NovelToon NovelToon
Mutiara Hatiku

Mutiara Hatiku

Status: tamat
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Diam-Diam Cinta / Identitas Tersembunyi / Tamat
Popularitas:250.8k
Nilai: 5
Nama Author: Sarah Mai

Series Kedua

Sebelum membaca novel ini hendaknya terlebih dulu baca novel Terjerat Rasa.

Sebuah kisah cinta yang kembali terulang dalam ruang waktu dan jiwa yang berbeda, bertemu kembali merangkai kisah cinta dan mengarungi peliknya kehidupan.

Mutiara Mikha Aditama adalah gadis kalem nan cantik yang tangguh, ia jarang tersenyum karena badai kehidupan itu terlalu kuat mengepungnya.

Akankah ada seseorang yang mampu membebaskan Mutiara dari kepungan badai kehidupan itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sarah Mai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 17 - Gladi Resik

"Setiap pagi aku selalu melakukan hal-hal sederhana yang diperintahkan oleh dr Luis. Kebiasaan itu adalah;

Pertama;

Mulai membangunkan ibu dengan bisikan lembut; "Mutiara adalah anakmu, buah hatimu! Kau harus kembali!"

Kedua;

Memandikan, mengganti pakaian, memberikannya makan sebagaimana seperti biasa aku kerjakan, sesibuk apapun aktivitas ku, aku harus memiliki waktu untuk ibu.

Ketiga;

Sehabis subuh, aku harus mengajak Ibu berkeliling di sekitar rumah saja, menghirup udara segar agar melatih pergerakan saraf motoriknya, sekaligus berolahraga bersama.

Keempat;

Mengajak ibu berbicara meskipun tidak akan pernah nyambung.

Kelima;

Malam hari, ketika hendak tidur, aku harus kembali membisikkan kata ulangan di pagi hari "Mutiara adalah anakmu, buah hatimu! kau harus kembali!"

Keenam;

Dokter Luis mengatakan, Poin terakhir ini adalah hal yang paling utama yaitu berserah kepada Tuhan dalam Doa yang tidak boleh putus, setelah melakukan segalanya maka Tuhanlah yang menentukan.

Itulah poin-poin sederhana dari dokter Luis yang wajib aku kerjakan, meskipun kemungkinan sembuh itu sangatlah kecil. Namun, terus menaruh harapan keajaiban itu akan datang.

Terkadang, langkah ini sudah terlalu lelah, aku juga sudah ikhlas dengan kondisi ibuku seperti itu."

**

Di sebuah gedung Convention Hall mewah. Perusahaan Woong akan mengadakan acara besar pelantikan putra sulung Ryan Alaska dan Adinda Aira, salah satu generasi terbaik Woong.

H-1 Gladi Resik.

Seluruh pengusaha mulai dari Brand makanan sampai dengan Aksesoris Fashion diundang datang oleh Perusahaan Woong untuk melakukan Gladi Resik di gedung mewah itu. Bastian Enzo tetap dalam dampingan Adinda Aira untuk memandu para peserta calon Aliansi bisnis mereka. Sementara Ryan lebih mengurus kepada hal yang lebih besar lagi, ia tidak bisa hadir dalam acara gladi resik itu dan sudah mewakilkannya kepada sang istri.

Semua calon peserta tampak sudah hadir dan bersiap-siap melakukan meeting internal yang langsung dipimpin oleh Bastian Enzo, terlihat hanya bangku Mutiara yang belum terisi.

**

Pagi itu, tidak terduga Ban mobil Mutiara mengalami kerusakan, ia harus menunggu sejenak dalam perbaikan di bengkel.

"Sangking banyaknya yang harus diurus, aku sampai lupa untuk servis mobil!" gumam Mutiara sudah pasrah jika harus tidak bisa mengikuti gladi resik siang nanti.

*

"Lihat Mah, Partner kesayangan Mama itu, tidak hadirkan, dia itu tidak serius dan tidak bisa serius, dia berpikir jika Perusahaan Woong itu adalah perusahaan kaleng-kaleng yang baru saja berdiri semalam atau jangan-jangan dia itu seorang penyusup yang diselipkan oleh kompetitor!" Bastian mengomel sepanjang waktu, sampai wajah Adinda terlihat meringis, sifat arogan putranya ternyata menurun drastis dengan sang suami, Bastian selalu berburuk sangka kepada orang asing.

