NovelToon NovelToon
Menikah Dengan Pria Asing Kejam

Menikah Dengan Pria Asing Kejam

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Pembantu / Psikopat itu cintaku / Tamat
Popularitas:73.2k
Nilai: 5
Nama Author: Kim Yuna

Jia harus menerima takdir yang digariskan Tuhan untuk menikah dengan orang yang sama sekali tidak ia kenal. Semua itu atas permintaan majikannya Tuan Jaya.

Untuk membalas kebaikan Tuan Jaya, Jia menerima permintaan itu. Namun siapa sangka pria yang akan ia nikahi bukan pria sembarangan. Ia adalah seorang pengusaha muda dan pewaris terkaya di negeri ini.

Berharap mendapatkan kebahagiaan dengan Pria bernama Reno Bara, ternyata Jia hanya di jadikan pelampiasan hasrat dan pembantu gratis di rumah nya. Itu karena Reno merasa dirinya di tipu oleh Tuan Jaya dan akhirnya melampiaskan dendam nya pada Jia. Reno terus menyiksa Jia baik fisik maupun batin.

Mampu kah Jia bertahan bersama Reno? Atau justru memilih untuk pergi dan mencari kebahagiaan nya sendiri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kim Yuna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17 (18+)

"Dea sayang kenapa kamu malah menawarkan pertemanan dengan perempuan rendahan itu? Kita dengan dia itu tidak selevel dan sampai kapanpun tidak akan bisa sederajat dengan kita."

Ambar langsung menumpahkan kekesalannya itu pada Dea, setelah mereka sudah berada di dalam kamar wanita itu.

Seperti biasa Dea tampak tenang menghadapi kemarahan Tante nya itu dengan begitu elegan.

"Tante tidak perlu khawatir, Dea tahu apa yang harus Dea lakukan. Bukankah Tante sendiri yang bilang kalau perempuan itu sangat bodoh dan bisa di manfaatkan." Jawab Dea dengan seringai licik di wajahnya.

Mendengar jawaban keponakannya itu, membuat Ambar tertarik dan menjadi penasaran.

"Sayang, apa kamu sudah punya rencana untuk menyingkirkan perempuan rendahan itu?" Tanya Ambar dengan tidak sabaran.

Dea hanya tersenyum, namun sebelum perempuan cantik itu menjawab pertanyaan Tante nya terdengar suara ketukan pintu.

"Masuk!" Seru Ambar.

Pintu kamar langsung terbuka, dan muncullah Wati dengan membawa minuman untuk kedua majikannya.

"Permisi Nyonya."

"Kemarilah!"

Wati segera menyerahkan gelas kepada Ambar dan Dea secara bergantian. Kemudian menuangkan minuman berwarna merah pekat ke dalam gelas Kristal di masing-masing tangan majikannya.

"Silahkan Nyonya, silahkan Nona."

Namun Wati tidak langsung keluar dari ruangan itu, wanita itu tampak berdiri menunggu perintah selanjutnya.

Dea menatap dan menggoyangkan gelas di tangannya. Hingga isi di dalam nya berputar. Sebelum kemudian menyesap sedikit demi sedikit isi di dalam gelas Kristal tersebut.

"Tante kadang untuk mendapatkan hasil sempurna kita perlu memeluk lawan kita, agar pisau yang kita tancapkan nanti bisa semakin dalam menembus jantungnya. Tante mengerti kan maksudku?" tanya Dea pada Ambar.

Ambar diam beberapa saat berusaha mencerna semua perkataan Dea. Hingga kemudian menyunggingkan senyuman penuh kepuasan.

"Kau benar sayang. Aku mengerti maksudmu. Dan apapun itu Tante akan selalu mendukung mu. Kau emang keponakan ku yang cerdas. Tante saya bangga padamu." puji Ambar pada Dea.

Berbeda dengan Wati, dia juga ikut mendengarkan pembicaraan kedua wanita itu hanya bisa bengong. Karena tidak mengerti maksud perkataan Dea tadi. Sehingga Wati hanya menggaruk kepala nya yang tidak gatal.

"Sebentar lagi Tante, sebentar lagi. Kita bisa menyingkirkan perempuan tidak berguna itu. Reno akan kembali ke dalam pelukan Dea. Dan kita akan menikah.

Dea menyodorkan gelas minuman nya pada Ambar, membuat kedua wanita itu membenturkan gelas mereka.

"Cheesss, untuk kemenangan kita yang sudah berada di depan mata."

Kedua wanita itu tertawa bersama, dengan saling menikmati minuman mereka. Membahas rencana apa yang akan mereka lakukan untuk mendepak Jia dari kediaman Reno Bara.

