NovelToon NovelToon
Setelah Perpisahan

Setelah Perpisahan

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / CEO / Single Mom
Popularitas:1.8k
Nilai: 5
Nama Author: #kupunyacerita

Antara Arkananta Pradipta dan Leana Anastasya.
pertemuan kembali setelah belasan tahun berpisah mengungkap berbagai rahasia.
sepasang mantan suami istri yg sama-sama msih mendendam cinta dulu adalah pasangan muda yang menikah muda di usia mereka baru 16 tahun dan mereka berpisah karena pertentangan dari orang tua masing-masing...
yang mau tau cerita selengkapnya nya di baca☺️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon #kupunyacerita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab. 28 flashback

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

Semua murid di dalam kelas maupun di luar mereka menganga tak percaya, bagaimana bisa teman mereka yang masih sekolah sudah menikah? Apa benar? Apakah mungkin Arkan yang berbohong untuk menutupi kalau mereka melakukan hubungan di luar nikah? Mereka tidak percaya Arkan dan Leana sudah menikah. Kalau tentang kehamilan Leana tidak heran sebab seluruh murid sekolah tahu kalau Arkan Pradipta dan Leana Anastasya memang pacaran.tapi kalau tidak ada yang percaya. Bisik-bisik mereka terhenti kala mendengar suara berat dari seseorang.

"ada apa ini, kenapa kalian semua berkumpul disini? Bukannya sekolah telah bubar setengah jam yang lalu?" pertanyaan beruntun datang dari seorang guru lelaki.

"i..tu pak, katanya ada murid yang hamil!!" jawab salah satu siswi yang membuat sang guru kaget.

"hamil?" gumam guru itu, guru itupun masuk ke dalam kelas melewati kerumunan para murid nya.

"apa benar di kelas ini ada siswi yang hamil?" tanya guru itu to the point.

tidak ada yang berani menjawab semua bungkam dibalik tatapan Arkan, terutama Bella benar-benar tidak bersuara lagi, dia takut di tatap tajam oleh Arkan tapi, dia tidak menyesal membuka rahasia kehamilan Leana.

"jawab kenapa kalian diam? Saya bertanya sekali lagi siapa yang hamil?"

"istri saya yang hamil pak!!" jawab Arkan yang sekarang sedang merangkul tubuh sang istri untuk menenangkannya, tanpa rasa takut ia menjawab, yang membuat sang guru menatap kearahnya dengan mata menyipit.

Guru itu tahu orang didepannya itu cucu dari pemilik yayasan sekolah itu. guru itu tidak bicara lagi tapi menyuruh Arkan untuk mengikuti keruang konseling.

"kalian berdua ikut saya keruang konseling untuk mengklarifikasi semuanya, dan kalian semua bubar sekarang juga!!" kata pak guru tegas dan dia bicara dengan lantang untuk menyuruh semua muridnya itu bubar.

Arkan masih merangkul tubuh sang istri, Leana menangis di dada bidang suaminya, dia tak berani mengangkat kepala karena malu melihat teman-temannya.

Arkan menenangkan sang istri "tenang ya sayang, ada aku, mereka tidak akan berani mengejek mu!" bisik Arkan.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

    Dan disinilah Arkan dan Leana berada, di ruang konseling. Di dalam ruangan itu ada beberapa guru. Ada huru BK, wali kelas Arkan dan Leana dan ada juga kepala sekolah.

Guru konseling angkat bicara dan bertanya "Leana Anastasya, apa benar kamu hamil?!"

Leana masih menunduk, mulutnya keluh, mau mengeluarkan suara tapi terasa sangat berat. Arkan menggenggam tangan Leana di samping nya.

"sayang jawab saja, tidak usah takut!" bisik Arkan pelan.

Leapun mengangkat kepala dan menjawab " benar pak, sa..ya hamil!" ucapnya lirih.

"kami sudah menikah pak guru!" timpal Arkan dengan wajah datar.

guru di situ saling menatap, setelahnya pak kepala sekolah selaku pihak tertinggi mengeluarkan suara. " kami tidak bisa mentolerir siswi yang hamil untuk sekolah di sini, tidak peduli kalian sudah menikah sekali pun.. Kalian tidak bisa sekolah di sini lagi, tidak peduli siapa kalian anak berprestasi ataupun anak dari donutur terbesar di sekolah ini. Yang jelas ini tidak di benarkan dan bisa merusak citra sekolah jika kalian masih sekolah disini. nanti saya akan tulis surat untuk kalian beri ke orang tua kalian" ucap kepala sekolah tegas dan tidak di bantah.