Adinda hanya memilih diam dan telinganya terasa gatal mendengar omelan putranya. Lalu ia bergegas mengeluarkan ponselnya.

Setelah mengetahui kondisi Mutiara, Adinda tidak menyerah, ia memerintahkan kepada Asistennya untuk menjemput cepat gadis itu dan mengurus kerusakan mobilnya.

*

Akhirnya Mutiara bisa mengikuti Gladi Resik dan mengikuti semua arahan dari Bastian juga Adinda. Bastian lebih mengurus kepada kelompok fashion dan Aksesoris sedangkan Adinda kepada makanan, Mutiara cukup lega, karena ia bisa bertanya tanpa takut kepada Pimpinannya.

Pukul 18.05 wib,

Acara telah selesai hanya tinggal perjamuan makan malam saja. Beberapa peserta ada yang memandang Mutiara dengan anggap remeh dan mereka yakin gadis kalem itu tidak akan terpilih, karena ia salah satu peserta yang tidak memiliki support system persyaratan yang diinginkan, selain itu ia pengusaha termuda yang belum memiliki banyak pengalaman, penampilannya pun cukup sederhana. Hal itu membuat mutiara tidak percaya diri atau insecure.

"Ibu, terima kasih banyak karena sudah memberikan kesempatan kepada Mutiara untuk mengikuti gladi resik ini, tapi Mutiara mohon maaf, tidak bisa mengikuti perjamuan makan malam karena harus pulang melihat keluarga saya!"

"Baiklah Mutiara, saya mengerti, tapi tunggu sebentar yah?"

"Ibu, Mutiara bisa pulang sendiri, tolong jangan di antar!" pinta Mutiara dengan memohon.

Adinda tersenyum manis dengan kepolosan dan ketulusan hati gadis itu, Adinda begitu tertarik dengan sifat Mutiara yang tidak besar kepala, tidak berlebihan, tidak cari muka meski ia memilihnya secara langsung. Seperti calon Peserta lainnya yang bertingkah berlebihan dan suka cari muka kepada Adinda dan Bastian.

Adinda juga sangat terharu kepada Mutiara, karena gadis itu lebih memilih pulang untuk keluarganya daripada memenuhi undangan makan malam yang sangat bergengsi itu. Dimana acara perjamuan makan malam yang istimewa itu akan diliput secara live oleh awak media dan akan trending di media-media bisnis.

"Saya hanya ingin berbagi makanan dengan keluarga kamu, tolong jangan ditolak yah?" ucap ramah Adinda bergegas pergi memerintahkan koki dan pelayan disana agar membuatkan bingkisan makanan enak untuk Mutiara dan keluarganya.

Meskipun Mutiara tidak bisa menghadiri jamuan makan malam dari Woong, Adinda tetap mengusahakan agar gadis baik itu tetap bisa mencicipi hidangan istimewa dari Woong.

Mutiara sampai terbengong-bengong begitu terpana dan mengagumi sosok kebaikan dan kelembutan Adinda Aira.

"Aku baru mengerti, tidak salah jika Ayah begitu mencintainya, karena wanita terhormat itu memang pantas untuk dicintai dan Ayah bukanlah pria yang baik untuknya, melainkan Om Ryan. Semua akan diletakkan di tempat porsi masing-masing. Jika ia tau siapa aku, apakah wanita terhormat itu masih berkenan menolong ku!" gumam Mutiara masih berdiri terbengong.

Tidak berapa lama, Bastian dengan gagah dan sangat tampan membawa rombongannya menuju meja makan besar dalam perjamuan makan malam yang lezat, Mutiara hanya menunduk malu dan menepi, ia sangat takut menatap Bastian dan insecure kepada yang lain.

"Mutiara!" sapa lembut Adinda membuat gadis itu terkejut hebat.

"Ma..Maaf Ibu!"

"Semua bingkisan makanannya sudah ada di mobil, Asisten dan supir saya akan mengantarkan kamu kemanapun kamu inginkan!"