***

Reno memandang wajah Jia yang baru saja masuk ke dalam kamar. Di tatap nya wajah cantik itu lekat-lekat. Entah apa yang di pikirkan Reno saat ini.

Sementara Jia sendiri, tampak gugup di tatap seperti itu oleh suaminya sendiri. Ia memberanikan diri menatap mata suami nya.

"Kemarilah!" Perintah Reno.

Jia mendekat dan menghampiri Reno yang sedang duduk di pinggir ranjang.

"Siapkan air untukku mandi, cepat!"

"Ba-baik kak."

Jia berjalan ke dalam kamar mandi, mengisi bath up dengan air hangat sampai penuh. Perempuan itu juga menuangkan aromatheraphy favorite suaminya.

Jia selesai mengerjakan tugas saat Reno masuk hanya dengan menggunakan jubah mandi yang menutupi tubuhnya. Semakin dekat dirinya dengan bath up, Reno segera melepaskan penutup di tubuhnya.

Pria itu berjalan dengan telanjang menuju ke arah bathup, hingga membuat Jia tidak berani mengangkat wajah, meski mereka sering berhubungan badan. Tetap saja Jia merasa malu, melihat ketelanjangan suaminya.

Jia pikir karena tugas nya sudah selesai dia bisa meninggalkan kamar mandi. Sehingga perempuan itu segera berlalu dari tempat itu. Namun baru saja dua langkah Jia berjalan, suara sudah terdengar menginterupsi.

"Berhenti, siapa yang menyuruh mu pergi. Kemarilah gosok punggungku!"

Mendengar itu Jia sontak menghentikan langkah. Tubuhnya mendadak menegang kaku. Tidak percaya dengan pendengaran nya sendiri, Reno meminta untuk menggosok punggung pria itu. Pasalnya Jia belum pernah melakukan hal itu sebelumnya.

"Cepatlah!" titah Reno gemas karena Jia sama sekali tidak beranjak dari tempatnya.

"Ba-baik kak." jawab Jia dengan tergagap.

Jia berjalan ke arah bathup, agar tidak membuat suaminya marah. Kemudian berjongkok di belakang punggung suaminya. Namun perempuan itu masih saja diam saja sampai suara Reno kembali terdengar memecah keheningan.

"Tunggu apa lagi?"

"Ba-baik."

Jia tampak menatap punggung mulus berkulit putih itu. Sungguh tubuh suaminya itu begitu sempurna tanpa cela. Namun Jia tidak bisa mengagumi keindahan tubuh suaminya terlalu lama. Perempuan itu segera menggosok punggung Reno dengan tangan gemetar. Karena kegiatan ini baru pertama kali ia lakukan.

Sejak pertama menikah Reno tidak pernah meminta yang aneh-aneh kepadanya. Kecuali bercinta dengan gaya apapun dengan mood perempuan itu.

"Cukup!" Perintah itu membuat Jia segera menghentikan gerakan tangannya.

"Kemari!"

Saat ini Jia tampak bingung mendengar perintah suaminya. Bukankah dia sudah berada dekat dengan pria itu. Kenapa masih juga di suruh mendekat.

"Aku bilang kemari, mendekat ke arahku!" ulang Reno dengan suara yang lebih tinggi dari sebelumnya.

Jia segera beranjak berdiri, dan berpindah ke samping bathup.

"Bagus." ucap Reno dengan menunjukkan senyum kepuasan di wajahnya.

"Sekarang lepaskan baju mu jangan sisa kan sehelai pun." entah kenapa Reno merasa candu dengan tubuh Jia.

Kedua mata Jia membelalak mendengar permintaan suaminya. Jia memang sudah sering telanjang di depan suaminya. Karena Reno sendiri yang selalu membuka pakaian nya dengan paksa. Tapi jika harus membuka baju dengan tangannya sendiri di hadapan pria itu, sungguh Jia belum pernah. Dan merasa kikuk di buatnya.

"A-apa?"

"Aku suamimu, kamu wajib mengikuti perintah ku. Cepat buka!"

Jia tidak ada pilihan lain selain mengikuti perintah suaminya. Dengan perlahan Jia membuka satu persatu kancing baju dengan perlahan membuat Reno tak kuasa menahan gairah nya dan meminta Jia untuk mempercepat.

Pakaian Jia sudah di tanggalkan, di susul dengan rok nya. Kini tinggal pakaian dalamnya perempuan itu membuat pipi memerah karena malu.

Hasrat Reno tidak bisa di bendung kemudian Reno menarik tangan Jia hingga Jia sudah berada dekat sekali dengan pria itu. Nafasnya kian memburu, di tatap lembut wajah perempuan yang sudah beberapa bulan ini menjadi istrinya. Ia tidak pernah sekalipun menatap lembut istrinya itu, dia terlalu terbakar emosi kala mengingat bagaimana Jia menjadi istrinya.

