NovelToon NovelToon
Dokter Tengil IsMy Husband

Dokter Tengil IsMy Husband

Status: tamat
Genre:One Night Stand / CEO / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Nikah Kontrak / Dokter / Tamat
Popularitas:320.6k
Nilai: 5
Nama Author: Haasaanaa

~Disarankan untuk membaca 365 Days Wedding dulu yaa😉~

Tragedi kelam membuat Danu harus menikah dengan bocah yang telah ia anggap adik sendiri, bagaimana lagi? itu ulah nya sendiri.

lebih menyedihkan nya lagi, wanita itu adalah adik dari musuh abadi nya.
"Aku Terima tanggung jawab mu, kak.. tapi, kita menikah kontrak saja seperti kakak ku." ajak bocah yang telah membuat hidup Danu menjadi rumit.

"tak sudi!" tolak Danu.



Ayo mampir😉 jangan lupa Vote yaaa.. agar novel ini bersinar🤩eh iya, jangan lupa follow akuu😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Haasaanaa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 17

Lovie tidak mengerti apa yang terjadi dengan Danu, dikatain selingkuh hanya karna ada sepatu pria. Jelas-jelas yang berselingkuh adalah Danu, dia yang memiliki kekasih saat telah menjadi suami nya. 

“Dasar tidak berkaca sebelum berkata!” Umpat Lovie didalam hati. 

Danu menjatuhkan sepatu Radit begitu saja, ia tidak menyangka jika Radit lah yang bertamu di pagi-pagi begini. 

“Kau dari mana saja? Kenapa pagi pagi begini sudah meninggalkan adik ku seorang diri?” Pertanyaan dari Radit membuat Danu berdecak. 

Lovie berlalu pergi ke dapur, untuk membuatkan teh. Sebenarnya ia malas bertemu dengan Danu, ia masih kecewa dengan kejadian subuh tadi. Dimana Danu membentak nya hanya demi kekasih hati, dan meninggalkan nya seorang diri. 

“Tadi apa yang kau katakan? Mau potong kaki ku?”

Danu menghela napas panjang, ia tidak menyangka cerewet Radit benar-benar menyatu. 

“Aku kira kau seorang pria asing tadi, atau mungkin kekasih Lovie.” Ucap Danu, ia duduk berhadapan dengan Radit. 

Radit memerhatikan Danu intens, pria itu kelihatan lagi ada masalah. Tapi, Radit enggan menanyakannya. 

“Apa adikku merepotkan mu?” Tanya Radit, ia juga memikirkan adik nya yang super manja yang bisa saja merepotkan bagi Danu. 

“Tidak, dia gadis yang manis. Sekalipun, sesekali dia nyebelin.” Jawab Danu apa ada nya, mungkin karena sudah mengenal Lovie dari kecil. Jadi, Danu tidak bermasalah dengan manja nya Lovie. 

Radit lega mendengar nya, “baguslah, aku takut kau sudah gila karena mengurus bocah seperti Lovie.” Ucap Radit dengan nada mengejek, hanya mendapatkan tatapan tak suka dari Danu. 

“Setidaknya aku bukan orang yang mengatakan hal yang tidak tidak kepada adik ku, hingga tidak mau melayani suami nya.” Sindiran Danu membuat Radit langsung merasa, ia langsung pura pura tidak mendengar nya. 

Lovie datang dengan membawa satu teh cangkir teh, tidak membuatkan untuk Danu. 

“Diminum, kak. Aku mau mandi, gerah..” Ucap Lovie, ia meletakkan secangkir teh itu didekat Radit. 

Dan Lovie tidak menatap kearah Danu sedikitpun, ia malas melihat pria itu. Tentunya Danu merasa itu, dari cara Lovie yang tidak membuatkan teh untuk nya juga. 

“Kalian marahan?” Tanya Radit kala Lovie sudah berlalu pergi menuju lantai atas. 

Dan Danu melihat kepergian nya sampai menghilang dari pandangan nya. 

