NovelToon NovelToon
Terjebak Pernikahan Tuan Buta

Terjebak Pernikahan Tuan Buta

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Crazy Rich/Konglomerat / Diam-Diam Cinta
Popularitas:580
Nilai: 5
Nama Author: Clarissa19

" tidak! aku tidak mau menikah dengan orang buta!"
" tapi dia kaya, dia tampan. jika kamu menikah dengan dia kamu tidak perlu lagi bekerja"
" tapi dia buta"
" justru itu, kamu bisa memanfaatkan kondisinya yang buta itu",

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Clarissa19, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 17_ menjaga Elio

Dokter rian sudah tiba di rumah milik Elio. dia sedang memeriksa keadaan Elio yang lumayan parah. Wajahnya yang tampan kini berubah total.

" ini resep obat nya, harus segera di minum agar bengkak dan rasa gatalnya cepat hilang" ujar dokter rian memberikan selembar kertas berukuran kecil pada shakira yang berisi resep obat.

" baik dok" jawab shakira menerima kertas tersebut.

Dokter itu nampak memandang wajah shakira dalam beberapa detik. Dia merasa tidak asing dengan shakira, seperti pernah melihatnya.

" apa kita pernah bertemu sebelumnya?" tanya dokter rian.

" kita?" tanya shakira berfikir keras apa mereka pernah bertemu? Shakira memandang wajah dokter rian yang terasa asing baginya.

" seperti nya tidak dok" Jawab shakira jujur.

" ah! mungkin saya salah orang " ujar dokter rian " saya permisi dulu" pamitnya lalu segera pergi.

Elio sedari tadi hanya diam saja. Dia hanya menatap langit langit kamar dengan tatapan kosong seperti orang buta pada umumnya.

" aku akan pergi ke apotik sekarang" ujar shakira meminta izin.

" tetap disini! Biarkan pelayan yang membelikan nya " ujar Elio tegas.

" oh! Baiklah " jawab shakira lalu segera pergi untuk memberikan resep obat itu pada pelayan. Setelah itu dia kembali ke kamar.

" apa kamu perlu sesuatu? " tanya shakira.

Elio hanya diam tidak memberikan jawaban. Dia dapat melihat shakira yang berdiri tidak jauh darinya dengan ekspresi wajah yang ketakutan. Elio jadi berfikir apa wajahnya seseram itu sekarang?

" wajah dan leher ku gatal, tolong usapkan" perintah Elio.

mata shakira membulat sempurna. Mengusap wajah Elio yang bengkak itu? Melihat saja sangat mengerikan, apa lagi menyentuh nya.

" ka-kata dokter tidak boleh di garuk" ujar shakira gugup

" karena itu aku meminta mu untuk mengusap saja"

Shakira meneguk ludah kasar. Dengan gerakan ragu ragu dia mulai duduk di tepi ranjang dekat Elio.

Tangan nya Bergetar, dengan gerakan pelan yang di selimuti menyentuh pipi Elio yang bengkak. Wajahnya nampak menahan rasa takut dan ngeri.

" apa wajah ku menyeramkan?" tanya Elio menatap shakira secara diam diam.

" aku harus menjawab jujur atau bohong?" tanya shakira sambil terus mengusap wajah dan leher Elio.

" menurut mu?" tanya Elio balik.

" yaa, sangat menyeramkan. kau mirip seperti monster" jawab shakira polos tanpa rasa bersalah.

" kau ingin mati?" tanya Elio dingin.

Padahal tadi dia sendiri yang bertanya. Sekarang dia juga yang marah. Shakira kan hanya berkata jujur.

seorang pelayan datang membawakan obat dan juga air putih. Shakira mengambil nya dan membantu Elio untuk meminumnya.

" tidurlah, aku akan menjaga mu" ujar shakira seraya menyelimuti tubuh Elio.

Elio tidak memberikan jawaban, namun dia tetap menurut. Elio memejamkan matanya untuk mulai tidur.

Shakira menguap merasa ngantuk menyerang. dia bangkit dari duduknya dan berjalan ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya sebelum tidur.

Klik!

pintu kamar mandi tertutup. Elio kembali membuka matanya menatap ke arah pintu kamar mandi yang sudah tertutup rapat.

Elio segera bangun dari tidur nya dan berjalan cepat ke walk in closet. Dia membuka laci meja dan mengambil kotak softlens lalu dengan gerakan cepat dan lihai dia mulai melepaskan softlens pada matanya.

kini mata indahnya yang selalu di sembunyikan terlihat jelas. Mata indah yang siapapun yang melihatnya pasti terpesona.