Jia pun merasa jika tatapan suaminya tanpa lain dari biasa, ia yang biasa selalu ketakutan berada di dekat Reno, saat ini merasa nyaman berada di dekapan pria itu. Jia memberanikan diri mengelus wajah tampan suaminya, tidak ada pergerakan sama sekali dari Reno, ia tampak menikmati elusan lembut istrinya sesekali Reno memejamkan matanya.

Jia sudah jatuh ke dalam pesona Reno, walaupun selama ini Reno tidak pernah menganggap dirinya. Jia sama sekali tidak menaruh dendam, ia yakin bahwa apa yang terjadi pasa dirinya adalah takdir dan lambat laun Reno pasti akan menerima kehadirannya.

Tidak ada penolakan dari Reno, Jia yang sedang mengagumi sosok bagaikan dewa itu mengecup pelan pipi Reno. Sontak membuat Reno membuka kedua matanya, Jia terkejut kemudian mundur namun di tahan oleh kedua tangan Reno.

Kedua nya sudah terbakar gairah, Reno yang sudah pro tentu saja langsung memberikan serangan di bibir Jia yang sudah menjadi candu itu. Bukan hanya di bibir tapi leher dan dada Jia tidak luput dari serangan Reno hingga menimbulkan tanda merah yang sangat banyak.

Jia hanya bisa mengerang dan merintih menerima kenikmatan yang di berikan suaminya.

Gerakan Reno yang kasar saat keduanya sudah berhasil menyatu menciptakan gelombang air yang sangat dahsyat. Hingga tumpah ruah membanjiri lantai kamar mandi.

Desahan Jia semakin keras, seiring dengan hentakkan yang di berikan Reno pada nya. Sudah tidak terlukis bagaimana kacaunya keadaan kamar mandi sekarang. Karena Reno semakin menggila. Bahkan sampai keduanya tidak mendengar suara ketukan pintu kamar mereka. Karena seorang pelayan yang ingin memberitahukan jika makan malam telah di persiapkan.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

1
Nurjana Bakir
lanjut
falea sezi
ujungnya uda ketebak di maafin dan tamat helehh
falea sezi
g rela dpet kenan yg baik
Adinda
kasih kesempatan reno jia demi anakmu, persatukan reno dan jia thor
Adinda
persatukan jia dan reno thor
Adinda
kasih kesempatan reno jia
Adinda
kalau menurut aku lebih baik jia balik lagi ke reno kasihan ruhi butuh ayah kandungnya, beri kesempatan reno jia
Adinda
jia adiknya keenan
Rani R.i
lanjut thourrr
Rani R.i
lanjut thourrr sering2 up thourrr
putrie_07
lanjuuuttttt😘😘😘
putrie_07
lanjut jem
putrie_07
kurang ajar
partini
lanjut
jangan lama lama up-nya pls
Sii JunJun
Q pilih yg pertama ketemu pria lain.karena Reno sangat keterlaluan. tidak ada kebahagiaan SM sekali buat jia.yg ada penyiksaan terus
Pichaacha
Aku pilih anin ketemu pria lain yg membuatnya nyaman & bahagia serta abangnya anin menemukan gadis lain yang lebih baik, biar mereka menerima hukumannya masing² memang jahat tapi mungkin itu bisa jadi pelajaran *berani berbuat berani bertanggung jawab, dia yg menanam dia pula yg memetik hasilnya*
Rani R.i
jgn yea thourrr,,jgn sampai reno sama jia pisah...
Rani R.i
jia mengenal orang baru langsung merasa nyaman,,lalu apa tidak bisa memberi kesempatan untuk reno,,bahkan ingin menyembunyikan anak dari ayah nya...jgn donk thorrr
biar reno berjuang tapi jgn pisah kan mereka..biar kan mereka bersatu

Masak iya fania dan ibunya yg bnr2 dalang kejahatan nya di maafkan begitu sajaa..lalu bagaimana dgn reno yg menjadi korban mereka
Sii JunJun
Apa jia akan berbaik hati SM Reno dan Ambar,🥱
Dibalik Senja
pasti reno ngmong Q mnyesal selama ini Q mencari km krn q ingin meminta maaf krn kesalahan Q dimasa lalu trs jia menjwab iya kak q sdh memaafknmu trs reno megang tangn jia smbil berkata maukah km menjadi istri q lagi Q ingin memperbaiki hubungan kita trs tamat mnkin begitu endingya
Dianra Malakut: /Grin//Grin//Grin/ biasanya yg udah2 seperti itu kak, tp ga tau d cerita ini akan sama kah...
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!