NovelToon NovelToon
ISTRI PILIHAN

ISTRI PILIHAN

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:3.7M
Nilai: 4.8
Nama Author: Martina Alfarizqi

Istri pilihan menceritakan tentang.

Dina Nabila, Nabila kecil selalu bahagia, selalu ada senyum, dan canda tawa yang menghiasi hari - harinya dengan dikelilingi oleh orang - orang yang menyayanginya.

Tapi, semua itu berubah semenjak sang Ayah pergi untuk selama - lamanya.

Bukan sesuatu hal yang mudah baginya untuk menerima kenyataan setelah di tinggal pergi untuk selama - lamanya oleh orang yang sangat sangat di cintainya yaitu Ayahnya.

"Dasar anak pembawa sial, menyesal aku pernah melahirkan mu kedunia ini."

Dia pun harus berjuang sendiri melawan dan melewati seluruh rintangan yang di depannya sudah menghadangnya. Hingga suatu ketika entah nasib baik atau buruk, dia terpilih menjadi istri seorang pemuda yang terkenal kayak raya dan cukup populer namanya di dunia bisnis.

Akankah Nabila menemukan kebahagiaan setelah menikah ?

Atau malah sebalinya, penyiksaan, caci maki dan air mata menjadi teman setianya dalam mengarungi bahtera rumah tangga dan harus kah berpisah adalah jalan terakhir yang harus mereka tempuh?


Simak ceritanya dalam "Istri pilihan."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Martina Alfarizqi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17.

Setelah puas menangis, pelan - pelan ku rebahkan tubuhku di atas pembaringan kemudian tertidur dengan memeluk foto yang ada di dekapanku.

...**********...

...Di kediaman Widjayakusuma....

...Diruang makan....

"Jadi bagaimana Dam? Kapan menantu Bunda di bawa kerumah?" tanya sang Bunda seraya menatap wajah sang Anak.

Adam pun menghentikan aktifitas makannya dan menatap ke arah sang Bunda. "In sya Allah besok Adam bawa menemui Bunda," ucap Adam pasti. seraya melanjutkan makannya.

Ayah pun menghentikan aktifitas makannya, dan menatap wajah sang Anak, seraya melepaskan sendok dan garpu di tangannya, "Apakah kamu sudah menemukan sang pujaan hati?" tanya sang Ayah memastikan bahwa apa yang di dengar sang Ayah adalah benar.

Adam pun menoleh ke arah sang Ayah, seraya tersenyum, "Iya Ayah Adam sudah menemukannya."

Sambil melipat kedua tangan Ayah ke atas meja, "Nama nya siapa, apa pekerjaan Ayahnya, dimana tempat tinggalnya, populer tidak orang tuanya di kalangan bisnis?" tanya sang Ayah menyelidik.

Disini sang Ayah bukannya matre ya guys... hanya bertanya saja....

Adam nampak berhenti sejenak dengan menghentikan aktifitas makannya, dan berfikir. dan mengingat kejadian tadi siang, "Lupa...." mungkin itu lah kata - kata yang pas untuk Adam saat ini, "Gawat.... kenapa bisa aku lupa tanya sama Ghea nama wanita itu. Ghea hanya mengatakan kalau wanita itu cocok dan pas dengan sepatu itu," gumam Adam dalam hati seraya menepuk jidatnya seketika itu pula raut wajah Adam berubah.

"Ada apa Dam? Kenapa raut wajah mu berubah menjadi tak bergairah begitu?" tanya Ayah menyelidik.

Bunda sedari tadi hanya menjadi pendengar setia kini ikut menimpali, dengan tangan masih setia memegang sendok dan garpu, "Kamu jangan bilang kalau kamu tidak tau nama wanita itu," ujar sang Bunda menyelidik seraya menatap wajah sang Anak.

Dengan senyum - senyum seraya menggaruk kepala yang tak gatal, "He... he.... maaf lupa nanya Bun, Yah," ucap Adam.

"Dasar kamu ya kebiasaan," ucap sang Ayah seraya menyudahi aktifitas makannya.

Mereka pun semuanya menyudahi aktivitas makannya dan kembali keruang keluarga.

...*********...

...Kini malam sudah berganti pagi....

...Di kediaman Dharmawangsa....

Seperti biasa aku lah yang akan bangun terlebih dahulu di bandingkan dengan penghuni yang lainnya.

"Eh Non pagi - pagi dah di dapur aja," ucap sang Bibi menegurku seraya berjalan mendekat, "Lagi ngapain sih Non?" tanya sang Bibik.

"Ah ... ini Bik lagi mempersiapkan sarapan buat mereka semuanya." ucapku sambil terus melakukan aktifitas memotong bawang dan yang lainnya.

"Sini Bibik bantu ya mencuci dan mempersiapkan yang lainnya," ucap sang Bibik yang kini mengambil tempat sayuran lalu berjalan kewestafel cuci piring dan mencuci semuanya di sana. Setelah selesai mencuci sang Bibik pun kembali berjalan ke arah ku.

"Ini Non sudah Bibik cuci," ucap sang Bibik seraya meletakkan tempat sayuran tadi ketempat semula.

Sambil menoleh sepintas, "Makasih ya Bik," ucapku seraya tersenyum.

"Sama - sama Non."

"Ya sudah Non kalau begitu Bibik kebelakang dulu ya?" ucap sang Bibik seraya berlalu pergi.