Tanpa membuang waktu lagi, Elio segera kembali ke tempat tidur. tidak lama setelah itu shakira ikut keluar dari kamar mandi lalu berjalan naik ke atas ranjang.

" huh! ngantuk banget rasanya" ujar shakira lalu memejamkan matanya. Tanpa butuh waktu lama dia sudah tiba di alam mimpinya.

perlahan dan hati hati, Elio mulai mendekati shakira. dia membawa tubuh tak sadar shakira kedalam pelukannya.

" good night honey" bisiknya pelan lalu mencium bibir shakira sekilas.

Pagi tiba, shakira perlahan membuka matanya dan mendapatkan pemandangan yang indah di depan matanya.

wajah tampan Elio yang membuat jantung nya berdegup tak keruan. shakira memerhatikan wajah Elio yang begitu memukau. Mulai dari bulu matanya yang indah serta alisnya yang tergambar rapi. Hidungnya yang mancung serta bibirnya yang menggoda.

" aku akui, kamu memang tampan" gumam shakira menyentuh hidung Elio dengan ibu jarinya. Sentuhan yang sangat pelan dan juga lembut. Seolah olah sedang menyentuh sesuatu yang rapuh.

" tapi wajah tampan mu ini bisa berubah mengerikan seperti semalam" lanjut nya tersenyum tipis saat mengingat wajah Elio semalam.

Shakira bergegas bangun dari tidur nya. Dia berjalan ke kamar mandi untuk mandi. Setelah berganti baju dan mengeringkan rambutnya dia bergegas turun untuk menyiapkan sarapan untuk Elio dan dirinya.

*Dreettt*

Ponsel Elio berdering, suara dering nya menganggu tidur nyenyak Elio. Dengan mata yang masih terpejam dia mengambil ponselnya dan menggesekkan ikon hijau untuk menjawab panggilan tersebut.

" *tuan, apa saya perlu menjemput anda?" tanya Steven di seberang sana*.

" tidak, aku tidak akan ke kantor hari ini" jawab Elio dengan suara khas orang baru bangun tidur.

" *tapi tuan, hari ini kita harus terbang ke Amerika. Pesawat akan terbang 1 jam lagi*"

" batalkan, undur jadwalnya jadi besok"

" *tapi tuan \_"*

*Tut*!

Elio mematikan panggilan tersebut tanpa mempedulikan protes Steven. dia membuka matanya dan melihat ranjang yang kosong di sampingnya.

Elio bangkit dari tidurnya berjalan ke kamar mandi lalu berjalan ke walk in closet untuk berganti baju dan kembali memakai softlens miliknya.

*cekleek*!

Pintu terbuka, Elio menoleh ke arah kamar dimana shakira berada. Shakira masuk sambil membawakan sarapan untuk mereka.

" kau sudah bangun? Ayo sarapan" ujar shakira seraya meletakkan nampan di atas meja depan sofa.

Elio berjalan sambil meraba kedepannya. dia melangkah hati hati menuju sofa. Shakira yang melihat itu pun lekas menghampiri dan membantu Elio jalan. dia mendudukkan Elio di atas sofa lalu shakira ikut duduk di samping nya.

" siapa yang masak?" tanya Elio

" aku, kenapa? Kamu tidak mau?" tanya shakira

" kemaren malam siapa yang masak?" tanya Elio lagi.

" pelayan, semalam aku tidak enak badan jadi tidak memasak " jawab shakira.

shakira mulai menyuapi Elio. Elio terlihat ragu untuk memakan makanannya. Mungkin karena dia takut alergi lagi?

" kenapa kamu kelihatan ragu gitu?" tanya shakira

" aku alergi udang, dan semalam ada yang memasukan udang kedalam makanan ku" ujar Elio.

" kamu alergi udang? Jadi semalam kamu berubah jadi monster karena alergi?" tanya shakira terlihat terkejut.

Elio mengangguk pelan. Shakira terus menyuapi nya. Setelah makan shakira mengambil obat untuk Elio minum.

shakira membawa piring kotor ke dapur. Sedangkan Elio tetap duduk di sofa. Dia akan menghukum semua pelayan yang sudah membuatnya kesakitan dan gatal gatal. Padahal semua pelayan tahu dia memiliki alergi.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!