NovelToon NovelToon
Diantara Cinta Dua Lelaki

Diantara Cinta Dua Lelaki

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Persahabatan / Romansa / Pihak Ketiga / Tamat
Popularitas:20.8k
Nilai: 5
Nama Author: Rere ernie

Hati sejatinya tak bisa terbagi...

Cinta tak seharusnya menyakiti...

Tapi ... Kenapa aku berani membagi hati?

Kenapa aku menyakiti dua lelaki yang mencintaiku? Bahkan dengan gila-nya aku mencintai sama rata mereka berdua!

__Simak aja yuk...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rere ernie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku Hamil Anak Laki-laki Lain.

Issac menatap tajam ke arah salah satu meja di cafe, disana istri yang sedang mengandung anaknya sedang bicara berduaan dengan lelaki yang dicintai wanita itu.

"Apa yang ingin kamu bicarakan, Xandra? Katamu sangat penting," tanya Jefri.

Alexandra gugup, dia lalu mengelus perut hamilnya yang masih rata. Tiba-tiba dia mendapat keberanian, "Jef, aku sedang hamil."

Wajah Jefri masih biasa lalu tiba-tiba ia tertawa, "Sayang, kita bahkan belum pernah lebih dari sekadar berciuman. Bagaimana kamu bisa hamil, jangan ngaco deh," lelaki itu terkikik geli merasa telah mendengar sebuah lelucon.

"Aku benar-benar hamil, tapi anak lelaki lain."

Bummm!

Bagai tersambar sebuah petir, seketika wajah Jefri berubah menyeramkan. "Kau apa?!"

"Aku hamil anak laki-laki lain, pastinya aku sedang mengandung anak dari suamiku. Aku sebulan lalu sudah menikah, maaf..." mata Alexandra penuh dengan permintaan maaf.

"Kau! Apa seperti ini wanita yang aku kencani selama ini?! Apa sebelum menikah kamu memberikan tubuhmu pada lelaki itu?" teriak Jefri tak terima.

"Jaga bicaramu! Alex selalu menjaga kesuciannya untukmu yang ia inginkan menjadi suaminya suatu hari tapi ini salahku, aku yang sudah menodainya memaksanya. Alex tak salah apapun padamu, dia selalu ingin kembali bersamamu tapi kini Alex mengandung anak kami. Kamu relakan dia..." Issac tak ingin Alexandra dihina, ia maju membela istrinya.

"Apa maksud bocah ini, Xandra?! Jelaskan!"

Alexandra memulai penjelasannya, Jefri tidak menyela ucapan wanita itu dan terus mendengarkan hanya saja wajahnya benar-benar buruk menatap benci pada Issac.

"Jadi begitu, Jef." Alexandra mengakhiri ceritanya, Issac sudah duduk di samping istrinya ia menarik tangan Alexandra menggengam erat.

Jefri menatap wajah kekanakan Issac, lalu ia menatap ke arah perut wanita yang masih sangat dicintainya itu.

"Aku menerima semua penjelasanmu, tapi Xandra jika kamu memintaku untuk menikahimu meskipun kamu mengandung anak pria lain aku siap. Aku tak keberatan---"

"Bajingan! Alex bilang dia ingin bertahan bersamaku! Kamu tidak dengar penjelasannya!" Issac marah mendengar perkataan lelaki di hadapannya.

"Issac! Diamlah! Disini kamu yang bersalah bukan Jefri, kenapa kamu yang membentaknya! Ini lah bedanya Jefri denganmu, dia selalu sabar dan dewasa sedangkan kamu selalu gampang emosi dan tak sabaran. Aku pernah mengatakan tidak suka dengan sifatmu itu!" Kini giliran Alexandra membentak Issac, ia membela Jefri karena memang posisi Jefri bukan orang yang bersalah di situasi itu.

"Kamu membelanya?" Issac menatap kesal pada Alexandra.

"Ya! Aku membela Jefri! Kenapa? Kamu nggak terima? Mau marah padaku?" wanita itu menaikkan sebelah alisnya berwajah jutek.

Issac ingin sekali marah-marah lalu membawa pergi Alexandra dari sana, tapi ia tak ingin membuat Alexandra marah padanya. Baru saja mereka berbaikan dan akan mulai menata pernikahan mereka 'kan nggak lucu kalau mereka berantem lagi.

"Aku nggak marah, kalau begitu bicaralah dengan MANTAN kekasihmu. Aku tunggu diluar, jangan lama." Issac bangun dari kursinya lebih memilih pergi daripada duduk disana lalu emosi dan membuat Alexandra marah padanya. Ia mencari di internet jika wanita hamil emosinya mudah sekali berubah rubah.

Dengan tak sabar Issac bersandar di samping mobil, pandangan matanya tak pernah teralihkan dari sosok istri nya di dalam cafe di pinggir jendela. Saat ia melihat Jefri menarik tangan Alexadra dan menggengamnya, ingin sekali ia berlari lalu menghajar lelaki itu tapi Alexandra melepas genggaman lelaki itu tak ayal membuat bibirnya tersenyum.

1
Satrio Abimanyu
yaa ampun, gantung gak sih🤧
Rita Juwita
bagus thor ceritanya..
kurnia rahayu
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!