“Lovie marah karena tadi? Itu tidak salah, aku memang berlebihan tadi karna Gita.” Gumam Danu di dalam hati. 

Radit merasa kalau sepasang suami-istri itu lagi ada masalah, sama seperti dirinya yang terkadang ribut dengan Ghea. Radit segera menghabiskan teh buatan adik nya, lalu pulang tanpa pamit kepada Danu. 

“Aku pulang, katakan saja kepada Lovie.. Jika aku ada kerjaan yang mendadak.” Ucap Radit kepada Danu yang kini menatap nya, pria itu hanya mengangguk saja. 

Radit pun pergi, ia merasa telah datang diwaktu yang tidak tepat. “Lain kali aku akan datang untuk berbicara dengan Lovie, sepertinya ada yang tidak beres.”

Danu menatap cangkir teh milik Radit tadi, ia merasa itu bukanlah kesalahan yang pantas untuk membuat Lovie marah. 

“Lovie saja yang bocah, begitu saja marah.” Ucap nya, tapi kala memikirkan nya lagi.. Danu langsung berlari menuju kamar nya. 

Kala membuka pintu, Danu melihat Lovie yang sedang memilih pakaian yang akan ia pakai nanti. 

“Lov..”

Lovie langsung menatap kearah Danu, ia menunduk sambil menggenggam erat handuk dan pakaian yang baru saja ia ambil tadi. 

Perlahan Danu melangkah mendekati Lovie, tatapan nya penuh kepada istri mungil nya itu. Yang beberapa hari ini mengusik hatinya, dan membuatnya merasakan pernikahan hampa seperti ini. 

“Kau marah pada ku?” Tanya Danu, ia sudah berdiri tegap tepat di hadapan Lovie. Tangannya berada disaku, dan kini hanya menatap wajah Lovie yang lebih suka menatap lantai dari pada dirinya. 

“Tatap aku, katakan apa kesalahan ku.”

Lovie tetap menunduk, seolah-olah tidak mendengar ucapan Danu. Hingga kaki Danu merasakan ada air yang menetes, ya! Air mata Lovie menetes mengenai kaki nya. 

Danu langsung memegang bahu Lovie dengan kedua tangannya, lalu tangan kanan nya memegang dagu Lovie agar mendongak kearah nya. Dan Danu melihat Lovie yang menangis, tidak mau menatap nya. 

“Menangis lagi, kenapa? Apa salah ku?” Tanya Danu dengan lelah, ia merasa jika kejadian tadi pagi sebagai alasan untuk Lovie menangis.. Itu bukanlah hal yang pantas untuk ditangisi Lovie. 

“Kau selalu saja menjatuhkan air mata mu dengan alasan yang tidak jelas.” Ucap Danu dengan nada ketus, tanpa memikirkan apakah perkataan nya akan menyakiti Lovie atau tidak. 

Lovie menjauhkan wajah nya dari tangan Danu, melepaskan tangan Danu dari bahu nya. Danu hanya diam memerhatikan setiap kelakuan Lovie untuk nya, dengan tatapan tajam. 

“Beginilah aku, hanya seorang bocah yang merepotkan untuk mu.” Kata yang keluar dari mulut Lovie membuat Danu terdiam. 

Sebenarnya bukan itu maksud Danu, ia tidak ingin mengatakan hal seperti itu. Hanya saja.. 

“Aku selalu menjatuhkan air mata ku disaat aku ingin, dan itu Hak ku.” Ucap Lovie lagi, ia menghapus air matanya yang selalu saja mengalir tanpa diminta. 

“Ceraikan saja aku, agar kakak bisa tenang. Tidak sakit kepala melihat bocah seperti ku, yang selalu merepotkan.” 

“Lovie Andika!” Bentak Danu dengan suara yang lantang, bahkan tubuh Lovie sampai terperanjat kaget. 

“Sudah main-main nya? Sampai kapan kau terus seperti ini, ha?!” Sentak Danu lagi, hingga kedua mata Lovie terpejam mendengar nya. 