"Terima kasih ya Bik."

Sesaat kemudian kini masakan ku sudah masak dan sudah terhidangkan di atas meja.

Satu persatu mereka kini sudah berdatangan dan sudah duduk di kursi masing - masing.

"Wah ... Anak Ibu cantik sekali hari ini?" tanya sang Ibu sambil mengisi piringnya dengan nasi dan lauk pauk dan sekali - kali menatap kearah anak gadis nya itu.

Sambil tersenyum, "Iya dong Bu kan hari ini Arumi dah janji mau kerja sama kakak," ucap Arumi sambil mengisi piringnya dengan nasi dan lauk pauk di ikuti oleh sang Kakak.

Sang kakak pun menoleh ke arah sang adik, "Kakak harap kamu bisa membantu kakak di kantor dan mengembangkan usaha yang sejak dulu sudah Ayah rintis hingga seperti saat ini."

Arumipun mengangguk, "Iya kak pasti Arumi bantu, tenang aja ya." ucap Arumi seraya tersenyum.

...Antagonis...

...Nama : Arumi Dharmawangsa...

...Jenis kelamin : perempuan...

...Ciri fisik : Cantik, tinggi, putih....

...Kepribadian : Ceria, aktif dan optimis. Mudah bergaul dan menyenangkan tapi dia memiliki sifat yang sombong, dan tidak akan segan - segan menggampar orang yang mengganggunya. Dan rela melakukan apa saja demi memenuhi ambisinya....

...Latar belakang sosial : Dari keluarga berada, terpandang, di hormati dan di segani....

...Tujuan / ambisi : Apa pun yang dia inginkan harus dapat di wujudkan, walau bagaimana pun cara nya....

...Hobby : Shopping...

...Kelemahan : -...

...❤❤❤...

...Terima kasih untuk yang sudah mampir memberikan like dan komentar, maaf tidak bisa membalas satu persatu komentar - komentar kalian semuanya. Untuk yang promo silahkan like dulu baru tinggalkan pesan di kolom komentar, nanti aku balik berkunjung ke karya2 kalian - kalian semuanya....

...Semangat dan mari saling mendukung....

...Terima kasih...

...🙏🏻🙏🏻🙏🏻...

...❤❤❤...

1
Cb c
tokohnya cantik 🥰
Harice Funay
banyak bicara
Kurnaesih
udah mulai seru nih semangat Thor 💕💪👍
Kurnaesih
hadir kak 👍👍
Martina Alfarizqi: terimakasih...dukung karya ku yang lain ya.... salam kenal 🙏☺️
total 1 replies
Memelia Paixao
Baby Honey
I love you pulll😘😘💋💋
Memelia Paixao
kok Nabila tidak ketemu sama Tuan Adam, kok ketemu terus sama nenek
Susanna Nancy Macpal
thor,kalau aku sih sudah di sakiti n di hina,aku tdk mau lg kembali.biar dia mati dlm penyesalan
Susanna Nancy Macpal
Nabilakan punya butik thor
Martina Alfarizqi: iya selain ada butik dia juga punya galeri seni...... terimakasih atas hadirnya. kalau boleh silahkan berkunjung kekarya aku yang lain ya yg berjudul mertua dan ipar toxic, terimakasih
total 1 replies
Susanna Nancy Macpal
semangat thor ♥️
N1SW4N Z4F4
katanya si Arumi udah berubah.. bagian mna nya yg brubah sifatnya?...yg ada mlh makin mnjdi
Martina Alfarizqi: terimakasih bunda🙏🙏dah berkenan hadir dan berkomentar. silahkan kunjungi karya ongoing saya jika berkenan dengan judul mertua dan ipar toxic
total 1 replies
abcdefghi__lmnopqrstuvwyz
maaf thor bukan apa" panggilan nya terlalu berlebihan lebih baik biasa aja gitu biar yg baca juga gak ngulang" terus bosen
ini sekedar masukan doang thor
Mamah zaki
ga enak bnget dnger nya ..pipi mimi...coba ganti panggilan nya
Martina Alfarizqi: ok terima kasih atas masukannya 🙏🙏, dukung karya tina yang lain ya judulnya mertua dan ipar toxic. makasih🙏
total 1 replies
Imas Mulyani
Yey g suka tuh akhirnya hati yg berpaling
Martina Alfarizqi: Bukannya hati yg berpaling. cuman kekasih Chandra kan meninggal krn kanker....jadi kesan berpaling itu krn tiara gak mau memberikan harapan palsu sama Chandra makanya dokter yg merawat tiara dijadikan pacar sementara biar chandra benci tiara. terimakasih untuk dukungannya. dukung karya author yg lain ya🙏🙏
total 1 replies
bukan Sehun
Alhamdulillah mati juga nenek lampir 🤭🤭😄😄
hafid nadhif
sabar candra
Martina Alfarizqi: terimakasih 🙏
total 1 replies
Naryati
Jadi ikut terhura mendengar cerita Chandra.. semangat Up..
Martina Alfarizqi: 😂😂😂 makasih
total 1 replies
Lenkzher Thea
Lanjut
Lenkzher Thea
Srmangat thor
hafid nadhif
lanjut
Naryati
Sabr ya Candra kamu harus tahu bahwa Tiara juga membutuhkanmu. dan semoga author nya nanti kembali menyatukan kalian.. 😁😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!