Adinda terdiam, tidak bisa menolak.

"Terima kasih banyak Ibu, saya tidak bisa membalas semua kemurahan hatimu," jawab haru Mutiara dengan mata beningnya.

"Mutiara, besok, Asisten saya akan menjemput kamu pukul 06 pagi, lalu akan membawa kamu ke tempat make over kami yang ada di gedung ini juga. Seluruh peserta calon Aliansi, wajib datang tepat waktu dan berpenampilan yang rapi, menarik sesuai standard dari prosedur kami. Kamu tinggal mempersiapkan apa yang sudah Bastian tadi jelaskan."

"Tapi apakah ini tidak merepotkan Ibu Adinda!"

"Saya justru lebih repot jika nanti kamu datang terlambat!"

"I..Iyah Ibu, baiklah!"

"Tidak apa-apa Mutiara, kamu tidak perlu sungkan, ini merupakan fasilitas dari Woong yang harus kamu dapatkan!"

"Jika nantinya saya tidak layak, tidak masalah Ibu, Jika Mutiara harus dikeluarkan!"

Adinda hanya tersenyum dengan sifat lugu seorang Mutiara.

"Jangan kalah dulu sebelum berperang, kamu bukan pecundang kan? Saya sudah berjanji akan membantu kamu semampu saya, tapi tetaplah pada dasarnya, yang bisa membantu kita adalah diri kita sendiri. Ingat saja kembali motivasi kamu?" senyum Adinda memberikan semangat Mutiara.

Mutiara membalas senyuman manis sang Nyonya besar itu, ingin sekali ia memeluknya namun Mutiara merasa tidak pantas.

1
Afnan S
se menderita nya mutiara masih bisa kuliah dan pergi ke luar negeri Berlin. berarti dia termasuk orang rang yang mampu..beda dengan rakyat jelata..kalo kekurangan ya bener2 ga bisa sekolah tinggi.. untuk makan aja susah
februari
terimakasih thor atas cerita yang sangat luar biasaaaaaa 🌹
rena
luar biasa
Ita Widya ᵇᵃˢᵉ
adakah season jin Hui dan Tifani berlanjut ka Sarah???
Olivia Madelyn
Alhamdulillah....pada akhirnya segala perjuangan hidup yg dijalani mutiara dan keluarganya akhirnya berujung bahagia.semuanya merupakan hasil dari kegigihan,kesabaran,dan ketabahan yg penuh dengan air mata.
Dera Aulia
semakin menarik ceritanya
🏡s⃝ᴿ 𝓡⃟⎼ᴠɪᴘDᵉᵉKᵝ⃟ᴸ¢ᖱ'D⃤OFF
Alhamdulillah semua berakhir bahagia...
ikut merasa senang dan gembira dengan akhir cerita yang berakhir bahagia, Farel pun akhirnya mnyadari kesalahannya serta mau meminta maaf.

Setiap kehidupan ada hal2 yang harus kita lalui baik ataupun buruk. terkadang kita menanyakan mengapa hal2 buruk harus menimpa diri kita..namun yakinlah setiap kejadian yg kita lalui adalah garis hidup yg harus kita lalui yang mngkin saja memberikan pelangi buat hidup kita kedepannya.

Begitu juga dengan kehidupan Mutiara..yg sedari kecil harus menderita, memiliki ibu yg gila dan ayah yg sudah tiada. Namun berkat doa, jerih payah, usaha, kepintaran dan hati yang tulus menerima semua kehidupannya dengan ikhlas dan sabar semuanya akhirnya berakhir bahagia dan indah untuknya

Tentunya banyak hal yg dapat kita petik dari novel ini seperti ttg kasih sayang seorang nenek dan Bunda Adinda kpd cucu dan anaknya. Serta ketulusan hati mutiara dalam mnjalani kehidupannya