Danu menatap tajam Lovie, ia mencoba meraih tangan Lovie tapi wanita itu terus menghindari nya. Ntah kenapa, hati Danu merasakan sakit yang teramat kala melihat Lovie yang menangis tanpa suara seperti itu. 

“Aku hanya mengatakan hal yang membuat hidup kakak tidak repot, akan bahagia. Bisa bersama dengan kekasih mu, dan itu menurutku jalan yang terbaik. Soal malam itu, aku janji tidak akan mengungkit kakak..” Ucap Lovie dengan suara yang tercekat, tangannya mengepal erat dan Danu melihat itu. 

Lovie tidak bisa menahan semua ini lagi, ia melempar handuk dan pakaian nya tadi sembarangan tempat. Lalu pergi keluar dari kamar meninggalkan Danu, ia tidak mau melihat pria itu lagi. 

“Lovie! Berhenti!” 

Lovie seakan tuli, ia terus pergi menuju lantai bawah. Bahkan Bima yang baru saja datang terkejut melihat nya, melihat Lovie yang berlari melewati nya dengan wajah yang penuh air mata. 

Lovie berlari menuju dapur, ia bersembunyi dipojokan dengan duduk di lantai. Lutut nya menyembunyikan wajah nya yang menangis, dan terus menangis. 

Danu mengejar nya, langkah nya terhenti kala melihat Bima yang berdiri dengan wajah bingung. 

“kemana dia?” Tanya Danu kepada Bima, tangan Bima menunjuk kearah dapur. 

Danu menghela napas panjang, tangannya memijat kedua pelipis nya. 

“Ada apa, tuan?” Tanya Bima, ia merasa seperti ada masalah antara kedua nya. 

“Tidak ada, biarkan saja. Selalu menangis dengan masalah sepele, aku tidak suka itu.” Ucap Danu, ia duduk di sofa dengan tangan yang memijat pelipisnya. 

Bima hanya diam melihat tuan nya, ia menebak pasti ada kesalahan pahaman antara tuan dan nona nya. 

“Pagi ada meeting dengan kolega penting kita, tuan. Dan kali ini, mereka mengharapkan kehadiran mu.” Ucap Bima, Danu sudah tahu itu. 

“Tunggu aku, dan tolong ganti password pintu masuk. Nanti katakan pada ku, agar Gita tidak datang untuk menyakiti Lovie.” Ucap Danu, Bima mengangguk mengerti. 

Danu bangkit dan pergi menuju kamar untuk bersiap-siap, dan Bima langsung menjalankan perintah dari Danu. Ia sudah tahu soal Gita, sedari dulu. Karena Danu selalu berbagi masalah dengannya, karena Bima sudah bekerja sedari lama dengan Danu. 

1
ALIKA🥰🥰CHEN ZHE YUAN.LIN YI
🤣🤣🤣
Adawiyah Bulia
Luar biasa
Sweet Girl
bwahahaha
Sweet Girl
Laksanaken Lovie...
Sweet Girl
Yaaaa nanggung dong ....
Sweet Girl
dasar kirain bener mau kasih nasehat.
Sweet Girl
bwahahaha Otornya hiperbola 😂
Sweet Girl
😂😂😂😂😂 beneran
Sweet Girl
bwahahaha Lovei ilerankah...????
Sweet Girl
Siyap siyap Danu bakal ada ledakan dahsyat
Sweet Girl
Dokter nepotisme
Sweet Girl
bwahahaha dukun palsu
Sweet Girl
Jahat kali kamu Radit...???
Sweet Girl
😂😂😂😂bisa kelelep kakakmu Azka...
Sweet Girl
😂😂😂😂 sangking takutnya ya Dan ... Sampek gak logis wes....
Sweet Girl
jangan Shu'udzon....
Sweet Girl
Danu yg ngidam Lov...
Sweet Girl
O'on... kamu Lov...
Sweet Girl
Nah nah... jadi beneran deh...
Sweet Girl
Ben tambah mantap 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!