu karirnya dan kebebasannya sedang dipertaruhkan.

"Maaf... sepertinya ada kesalahan data dari staf kami," kata petugas itu dengan suara gugup. Ia segera melipat kembali stiker segel merahnya. "Kami akan melakukan pengecekan ulang di kantor. Mari, kita kembali."

"Loh, Pak! Kok gak jadi? Jelas-jelas perintahnya..." Anton Bison mencoba menahan petugas itu, kebingungan.

"Diam kamu! Ayo jalan!" bentak petugas itu kepada Anton, lalu bergegas lari menuju mobil dinasnya seolah sedang dikejar setan.

Mobil dinas itu melesat pergi, meninggalkan Anton Bison yang mematung sendirian di tengah kafe yang penuh dengan tatapan mengejek dari para pelanggan.

Anton menatap Bayu dengan rasa takut yang mulai berubah menjadi keputusasaan.

"Ini belum selesai, bocah! Bos gue nggak bakal tinggal diem!" teriak Anton sebelum akhirnya ia juga lari tunggang langgang mengikuti mobil dinas tersebut.

Bayu menarik napas panjang dan menoleh ke arah Tari.

"Tar, lo lihat kan? Otot itu gampang dikalahin, tapi birokrasi itu licin. Kita nggak bisa terus-terusan cuma bertahan kayak gini."

"Terus rencana lo apa sekarang, Bay?" tanya Tari yang masih syok melihat petugas dinas kabur begitu saja.

Bayu menatap deretan gedung pencakar langit di luar kaca kafenya.

"Tadi malam gue udah cek. Baskoro punya satu perusahaan sekuritas namanya PT Delta Sekuritas. Perusahaan itu lagi di ambang delisting dari bursa saham karena skandal manipulasi data yang mereka lakuin. Mereka butuh suntikan dana segar secepatnya atau bakal bangkrut total minggu depan."

Bayu menutup tabletnya dengan bunyi klik yang tajam.

"Gue mau beli perusahaan itu. Gue mau PT Mandiri Alexander Investama jadi pemilik mayoritas di sana. Dengan punya perusahaan sekuritas sendiri, gue punya akses ke data keuangan seluruh musuh bisnis gue, termasuk Baskoro. Kita bakal hancurin dia dari dalam sistemnya sendiri."

Tari menatap Bayu dengan tatapan tidak percaya, namun juga penuh rasa hormat. Ia sadar, Bayu yang sekarang bukan lagi Bayu yang dulu. Pemuda ini sedang membangun sebuah imperium yang tak terlihat.

'Baskoro, lo main birokrasi sama gue? Gue bakal beli seluruh birokrasi yang lo punya.'

"Tar, siapin semua dokumen buat akuisisi. Besok pagi, kita bakal datangi kantor Delta Sekuritas. Bawa koper terbaik kita. Saatnya belanja besar-besaran."

1
ZAHRANI
mcnya harusnya lebih terbuka soal konsorium tadi dengan tari,wanita itu makhluk yang paling sulit dan rumit untuk dimengerti,apa lagi nanti kalau jadi EMAK-EMAK,beuuuuh malah makin parah😅hanya sekedar saran😅
ImaFatima Latief
wkwkwk
Fahreziy
👣👣👣👣
Sumitro van Persie
uuuh lama" bosen bacanya pindah
Diah Susanti
keuntungannya 14,3M
Diah Susanti
terus uang untuk bayar kos darimana kalau saldonya segitu🤔🤔🤔sedangkan uang pribadinya kalau gk salah tinggal 2.00p, itu cuma kepotong untuk beli baju dan sepatu 3jt
Sunan Arrasy
malunya ... nembus layar
Be a favorite
alur aneh
Be a favorite
hanya dia pemilik sistem yg mutlak didunia ini,..lho ko ada pengguna yg lain masuk..??? lu buat alur dlm keadaan tidur sambil jalan ke kamar mandi untuk kumur kumur ya,..imajinasi botol mulai keluar.bukan halu bukan fiksi tapi terbius oleh aroma khas kemenyan kembar. wkwk
Jhon Travolta
mulai lagi,.. halu tingkat tinggi authornya tiba tiba tersadar dan berubah menjadi psikopat pengangguran dari dunia ilusi. kacau pala kW Thor..
Be a favorite
terlalu bucin, pemeran wanitanya, sangat merusak alur cerita, apa GK bisa diubah tuh. aturan cerita berkelas ini cerita, eh hanya karena alur bucin, jadi alur ceritanya macam sampah.
Nadja 🎀
selamat ya mendapatkan juara 3!
wiralingan77 wisa
kenapa ga diisi lg point nya???
Visitor5779
👍
Syafrizal Syair
mantap thor
einsamkeit
mampir di cerita aku dong kakak, terima kasih
Utuh Gelapung
Thor si Tari bikin resign aja.pergi tak kembali.enek gw baca karakter si tari.👍
YaN Nie
Kok ngga ada Misi lagi?🤔
Devourer_2021
kata siapa gak pernah tidur 🗿, tiap hari juga ada opening sama closingnya, kocak lu tar🤣
nes2 ya6
iya ngeremehin banget
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!