Terima kasih Kak Mai atas novelnya..ditunggu utk novel berikutnya.
Tetap semangat, sehat selalu dan sukses utk karya2nya...🙏
🏡s⃝ᴿ 𝓡⃟⎼ᴠɪᴘDᵉᵉKᵝ⃟ᴸ¢ᖱ'D⃤OFF
waahhhh....kerenn Nia masih bisa hamil di usia yg sdh tidak muda..🤭🤭
ini adiknya Mutiara akan seumuran sama anaknya dong 🤭🤭🤭
🏡s⃝ᴿ 𝓡⃟⎼ᴠɪᴘDᵉᵉKᵝ⃟ᴸ¢ᖱ'D⃤OFF
jadii terharuuu..😥😥😥😥
🏡s⃝ᴿ 𝓡⃟⎼ᴠɪᴘDᵉᵉKᵝ⃟ᴸ¢ᖱ'D⃤OFF
wahh ada sang dokter juga ternyata
🏡s⃝ᴿ 𝓡⃟⎼ᴠɪᴘDᵉᵉKᵝ⃟ᴸ¢ᖱ'D⃤OFF
uhuyyyy...kode nih....kode nih
semoga bs mngikuti jejak Bastian dan Mutiara 🤭🤭
🏡s⃝ᴿ 𝓡⃟⎼ᴠɪᴘDᵉᵉKᵝ⃟ᴸ¢ᖱ'D⃤OFF
cieee...bnyak fans nih yeee...
jgn kalah lahh..coba dekatin Tiffani
🏡s⃝ᴿ 𝓡⃟⎼ᴠɪᴘDᵉᵉKᵝ⃟ᴸ¢ᖱ'D⃤OFF
mngenaskan nasibnu thalia...
itulah buah dari kedengkian dan keserakahanmu..
mOnd3 ℘ꫀׁׅܻׅ݊꯱ꫀׁׅܻ݊ƙׁׅ🤗ᵇᵃˢᵉ
Q terlat baca ka karna lama off....


dan alhamdulillah semua happy ending dengan pasangan'y masing", trimakasih banyak buat ka'Sarah yang telah membuat karya luar biasa ini banyak hikma yang di petik dari kisah MH banyak pelajaran hidup terutama PERJUANGAN, SABAR juga Keikhlasan... jangan menyerah dengan ke ada'n di saat qita berasa dalam titik terendah selalu berserah diri dan berpasrah kepada Allah...

trimakasih banyak ka'sarah di tunggu lagi karya" hebat mu tetep semangat dan sehat selalu ya🤗🤗🤗🥰🥰🥰🥰
mOnd3 ℘ꫀׁׅܻׅ݊꯱ꫀׁׅܻ݊ƙׁׅ🤗ᵇᵃˢᵉ
cihuuuuuyyyyyy🤭🤭🤭🤭🤭🤭🤭yah begitulah... semua pasti bahagia asal mau bersabar karna itu yang di hasilkan dari buah kesabaran
mOnd3 ℘ꫀׁׅܻׅ݊꯱ꫀׁׅܻ݊ƙׁׅ🤗ᵇᵃˢᵉ
eeeeee Thalia kenapa itu??? kenapa harus scan otak juga.... apa ini balasan dari perbuatan Farel dulu dan kini berimbas ke anak'y
mOnd3 ℘ꫀׁׅܻׅ݊꯱ꫀׁׅܻ݊ƙׁׅ🤗ᵇᵃˢᵉ
ciyeeee yang manten baru😍😍😍mesra'n mulu yeeeeee
mOnd3 ℘ꫀׁׅܻׅ݊꯱ꫀׁׅܻ݊ƙׁׅ🤗ᵇᵃˢᵉ
kode tuh Dan kalo Jin Hui tuh pengen ngajak u nikah🤭🤭🤭ya enggak'y kan u bisa nikah muda walaupun sudah 🅣🅘🅓🅐🅚 gadis lagi, kenapa mesti nunggu usia 40
mOnd3 ℘ꫀׁׅܻׅ݊꯱ꫀׁׅܻ݊ƙׁׅ🤗ᵇᵃˢᵉ
sungguh hancur hati seorang kakek setelah mendengar sendiri ucapan kasar cuxu'y🥺🥺🥺
mOnd3 ℘ꫀׁׅܻׅ݊꯱ꫀׁׅܻ݊ƙׁׅ🤗ᵇᵃˢᵉ
hadew Thalia masih kekeh ya ingin mendapatkan pulau itu... 🤣🤣🤣wkwkwk Jin Hui kau memergoki boss mu bucin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!