NovelToon NovelToon
PESANTREN IN LOVE

PESANTREN IN LOVE

Status: tamat
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Tamat
Popularitas:149k
Nilai: 5
Nama Author: 𝐀❣️𝐅

Zuyyina Al Humaira seorang gadis cantik nan imut yang terlahir dari keluaga sederhana.

Sang ayah yang hanya bekerja sebagai seorang petani hanya mengandalkan dari hasil kebunnya untuk kehidupan sehari-hari.

Dia mempunyai tekat yang kuat untuk memperdalam ilmu agamanya di pesantren DARUL QUR'AN.

Dengan kebaikan sang ummi mau menerima Zuyyina di pesantrennya.

Akankah Zuyyina mampu menjalani hari-harinya sang sangat di sibukkan dengan kegiatan-kegiatan pesantren.

Bagaimanakah kisah cinta Zuyyin yang jatuh hati dengan seorang anak dari putra yai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 𝐀❣️𝐅, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

17.

🍂🍂🍂🍂🍂

"Sudah sholat?" Tanya Gus Atha yang ada di sampingnya.

"Lagi haid gus." Cicit Zuyyin sambil menahan malu.

"Oh, ana kirain g lagi halangan. Sudah berapa hari?" Ucap Gus Atha meyakinkan.

"Baru tadi habis buka puasa." Ucap Zuyyin lirih karena merasa tak enak dengan Gus Atha.

Hening.

"Saya pamit sholat dulu ya tadi gak sempet sholat."

"Nggih." Zuyyin hanya menganggukkan kepalanya.

Dengan perasaan sedikit lega ahirnya zuyyin pun menyiapkan sajadah buat Gus Atha.

Tak butuh waktu lama kini Gus Atha pun keluar dari kamar mandi dengan keadaan segar dan sudah melepas jubahnya. Hanya menggunakan kaos oblong yang berwarna putih dan sarung senada yang di gunakan akad tadi, kemudian melaksanakan sholat isya di tempat yang sudah di sediakan oleh Zuyyin.

Zuyyin yang kebingungan karena dia tak membawa baju gantinya, dengan setia masih duduk di atas ranjang menunggu Gus Atha sampai selesai sholat.

Setelah selesai sholat dan wirid nya Gus Atha pun bangun dan meletakkan sajadahnya ketempat semula.

"Kenapa belom ganti bajunya?" Ucap Gus Atha sambil berjalan ke arah Zuyyin.

"Emmmm…. Saya gak bawa ganti baju Gus." Ucap Zuyyin pelan namun masih terdengar di telinga Gus Atha.

"Di ruangan itu, ummi sudah menyiapkan semua keperluan mu." Ucap Gus Atha menuntun Zuyyin dan menunjukkan di mana baju ganti Zuyyin berada.

"Makasih Gus."

"Hemm….." sambil melangkah keluar dari ruangan tersebut.

"Gus…." Zuyyin menjeda omongannya karena sungkan.

"Ada apa!!!"

"Maaf, mau minta tolong bukain kancingnya saya gak bisa melakunnya sendiri."

"Boleh, sini." Ucap Gus Atha berjalan ke arah Zuyyin.

Hatinya pun bergetar tak karuan saat menyentuh Zuyyin, ada perasaan aneh yang muncul dalam diri Gus Atha.

"Sudah." Ucap Gus Atha.

"Makasih Gus."

Setelah mengambil baju ganti, Zuyyin pun bergegas ke kamar mandi guna untuk membersihkan diri yang sudah lengket dan mengganti pakaiannya, sedangkan Gus Atha kembali ke ranjangnya.

.

.

.

Saking lelahnya mereka hampir saja telat sahur terakhirnya. Tepat jam setengah empat pagi Zuyyin terbagun dari tidurnya. Tak ada drama tidur di sofa yang ada hanya guling yang menjadi pembatas dalam kamar pengantin baru yang baru saja semalam berubah statusnya. Akan tetapi ntah kemana itu guling berpindah tempat dan menjadikan Zuyyin guling.

Degh.......

"Tangan siapa ini yang menimpaku." gumam Zuyyin dalam hati.

Zuyyin langsung membangunkan Gus Atha dan menggoyangkan legannya untuk sahur, masih ada waktu tiga puluh menit untuk sahur.

Di amati wajah tampan Gus Atha yang mampu menggoyahkan iman siapa saja. Tuhan menciptakan Gus atha begitu tampannya hingga membuat seluruh santri putri mengaguminya. Alis tebal, mulut tipis, hidung yang mancung. Ahhhh gas'ah sekali suamiku. Jerit Zuyyin dalam hati.

"Gus bangun."

"Hemmmmm." Gumam Gus Atha sambil mengencangkan pelukannya.

Dalam posisi ini Zuyyin pun merasakan jantungnya begitu berdebar, Zuyyin pun tak bisa bergerak karena pelukan Gus Atha sangat erat.

"Sudah jam empat Gus, nanti keburu adzan subuh njenengan melewatkan makan sahur." Ucap Zuyyin sambil menggoyangkan legannya.

"Sudah jam berapa?" Seketika Gus Atha bangun dari tidurnya.

"Sudah jam empat, cepet gih ke kamar mandi."

cup.....