Arkan masih berdiri dengan ekspresi datar tidak peduli. " baik, dan terimakasih pak..kami permisi!" pamit Arkan dan menarik lembut tangan istrinya untuk keluar dari ruangan itu, iya tidak peduli dengan sekolah itu, dia bisa mencari sekolah lain. Sebenarnya tidak sulit bagi Arkan untuk membungkam kepala sekolah, tapi dia tidak mau sekolah di sekolah itu lagi, bukan karena malu tapi karena Arkan tidak mau satu sekolah dengan Bella.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

    Di sebuah rumah mewah nan elegan tidak kalah dari milik rumah keluarga Pradipta. Rumah ini adalah rumah keluarga Mahesa yaitu sahabat panji Pradipta kakek Arkan.

Bisa dibilang juga ini rumah orang tua Bella, karena memang rumah ini sudah di wariskan kepada ayah Bella yaitu Arya Mahesa.

Bella baru saja pulang dari sekolah dengan wajah kesal sarat akan amarah yang ia tahan.

ia pulang bukannya langsung ke kamar dan membersihkan diri, gadis itu malah pergi ke ruang kerja kakeknya.

Tanpa mengetuk pintu Bella masuk begitu saja keruangan sang kakek, ia membuang tasnya asal ke sofa dengan wajah kesal dan ia melempar dirinya untuk duduk di sofa.

sang kakek yang melihat wajah cucu kesayangannya itu marah melangkah menghampiri dan duduk disamping Bella.

"masalah Arkan lagi? Apa kamu belum bisa menaklukkan hati pria itu Bella? tebak sang kakek, pasalnya tidak jarang sang cucu pulang dalam keadaan kesal, bisa dipastikan kalau cucunya pasti lagi-lagi tidak di hiraukan oleh Arkan.

Bella menarik nafas untuk meredamkan emosinya sebelum mengeluarkan suara.

"apakah kakek tidak tahu kalau Arkan sudah menikah?" tanya Bella menuntut.

"menikah? Haha jangan becanda , mana mungkin Arkan sudah menikah dia masih sekolah !" kakek Bella tak percaya.

"Arkan sendiri yang bilang kalau dia sudah menikah dengan perempuan miskin itu Kakek, dan kakek tau wanita itu sedang hamil sekarang! Hamil kakek!" ucap Bella dengan nada yang tinggi karena tidak terima.

sang kakek terdiam mencerna apa yang dikatakan cucunya.

"bagaimana ini kek, Arkan sudah menikah aku gak mau Arkan dengan wanita lain kakek, aku gak mau kalah dengan orang miskin seperti wanita kakek!!" teriak Bella lagi menuntut kakeknya untuk bertindak sesuatu.

kakeknya menjawab. " kamu tenang dulu, biar kakek telpon opa Panji dulu!".

Mahesa sang kakek mengambil handphonenya untuk menelpon sahabatnya kakek dari Arkan untuk menuntut penjelasan. Mahesa tidak terima kalau sahabatnya itu menikahkan Arkan dengan orang lain. Padahal mereka sudah sepakat Bahwa Arkan hanya di jodohkan dengan Bella cucunya.

Saat penggilan terjawab terdengar suara sapaan berat khas pria yang berwibawa dan berkuasa.

 "Hallo, Mahesa!"

"Hallo Panji, kamu apa kabar? Sudah lumayan lama ya kita tidak bertukar kabar? apa karena cucumu sudah menikah jadi kau tidak menghubungiku lagi Panji, haha?!"

Panji mengernyit bingung dengan kalimat dari sahabatnya itu.

"siapa cucu yang kau maksud itu Mahesa?" penasaran panji, tidak mungkin Arkan pikirnya.

"jangan pura-pura tidak tahu Panji, Arkan sudah menikah dengan gadis miskin itu bukan, kenapa kau tidak memberitahuku supaya aku tidak berharap lagi cucuku dijodohkan dengan Arkan!" ucap Mahesa pura-pura kecewa padahal didalam hatinya tersenyum licik. Dia dapat menyimpulkan bahwa Panji belum tahu tentang itu.

"kenapa bisa kamu bisa menyimpulkan kalau Arkan sudah menikah!'

"oh jadi kamu belum tahu ya, sayang sekali sebagai tetua di keluarga mu kamu tidak di beritahu bahwa cucumu sendiri sudah menikah bahkan istrinya sedang hamil sekarang!" kata Mahesa mengompori.

tanpa berpamitan panji menutup telpon sepihak, api amarah sudah menguasai dirinya, nafasny berat , matanya memerah karena amarah.

pria tua yang masih terlihat sehat dengan tubuh yang kuat dan atletis itu menelpon seseorang dan memerintahkan orang itu.

"urus semua keperluan untuk penerbangan ke Indonesia malam ini juga!" perintahnya singkat tanpa mau dibantah.

aura sombong dan angkuh yang mendominasi, terpancar dari wajah lelaki tua itu. jika apa yang di katakan kakek Bella tadi itu benar, maka dia tidak akan pernah tinggal diam.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!