Gus Atha pun mengecup kening Zuyyin dan memandang wajah sang istri yang baru saja sah semalam, kemudian Gus Atha pun beranjak dari tempat tidur nya untuk pergi ke kamar mandi, Zuyyin pun tak menyangka apa yang di lakukan Gus Atha barusan. Zuyyin pun langsung turun ke bawah untuk ke kamar mandi terlebih dahulu yang ada di dapur dan menyiapkan makan sahur untuk suaminya.

.

.

.

Kini fajar menyingsing dari ufuk timur, semburat merah dan cuaca yang segar di pagi hari. Kicauan burung camar pun bersahut-sahutan di dedaunan yang masih basah akibat embun di pagi hari. Zuyyin pun membantu Zahra yang berada di dapur untuk menyiapkan masakan buat hari raya esok hari.

Ketupat, opor ayam, bakso dan rendang yang ummi siapkan untuk para tamu, yang bersilaturahmi di rumah ummi.

"Bikin apa sayang." Ucap Gus Atha tiba-tiba datang mengagetkan Zuyyin yang berada di dapur.

Malu !!!! tentu, karena tiba-tiba Gus Atha memanggil dengan panggilan sayang karena di situ ada Zahra.

"Ehemm……." Ucap Zahra sambil menahan tawanya.

Zuyyin tak percaya, karena pasti nanti akan jadi bahan gibahan di pondok bersama Adzkiya.

"Di tanya tuh di jawab mbak, jangan bengong." Ucap Zahra sambil berbisik di sebelah Zuyyin.

Ucapan Zahra sukses membuat Zuyyin tersadar dari lamunannya. Zahra pun berlalu meninggalkan Zuyyin sebentar karena ada Gus Atha di dapur. Karena dia tak mau menjadi mahluk yang tak di anggap di antara pengantin yang mulai bucin.

"Mau bikin rendang, opor ayam, bakso dan ketupat Gus." Ucap Zuyyin yang sudah grogi karena di tinggal Zahra.

"Emang bisa."

"Insya Allah saget."

"Gusse ada apa datang kemari, ada sesuatu kah yang bisa di bantu!!!" Ucap Zuyyin yang masih setia mengupas bawang.

"Mau nemenin istri masak, boleh!!" Ucap Gus Atha sambil mendekat ke arah Zuyyin.

Zuyyin pun hanya menganggukkan kepalanya dan tak bisa melarang guse untuk berada di situ, akan tetapi dengan adanya guse di situ Zuyyin pun menjadi grogi karena ini pertama kalinya mereka berada di dapur berduaan, apalagi tadi guse manggil dengan sebutan sayang.

"Boleh." Ucap Zuyyin.

Dua puluh menit mereka di dapur ntah apa yang di bicarakan sama Gusse, Ummi pun datang menghampiri anak dan menantunya yang sedang berduaan di dapur.

"Tumben-tumbenan kamu di dapur nak, ngapain!!!" Ucap ummi heran karena anaknya berada di dapur, biasanya juga kembali tidur sampe siang.

"Nemenin istri masak ummi." Ucap Gus Atha sambil memperlihatkan giginya yang tersusun rapih.

Ummi pun hanya menggelengkan kepalanya, ummi kira anaknya ini pendiam ternyata setelah jatuh cinta kelakuannya sama kaya abahnya.

1
Cut Risnawati
Luar biasa
Zuny Achmad
mksih kak 2024 kbaca lagi gk bosen pokok nya suka sekali ma karya nya
𝐙⃝🦜𝐀❣️𝐅: makasih 😍😘
total 1 replies
Rofiqoh Fiqoh
gak ada foto gambar nya kak
𝐙⃝🦜𝐀❣️𝐅: pake imajinasi sendiri aja kak😅
total 1 replies
bunda syifa
Luar biasa
🔴(¬‸¬)⁶⁴
nah bener tuh biar gak kelayapan kemana2
༄⍟Mᷤbᷡah_Atta࿐
Visualnya Unik-unik dan mantap 👍👍
𝕱𝖆𝖓𝖘⁹³
pertemuan nya di pasar
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ𝐀⏤͟͟͞Rˣⁱᵉ𝐙⃝🦜
mkasih bnyak ilmu yg di dpat
⏤͟͟͞Rᶻᵃˡ_⁶⁰
semangat bund
⏤͟͟͞Rᶻᵃˡ_⁵⁹
kereeenn
𝙵𝙰𝙽𝚉𝙰⁵⁸
waw dah ketemu mertua ajah🤭
𝙵𝙰𝙽𝚉𝙰⁵⁷
di tunggu selanjutnya Mak🤭☺️☺️
𝙵𝙰𝙽𝚉𝙰⁵⁶
semangat Mak buat karya nya
𝙵𝙰𝙽𝚉𝙰⁵⁴
semangat berkarya
𝙵𝙰𝙽𝚉𝙰⁵³
sangat menarik
𝗔💖𝗙³⁵
syeger tuh minum es cendol ☺️
𝙵𝙰𝙽𝚉𝙰⁵²
keren
𝙵𝙰𝙽𝚉𝙰⁵¹
semangat untuk karya nya
𝙵𝙰𝙽𝚉𝙰⁵⁰
keren buat karya nya
Yaya
jalur langit
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!